Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Makanan Untuk Penderita Diabetes Makanan Untuk Penderita Diabetes

27 Makanan Untuk Penderita Diabetes—Bagian 1

Menjadi salah seorang pengidap diabeteskadang membuat Anda tidak punya banyak pilhan selain mengatur pola makan. Bergantung sepenuhnya pada konsumsi obat-obatan untuk mengendalikan kadar glukosa darah sama sekali bukan langkah bijak, karena pengaruhnya bisa semakin berkurang seiring tubuh mengembangkan resistensi terhadap obat. Kadang beberapa obat juga menyisakan efek samping setelah dikonsumsi jangka panjang.

Untuk mengatur pola makan, Anda bukan hanya harus menghindari makanan-makanan yang bisa memicu naiknya kadar glukosa dalam darah, tetapi juga perlu mengenali makanan-makanan apa saja yang aman untuk dikonsumsi oleh pengidap diabetes.

Selain itu, Anda juga perlu mengenali asupan apa yang lebih dari sekadar aman, tetapi juga bermanfaat untuk diabetes. Makanan seperti ini bisa dikatakan ramah bagi tubuh penderita diabetes, karena mengambil peran untuk membantu mengendalikan kadar glikemik darah. Sebagaimana dijelaskan dalam DIABETIC LIVING, jenis minuman dan untuk penderita diabetes antara lain sebagai berikut:

Apel

Salah satu ungkapan lama mengenai manfaat apel mengatakan bilang; “satu buah apel sehari akan menjauhkan Anda dari dokter.” Ternyata memang terbukti buah apel sangat baik untuk tubuh Anda.

Dalam studi tahun 2012 di Ohio Statee University yang dipublikasi dalam Journal of Functional Foods dikatakan bahwa satu buah apel yang dikonsumsi setiap hari selama 4 minggu akan membantu menurunkan kadar kolesteroljahat (LDL) hingga 40 persen.

Apel bukan hanya baik untuk menurunkan kadar kolesterol, tetapi juga membantu mengendalikan kadar glukosa dalam darah. Riset dari The Harvard School of Public Health membuktikan bahwa mengonsumsi 5 apel dalam 1 minggu membantu menurunkan risiko kenaikan glukosa darah hingga 23 persen.

Diet dengan apel juga dikatakan baik mengingat buah ini mengenyangkan berkat kandungan seratnya yang tinggi. Serat inilah yang membentuk kandungan karbohidratnya sebanyak 15 - 30 gram per buah, namun dikatakan tetap ramah untuk berat badan.

Bluberi

Merupakan salah satu jenis buah beri, bluberi dikenal sebagai salah satu sumber antioksidan dan vitamin yang sangat kuat. Dan sejumlah kandungan nutrisinya terbukti ilmiah sangat baik untuk membantu meredakan hiperglikemik.

Dalam bluberi tersimpan kandungan antioksidan dalam jumlah besar seperti flavonoid dan antosianin. Antosianin bekerja sangat efektif dalam membantu memperbaiki efek resisten sel terhadap sinyal insulin. Antosianin juga terbukti membantu proses perbaikan sel-sel dalam pankreas yang akan membantu memulihkan produksi insulin.

Mereka yang mengonsumsi makanan kaya antosianin seperti buah blueberi ini terbukti akan menurunkan risiko mereka mengalami diabetes tipe 2 hingga 23 persen. Dan bukan hanya antosianin, dalam buah ini juga terkandung vitamin C, B, E, K, dan sejumlah mineral penting. Bahkan bluberi juga memiliki kemampuan anti inflamasidan anti kanker yang kuat.

Kranberi

Soal makanan untuk penderita diabetes, buah kranberi tidak boleh lupa untuk dimasukkan dalam daftar. Meski warna dominan yang muncul dari buah ini adalah merah tua, tapi kandungan antosianin di dalam buah ini tidak kalah tinggi. Jadi jelas memiliki manfaat terhadap kesehatan pengidap diabetes dalam jangka panjang.

Tetapi yang menarik, buah dengan rasa masam dan sedikit manis ini dikenal pula baik untuk membantu tubuh menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kranberi mengandung sejumlah jenis vitamin dan mineral penting, serta kadar kalori yang hanya sekitar 51 kal dan kadar karbohidrat sekitar 13 gram. Jadi mengonsumsi buah ini sebagai camilan di waktu senggang jelas jauh lebih aman dari sepotong cake.

Raspberi

Satu lagi kelompok buah beri yang adalah makanan untuk penderita diabetes. Kandungan vitamin C dan A di dalamnya, serta beberapa jenis anti oksidan yang menjadi unggulannya layak menjadikannya salah satu pilihan dalam menu diet diabetes Anda.

Kandungan karbohidrat di dalamnya berkisar 7 gram dan sepenuhnya adalah serat dengan kadar inulin yang tinggi. Inulin diketahui menghambat tubuh menyerap glukosa di dalam usus. Sehingga buah dengan rasa asam dan manis ini dapat bermanfaat untuk membantu menstabilkan kadar glukosa dalam darah. Jangan lupa buah berwarna merah segar ini juga mengandung antosianin, salah satu jenis antioksidan yang penting untuk pengidap diabetes.

Brokoli

Yang satu ini adalah salah satu jenis sayuran yang dianggap paling sehat di antara jenis sayuran lain, dan tentu saja sangat baik dikonsumsi penderita diabetes. Karbohidratnya memang relatif tinggi, tetapi lebih dari 80 persennya adalah serat tak larut yang penting untuk pencernaan dan membantu menahan rasa kenyang lebih lama. Kandungan vitamin C, vitamin B kompleks, kalsium, serta sejumlah mineral penting lainnya jelas patut diperhitungkan.

