Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Makanan Untuk Penderita Diabetes Makanan Untuk Penderita Diabetes

27 Makanan Untuk Penderita Diabetes—Bagian 3

Jika Anda mengidap diabetes, sudah pasti akan berhati-hati dalam memilih menu makanan setiap hari. Salah-salah pilih bisa menyebabkan lonjakan kenaikan gula darah yang sangat membahayakan bagi seorang pasien diabetes. Karena itu Anda perlu menyantap yang sudah dinyatakan aman atau yang diakui sebagai makanan untuk penderita diabetes.

Kami sudah mengulas 18 jenis makanan yang bagus untuk diabetes di artikel bagian pertama dan artikel bagian kedua. Sekarang mari kita teruskan ulasan bagian terakhir dari 27 makanan untuk penderita diabetes.

Alpukat

Alpukat diunggulkan sebagai superfood sejak bertahun-tahun lalu, terlepas dari perannya dalam membantu pengidap diabetes. Ini karena kadar lemak sehat, atau lemak tak jenuh, dalam alpukat relatif tinggi dan sangat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, termasuk pula membantu merawat kesehatan dinding pembuluh darah.

Pasien diabetes cenderung lebih mudah mengalami kerusakan pada dinding pembuluh darahnya. Kelebihan glukosa yang kadang diperburuk dengan kolesterol yang mengerak pada dinding pembuluh darah menyebabkan sirkulasi darah terganggu dan memicu dinding mengalami kerusakan.

Ada kemungkinan kerusakan ini berakhir pada perdarahan. Masalahnya pasien diabetes akan kesulitan dalam membekukan darah, karena kadar glukosa berlebihan dalam darah menggangu kinerja trombosit dalam membekukan darah.

Sebuah temuan yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2008 menceritakan bagaimana mereka yang mengonsumsi alpukat dalam jangka panjang akan memiliki penurunan risiko diabetes tipe 2 sampai angka 25 persen.

Asparagus

Jenis sayuran dengan warna kehijauan dan rasa yang terbilang legit ini memang banyak diminati di kalangan penggemar sayuran. Aroma khasnya dan bentuknya yang unik juga bisa jadi menyebabkan jenis sayuran ini banyak dgemari.

Setiap porsinya mengandung sekitar 20 kalori, kadar karbohidrat hanya sekitar 4 persen yang terdiri dari 2 persen kandungan serat yang baik untuk pencernaan. Manfaat serat baik untuk membantu memudahkan bakteri baik dalam pencernaan agar lebih subur. Serat dalam asparagus juga terbukti membantu mengurangi intensitas penyerapan glukosa.

Menurut DIABETES.co.uk, dijelaskan peran asparagus dalam membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah. Ini karena ditemukannya kemampuan anti diabetes dalam ekstrak asparagus yang terbukti cukup signifikan.

Wortel

Wortel baik dalam kondisi mentah maupun matang merupakan salah satu asupan yang layak Anda pilih selama diet diabetes. Ini karena nutrisi vitamin A dalam formula betakaroten akan membantu menjaga kesehatan mata.

Pasien diabetes terkenal lebih mudah mengalami kerusakan mata, terutama katarak. Berkat paparan betakaroten dari wortel, risiko ini bisa ditekan seminimal mungkin. Dan kabar lebih baiknya, diungkap dalam sebuah riset tahun 2013 oleh Stanford University School of Medicine, bahwa betakaroten membantu menurunkan risiko diabetes, termasuk membantu mencegah kerusakan yang timbul akibat diabetes.

Kacang Palawija

Berbeda dengan ulasan kami sebelumnya mengenai manfaat kacang-kacangan kering, maka yang satu ini kita akan berurusan dengan jenis kacang-kacangan basah yang lunak sebagai makanan untuk penderita diabetes.

Dikatakan bahwa jenis kacang-kacangan ini memiiki kemampuan efektif membantu menurunkan risiko diabetes. Terlepas dari manfaat kacang-kacangan ini dalam memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.

Dalam laman LIVESTRONG.com, dijelaskan jenis kacang-kacangan palawija seperti kacang merah, kacang hitam, dan jenis kacang tolo bermanfaat untuk membantu Anda dalam menghadapi diabetes. Kandungan sejumlah asam amino di dalamnya membantu sel lebih sensitif terhadap sinyal insulin.

