Baca Pengingat Penting Ini Sebelum Menggunakan Serum Vitamin C


By Cindy Wijaya

Vitamin C adalah salah satu elemen nutrisi yang memiliki begitu banyak manfaat bagi kulit. Vitamin C sendiri adalah elemen nutrisi yang bisa bekerja sebagai stimulan imunitas, anti bakteri, anti inflamasi, anti aging, anti oksidan, stimulan produksi  kolagen hingga membantu mengatasi noda hitam dan mencerahkan kulit.

Anda bisa lihat bagaimana vitamin C bekerja dengan demikian banyak cara dalam merawat kesehatan kulit sehingga kemudian dikenal sebagai salah satu bahan favorit yang ditambahkan dalam beragam merek perawatan kulit. Dan salah satu yang belakangan sedang naik daun adalah serum vitamin C.

Apa Itu Serum Vitamin C?

Serum vitamin C adalah perawatan kulit yang memuat konsentrasi vitamin C yang cukup tinggi untuk melakukan perawatan mendalam terhadap kulit. Biasanya diperlukan kandungan hingga sekitar 20% L Ascorbic Acid,bentuk essensial dari vitamin C.

Serum vitamin C biasanya memiliki kadar asam lebih tinggi dari jenis perawatan dengan kandungan vitamin C lain dan kadang memiliki kadar Ph relatif rendah. Selain karena keberadaan dari L Ascorbic Acid dalam serum, juga karena memang dibutuhkan formula yang lebih asam untuk membantu memaksimalkan penyerapan vitamin C oleh kulit. Keasaman akan mendorong permukaan kulit untuk lebih maksimal melakukan penetrasi terhadap vitamin C.

Apakah Manfaat Serum Vitamin C Untuk Kulit?

Pada dasarnya vitamin C memang menjadi salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan oleh kulit. Kulit yang mendapatkan suplai vitamin C dengan memadai akan tercermin dari permukaan kulit yang tampak lebih cerah, bersih, bebas noda, bebas jerawat dan bebas keriput. Kulit tampak segar dan tidak kusam.

Hanya saja, untuk bisa memberikan suplai vitamin C yang memadai untuk kulit, rasanya tak cukup dengan hanya mengonsumsi buah-buahan belaka. Tubuh membutuhkan vitamin C hingga 1000 mg perhari untuk bisa memenuhi seluruh kebutuhan sel, termasuk sel kulit.

Ini bukan angka yang kecil serta mudah untuk Anda penuhi. Dan pada kenyataannya vitamin C sendiri bekerja secara kontradiktif berkat kandungan asam di dalamnya, demikian penjelasan nhs.uk. Di satu sisi seluruh bagian sel membutuhkan vitamin C sedang di sisi lain kadar asamnya akan meningkatkan asam lambung yang bisa menyebabkan iritasi lambung dan acid reflux.

Karenanya salah satu solusi untuk bisa mensuplai vitamin C pada  kulit adalah dengan menggunakan terapi topikal vitamin C pada permukaan kulit.Anda bisa saja menggunakan terapi lotion atau pelembab yang mengandung vitamin C sekitar 10%. Namun bila dirasa terapi ini kurang membantu Anda bisa menambahkan dosis perawatan kulit dengan serum vitamin C.

Lalu apa saja manfaat dari serum vitamin C pada kulit Anda?

  • Sebagai anti oksidan

    Manfaat penting dari vitamin C murni yang terkandung dalam serum tentu saja anti oksidan. L Ascorbic Acid sendiri adalah formula anti oksidan. Untuk Anda ketahui bahwa radikal bebas juga menjadi salah satu aspek utama penyebab kerusakan kulit.

    Dikatakan sejumlah komponen kimia dari make up, polutan dari udara dan aspek stress menjadi senyawa radikal bebas yang bisa menyebabkan oksidasi pada sel kulit. Sel kulit akan lebih cepat rusak dan lebih mudah pula mengalami iritasi dan peradangan.

    Biasanya kondisi ini akan tercermin pada kulit yang kusam, berkeriput, terlalu kering, berminyak berlebih, jerawat dan sebum. Hal ini dijelaskan dalam ulasan theskincareclinic.com. Vitamin C akan berperan untuk menetralisir radikal bebas yang bersarang pada permukaan sel dan membantu menghilangkan salah satu penyebab oksidasi sel pada permukaan kulit.

  • Sebagai stimulan imunitas dan anti inflamasi

    Pada dasarnya memang imunitas membutuhkan vitamin C untuk bekerja optimal. Vitamin C dibutuhkan sebagai bagian dari komponen kimia sel B pada limfosit untuk menyerang bakteri jahat secara kimiawi.

    Di jelaskan pula dalam progressivehealth.com, pada sisi lain vitamin C juga merupakan salah satu unsur anti inflamasi. Sehingga akan efektif mengatasi peradangan yang muncul pada kulit. Ini jelas akan merujuk pada masalah jerawat. Bakteri penyebab jerawat sendiri, Propionibacterium acnes dapat melemah akibat paparan vitamin C dalam kadar tepat.

  • Sebagai stimulan kolagen

    Kolagen merupakan elemen sangat penting pada permukaan kulit. Sel kulit membutuhkan kolagen dalam proses regenerasi. Dengan kolagen yang cukup, sel kulit akan lebih efektif dalam melakukan regenerasi kulit sekaligus mempercepat proses pergantian sel kulit yang usang dan rusak.

    Inilah yang kemudian membuat vitamin C akan membantu kulit Anda akan tampak lebih sehat. Proses regenerasi sel baru yang efektif akan membantu kulit Anda tidak membentuk keriput dini dan  membantu Anda mempercepat proses memudarkan noda bekas luka dan jerawat.

