7 Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali Sebelum Terlambat


By Cindy Wijaya

Kanker payudara merupakan penyakit yang sangat dikhawatirkan oleh semua wanita, mengingat setiap wanita berpotensi mengalami kanker payudara, termasuk penulis sendiri yang adalah seorang wanita. Penyakit ini bisa menyerang siapa pun, bahkan wanita yang tampaknya sehat pun bisa terkena. Terus terang rasa khawatir inilah yang mendorong penulis secara pribadi melakukan riset pribadi seputar ciri-ciri kanker payudara yang mudah dikenali.

Kami merisetnya dari berbagai sumber tepercaya dan merangkumkannya dalam tulisan ini. Untuk melihat sumber referensi yang penulis gunakan silakan lihat daftar pustaka pada bagian bawah artikel ini.

Dengan menuliskan hasil riset kecil ini, penulis berharap para pembaca juga akan mendapat manfaat dari artikel ini.

Setelah miriset berbagai literatur yang ada seputar kanker payudara, akhirnya penulis berkesimpulan  bahwa risiko penyebab kanker payudara bisa datang dari banyak faktor. Dan sampai sekarang belum diketahui dengan pasti penyebab timbulnya kanker payudara, maka langkah terbaik untuk terhindar dari dampak buruk kanker payudara adalah dengan mendeteksi keberadaan kanker sejak dini, semakin awal terdeteksi, maka semakin besar kesempatan sembuh yang bisa didapat.

Karena itu mari kita lihat apa saja gejala kanker payudara yang bisa menjadi indikasi pertumbuhan kanker yang perlu diwaspadai oleh setiap wanita.

Waspadai Ciri-Ciri Kanker Payudara

Payudara merupakan bagian tubuh yang penting bagi kita kaum wanita, tak soal estetika bentuk dan ukuran payudara yang dimiliki. Bagian tubuh ini, tak hanya memperindah sosok wanita dimata kaum pria. Fungsi termulia dari payudara yang kita miliki adalah sarana “pemberi kehidupan”, tatkala seorang wanita menjadi ibu dan menyusui anaknya dengan penuh kasih. Karena itu sangat penting bagi setiap wanita untuk menjaga kesehatan payudaranya, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk keluarganya.

Ini Dia—7 Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali

Penulis sudah menyusun 7 ciri-ciri kanker payudara yang mudah dikenali, namun penulis harus ingatkan bahwa penulis bukanlah dokter dan bisa jadi ada gejala lainnya yang belum penulis sampaikan di sini, karena itu pastikan untuk lakukan pemeriksaan rutin ke dokter atau tenaga medis lain yang bersertifikat.

Anda tidak harus melakukan pemeriksaan payudara yang penulis sampaikan di bawah ini setiap hari, karena pasti akan menyita waktu, hal ini dapat dilakukan setiap bulan atau beberapa bulan sekali. Mari kita perhatikan 7 gejala munculnya kanker payudara di bawah ini, dan seraya membaca ingatlah bahwa mengetahui sejak dini lebih baik dari pada mengobati.

Bila Anda mengalami salah satu ciri-ciri yang disebutkan, bukan berarti Anda otomatis sudah mengidap kanker payudara, namun ciri atau gejala tersebut bisa menjadi indikasi awal bagi Anda untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter. Apalagi jika beberapa gejala yang disebutkan di bawah ini terjadi secara bersamaan.

Gambar Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali
Gambar Ciri-Ciri Kanker Payudara (Credit Gambar: VectorStock)

Munculnya Benjolan Payudara

Pertama, perhatikan apakah terdapat benjolan abnormal pada area payudara dan samping ketiak. Keberadaan benjolan di payudara merupakan indikasi kanker payudara yang sering disadari penderitanya. Jika Anda menemukan adanya benjolan tersebut jangan langsung panik. Sebenarnya 9 dari 10 (90%) benjolan payudara bersifat jinak atau non-kanker. Perhatikan gambar kanker payudara di atas dengan judul “Benjolan di Payudara.”

Payudara Terasa Nyeri

Kedua, timbulnya rasa nyeri di payudara yang mungkin terjadi pada salah satu maupun kedua payudara yang sering hilang setelah beberapa waktu. Bisa saja rasa nyeri tersebut muncul tanpa sebab yang jelas, kondisi ini sangatlah umum dan bisa jadi keberadaan penyakit lainnya.

