Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Kami buka kembali tanggal 3 Juli 2017. Pembelian produk tetap bisa dilakukan melalui Lazada.co.id. atau Tokopedia.com. Terima kasih untuk pengertiannya.
Ilustrasi Kanker Otak Ilustrasi Kanker Otak

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Otak

Kanker Otak merupakan jenis penyakit dimana terjadi pertumbuhan sel-sel otak yang abnormal dan bersifat merusak jaringan dan sel otak sehat yang ada disekitarnya. Bila kebanyakan kasus kanker muncul di usia manula setelah proses panjang pembentukan sel abnormal selama belasan hingga puluhan tahun, maka kanker otak bisa terjadi pada usia anak-anak hingga manula dan kebanyakan tanpa bisa dideteksi terlebih dulu tanda awalnya.

Secara umum sebenarnya penyakit ini tidak terlalu populer di Indonesia. Kasusnya di Indonesia masih kalah jauh dari kasus kanker lain seperti kanker serviks atau kanker paru-paru. Saat ini di Indonesia tercatat sekitar 2000 kasus kanker otak baru tiap tahun dengan perbandingan 3 : 2 antara jumlah penderita pria dengan wanita.

Selain itu, kebanyakan kasus pertumbuhan sel abnormal pada otak tidak bersifat ganas alias hanya sebagai tumor otak. Sebagaimana kebanyakan sel tumor, sifat tumor tidak mematikan melainkan hanya sebagai massa yang keberadaannya akan mendesak dan menyumbat susunan sel sehat yang ada. Kadang keberadaan sel tumor bisa cukup agresif, sehingga meski tidak merusak dapat menyerap darah dan nutrisi menuju otak.

Namun demikian jarang ada mutasi gen dari sel tumor menjadi kanker. Kalaupun ada tercatat tak lebih dari 20 % kasus tumor otak yang kemudian berkembang menjadi kanker. Bahkan dikatakan penyakit kanker otak primer atau kanker otak yang murni tumbuh berawal dari otak terbilang sangat jarang. Kebanyakan kasus kanker otak bersifat sekunder atau merupakan hasil metastasis sel kanker dari organ lain yang sudah terserang kanker sebelumnya.

Namun sekali saja seseorang divonis mengalami kanker otak, maka pasien bersangkutan terancam berhadapan dengan beberapa kondisi kronis. Karena otak merupakan pusat kendali dari seluruh tubuh dan dengan terjadinya kerusakan sel pada otak, jelas akan terjadi disfungsi serius pada tubuh. Disfungsi ini bisa terjadi hanya pada fungsi tertentu saja sesuai lokasi serangan sel kanker pada otak namun bisa pula terjadi lebih kompleks dan menyeluruh hingga terjadinya kondisi mati otak.

Penyebab Kanker Otak

Kebanyakan besar kasus kanker otak sebagaimana sudah disampaikan di atas berasal dari perkembangan kanker dari organ lain yang mengalami metastasis atau pelepasan sel kanker dari organ induk dan terbawa dalam aliran darah menuju organ lain dan menular di organ bersangkutan. Hanya sejumlah kecil kasus kanker otak yang muncul sebagai kanker primer dan sejauh ini belum bisa diketahui dengan pasti penyebab kanker otak primer.

Meski beberapa kondisi dan situasi tertentu bisa dikaitkan dengan pertumbuhan sel kanker pada otak.Salah satunya adalah adanya faktor genetikal seperti kondisi penyakit genetik dan kondisi yang bersifat mutasi gen lain seperti:

Sindrom Gorlin

Sindrom yang memicu pertumbuhan sel abnormal hingga memunculkan kista pada banyak bagian tubuh hingga pada kulit. Kadang juga muncul lubang pada dinding organ atau pada permukaan kulit tertentu. Terjadi perubahan sel tulang dan juga pertumbuhan sel abnormal pada otak.

Sindrom Kanker Li-Fraumeni

Semacam sindrom dimana terjadi kondisi genetik menyebabkan seseorang akan mengalami kerentanan terserang kanker dan terjadinya mutasi sel. Biasanya mereka dengan sindrom ini memiliki sejarah keluarga yang demikian kental dengan berbagai jenis penyakit kanker.

