Apa Itu Obat Depresi?

655
Shutterstock

Bicara soal obat depresi tidak selalu mengartikan obat medis, ada beberapa herbal yang juga berkhasiat sebagai obat depresi. Sekalipun kecepatan khasiat herbal tidaklah serupa dengan obat medis, namun jenis obat herbal dirasa lebih aman untuk dikonsumsi dengan efek samping yang ringan atau tidak ada sama sekali. Mari kita perhatikan beberapa diantaranya, selain kapulaga dan pegagan. Setidaknya ada 2 jenis tanaman herbal yaitu; kunyit dan buah noni – apa itu?

Kunyit (Curcuma Longa / Turmeric) – jenis rimpang yang satu ini sudah terkenal sejak berabad-abad silam, tak hanya sebagai bumbu dapur, tetapi juga sebagai obat dalam bidang kesehatan. Banyak orang yang memiliki gangguan lambung dan pencernaan yang mengonsumsi ramuan dengan kunyit sebagai bahan utamanya. Bahkan, kunyit juga dikenal sebagai penambah nafsu makan yang efektif bagi kesehatan Anda. Namun, khasiatnya tak sampai disana saja, kunyit memiliki kandungan senyawa yang disebut turmeron aromatik yang dapat melindungi otak guna menstimulasi regenerasi sel.

Apa artinya ini? Depresi seringkali berhubungan dengan adanya gangguan secara mental atau psikologi, namun gejala depresi seringkali berkaitan dengan fungsi otak. Jika secara fisik, otak mengalami kerusakan dan menjadi salah satu pemicu depresi maka kemampuan senyawa yang diberikan oleh kunyit dapat memperbaiki kerusakan tersebut, sehingga gejala depresi dapat dikurangi atau bahkan hilang. Adapula senyawa lainnya yang disebut dengan kurkumin yang dapat meningkatkan hormon otak (Brain-Derived Neurotrophic Factor) – semacam hormon pertumbuhan yang ada di otak.

Beberapa kasus penyakit mental ataupun depresi, seperti Alzheimer diduga berkaitan erat dengan penurunan level hormon tersebut. Maka tak heran jika kunyit berperan penting bagi kesehatan otak Anda, beberapa pendapat bahkan memperlihatkan bahwa kunyit juga dapat meningkatkan daya ingat serta membantu kecerdasan otak yang Anda miliki.

Mengkudu (Morinda Citrifolia / Noni) – buah tropis ini sering diabaikan oleh masyarakat karena penampilan, aroma, dan rasa yang kurang diminati. Namun dibalik kulit buruknya, terdapat ‘kebaikan’ didalamnya – apakah terdengar belebihan? Sepertinya tidak, mengapa? Sebenarnya buah Noni memiliki kandungan yang disebut dengan scopoletin, kandungan ini mampu meningkatkan produksi serotonin yang dihasilkan oleh kelenjar pineal. Serotonin diperlukan guna menghasilkan hormon melatonin – hormon ini diperlukan guna mengurangi kadar stres dalam tubuh, sehingga depresi bisa berkurang.

Sayang sekali jika buah yang bermanfaat ini tak dapat Anda nikmati, sebenarnya dengan pengolahan yang baik – buah Noni dapat menjadi minuman kesehatan yang nikmat, ini disebut juga Noni Juice. Sejumlah survei dan penelitian telah memperlihatkan persentase menarik terkait dengan kesembuhan depresi sebesar 80% dari 1.512 pasien. Lalu, mengenai keterkaitannya dengan stres ada 74% dari 6.743 orang yang tertolong dan sembuh menghadapi gangguan mental dan psikologis tersebut. Data ini diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Neil Salomon, MD.PhD.