Payudara Terasa Panas dan Gatal

Ketiga, terjadinya penebalan dan perubahan warna kulit menjadi kemerahan yang disertai dengan rasa panas serta gatal di area sekitar payudara. Sekalipun ciri-ciri kanker payudara ini sering dirasakan penderitanya. Tak menutup kemungkinan jika ini merupakan kondisi peradangan lainnya, misalnya mastitis. Perhatikan gambar kanker payudara di atas dengan judul “Ruam/Kemerahan.”

Perubahan Tekstur Kulit Payudara

Keempat, waspadai apabila terlihat adanya kerutan, munculnya ruam (bintik-bintik merah) atau kemerahan, dan melesaknya payudara kedalam—disertai dengan perubahan tekstur kulit yang tampak seperti buah jeruk. Keluhan ini memang bisa jadi disebabkan oleh masalah payudara lain, misalnya inflamasi (peradangan) kanker payudara ataupun penyakit paget. Perhatikan gambar kanker payudara di atas dengan judul “Perubahan Tekstur.”

Perubahan Bentuk dan Ukuran Payudara

Kelima, cermati apakah payudara Anda terlihat lebih besar atau bentuknya berbeda dari biasanya dan terasa padat. Membesarnya payudara merupakan indikasi kanker payudara, hanya saja banyak wanita sehat yang merasa payudaranya padat dan sensitif sebelum siklus menstruasi terjadi. Maka penting untuk memahami bagaimana ukuran dan bentuk payudara Anda.

Perubahan Posisi Pada Puting Payudara

Keenam, puting merupakan bagian yang seharusnya menonjol dan tampak seperti “ceri” pada payudara Anda. Pada saat merasa dingin dan pengaruh hormon, puting dapat berkontraksi menjadi kencang. Namun, jika salah satu puting melesak ke dalam payudara tanpa sebab yang jelas. Maka Anda perlu mencurigainya sebagai ciri-ciri kanker payudara. Perhatikan gambar kanker payudara di atas dengan judul “Puting Lekuk ke Dalam.”

Keluarnya Cairan dari Puting Payudara

Ketujuh, perhatikan kembali area puting yang Anda miliki. Normalnya cairan putih atau susu dihasilkan oleh payudara menjelang kelahiran dan selama masa menyusui. Namun jika munculnya cairan yang keluar dari puting terjadi pada wanita yang tidak hamil atau menyusui. Waspadailah, bisa jadi ini merupakan ciri kanker payudara ataupun masalah kesehatan lainnya. Perhatikan gambar di atas dengan judul “Keluar Cairan dari Puting” dan “Keluar Cairan Mengandung Darah.”

Itulah 7 ciri-ciri kanker payudara yang mudah untuk dikenali. Nah sekali lagi, jika salah satu atau beberapa gejala kanker payudara seperti di atas terjadi pada diri Anda, segera lakukan pemeriksaan medis!

Bagaimana bila Anda tidak mengalami gejala-gejala seperti di atas? Tetap waspada, ini penting, mengingat serangan kanker dapat terjadi kapanpun dan di bagian tubuh manapun, seringkali tanpa kita sadari.

Berikutnya ini penulis akan membahas langkah-langkah lebih jauh yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara dan  dan beberapa pengingat penting lainnya.

Jangan Tunggu Sampai Terlambat, Bertindak Sekarang!

Seberapa penting untuk memperhatikan keberadaan kanker payudara? Menurut Data Statistik Kanker Dunia tahun 2018 oleh World Health Organization (WHO), memberikan fakta yang mengejutkan sehubungan dengan prevalensi serangan kanker payudara di Indonesia.

Ditemukan serangan kanker payudara pada perempuan sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk Indonesia. Data lainnya menyebutkan bahwa pada tahun 2018 terdapat 627.000 angka kematian wanita karena kanker payudara di seluruh dunia. Itu hanya data pada tahun 2018 lalu, tentunya angka tersebut sudah meningkat pada tahun ini.

Oleh sebab itu sangat penting bagi setiap wanita untuk menyadari keberadaan tanda-tanda kanker payudara sedini mungkin. Untuk melakukannya selain mengetahui tanda-tanda apa saja yang mudah dikenali, langkah selanjutnya yang bisa kita lakukan adalah melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Simak bagian berikut ini untuk mengetahui cara melakukannya.

“SADARI”—Bantu Anda Kenali Kanker Payudara Sedini Mungkin

Perhatikan apakah ada perubahan ukuran atau bentuk pada payudara. Misalnya; terdapat benjolan atau penebalan di bagian payudara mana pun. Perlu diketahui, jangan heran jika Anda menyadari bahwa salah satu payudara Anda berukuran lebih besar dibandingkan sisi lainnya. Jika tidak ada keluhan yang dirasakan, maka kondisi ini masih wajar. Mengingat, sebagian besar wanita memang memiliki satu payudara yang lebih besar daripada yang satunya.

