Ciri-ciri kanker payudara pada umumnya terasa di sekitar area payudara yang terkena kanker. Mengetahui apa saja tanda-tanda kanker payudara sangat penting karena jika penyakit ini ditemukan lebih awal, maka dibutuhkan lebih sedikit perawatan obat kanker payudara, dan kemungkinan sembuhnya juga lebih besar.

Karena itu pelajarilah bagaimana gejala kanker payudara yang sebenarnya, dan pahamilah kapan saatnya harus periksa ke dokter. Artikel ini akan membantu Anda mengerti seperti apa keluhan-keluhan yang perlu dicurigai.

7 Ciri-Ciri Utama Kanker Payudara

Anda sebaiknya mulai dari sekarang berupaya mengenali bagaimana kondisi normal payudara terlihat dan terasa, serta mengetahui perubahan apa yang harus dilihat darinya. Berikut adalah beberapa tanda-tanda kanker payudara yang perlu Anda cermati saat melakukan pemeriksaan di depan cermin:

  • Benjolan Payudara

    Ciri-ciri kanker payudara pertama yang muncul pada banyak wanita adalah sebuah benjolan di payudara mereka. Tetapi sebenarnya 9 dari 10 (90%) benjolan payudara bersifat jinak. Itu berarti mereka bukanlah kanker. Namun jika Anda melihat adanya benjolan, ada baiknya langsung periksa ke dokter untuk memastikannya.

  • Perubahan Ukuran atau Bentuk Payudara

    Payudara Anda mungkin terlihat lebih besar atau bentuknya berbeda dari biasanya. Mungkin juga terasa berbeda dari biasanya. Banyak wanita sehat mendapati bahwa payudara mereka terasa padat dan sensitif sebelum mulai menstruasi.
    Sekarang pahamilah bagaimana ukuran dan bentuk dari payudara Anda. Dan periksakan ke dokter jika Anda melihat adanya perubahan atau apa pun yang tidak biasa bagi Anda.

  • Nyeri Payudara

    Nyeri di payudara sangatlah umum dan biasanya bukan tanda-tanda kanker payudara. Anda mungkin merasakan nyeri di salah satu atau kedua payudara untuk sementara, yang rasa nyerinya hilang setelah beberapa waktu.
    Bisa saja rasa nyeri tersebut muncul tanpa sebab yang jelas, meskipun Anda sudah menjalani berbagai tes medis. Tetapi sebaiknya temui dokter untuk memastikan apakah nyeri yang dirasakan gejala kanker payudara atau bukan.

  • Perubahan pada Kulit

    Perubahan yang dapat mengarah ke gejala kanker payudara adalah kulit mengerut, melekuk ke dalam, muncul ruam (bintik-bintik merah), atau kemerahan pada kulit payudara.
    Kulit bisa jadi terlihat seperti kulit jeruk atau teksturnya terasa berbeda dari normalnya. Keluhan ini memang dapat disebabkan oleh masalah payudara lain, tetapi disarankan untuk cek ke dokter jika kulit payudara terasa tidak normal.

  • Perubahan Posisi Puting

    Satu puting mungkin masuk atau melekuk ke dalam payudara. Puting mungkin terlihat atau terasa berbeda dari biasanya.

  • Keluar Cairan dari Puting

    Cairan yang keluar dari puting pada wanita yang sedang tidak hamil atau menyusui perlu dicurigai sebagai tanda-tanda kanker payudara. Tetapi hal ini juga bisa diakibatkan oleh masalah kesehatan lainnya.
    Temuilah dokter Anda kalau Anda mengalami keluhan keluarnya cairan dari puting padahal Anda tidak sedang hamil atau menyusui.

  • Payudara Terasa Panas dan Gatal

    Seperti penebalan kulit dan kemerahan, rasa panas serta gatal di payudara mungkin adalah gejala mastitis—atau bahkan tanda peradangan akibat kanker. Periksakan ke dokter, dan bila obat antibiotik resep dokter tidak membantu, kembalilah kunjungi dokter Anda.

Apabila Anda merasakan beberapa dari ketujuh ciri-ciri kanker payudara seperti diatas, itu berarti Anda perlu secepat mungkin mengetahui apa penyebab dari munculnya gejala tersebut. Bila Anda tidak mengalami gejala-gejala seperti diatas, bukan berarti Anda menganggap diri bebas kanker.

Memang Anda tidak perlu khawatir, tetapi tetaplah lakukan pemeriksaan payudara sendiri setidaknya 1 bulan sekali di rumah agar perubahan apapun yang terjadi pada payudara bisa cepat terlihat.

