Blog Herbal No. 1 Indonesia
  • Home
  • Blog
  • Pepaya
  • Cara Makan Biji Pepaya yang Berkhasiat untuk Kesehatan Anda

Cara Makan Biji Pepaya yang Berkhasiat untuk Kesehatan Anda


By Cindy Wijaya

Pepaya adalah salah satu buah terbaik yang sarat dengan kandungan gizi. Dan bukan hanya buahnya, bahkan biji pepaya pun dapat sangat berkhasiat bagi tubuh Anda. Dengan cara makan biji pepaya yang benar, Anda bisa memperoleh manfaat untuk menyehatkan pencernaan, mencegah kanker, mengurangi peradangan, hingga detoksifikasi hati.

Sebagian besar orang hanya memakan daging buah pepaya dan membuang bijinya begitu saja. Tapi mulai sekarang jangan lagi sia-siakan manfaat biji pepaya. Biji-biji kecil tersebut sebenarnya bisa dimakan dan memiliki cita rasa yang kuat, mirip seperti merica hitam. Mereka bisa juga dijadikan pengganti lada hitam.

Biji pepaya kaya akan kandungan senyawa fenolik dan flavonoid, protein, kalsium, magnesium, serta fosfor. Mereka juga memiliki kemampuan antioksidan, anti inflamasi, anti parasit, dan anti bakteri yang kuat.

Bagaimana Cara Memakan Biji Pepaya?

Ada beberapa variasi cara memakan biji pepaya, tiga di antaranya yaitu dengan dimakan mentah, ditumbuk, serta dikeringkan dan digiling jadi bubuk. Berikut penjelasan masing-masing caranya:

Mentah: Cara makan paling sederhana adalah dengan ambil langsung bijinya dari potongan buahnya lalu dimakan bersama dengan buahnya.

Ditumbuk: Anda juga bisa kumpulkan semua biji pepaya dan tumbuk menggunakan mortar dan alu. Biji pepaya yang sudah ditumbuk dapat disimpan dalam toples kecil di kulkas hingga kurang-lebih 1 minggu. Bisa juga disimpan dalam freezer agar tahan lebih lama, tetapi cairkan dulu sebelum digunakan untuk campuran salad, jus, atau sup.

Dikeringkan dan digiling jadi bubuk: Cara lain adalah dengan mengeringkan biji pepaya di bawah sinar matahari, atau menggunakan alat pengering makanan. Setelah kering, giling jadi bubuk dengan food processor. Biji pepaya bubuk dapat dicampurkan ke salad, jus, dan sup. Juga bisa digunakan untuk membumbui daging sapi atau ayam sebelum memasaknya.

Berapa Banyak Biji Pepaya yang Sebaiknya Dimakan?

Karena biji pepaya sangat kaya akan kandugnan anti bakteri, Anda tidak boleh memakannya dalam jumlah berlebihan. Kalau berlebihan bisa menyebabkan efek samping seperti diare.

Dalam sehari, batasi tidak lebih dari total 1 – 2 sendok makan biji pepaya dalam bentuk apa pun. Sebenarnya, yang paling baik adalah mulai konsumsi dalam jumlah kecil lebih dulu dan secara bertahap perbanyak hingga maksimal 2 sendok makan.

Peringatan: Biji pepaya berfungsi sebagai alat kontrasepsi alami, jadi jangan makan biji pepaya kalau Anda sedang berencana ingin hamil dalam waktu dekat. Juga, ibu hamil dan yang alergi terhadap latex atau papain sebaiknya tidak makan biji maupun buah pepaya.

Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan Anda

Biji pepaya mengandung berbagai zat gizi penting. Mereka sangat kaya akan polifenol dan flavonoid, dua senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan untuk membantu mengoptimalkan kesehatan Anda.

Antioksidan melawan radikal bebas penyebab penyakit untuk mencegah stres oksidatif dan menangkal penyakit-penyakit kronis.

Selain itu, biji pepaya mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat, salah satunya asam oleat. Menurut sebuah penelitian pada penderita diabetes tipe 2, pola makan tinggi asam lemak tak jenuh tunggal dapat menurunkan kadar kolesterol trigliserida dan very low-density lipoprotein (VLDL) masing-masing sebesar 19% dan 22%.

Terlebih lagi biji pepaya menyediakan serat dalam jumlah cukup banyak. Meningkatkan asupan serat dapat membantu mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol Anda.

Konsumsi serat yang lebih banyak juga dikaitkan dengan berkurangnya risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan obesitas.

Namun di samping sebagai sumber zat bizi bermanfaat, sebenarnya makan biji pepaya juga dapat memberikan manfaat-manfaat khusus bagi kesehatan Anda. Apa sajakah itu?

