Bagikan Artikel Ini:

Lebih dari ¼ pasien kanker di dunia terlambat mengetahui keberadaan kanker dalam tubuhnya sampai kondisi darurat muncul dan mereka hanya punya sedikit waktu dan kemungkinan untuk bertahan hidup. Ini karena mereka dinyatakan sudah mengidap kanker pada stadium 4. Banyak juga penderita kanker payudara stadium 4 yang baru mendapat penanganan pada stadium ini.

Pada kebanyakan kasus kanker, stadium 4 menandakan kerusakan kompleks pada organ, metastasis atau penyebaran kanker yang masif dan pengaruh kanker yang besar pada fungsi jaringan limpa terdekat.

Diagnosis Kanker Payudara Stadium 4

Di Indonesia sendiri, kasus kanker payudara yang baru dapat terdiagnosis pada stadium 4 relatif tinggi, masih di atas 20%.

Tingginya kasus temuan kanker payudara stadium 4 menandakan bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan kanker payudara masih relatif rendah. Karena sebenarnya, pada stadium 4, ciri-ciri kanker payudara yang muncul sudah cukup mudah dikenali.

Pada stadium 4, pasien akan menunjukkan sejumlah gejala kanker payudara sebagaimana berikut ini:

  • Pembengkakan atau perubahan bentuk signifikan pada payudara
  • Terbentuknya inflamasi pada permukaan payudara
  • Keluarnya cairan dari puting, baik berupa darah, cairan bening atau cairan putih
  • Permukaan kulit payudara tampak bersisik, berpori besar atau terlihat meradang merah
  • Rasa nyeri yang cukup kuat pada area payudara hingga ketiak, belikat dan punggung
  • Pembengkakan hingga area ketiak
  • Kondisi demam tinggi
  • Rasa lemas, pusing, mual, dan kehilangan nafsu makan

Serangan nyeri hebat atau kondisi pasien yang sangat lemah disertai efek demam kerap menjadi penyebab pasien dilarikan ke rumah sakit tanpa mengetahui sama sekali bahwa kondisi ini berkaitan dengan kanker payudara.

Tetapi tidak sedikit pula pasien kanker payudara stadium 4 adalah perkembangan dari stadium 3 yang gagal menuntaskan penyembuhan pada fase sebelumnya dengan tepat waktu.

Bila Anda Didiagnosis Kanker Payudara Stadium 4

Berdasarkan sistem pengelompokkan stadium kanker TNM dari American Joint Committee on Cancer, kanker payudara stadium 4 adalah sebagai berikut: Kanker bisa berukuran berapa pun (T apa pun) dan bisa sudah atau belum menyebar ke kelenjar getah bening terdekat (N apa pun). Kanker telah menyebar ke organ-organ atau kelenjar-kelenjar getah bening yang jauh dari payudara (M1). Pada umumnya, tempat penyebarannya adalah tulang-tulang, hati, otak, atau paru-paru.

Menurut cancerresearchuk.org, kanker payudara pada stadium 4 sama artinya dengan kanker sudah tidak lagi sekedar berdiam pada organ payudara saja. Kanker sudah menyebar ke organ lain dalam tubuh dengan kerusakan pada payudara sudah cukup berat.

Pada stadium ini, kanker pada payudara sudah menyerang setidaknya 70% dari seluruh bagian payudara. Kebanyakan juga disertai invasi masif pada jaringan limfatik dan besar kemungkinan sudah menyebar ke hampir seluruh bagian jaringan limfatik dalam tubuh.

Dan kanker sudah bermetastasis menyerang organ lain yang berdekatan maupun yang berjauhan letaknya dari organ payudara.  Sejumlah organ yang rentan mengalami masalah adalah tulang, paru-paru, pankreas, limpa, otak dan bagian  pencernaan.

Baca juga  Diagnosis Kanker Payudara

Kondisi Pasien pada Kanker Payudara Stadium 4

Berdasarkan prognosis yang dijelaskan dalam healthline.com, pasien kanker payudara stadium 4 masih memiliki kemungkinan bertahan hidup hingga 22%. Angka ini relatif rendah memang bila dibandingkan dengan stadium 3 yang masih mencapai 73%.

Ini karena kebanyakan kasus metastasis pada kanker payudara akan menyerang organ paru-paru yang memiliki fungsi vital. Kerusakan pada organ tersebut berarti menurunnya suplai oksigen ke seluruh tubuh. Sementara kanker paru-paru sendiri adalah kanker dengan tingkat kematian tertinggi di dunia.

Keberadaan kanker pada  payudara yang notabene berada demikian dekat dengan sejumlah organ pada sistem limfatik juga berperan mempercepat metastasis kanker hingga organ-organ yang berada jauh dari lokasi payudara. Ini mempercepat penyebaran kanker dan menyebabkan efek kerusakan yang cukup serius.

Itu sebabnya, pasien akan terlihat sangat lemah dengan disertai keluhan nyeri yang hebat disebabkan oleh efek inflamasi yang muncul akibat invasi kanker.

Pada banyak kasus, pihak medis akan lebih fokus untuk menurunkan intensitas keluhan, memperlambat invasi tetapi secara umum tidak banyak fokus pada penanganan kanker. Karena kanker sudah terlanjur tersebar.