Brokoli juga dikenal sebagai sumber betakaroten dan klorofil yang sangat baik sebagai antioksidan penting untuk tubuh. Bahkan diketahui berdasarkan sumber The American Journal of Clinical Nutrition pada 2011, brokoli merupakan salah satu jenis sayuran yang baik untuk membantu mencegah keluhan sistem peredaran darah sekaligus mencegah serangan jantung. Ini karena dalam brokoli terdapat komponen sulfur, glukosinolat, yang memang baik untuk kinerja jantung.

Bukan hanya jantung, ternyata glukosinolat memiliki manfaat baik untuk diabetes. Kami sempat mengulasnya dalam salah satu artikel Deherba.com, bagaimana brokoli dengan kandungan glukosinolat dan sulforaphane dapat bekerja membantu melindungi pembuluh darah dari efek kerusakan akibat kadar glukosa tinggi. Seratnya yang kaya akan kromium juga dikatakan bermanfaat mengurangi daya serap tubuh terhadap gula.

Bawang Merah

Anda mungkin akan sedikit terganggu oleh aroma tajamnya yang sampai terasa ke tenggorokan. Tapi jangan lupa bawang merahmemiliki sederet khasiat dan salah satunya membantu menjaga stabilitas kadar glukosa. Ini juga berkat warna keunguan dari bawang merahyang datang dari kandungan antosianin cukup tinggi.

Manfaat bawang merah untuk diabetes sempat kami ulas di salah satu artikel. Diungkapkan dalam sebuah riset di India bahwa bawang merah mengandung sejenis enzimtolbutamid yang bekerja mendorong sel tubuh lebih aktif menyerap glukosa dalam darah.

Bawang merah juga terbukti mengandung sejumlah komposisi mineral seperti kalium, sulfur, fosfor, juga kadar asam folat yang membantu Anda mendapatkan asupan nutrisi dalam diet diabetes yang sedang dijalani. Termasuk pula menekan risiko serangan jantung pada pasien diabetes sebagaimana diungkapkan dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2002.

Kacang Kedelai

Kacang kedelai, terlepas dari sejumlah kotroversinya, dikatakan sangat baik masuk dalam daftar menu diet diabetes. Ini karena kacang kedelai mengandung kadar protein yang tinggi, namun dengan kadar lemak dan kolesterol di bawah susu biasa.

Pasien diabetes memang disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi protein untuk membantunya mengendalikan kadar glukosa, sesuai dengan penjelasan pada LIVESTRONG.com. Ternyata kacang kedelai juga termasuk jenis asupan dengan nutrisi vitamin dan mineral yang relatif sangat lengkap.

Menurut sebuah riset di Korea Selatan terbukti membantu meningkatkan kendali tubuh dan fungsi ginjal serta hati dalam membantu menarik kelebihan glukosa dalam darah. Kacang kedelai juga bermanfaat menghambat kerusakan ginjal akibat diabetes. Ini dijelaskan dalam laman LIVESTRONG.com mengenai manfaat kacang kedelai untuk diabetes.

Cabai Merah

Ternyata cabai merah yang selalu melengkapi menu harian kita juga termasuk dalam jenis makanan untuk pengidap diabetes. Cabai sebenarnya memang baik untuk membantu kinerja metabolisme dan mendorong pembakaran, berkat kandungan capsaisin yang menjadi antioksidan pembawa rasa pedas.

Rasa pedas mendorong tubuh membakar energi lebih banyak dan menyebabkan sel-sel tubuh menarik lebih banyak gula dari dalam darah. Cabai juga mengandung vitamin C yang tinggi, lengkap dengan likopen serta beta karoten untuk jenis cabai merah.

Bukan hanya cabai merah saja, jenis paprika juga dikenal memiliki khasiat yang sama dalam membantu menjaga stabilitas kadar gula dalam darah.

Oatmeal

Yang satu ini sebenarnya sebagai solusi aman untuk Anda yang tertarik mengonsumsi karbohidrat bagi penderita diabetes. Anda tetap membutuhkan karbohidrat, tetapi dengan kondisi diabetes, toleransi tubuh terhadap asupan karbohidrat sederhana relatif kecil. Jadi Anda butuh karbohidrat yang kaya serat, sehingga pilihan oatmeal jelas bisa menjadi jawaban.

Berdasarkan data American Heart Association (AHA), oatmeal merupakan salah satu sumber karbohidrat yang memiliki efek mengenyangkan namun sangat kaya serat. Serat di dalamnya lengkap terdiri dari jenis serat larut dan serat tidak larut. Jadi bukan hanya baik untuk menyehatkan pencernaan, tetapi juga membantu menghambat penyerapan glukosa ke dalam darah.

Oatmeal juga bekerja menyerap kolesterol dalam usus sehingga membantu mencegah terjadinya penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah. Sehingga juga baik mencegah komplikasi jantung pada pengidap diabetes.

Masih ada 18 lagi makanan yang dikatakan ramah bahkan bermanfaat untuk pengidap diabetes. Ingatlah bahwa jenis makanan terbaik untuk penyakit ini seringkali adalah makanan yang 100 persen alami, semacam buah-buahan serta sayuran.

Kini Anda sudah mengetahui bahwa makanan seperti apel, bawang merah, buah beri, otameal, brokoli, bahkan cabai merah dapat bermanfaat membantu mengendalikan kadar gula darah. Jangan lewatkan ulasan mengenai makanan-makanan untuk penderita diabetes lainnya di artikel bagian kedua.

FOLLOW US:
instagramsms

Log In or Register