Sedangkan dalam laman healthgrades, dikatakan legum atau palawija ini membantu Anda menghambat penyerapan glukosa di dalam usus, memperlambat proses cerna karbohidrat, hingga membantu menahan kenyang lebih lama.

Kandungan protein di dalamnya membantu Anda memenuhi kebutuhan kalori tanpa memberi efek penambahan lemak. Sejumlah pakar kesehatan juga menyarankan pasien diabetes untuk mengalihkan sebagian porsi karbohidratnya dengan porsi sayuran dan protein.

Terungkap bahwa kadar serat dalam jenis kacang-kacangan ini relatif tinggi dengan efek lebih mengenyangkan. Seratnya akan membantu menahan rasa kenyang lebih lama dan mencegah Anda makan lebih banyak.

Bawang Putih

Rasanya hampir 100 persen masakan Nusantara menggunakan bawang putih sebagai bumbu dasar. Dan beruntung sekali, artinya setidaknya setiap hari Anda sudah mengonsumsi bawang putih meski kadang hanya dalam jumlah kecil dan itupun sudah dipanaskan. Kadang efek pemanasan sedikit mengurangi sejumlah nutrisi dalam sebuah bahan makanan.

Lalu bagaimana manfaat bawang putih untuk penderita diabetes? Bawang putih memiliki sulfur yang baik untuk membantu mencegah glukosa dalam darah naik dengan cepat. Juga memiliki kemampuan anti inflamasi yang efektif mencegah dan mengatasi peradangan baik di dalam maupun di luar tubuh.

Bawang putih juga efektif menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga juga baik untuk mencegah arterosklerosis. Kasus arterosklerosis akan menjadi pemicu komplikasi serius pada pasien diabetes. Jangan lupa bawang putih terbukti baik untuk menjaga fungsi otot jantung. Sejumlah pasien diabetes cenderung mengalami peningkatan signifikan mengalami serangan jantung.

Dan satu fakta yang diungkap oleh LIVESTRONG.com bahwa bawang putih juga bermanfaat membantu mengembalikan stabilitas kadar glukosa dalam darah.

Teh

Bila bicara soal minuman yang aman untuk mereka yang gemar dengan kafein, maka teh bisa menjadi pilihan. Bukan berarti kopi itu buruk, tetapi sebenarnya menurut MedicalNewsToday.com kopi bagaikan dua sisi mata uang terhadap diabetes.

Mereka yang belum memiliki masalah diabetes bisa mengurangi risiko diabetes dengan rutin mengonsumsi kopi, tetapi berlebihan minum kopi bisa meningkatkan risiko resistensi insulin pada pengidap diabetes.

Hal semacam ini tidak terjadi pada mereka yang mengonsumsi teh. Kadar kafein dalam teh hanya sekitar 1/3 sampai 1/2 dari kopi biasa. Dan dalam teh terhadap katekin yang memiliki manfaat antioksidan baik untuk tubuh.

Katekin dalam teh membantu mencegah pembentukan plak kolesterol juga membantu merawat dinding pembuluh darah. Sebagaimana sudah disinggung, banyak kasus diabetes jangka panjang memicu terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah. Katekin juga baik untuk menstimulasi vitamin K bekerja lebih baik sehingga penting untuk mencegah abses akibat luka pada penderita diabetes.

Quinoa

Salah satu sumber padi-padian yang biasa digunakan sebagai sumber karbohidrat pada diet-diet modern ini memang ternyata dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat yang ramah untuk diabetes. Meski kaya akan karbohidrat, tetapi sebagian besarnya merupakan serat yang membantu Anda tetap merasa kenyang tanpa terlalu banyak zat pati yang mudah diubah oleh tubuh menjadi glukosa

Jenis padi-padian yang berasal dari kawasan sekitar Amerika Selatan ini sebenarnya sudah dikenal lama sebagai sumber makanan sehat bahkan sejak zaman Inka. Kandungan protein di dalamnya ternyata sangat lengkap, bahkan diklaim sebagai salah satu padi-padian dengan komposisi protein terlengkap.