Ciri-Ciri Kanker Payudara Lainnnya

Selain mewaspadai 7 ciri utama kanker payudara, ada juga ciri-ciri lain yang yang perlu diperhatikan. Namun ingatlah bahwa gejala-gejala yang disebutkan berikut ini mungkin baru akan muncul setelah kanker sudah berukuran besar atau menyebar ke bagian tubuh lain, atau kondisi-kondisi khusus lainnya.

  • Gejala Kanker Payudara Inflamasi. Jenis kanker payudara yang jarang bernama kanker payudara inflamasi bisa menimbulkan ciri-ciri kanker payudara yang berbeda.
    Seluruh payudara Anda mungkin terlihat merah dan meradang dan terasa sakit. Payudara bisa terasa keras dan kulitnya terlihat seperti kulit jeruk. Segeralah datangi dokter jika Anda melihat gejala-gejala seperti ini.
  • Penyakit Paget pada Payudara. Masalah kulit yang jarang ini kadang-kadang dapat menjadi tanda adanya kanker payudara. Keluhan yang dirasakan yaitu kemerahan dan ruam bersisik pada payudara.
    Area tersebut dapat terasa gatal dan terlihat seperti gejala eksem, sehingga awalnya kadang salah dikira sebagai eksem. Segeralah temui dokter jika Anda melihat perubahan apa pun yang tidak biasa pada payudara Anda.
  • Nyeri tulang
  • Mual
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan
  • Sakit kuning—kulit dan area putih mata menjadi kekuningan serta warna urin berubah jadi kuning keruh
  • Penumpukan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura)
  • Sesak napas
  • Batuk
  • Sakit kepala
  • Penglihatan jadi kabur atau menjadi ganda
  • Kelemahan otot

Sekalipun ciri-ciri kanker payudara tampaknya menyerang Anda, jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda mengidap penyakit tersebut karena bisa jadi itu gejala penyakit lain. Untuk memastikannya datanglah ke pusat layanan kesehatan yang Anda percayai, sehingga hasil yang didapatkan lebih akurat dan penanganan tepat dapat diperoleh secepat mungkin.

Anda perlu secara teratur melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) agar dapat mendeteksi dini ciri-ciri kanker payudara. Melakukan SADARI berarti Anda harus tahu bagaimana normalnya payudara Anda terlihat dan terasa.

Hal ini mungkin akan berubah di waktu-waktu berbeda dalam sebulan. Kalau melihat adanya perubahan yang tidak normal bagi Anda, konsultasikanlah dengan dokter.

Kapan Waktu Terbaik untuk SADARI?

Anda tidak perlu periksa payudara setiap hari atau setiap minggu. Tetapi Anda perlu tahu bagaimana normalnya payudara terasa, dan bagaimana perubahan yang normal seraya waktu-waktu menstruasi.

Beberapa wanita memiliki payudara yang lebih padat sekitar waktu menstruasi. Jika ini terjadi di kedua payudara, jangan khawatir. Tetapi periksa payudara Anda lagi di bulan depan, beberapa hari setelah menstruasi Anda berakhir.

Jika payudara yang padat memang wajar terjadi sebelum menstruasi dan keluhan ini menghilang setelah menstruasi selesai, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Apa yang Harus Diperiksa saat SADARI?

Anda harus periksa kalau ada perubahan ukuran atau bentuk pada payudara. Ini berarti jika ada benjolan atau penebalan di bagian mana pun dari payudara.

Sebagian besar orang secara alami memang memiliki satu payudara yang lebih besar daripada yang satunya dan ini normal. Anda perlu memeriksa jika ada perubahan ukuran, bentuk, atau tekstur dari payudara. Perubahan lain adalah kerutan atau lekukan dari kulit atau perubahan pada puting.

Ingatlah untuk periksa seluruh bagian dari payudara Anda, termasuk ketiak dan area di atas payudara hingga ke tulang selangka (yang membentuk bahu, di bawah leher).

Kalau Anda tidak yakin sudah melakukan SADARI dengan benar, tanyakanlah dengan dokter Anda. Beliau akan membantu Anda mengerti apa saja yang perlu diwaspadai, termasuk perubahan-perubahan fisik yang mungkin mengarah ke gejala kanker payudara.

Upaya ini sangat penting karena bila ciri-ciri kanker payudara bisa dideteksi sejak awal kemunculannya, kemudian ditangani dengan baik, maka tingkat keberhasilan pengobatan kanker payudara cukup besar, yaitu 80 – 90%. Jadi pahamilah bagaimana normalnya payudara Anda terasa dan terlihat, lalu segera periksa ke dokter bila ada perubahan yang aneh!

😡
☹️
😐
☺️
😍
4.44/5😍9