Penanganan Medis Kanker Payudara Stadium 4

Pengobatan kanker payudara stadium 4 tidak lagi fokus hanya pada penyebaran kanker pada payudara, tetapi secara general. Biasanya dokter onkologi akan mencoba memastikan organ mana saja yang sudah terserang kanker dan sejauh mana perkembangan kanker yang ada untuk memastikan terapi apa yang tepat diberikan.

Penanganan kanker pada stadium ini relatif kompleks. Bukan hanya fokus pada radikal masektomi untuk mengangkat payudara, tetapi mungkin seluruh tubuh. Karena pasien bisa jadi harus melalui serangkaian operasi untuk membantu mengatasi perkembangan kanker pada beberapa organ dalam tubuh.

Kadang proses terapi harus dijalankan bertahap mengingat pada stadium 4 pasien sudah berada pada kondisi terlemahnya. Dan rangkaian operasi, terapi kimia serta radiasi akan memperburuk kondisi pasien.

Sejumlah pertimbangan akan diambil terkait bagaimana dokter onkologi akan menentukan langkah medis untuk Anda. dan beberapa pertimbangan tersebut antara lain;

  • Organ apa saja yang sudah terserang kanker
  • Kerusakan pada organ-organ lain dalam tubuh
  • Terapi yang sebelumnya sudah Anda jalani
  • Bagaimana kondisi hormonal tubuh Anda
  • Karakter kanker, termasuk kecepatan invasi dan sifat reseptornya
  • Kondisi tubuh Anda secara umum

Sebagaimana dijelaskan fokus pengobatan diarahkan pada perlambatan kerusakan dan penyebaran agresif kanker. Dan karenanya pasien perlu tetap berada dalam kendali dengan menjalankan sejumlah perawatan seperti:

Terapi Hormon

Terapi ini dilakukan dengan memastikan kadar estrogen dalam tubuh tetap dalam kontrol. Karena sejumlah jenis kanker payudara memiliki reseptor terhadap estrogen dan justru akan semakin agresif bila terpapar estrogen.

Terapi Tertarget

Terapi ini juga lazim diberikan dengan fokus untuk tetap menjaga sel kanker dalam kondisi lemah. Terapi ini dilakukan dengan memasukan cairan kimia trastuzumab (Herceptin) yang bekerja sebagai antibodi buatan.

Baca juga  Penyebab Kanker Payudara

Kinerjanya adalah menyerang pembentukan protein Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER2). Sejumlah kanker memiliki reseptor terhadap jenis protein ini dan menjadikannya selubung pelindung dari serangan obat dan terapi.

Kemoterapi

Secara umum, terapi ini bekerja dengan menyerang kanker secara kimia menggunakan zat cytotoxin sebagai obat kanker payudara. Zat kimia ini akan mengganggu keseimbangan kimia dari sel-sel kanker, melemahkannya dan akhirnya menyebabkan kematian.

Kemoterapi pada stadium 4, relatif lebih berat dan kadang cukup menyakitkan. Pasien akan menderita sejumlah efek samping seperti mulut yang penuh sariawan, radang tenggorokan, rambut yang rontok parah, kulit yang kering dan kusam menghitam, kehilangan indera perasa dan lain sebagainya.

Radioterapi

Terapi radiasi juga bisa menjadi pilhan. Biasanya terapi ini dilakukan dengan konsep brakhiterapi untuk menembak beberapa perkembangan sel kanker skala minor pada organ-organ tubuh. Ini mengurangi prosedur pembedahan untuk pasien.

Selain itu terapi radiasi general juga bisa diambil bila dirasa diperlukan. Kadang terapi radiasi tidak dilakukan bersamaan dengan kemoterapi karena efek sampingnya akan dua kali lebih berat.

Pola Hidup Pasien Kanker Payudara Stadium 4

Pada stadium 4, pasien akan mengalami masalah serius dengan kondisi tubuhnya. Kanker yang demikian menyebar akan menyebabkan pasien mengalami sejumlah penurunan fungsi tubuh. Sementara terapi akan menyisakan efek samping yang relatif berat bagi pasien.

Tetapi sejumlah pakar justru menyarankan pasien untuk tetap beraktivitas dalam skala ringan. Tubuh memerlukan sirkulasi darah yang baik untuk membantu terapi berjalan dengan efektif. Beberapa aktivitas olahraga ringan termasuk jalan kaki dipandang membantu oleh sebagian pakar.

Diet ketat adalah aturan lain yang perlu dilakukan. Anda sangat tidak disarankan mengonsumsi makanan dengan kandungan daging merah, kolesterol, gula, lemak jenuh, alkohol, dan makanan kaya zat-zat kimiawi tambahan lain.

Selain Anda akan disarankan mengonsumsi makanan kaya vitamin, mineral, antioksidan, protein dan asam lemak omega 3. Beberapa dokter akan memberi Anda sejumlah suplemen untuk mempertahankan kondisi tubuh Anda tetap fit.

Pasien kanker stadium 4 dan juga harus menjalankan perawatan yang relatif berat akan membutuhkan banyak istirahat. Ini membantu Anda menjaga energi dalam tubuh dan membantu tubuh Anda pulih dengan lebih cepat.

Agar lebih memahami mengenai perkembangan kanker ini serta pilihan pengobatan yang disarankan pada masing-masing stadium, baca juga artikel-artikel sebelumnya yang membahas mengenai kanker payudara stadium 1, stadium 2, dan stadium 3.

Cindy Wijaya

Cindy sudah menulis beragam artikel kesehatan sejak tahun 2014. Senang meriset serta berbagi tentang berbagai topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.