Cara Mencegah Kanker Payudara


By Cindy Wijaya

Kanker payudara. Membaca dua kata ini saja bisa membuat seorang wanita merasa khawatir. Itu wajar, karena banyak orang yang kenal dengan seseorang yang telah terkena kanker ini. Itu dapat membuat Anda berpikir, “Jangan-jangan saya juga akan terkena kanker ini.” Kabar baiknya Anda bisa mengupayakan berbagai cara untuk mencegah kanker payudara.

Dengan semakin banyaknya penelitian yang dilakukan terhadap penyakit ini, kini para ahli sudah memperbarui metode pengobatan, dan mereka juga telah mengetahui sejumlah faktor risiko yang berkaitan kanker ini. Dengan begitu kita semua bisa berupaya untuk menghindari atau setidaknya mengendalikan faktor-faktor risiko tersebut.

Saran Mencegah Kanker Payudara

Apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker? Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup bisa menurunkan risiko kanker payudara bahkan pada wanita yang berisiko tinggi. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker payudara.

Tidak Merokok

Bukti-bukti semakin jelas memperlihatkan adanya kaitan antara merokok dengan risiko kanker payudara, terutama pada wanita pra menopause (1 – 10 tahun sebelum menopause). Disamping itu, tidak merokok adalah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan Anda.

Batasi Alkohol

Semakin banyak alkohol yang diminum, semakin besar risiko untuk mengembangkan kanker payudara. Rekomendasi umumnya—berdasarkan riset pada efek alkohol terhadap risiko kanker payudara—adalah membatasi diri dengan minum kurang dari 1 gelas per hari, karena jumlah kecil pun sudah meningkatkan risiko.

Kontrol Berat Badan

Kegemukan atau obesitas memperbesar risiko kanker payudara. Ini khususnya benar jika obesitas dialami di usia lanjut, terutama setelah menopause.

Aktif secara Fisik

Aktivitas fisik adalah cara mencegah kanker payudara karena menjaga berat badan, yang pada akhirnya membantu pencegahan kanker.
Bagi kebanyakan orang dewasa sehat, disarankan untuk setidaknya 150 menit aktivitas aerobik sedang setiap minggu, atau 75 menit aktivitas aerobik berat setiap minggu, ditambah latihan kekuatan setidaknya 2 kali seminggu.

Menyusui (Bagi Ibu yang Sedang Menyusui)

Menyusui mungkin berperan dalam pencegahan kanker payudara. Semakin lama Anda menyusui, maka semakin besar efek perlindungannya terhadap kanker.

Batasi Dosis dan Durasi Terapi Hormon

Kombinasi terapi hormon selama lebih dari 3 – 5 tahun meningkatkan risiko kanker payudara. Jika Anda menjalani terapi hormon untuk gejala-gejala menopause, tanyakanlah ke dokter apakah ada pilihan lain.
Anda mungkin bisa mengendalikan gejala menopause dengan terapi non-hormon dan obat-obatan. Jika tetap menjalani terapi hormon, gunakanlah dosis paling rendah yang bermanfaat bagi Anda, dan mintalah dokter untuk memantau jangka waktu menjalani terapi ini.

Hindari Radiasi dan Polusi Lingkungan

Tes-tes pencitraan medis, seperti tomografi terkomputerisasi, menggunakan radiasi dosis tinggi. Meski penelitian lebih lanjut diperlukan, tapi beberapa penelitian telah menunjukkan adanya kaitan antara penyebab kanker payudara dengan paparan radiasi. Kurangi paparan radiasi dari melakukan tes-tes seperti itu dengan hanya melakukannya jika benar-benar dibutuhkan.

Bisakah Pola Makan Sehat Mencegah Kanker Payudara?

Pola makan sehat dan bergizi seimbang dapat mengurangi risiko Anda untuk menderita sejumlah jenis kanker, juga diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Sebagai contoh, wanita yang menjalani pola makan Mediterania yang mencakup minyak zaitun serta campuran kacang-kacang pohon mungkin memiliki risiko lebih kecil untuk menderita kanker payudara.

Pola makan Mediterania sebagian besar berfokus pada makanan-makanan nabati (sumber tumbuh-tumbuhan), antara lain buah dan sayur, serealia utuh, polongan-polongan, dan kacang-kacang pohon. Orang-orang yang mengikuti pola makan ini memilih jenis lemak yang sehat, seperti minyak zaitun, daripada mentega, dan memilih ikan daripada daging merah.

Cara mencegah kanker payudara juga termasuk menjaga berat badan tetap sehat. Dengan menjalani pola makan sehat, maka secara otomatis berat badan pun akan terjaga dalam batas normal.