Menyehatkan Pencernaan

Kandungan tinggi enzim-enzim pencernaan dalam biji pepaya membantu memecahkan serat-serat protein dan melancarkan proses pencernaan secara natural.

Karena memiliki kemampuan anti bakteri, mereka juga ampuh mengatasi infeksi bakteri E. coli, salmonella, dan staphylococcus. Karena itu juga, biji pepaya bisa digunakan untuk membantu mengatasi keracunan makanan dengan cara membunuh patogen-patogen berbahaya di dalam tubuh yang menyebabkan keracunan.

Selain itu, juga membantu menormalkan lingkungan asam di dalam saluran pencernaan, yang penting untuk sistem pencernaan yang sehat.

Makanlah 1 sendok makan biji pepaya setiap hari untuk menjaga sistem pencernaan Anda tetap bekerja dengan baik.

Membunuh Parasit Pencernaan

Biji pepaya kaya akan enzim-enzim proteolytic yang membantu menyingkirkan parasit-parasit pencernaan. Enzim tersebut membantu memecah protein di dalam tubuh sekaligus juga parasit beserta telur-telur mereka.

Sebuah penelitian di tahun 2007 yang diterbitkan pada Journal of Medicinal Food melaporkan bahwa biji pepaya Carica yang dikeringkan manjur untuk mengatasi parasit pencernaan manusia tanpa efek samping yang signifikan. Akan tetapi masih dibutuhkan penelitian lebih luas untuk membuktikannya.

Campurkan 1 – 2 sendok makan bubuk biji pepaya ke dalam 1 gelas susu atau air hangat. Minumlah ini di pagi hari sebelum mengonsumsi apa pun selama 3 hari berturut-turut untuk memperoleh manfaat biji pepaya dalam menyingkirkan infeksi parasit.

Mencegah Kanker

Senyawa fenolik dan flavonoid pada biji pepaya memberikan kemampuan antioksidan tinggi yang membantu memperlambat pertumbuhan sel-sel tumor atau kanker.

Terutama kandungan fitonutrien isothiocyanate dalam biji pepaya membantu menghambat kanker dengan cara mengurangi aktivasi karsinogen serta meningkatkan proses detoksifikasi dari karsinogen tersebut.

Biji pepaya memiliki potensi efek anti kanker terhadap berbagai jenis kanker, antara lain kanker payudara, kanker usus besar, kanker paru-paru, dan kanker prostat.

Mengurangi Inflamasi

Enzim yang dimiliki biji pepaya—papain dan chymopapain—adalah kunci untuk mengurangi inflamasi yang terkait dengan masalah kesehatan seperti artritis, nyeri sendi, asam urat, dan asma.

Kalau Anda menderita inflamasi (peradangan) akibat artritis atau asam urat, cobalah makan setidaknya 1 sendok makan biji pepaya setiap hari.

Detoksifikasi Hati

Biji pepaya juga membantu mendetoks organ hati serta ginjal. Biji pepaya mengandung enzim proteolytic yang membantu mengurangi beban pencernaan di hati. Bahkan ada juga potensi khasiat biji pepaya untuk pengobatan sirosis hati.

  • Tumbuk biji pepaya secukupnya untuk mengambil 1 sendok makan sarinya.
  • Campurkan 10 tetes air perasan lemon ke dalamnya.
  • Minumlah sari biji pepaya ini 1 – 2 kali sehari selama 1 bulan untuk mendetoks hati. Ini juga dapat membantu mencegah dan mengobati sirosis hati.

Inilah khasiat-khasiat biji pepaya yang terkenal bagi kesehatan. Dengan banyaknya kandugnan enzim-enzim pencernaan, anti bakteri, anti parasit, dan kemampuan regenerasi hati yang dimilikinya, Anda sebaiknya tidak menyia-nyiakannya.

Lain kali Anda makan buah pepaya, jangan langsung buang bijinya. Sisihkan dan gunakan dengan cara yang Anda inginkan. Tapi ingat, selalu pastikan Anda hanya makan maksimal 2 sendok makan biji pepaya dalam sehari agar tetap merasakan manfaat biji pepaya tanpa perlu mengalami efek sampingnya.

Sumber

Healthline. Can You Eat Papaya Seeds?. https://www.healthline.com/nutrition/papaya-seeds

Okeniyi, J. A., Ogunlesi, T. A., Oyelami, O. A., & Adeyemi, L. A. (2007). Effectiveness of dried Carica papaya seeds against human intestinal parasitosis: a pilot study. Journal of medicinal food, 10(1), 194–196. https://doi.org/10.1089/jmf.2005.065

Mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review ★★★★★

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}