    Kolagen juga akan membantu Anda memperbaiki tekstur kulit, mengatasi permukaan kulit wajah yang tampak kusam dan bersebum. Kolagen juga akan membantu Anda mencerahkan warna kulit serta mengatasi noda kehitaman pada wajah dengan mempercepat proses pergantian warna kulit.

  • Mengatasi kulit kering dan kulit berminyak

    Pada dasarnya ada dua garis besar kondisi kulit wajah pada wanita, sebagian mengalami masalah kulit yang relatif kering dan yang lain akan mengalami kulit yang cenderung berminyak dengan tebal. Biasanya mereka dengan kondisi ini mengeluhkan permukaan kulit yang tampak penuh minyak dan tampak kusut.

    Menariknya, serum vitamin C sebenarnya bisa bekerja pada keduanya.  Serum vitamin C menurut healthbeautyandskincareproducts.com akan menutrisi kulit yang kering untuk kembali menjadi lebih lembab. Sedang pada kasus kulit berminyak,wanita dengan kondisi ini bisa menunjukan progress kulit yang lebih cerah dan bebas kulit berminyak.

Bagaimana Efek Samping Serum Vitamin C?

Sebenarnya serum vitamin C bukan jenis perawatan kulit yang bisa diterapkan pada kulit dengan sembarangan. Tak sedikit pengguna serum justru menunjukan reaksi kulit yang berat pasca menjalankan terapi serum vitamin C.

Pada dasarnya vitamin C mempengaruhi produksi melanin pada kulit.Semakin banyak paparan vitamin c pada kulit semakin buruk kulit Anda dalam menghasilkan melanin. Dan karena melanin adalah senyawa penting yang bekerja sebagai perlindungan kulit dari efek sinar UVA dan UVB, menjalankan terapi vitamin C akan menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Pada beberapa orang reaksinya dapat muncul dengan cukup buruk dengan munculnya kulit yang kering dan terkelupas, efek kulit kemerahan sebagai tanda terbakar, munculnya sebum yang berat dan merata di wajah dan beberapa reaksi kerusakan kulit lain. Itu sebabnya, sangat tidak disarankan untuk menggunakan serum vitamin C di bawah paparan sinar matahari.

Vitamin C dalam serum vitamin C yang tergolong tinggi akan menghasilkan pH yang cenderung asam dan menyebabkan serum bekerja sedikit korotif. Penggunaan yang tidak bijak jelas akan menimbulkan reaksi iritasi dan kerusakan pada wajah. Sedang pada beberapa jenis kulit yang sensitif, memang akan diperlukan waktu adaptasi dengan kandungan asam pada serum.

Kadang, pengguna akan mengalami masa-masa dalam beberapa pekan dimana kulit menjadi lebih merah dan mengalami pengelupasan kulit. Sebenarnya, ini adalah satu bagian proses karena bagian yang terkelupas ini sebenarnya adalah bagian permukaan kulit mati yang selama ini tidak terangkat tuntas. Setelah masa pengelupasan ini kulit akan tampak lebih bersih, lebih cerah dan bebas keriput. Hal ini dijelaskan dalam laman kecantikan healthbeautyandskincareproducts.com.

Itu sebabnya dikatakan pula untuk Anda menghindari penggunaan serum vitamin C setelah Anda melakukan lulur wajah. Lulur adalah perawatan wajah untuk tujuan pengelupasan sel kulit mati. Bila Anda memaparkan vitamin C dosis tinggi pada wajah setelahnya, dikhawatirkan pengelupasan akan berkembang menjadi teralu masif.

Masalah lain terkait dengan tingginya kadar asam pada serum vitamin C adalah masalah jerawat. Benar bahwa serum vitamin C akan membantu meredakan jerawat. Vitamin C adalah anti inflamasi dan stimulan imunitas yang sangat bermanfaat untuk mengatasi jerawat. Hanya saja di sisi lain, ketika dosis yang Anda paparkan pada wajah terlalu banyak, situasinya bisa menjadi terbalik.

Wajah yang terpapar serum yang terlalu tebal atau terlalu banyak akan mengalami kenaikan kadar asam. Sejatinya tubuh telah diatur sedemikian rupa untuk melakukan mekanisme keseimbangan secara alami. Dan ketika permukaan kulit mengalami kenaikan keasaman, maka otomatis kelenjar minyak akan bekerja ekstra memproduksi minyak.

Minyak pada wajah bersifat basa sehingga akan menetralisir kadar pH kulit. Namun di sisi lain akan meningkatkan produksi minyak pada wajah. Yang bila bertemu dengan wajah yang kotor akan dengan mudah berkembang menjadi jerawat baru.

Pada dasarnya penggunaan serum vitamin C yang aman adalah dengan pemakaian tipis di malam hari. Pastikan Anda sudah membersihkan wajah Anda dari kotoran dan bakteri sebelum Anda mengoleskan wajah Anda dengan serum vitamin C. Pemakaian tipis dan terkendali dari serum vitamin C akan cenderung aman dan memberi Anda manfaat lebih maksimal terhadap kulit.

Catatan penting terakhir soal serum vitamin C adalah sifat vitamin C yang mudah teroksidasi. Bila sudah teroksidasi serum akan berbahaya bila digunakan karena akan mengembangkan beberapa komponen kimia toksin bagi kulit. Karenanya penting untuk memastikan wadah serum aman, tertutup rapat dan terlindungi dari sinar matahari dan lampu berlebihan.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}