Mencegah Kanker Payudara dengan Konsumsi Herbal

Langkah lain yang bisa membantu mencegah kanker payudara adalah dengan mengonsumsi herbal yang dapat menekan pertumbuhan “bibit kanker”. Salah satu herbal yang terkenal dengan kemampuan anti-kankernya adalah Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans). Karena kemampuannya itu, herbal ini bahkan sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk kanker.

Apa yang terkandung dalam herbal ini? Sarang Semut kaya akan kandungan flavonoid yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Antioksidan berfunsi untuk mencegah, membersihkan, atau menghilangkan efek radikal bebas. Antioksidan memberikan elektronnya untuk menetralkan radikal bebas sehingga menyingkirkan kondisi radikal yang tak berpasangan.

Selain itu ada juga senyawa tanin yang bermanfaat dalam menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Tanin juga dapat bertindak sebagia antioksidan sekunder, yaitu untuk menangkap radikal bebas sehingga mencegah terjadinya reaksi berantai dari stres oksidatif.

Fungsi dari kedua senyawa tersebut akan sangat bermanfaat untuk mencegah bibit kanker payudara. Sebagaimana sudah diketahui, penyakit kanker dapat berkembang dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh kondisi stres oksidatif berkepanjangan akibat efek radikal bebas. Antioksidan sangat penting untuk menetralisir efek buruk dari radikal bebas tersebut.

Selain Sarang Semut Papua, ada herbal lain yang bisa membantu menghambat pertumbuhan kanker, khususnya bila penggunaannya dikombinasikan bersama Sarang Semut. Herbal yang dimaksud ialah Noni juice yang terbuat dari sari buah Noni (Morinda citrifolia).

Noni juice punya kandungan antioksidan-antioksidan kuat, seperti beta karoten, iridoid, vitamin C dan E, yang berguna untuk melawan radikal-radikal bebas berbahaya di dalam tubuh. Ini tentunya akan menghalangi sel-sel abnormal berkembang dan membentuk kanker.

Tetapi jika untuk perawatan kanker, kemampuan herbal ini tidak sekuat Sarang Semut dalam membantu mengatasi pertumbuhan kanker. Itu sebabnya Noni juice lebih disarankan digunakan sebagai upaya mencegah kanker payudara atau untuk membantu memulihkan kondisi tubuh selama perawatan kanker.

Apa Lagi yang Harus Dilakukan?

Jadilah waspada dan sadari perlunya deteksi ciri-ciri kanker payudara. Jika Anda melihat adanya perubahan tidak wajar pada payudara Anda, misalnya muncul benjolan baru atau perubahan pada kulit, segera konsultasikan dengan dokter. Keluhan-keluhan yang perlu dicurigai dan diperiksakan ke dokter antara lain:

  • Rasa nyeri di payudara atau ketiak yang terus ada meski menstruasi sudah selesai.
  • Kemerahan atau kerutan atau lekukan di kulit payudara, dan teksturnya seperti kulit jeruk.
  • Ruam (bintik-bintik merah) di sekitar atau di salah satu puting.
  • Keluar cairan dari puting, kemungkinan mengandung darah.
  • Puting melekuk ke dalam atau terbalik.
  • Perubahan pada ukuran atau bentuk payudara.
  • Kulit payudara atau puting mengelupas atau bersisik.

Tanyakan juga kepada dokter kapan saat yang tepat untuk memulai tes mammogram dan tes skrining kanker payudara lain berdasarkan riwayat kesehatan pribadi Anda.

Kesimpulan tentang Mencegah Kanker Payudara

Walaupun tidak ada cara mencegah kanker payudara yang sanggup menurunkan risiko kanker menjadi 0%, namun ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menurunkannya seminimal mungkin agar tidak menderita kanker ini sepanjang hidup kita.

Pencegahan kanker payudara khususnya sangat bermanfaat bagi wanita yang sudah memiliki faktor-faktor risiko untuk menderita penyakit ini, misalnya punya anggota keluarga penderita kanker ini atau pernah menderita kanker sebelumnya.

Namun semua wanita, dari usia berapa pun, harus mengupayakan cara-cara mencegah kanker payudara seperti dijelaskan di artikel ini. Upaya kita bisa menular dan memotivasi orang-orang untuk juga ikut mencegah kanker sehingga semakin banyak orang yang sadar dengan kesehatan.

Sumber

Sumber Referensi:

American Cancer Society. Can I Lower My Risk of Breast Cancer?. URL: https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/risk-and-prevention/can-i-lower-my-risk.html

National Cancer Institute. Breast Cancer Prevention (PDQ®)–Patient Version. URL: https://www.cancer.gov/types/breast/patient/breast-prevention-pdq

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}