SADARI Kanker Payudara secara Visual

Duduk atau berdirilah di depan cermin dengan tangan di samping tubuh. Untuk memeriksa payudara secara visual, lakukan ini:

  • Lihatlah payudara Anda di cermin dan perhatikan apakah ada kerutan, lesung ke dalam, atau perubahan ukuran, bentuk, atau simetri dari kedua payudara.
  • Periksa apakah puting masuk ke dalam.
  • Letakkan tangan di pinggang dan perhatikan payudara Anda.
  • Angkat tangan setinggi mungkin dan perhatikan payudara Anda.
  • Angkat kedua payudara untuk melihat apakah area di sepanjang bagian bawahnya simetris.

Jika Anda punya masalah penglihatan yang membuat sulit untuk melakukan SADARI kanker payudara secara visual, mintalah teman atau anggota keluarga untuk membantu.

SADARI kanker payudara
SADARI Kanker Payudara (Credit Gambar: Studio F / Shutterstock)

SADARI Kanker Payudara dengan Tangan

Cara-cara umum untuk melakukan pemeriksaan menggunakan tangan yaitu:

  • Sambil berbaring: Gunakan kasur atau permukaan rata lain untuk berbaring. Saat berbaring, jaringan payudara akan menyebar, sehingga lebih tipis dan lebih mudah untuk dirasakan.
  • Sambil mandi: Sabuni jari-jari dan payudara Anda sehingga jari-jari dapat lebih mudah meraba permukaan payudara yang licin.

Berikut adalah sejumlah tips agar mempermudah melakukan SADARI kanker payudara menggunakan tangan:

  • Gunakan bagian bantalan jari: Gunakan bantalan jari, bukan ujung jari, dari tiga jari tengah (telunjuk, jari tengah, dan jari manis) untuk memeriksa. Jika Anda kesulitan meraba dengan bantalan jari, gunakan bagian lain dari tangan yang lebih sensitif, misalnya telapak tangan atau bagian belakang jari.
  • Coba berbagai tingkat tekanan berbeda: Rasakan bagaimana jaringan payudara Anda pada berbagai tingkat tekanan yang berbeda. Gunakan sedikit tekanan untuk merasakan jaringan yang terdekat dengan kulit, tekanan sedang untuk merasakan jaringan yang lebih dalam, dan tekanan kuat untuk mrasakan jaringan yang terdekat dengan dada dan tulang rusuk.
  • Jangan buru-buru: Biasanya butuh waktu beberapa menit untuk secara teliti melakukan SADARI kanker payudara.
  • Ikuti sebuah pola: Bayangkan sebuah pola untuk memastikan Anda memeriksa seluruh payudara. Misalnya, bayangkan sebuah jam di atas permukaan payudara atau bayangkan sebuah kue. Mulailah periksa dari dekat tulang selangka (tulang yang menghubungkan tulang dada dan bahu), kemudian gerakkan jari-jari Anda ke arah putih. Lalu gerakkan jari-jari Anda ke bagian selanjutnya sesuai pola yang Anda bayangkan.

Bila Anda punya keterbatasan yang membuat sulit untuk melakukan SADARI kanker payudara, Anda bisa bertanya pada dokter bagaimana cara memeriksa payudara sendiri yang cocok dengan keadaan Anda.

Setelah melukan SADARI, pastikan diri Anda bebas dari kanker payudara dengan melakukan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis) yang akan lebih memastikan lagi apakah Anda memiliki kanker payudara atau tidak. Hal ini penting untuk dilakukan guna membedakan antara serangan kanker dengan penyakit lainnya.

“SADANIS”—Bantu Anda Pastikan Keberadaan Kanker Payudara

SADANIS merupakan pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh tenaga medis, misalnya dokter dengan dibantu oleh perawat. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengetahui adanya kelainan-kelainan yang terjadi pada payudara, sekaligus mengevaluasi keberadaan kanker payudara tahap awal sebelum berkembang menuju tahap akhir.

Ada banyak metode pemeriksaan payudara; mulai dari mamografi, ultrasonografi, magnetic resonance imaging, hingga termografi payudara. Secara khusus, pemeriksaan tersebut memberikan kesempatan bagi Dokter untuk memberikan penyuluhan, baik gejala klinis, faktor resiko, serta peran deteksi dini guna menurunkan angka kematian akibat kanker payudara.

Pemeriksaan payudara medis perlu dilakukan oleh setiap wanita yang berusia 20-40 tahun, setiap tiga tahun sekali. Percayakan pada dokter yang merawat Anda dan selalu utarakan keluhan yang Anda rasakan, jangan menyembunyikan setiap kondisi yang Anda alami. Sehingga tindakan pengobatan yang diberikan dokter tepat sasaran.