Sindrom von Hippel-Lindau

Sindrom satu ini juga kembali bersifat turunan dimana terdapat begitu banyak keluhan kanker dalam sejarah keluarga. Namun di sini sifat pembawa kanker berada pada sel darahnya sehingga memicu penyebaran kanker yang cepat dan menyeluruh.

Sindrom Turcot

Pada kasus ini seseorang menjadi demikian rentan membentuk polip di seluruh tubuhnya. Bahkan kadang polip muncul di permukaan kulit. Meski polip tidak berbahaya tetapi penumpukan massa polip bisa terjadi dan menyebabkan penyimpangan pertumbuhan sel dan memungkinkan menjadi sel kanker.

Sklerosis Tuberose

Kondisi dimana tubuh cenderung mengalami kerusakan syaraf, peradangan, pengerasan dan pembentukan sel syaraf abnormal. Kecenderungan ini kadang bisa menyebabkan sel syaraf berkembang menjadi sel tumor atau kanker.


Selain faktor penyakit genetik, beberapa kondisi bisa memicu munculnya tumor otak dan kanker otak. Diantaranya adalah penumpukan toksin dan oksidan dalam tubuh. Mereka yang gemar merokok, hidup dalam lingkungan dengan polusi tinggi, serta mereka yang terbiasa menjalankan pola hidup tidak sehat seperti gemar mengkonsumsi makanan yang kaya kandungan bahan aditif atau kimiawi berbahaya seperti formalin dan boraks bisa menjadi lebih rentan mengalami kanker otak.

Penyebab kanker otak lain yang juga perlu Anda waspadai adalah faktor paparan radiasi gelombang radio dan radiasi nuklir. Kedua gelombang ini bisa menyebabkan kerusakan sel permanen dan pada otak yang sifat selnya lebih rentan, kerusakan bisa menjadi sangat berat dan memicu sel tumbuh dengan menyimpang, membentuk massa abnormal dan kadang bersifat agresif serta ganas sebagaimana karakter sel kanker.

Gejala Kanker Otak

Meski disampaikan sebelumnya bahwa kebanyakan pertumbuhan massa sel abnormal dalam otak tak melulu soal kanker otak dan kebanyakan sel tumor yang muncul tidak bersifat agresif apalagi ganas, bukan lantas Anda tak perlu waspada.

Masalahnya kebanyakan gejala kanker otak begitu serupa dengan ragam keluhan otak lain. Sehingga kerap kali pasien tak menyadari sudah ada pertumbuhan sel kanker dalam otaknya. Namun sebenarnya ada beberapa karakter spesifik dari gejala kanker otak yang bisa menjadi tanda bagi Anda untuk mengenali keberadaan sel kanker ini.

Sebelum kita mengenali apa saja gejala kanker otak yang sifatnya spesifik, sebaiknya kita kenali dulu beberapa gejala kanker otak yang umum terjadi. Gejala-gejala ini sifatnya samar dan serupa dengan gejala penyakit otak lain, sehingga hanya akan membantu Anda lebih waspada akan adanya kemungkinan keluhan kesehatan pada otak Anda, tanpa bisa sepenuhnya meyakinkan adanya pertumbuhan sel kanker pada otak. Gejala kanker otak tersebut antara lain :

  • Sakit kepala yang berat hingga disertai gejala menyerupai migrain
  • Mudah limbung, bahkan beberapa kondisi juga menyertakan serangan vertigo dalam berbagai tingkat.
  • Efek kebas atau mati rasa yang muncul pada beberapa bagian tubuh dengan kekerapan yang tinggi.
  • Kejang, beberapa pasien menunjukan gejala kejang yang berat atau sekedar efek kedutan yang kerap sekali muncul, kadang menetap di satu titik kadang berpindah-pindah.
  • Mendadak menjadi mudah jatuh, kaki mudah sekali tersandung, atau tanpa sengaja tangan menjadi mudah menjatuhkan barang.
  • Kerap kali mual yang datang secara mendadak.
  • Tiba-tiba menjadi lebih murung, atau malah menjadi temperamental, kadang menjadi pelupa dan beberapa mengeluhkan rasa mudah mengantuk.
  • Indera tiba-tiba menurun fungsinya, terutama pada indera penglihatan dan pendengaran.

