Berbagai Penemuan Revolusioner di Bidang Kesehatan


By Fery Irawan

Ilmu kesehatan akan terus mengalami perkembangan yang signifikan. Kemajuan-kemajuan di bidang ilmu kesehatan dan kedokteran tentunya tak bisa dilepaskan dari pesatnya kemajuan ilmu-ilmu dasar lainnya seperti ilmu genetika, biologi molekuler, mikrobiologi maupun biofisika.

Namun anehnya, semakin berkembang ilmu kesehatan seolah berbanding lurus dengan perkembangan penyakit di era sekarang.

Di banyak negara maju, penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan telah mendapatkan perhatian yang sangat serius oleh otoritas terkait dengan ekspektasi akan memberikan jalan keluar bagi permasalahan kesehatan yang sedang dan akan dihadapi oleh manusia.

Perkembangan ilmu kesehatan ini tentunya menjadi kabar gembira bagi banyak orang terutama yang tengah memiliki penyakit berat dan bahkan obatnya masih diteliti. Berikut ini merupakan beberapa penemuan yang sangat berpengaruh di bidang kesehatan yang sangat layak untuk diapresiasi.

Penemuan Antibiotik Penisilin

Pada permulaan 1942, ilmuwan Inggris Alexander Fleming melaporkan bahwa suatu zat yang dihasilkan oleh jamur Penicilium notatum yang diberi nama penisilin memiliki sifat yang mampu membunuh bakteri penyebab penyakit.

Fleming memperhatikan satu set cawan petri lama yang ia tinggalkan. Kala itu, ia menemukan bahwa koloni Staphylococcus aureus yang ia goreskan pada cawan petri tersebut telah hancur. Kehancuran sel bakteri terjadi pada daerah yang berdekatan dengan cendawan pencemar yang tumbuh pada cawan petri.

Fleming pun menduga bahwa suatu produk dari cendawan tersebut menyebabkan hancurnya sel stafilokokus.  Produk tersebut kemudian dinamai penisilin karena cendawan pencemar tersebut dikenali sebagai Penicillium notatum.

Dan penemuan tersebut kemudian dianggap sebagai penemuan penting di bidang kesehatan karena pada perkembangannya antibiotik penisilin ini sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Penemuan Vitamin

Vitamin ialah senyawa organik yang diperlukan dalam tubuh manusia dalam jumlah sangat kecil, biasanya kurang dari 0,01 gram per hari. Namun vitamin merupakan senyawa yang sangat penting bagi tubuh manusia artinya kalau vitamin tersebut tidak terdapat dalam tubuh, maka kesehatan tubuh akan terganggu. Dengan penemuan-penemuan tersebut, maka vitamin dapat digunakan manusia untuk menjaga kesehatan.

Baca Juga:  Sedot Lemak dan Bahaya di Baliknya

Penemuan Vaksin

Pertama kali vaksin ditemukan oleh Edward Jenner. Saat ini, vaksin terus dikembangkan dan disempurnakan dengan penerapan bioteknologi seperti diproduksinya vaksin rekombinan sehingga lebih murni dan paten.

Produksi Insulin Secara Rekayasa Genetika

Hormon insulin dapat diproduksi secara massal dengan penerapan metode rekayasa genetika yaitu dengan menyisipkan gen-gen tertentu yang dikehendaki ke dalam sel yang telah dikultur.

Penemuan Antibodi Monoklonal

Antibodi monoklonal dapat dihasilkan dengan metode teknobiologi. Antibodi monoklonal memiliki kelebihan antara lain: sangat peka, khas, dan akurat. Kontribusi antibodi monoklonal telah dirasakan manfaatnya khususnya dalam penelitian di bidang kesehatan.

Demikian pula penggunaan antibodi monoklonal semakin meluas baik untuk uji klinis termasuk diagnosis maupun pengobatan untuk mencapai target sel yang spesifik. Ke depannya, kita masih akan melihat penemuan-penemuan penting lainnya yang bisa digunakan untuk kesehatan manusia.

Bisa jadi, obat untuk beberapa penyakit yang saat ini belum ditemukan seperti HIV dan lainnya, bisa segera ditemukan dan mampu menyelamatkan jutaan nyawa orang-orang yang kini tengah bergelut dengan penyakit beratnya itu. Kita tunggu saja.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}