Upaya Mencegah “Bibit Kanker Payudara” dengan Herbal

Langkah lain lagi yang bisa membantu untuk mencegah agar “bibit kanker” tidak tumbuh atau merambah ke bagian lain tubuh Anda, adalah dengan mengonsumsi herbal. Di Indonesia sendiri terdapat banyak herbal anti kanker yang secara tradisional dipercaya sebagai obat kanker payudara alami

Dan berhubung penulis bekerja di Deherba.com, yang juga menyediakan produk herbal untuk para pembacanya. Penulis sering mendengar laporan dari para pengguna Sarang Semut Papua yang berhasil pulih dari kanker, Sarang Semut sendiri adalah satu jenis herbal asal Papua yang dikhususkan untuk penderita kanker, termasuk kanker payudara.

Bahkan dalam keadaan tertentu, pengguna herbal ini sudah mulai merasakan perubahan-perubahan positif hanya dalam 1-3 bulan penggunaan saja.

Di samping Sarang Semut Papua, ada herbal lain yang dapat membantu menekan pertumbuhan kanker, terutama jika penggunaannya dikombinasikan bersama Sarang Semut. Herbal ini adalah Noni juice yang terbuat dari sari buah Noni (Morinda citrifolia).

Noni juice mengandung antioksidan-antioksidan kuat, seperti beta karoten, iridoid, vitamin C dan E, yang berguna untuk melawan radikal-radikal bebas berlebih di dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak DNA di dalam sel-sel yang masih sehat atau normal. Jika kerusakan tersebut dicegah, maka tentunya akan menghambat perkembangan sel-sel abnormal yang membentuk kanker.

Namun apabila dibandingkan, kemampuan herbal ini tidak sekuat Sarang Semut dalam membantu pengobatan kanker. Itu sebabnya Noni juice disarankan digunakan sebagai pendukung perawatan saja untuk menjaga dan memulihkan kondisi tubuh selama perawatan.

Pengingat Saat Mengonsumsi Herbal

Jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi herbal anti kanker, ada satu hal penting yang perlu diingat, walaupun memang keefektifan herbal untuk menumpask kanker dikuatkan oleh berbagai bukti empiris dari para penggunanya (kesaksian), namun herbal tetaplah bukan obat medis.

Ini berarti sewaktu memilih pengobatan herbal untuk kanker, Anda memilih pengobatan alternatif untuk kanker, yang tidak didukung dari sisi medis, termasuk (bisa jadi) oleh dokter Anda. Namun mengingat berbagai bukti empiris yang Anda, kita tidak bisa mengabaikan peran herbal dalam tumpas kanker.

Jika Anda memiliki sumber daya yang cukup, mengapa tidak menggabungkan antara pengobatan alami dan pengobatan medis? Sehingga harapan Anda untuk pulih dari kanker payudara semakin besar.

Upaya-upaya yang sudah disebutkan dalam tulisan ini sangat penting untuk dilakukan, karena bila serangan kanker berhasil dideteksi sejak dini dan langsung ditangani dengan baik—maka tingkat keberhasilan pengobatan kanker payudara cukup besar, yaitu 80 – 90%.

Mulailah untuk lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemeriksaan payudara klinis (SADANIS), serta cegah dan hambat kanker payudara agar tidak berkembang dengan konsumsi herbal yang tepat, seperti Sarang Semut Papua.

Bertindaklah mulai dari sekarang, jangan anggap sepele ciri-ciri kanker payudara sekecil apapun. Kapan waktu yang tepat untuk lakukan semua hal yang penulis sampaikan? Bukan besok, tapi hari ini juga, sekarang juga!

Sumber

Referensi Ciri-Ciri Kanker Payudara

American Cancer Society. Breast Cancer Signs and Symptoms. URL: https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/about/breast-cancer-signs-and-symptoms.html

Breast Cancer Now. Breast cancer symptoms and signs. Reviewed: August 2019. URL: https://breastcancernow.org/information-support/have-i-got-breast-cancer/signs-symptoms-breast-cancer

Mayo Clinic. Breast Self-Exam for Breast Awareness. URL: https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/breast-exam/about/pac-20393237

National Breast Cancer Foundation. Breast Self-Exam. URL: https://www.nationalbreastcancer.org/breast-self-exam

Subroto, M. Ahkam, Saputro, Hendro. 2007. Gempur Penyakit dengan Sarang Semut. Jakarta: Penebar Swadaya.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}