Selain gejala kanker otak yang umum seperti di atas, beberapa gejala bisa Anda kenali dengan melihat perubahan-perubahan dan penurunan kemampuan yang terjadi pada pengidap. Kadang penurunan kemampuan ini erat kaitannya dengan lokasi otak yang mendapat serangan kanker.

Karena sebagaimana kita ketahui otak adalah sumber pengaturan seluruh sistem dalam tubuh. Ketika otak mendapat serangan dan mengalami disfungsi, maka bersamaan dengan itu ada fungsi organ dalam tubuh kita yang turut mengalami penurunan fungsi. Misalkan dengan beberapa penurunan fungsi sebagai berikut:

  • Pertumbuhan kanker pada otak samping

    Pasien bisa mengalami efek kejang, masalah dengan indera penciuman sampai kadang muncul aroma aneh yang seolah terus tercium, permasalahan dengan memori dan keluhan wordpobia atau kesulitan menyebutkan kata rumit sampai akhirnya kesulitan dalam wicara.

  • Pertumbuhan kanker pada otak depan

    Pasien akan mengalami perubahan terhadap kepribadian, kesulitan dalam mengendalikan emosi, kesulitan mengendalikan tangan dan kaki pada satu sisi tubuh serta kadang juga disertai penurunan fungsi penciuman.

  • Pertumbuhan sel kanker pada otak belakang

    Masalah serius dengan keseimbangan, pendengaran dan penglihatan. Kerap merasa mendapat serangan limbung dan vertigo, kadang mudah jatuh dan kerap lupa pada memori jangka pendek.

  • Pertumbuhan sel kanker pada otak tengah

    Masalah serius dalam memahami kata-kata yang didengar, kesulitan memahami bacaan, kadang juga sulit menulis dan membaca juga sulit menyusun kata ketika bicara. Kadang kesulitan melakukan gerakan motorik halus baik pada tangan maupun kaki.

  • Pertumbuhan sel kanker pada batang otak

    Mudah jatuh dan mudah limbung atau goyah, wajah sulit menampakan ekspresi karena melemahnya otot muka, kesulitan dalam menelan dan berbicara.

  • Pertumbuhan sel kanker pada otak kecil

    Otak kecil merupakan pusat keseimbangan, jadi masalah terbesar adalah koordinasi, keseimbangan dan kemampuan membagi kerja. Pasien juga menjadi mudah limbung, kehilangan keseimbangan dan mudah bingung. Leher terasa kaku karena posisi otak kecil yang sangat dekat leher.

Pengobatan Kanker Otak

Langkah medis dalam prosedur pengobatan kanker otak cenderung sangat variatif. Ada begitu banyak metode yang bisa dijalankan dan semuanya bisa Anda pilih dengan tetap mengacu pada kondisi kanker dan lokasi dari sel kanker tumbuh.

Cara paling klasik dalam menangani kanker otak adalah dengan menjalankan operasi pengangkatan jaringan otak yang sudah terjangkit sel tumor atau kanker. Sel kanker diangkat dan dibersihkan semaksimal mungkin dengan tetap berusaha mempertahankan sel otak sehat seoptimal mungkin.

Sisa-sisa sel kanker dan tumor yang tidak lagi bisa diangkat akan mendapat perawatan khusus untuk mematikannya sekaligus menghindari pertumbuhan sel kanker kembali. Biasanya perawatan yang diambil adalah dengan radioterapi yakni dengan terapi menggunakan gelombang radio yang ditembakan pada sel kanker, radio surgery dengan penembakan gelombang radio langsung ke sel kanker dengan pembedahan, atau dengan metode kemoterapi.