Dengan kadar serat tinggi, quinoa juga mengandung sederet jenis mineral mulai dari kalsium, fosfor, folat, magnesium, mangan, zat besi, dan sejumlah jenis vitamin seperti folat atau vitamin B9 dan riboflavin atau vitamin B6.

Dan sumber healthline.com mengungkap mengenai salah satu publikasi riset mengenai quinoa yang terbukti memberi manfaat membantu tubuh Anda mengontrol kadar glukosa dalam darah. Semua manfaat ini cocok menjadikannya salah satu makanan untuk penderita diabetes.

Buah Noni

Buah Noni (Mengkudu) oleh sejumlah pakar dianggap masih berkerabat dengan jenis buah beri karena kesamaan genus dan aspek biologis lain. Dan karenanya sejumlah komposisi didalamnya juga mirip dengan kebanyakan beri, sehingga juga ditengarai bermanfaat untuk diabetes.

Dalam ulasan LIVESTRONG.com, diungkap bahwa buah Noni memiliki kemampuan untuk membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah. Sebuah studi yang kemudian dipublikasikan dalam Nigerian Quarterly Journal of Hospital Medicine pada tahun 2008, mengatakan bahwa dalam Noni terkandung sejumlah fitonutrien yang akan bekerja sebagai stimulan dalam mendorong efektivitas insulin dalam bekerja mendorong sel-sel tubuh lebih aktif menyerap glukosa dalam darah.

Riset lain yang dipublikasikan dalam ResearchGate.net, pada tahun 1999 dalam jurnal bertajuk “Glucose-Lowering and Insulin-Sensitizing Actions of Exendin-4”, ditemukan bagaimana kinerja Noni akan sangat membantu mengendalikan diabetes juga membantu mencegah efek komplikasi akibat diabetes.

Sedangkan dalam riset lain yang dipublikasikan dalam Evidence Based Complementary and Alternative Medicine tahun 2010 diungkap bahwa kandungan terpenoid dan terpenes dalam Noni ditengarai merupakan salah satu sumber daya utama manfaat Noni bagi diabetes.

Dalam riset lain juga ditemukan bahwa mengonsumsi Noni akan membantu mempercepat proses penyembuhan inflamasi, bahkan dalam publikasi Journal of Wound Care tahun 2007, diungkap bahwa terapi dengan Noni akan membantu pasien diabetes mempercepat penyembuhan lukanya hingga 70 persen.

Ubi Ungu

Pada dasarnya mengonsumsi ubi sebagai ganti nasi akan jauh lebih sehat karena kandungan karbohidratnya yang lebih kaya serat dan kandungan nutrisinya lebih lengkap dari nasi. Tapi khusus untuk ubi ungu, perannya lebih dari sumber karbohidrat biasa dan bekerja lebih dari sekedar pengganti nasi.

Ubi ungu mengandung flavonoid dan antosianin, sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Zhejiang University pada tahun 2011 dalam jurnal bertajuk “Effect of purple sweet potato flavonoids on metabolism of glucose and lipids in diabetic rats.”

Antosianin akan bekerja membantu meningkatkan kinerja liver untuk membantu menarik lebih banyak kelebihan glukosa untuk dibuang dalam mekanisme urin. Juga bekerja membantu mengatasi kerusakan pankreas dalam memproduksi insulin. Bahkan juga menstimulasi sel menarik glukosa lebih banyak untuk pembentukan energi. Antosianin bahkan baik untuk kesehatan saraf serta pembuluh darah.

Dan itulah 27 jenis makanan untuk penderita diabetes yang bisa Anda masukan dalam daftar diet diabetes yang sedang dijalankan. Variasikan 27 jenis bahan makanan ini dalam menu makanan sehari-hari Anda untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus membantu menjaga kestabilan gula darah.

Diabetes adalah penyakit yang sangat bisa dikendalikan dengan mengupayakan gaya hidup sehat. Jadi dukunglah upaya hidup sehat Anda dengan mengonsumsi berbagai bahan makanan yang bermanfaat untuk diabetes. Simak juga artikel “Noni Juice—Obat Diabetes Alami Kalahkan Diabetes Mulai 1 Bulan Pertama!” untuk dapatkan informasi berguna lainnya.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register