Selain dengan cara diatas, pasien juga bisa mendapat penyinaran dengan laser dimana sebelumnya sel kanker sudah mendapat suntikan obat yang membuat sel kanker menjadi sensitif terhadap cahaya. Penyinaran dilakukan dengan pembedahan sehingga langsung mengenai sel kanker.Cara lain yang juga biasa digunakan adalah dengan implant Carmusine dan terapi dengan Temozolomide yang sifatnya menyerupai kemoterapi.

Hanya saja dalam menjalankan pengobatan kanker otak dengan metode medis semacam di atas, Anda akan berhadapan dengan beberapa resiko efek samping. Karena sebagaimana kita ketahui meski terapi-terapi di atas dikhususkan untuk mematikan pertumbuhan sel kanker, namun kerap kali terapi tak hanya mengarah pada sel kanker saja tetapi juga mengenali sel sehat.

Tak dipungkiri, pasca terapi medis semacam radioterapi dan kemoterapi, ditemukan adanya beberapa sel sehat yang turut mati atau setidaknya mengalami penurunan fungsi. Beberapa sel mati ini juga mengalani kesulitan untuk beregenerasi.

Meski efek dari radioterapi lebih ringan karena hanya akan berimbas pada sel yang dituju, sedang pada kemoterapi efek sampingnya bisa menyeluruh dan kadang merusak sel-sel lain di seluruh tubuh sampai pasien mengalami kerontokan rambut, kerusakan kulit, penurunan fungsi indera perasa dan sebagainya.

Sedang di sisi lain, ditemukan pula kondisi dimana terapi hingga tindakan pembedahan sama sekali tidak bisa diterapkan pada beberapa kasus kanker otak. Pengobatan kanker otak terpaksa tidak dijalankan karena lokasi kanker yang tumbuh pada bagian otak yang tersembunyi. Perawatan yang diterapkan hanya untuk menurunkan efek dari serangan kanker seperti dengan dexamethasone sebagai penahan sakit dan penahan efek pembengkakan jaringan dan anticonvulsant untuk mengatasi kejang.

Itu pula sebabnya penting untuk seorang pasien pengidap kanker otak untuk mencari solusi lain sebelum memutuskan menjalankan terapi semacam radioterapi dan kemoterapi. Harapannya adalah menekan resiko serendah mungkin dengan tingkat keberhasilan yang tidak kalah memuaskan.

Dan teknik pengobatan kanker otak alternatif yang bisa Anda coba adalah dengan menggunakan beberapa jenis obat herbal kanker otak. Tentu saja bukan sembarangan obat herbal kanker otak, pastikan untuk memilih jenis herbal yang memang sudah mendapat banyak rekomendasi, termasuk sudah pernah terbukti melalui beberapa riset yang dikembangkan oleh pakar-pakar terpercaya dan tentu saja sudah terbukti nyata di kalangan pengidap kanker lain.

Selain itu, akan lebih baik lagi kalau Anda memilih jenis herbal untuk pengobatan kanker otak yang sifatnya netral. Sehingga bisa Anda padukan dengan pengobatan dan proedur medis tanpa merusak khasiat dan manfaat dari senyawa-senyawa dalam obat medis, melainkan justru meningkatkan kemampuan kerja dari pengobatan medis dan mempercepat penyembuhan.

Sebagaimana dikatakan sebelumnya sebaiknya tidak sembarangan memilih pengobatan termasuk dalam memilih herbal untuk pengobatan alternatif. Dan beberapa herbal ternyata mampu memenuhi kriteria di atas, yakni :

  • Sarang Semut

    Herbal dengan bentuk unik ini merupakan jenis tanaman epifit atau menumpang pada tanaman lain yang banyak tumbuh liar di pedalaman hutan Papua. Ada banyak jenis tanaman sarang semut, yakni memiliki umbi berongga dengan labirin di dalamnya, tetapi hanya jenis khas Papua yakni Myrmecodia pendans.

    Jenis ini terbukti mengandung kekayaan flavonoid yang sangat lengkap dan jumlah yang sangat tinggi. Dalam penelitian yang dikembangkan di University National of Ho Chi Minh City, memastikan tingginya kadar flavonoid dalam sarang semut dengan jenis flavonoid terlengkap di dunia. Sehingga mampu memiliki khasiat terbaik flavonoid yakni sebagai :

    • Anti Karsinogen

      Kemampuan menurunkan kadar oksidan dalam tubuh, sebagaimana diketahui oksidan yang tinggi bisa menjadikan tubuh semacam habitat nyaman bagi sel kanker dan tumor untuk tubuh subur.

    • Anti Proliferasi

      Kemampuan untuk menahan daya regenerasi dari sel kanker dan sel tumor, sehingga mematikan proses pertumbuhan sel abnormal

    • Inhibisi Angiogenesis

      Menghalangi aliran darah memasuki sel abnormal sehingga sel kanker atau tumor kekurangan asupan oksigen dan sari makanan.

    • Induksi Apoptosis

      Mendorong sel-sel abnormal untuk mati dengan sendirinya

    • Non Resistensi

      Meningkatkan khasiat obat dan mencegah tubuh mengalami resistensi terhadap obat meski dikonsumsi dalam jangka panjang.

    Selain flavonoid, dalam sarang semut juga ditemukan adanya kadar polifenol, tokoferol dan tannin dalam jumlah besar. Ketiganya menjadi anti oksidan terbaik, bahkan mampu mengatasi oksidan hingga lebih dari 90% hingga meningkatkan kecepatan pengobatan kanker otak beberapa kali lebih baik. Fakta ini juga diungkap melalui penelitian yang dijalankan oleh Dr Muh Ahkam Subroto dari LIPI.

    Dengan sarang semut, mereka yang memiliki kerentanan terhadap kanker otak karena faktor genetik bisa menekan faktor resiko mereka sedang bagi mereka yang mengalami paparan toksin dan radiasi juga bisa membersihkan tubuhnya dari toksin dan radikal bebas dengan lebih baik sehingga menekan resiko.

    Untuk keterangan lebih lanjut mengenai khasiat Sarang Semut sebagai herbal untuk pengobatan kanker otak, bisa dibaca di halaman artikel "Obat Kanker Otak".

  • Noni Juice

    Juice yang merupakan sari dari buah noni yang terkenal sebagai salah satu herbal alami dari kawasan beriklim tropis ini lebih banyak diketahui sebagai buah dengan aroma tajam yang kurang enak. Tetapi siapa sangka dari buah dengan permukaan bermata ini terdapat kandungan senyawa yang baik untuk mengatasi kanker.

    Dalam buah noni ini terdapat kandungan senyawa flavonoid yang bersifat anti karsinogen dan anti proliferasi. Juga terdapat kandungan xeronine dan proxeronine, sejenis senyawa protein yang fungsinya mengendalikan proses pertumbuhan dan regenerasi sel untuk tetap bekerja secara normal. Keduanya sangat penting untuk mengatasi kanker dengan efektif.

    Selain itu juga ditemukan senyawa unik terpenoid, scolopetin dan dhamnachantal yang berfungsi menjaga pertumbuhan sel tetap normal dan aktif. Sehingga menekan resiko kanker. Selain itu, senyawa-senyawa ini juga memicu tubuh memproduksi senyawa anti kanker alami seperti nitrit oksida, interleukin, interferon, faktor nekrosis tumor, lipopolisakarida dan senyawa alami lain. Sehingga efektif pula menekan faktor resiko karena genetik dan radiasi.

    Penelitian terbesar yang pernah dijalankan untuk buah noni pernah dikembangkan oleh seorang pakar medis dunia Dr Neil Solomon yang melibatkan lebih dari 25 ribu sampel pasien dari 80 negara. Dari penelitian ini ditemukan fakta bahwa noni juice efektif mengatasi setidaknya 30 jenis penyakit dan salah satunya adalah kanker serta tumor.

Kanker otak memang bukan jenis kanker yang banyak diderita di Indonesia, namun penyakit ini memiliki resiko kematian yang tinggi. Bahkan metode pengobatan medis pun tidak memiliki kiprah keberhasilan yang tinggi. Jadi tak ada salahnya bukan menjajal solusi alternatif dengan obat herbal kanker otak yang aman, rendah efek samping dan tentu saja alami seperti kedua jenis herbal di atas.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register