11 Makanan Terbaik untuk Mengatasi Nyeri Sendi

385
Shutterstock

Diedit:

Nyeri sendi, dimanapun lokasinya pada umumnya terjadi akibat dua faktor, yakni efek kelelahan dan efek peradangan. Dan kebanyakan keluhan memang bisa muncul seketika untuk kemudian hilang setelah beberapa saat.

Hanya saja, bila keluhan nyeri sendi terus datang berulang, ada baiknya Anda memeriksakan diri. Besar kemungkinan memang ada peradangan sendi serius yang memerlukan perawatan khusus seperti pada kasus asam urat atau reumatik.

Sebenarnya, kedua keluhan ini hanya sebagian kecil dari banyak macam keluhan nyeri sendi yang bisa membahayakan. Yang bila Anda abaikan bisa memicu peradangan yang lebih berat bahkan mungkin kesulitan untuk bergerak dan berjalan. Diluar faktor rasa nyeri yang bisa berkembang semakin hebat dan menyakitkan.

Tahukah Anda, bahwa mengatur pola makan sangat bermanfaat untuk keluhan nyeri sendi? Sejumlah keluhan nyeri sendi memang berkaitan dengan diet yang Anda jalankan, seperti contohnya nyeri sendi pada kasus asam urat.

Pada asam urat, kenaikan kadar purin dalam tubuh yang berasal dari pola makan yang terlalu tinggi sumber purin akan memicu naiknya kadar asam urat yang menyebabkan terbentuknya kristal pada persendian. Kristal-kristal inilah yang mengiritasi sendi dan memicu inflamasi atau peradangan.

Karenanya, merubah pola makan dengan mengurangi atau menghindari asupan makanan kaya purin dan protein berkadar tinggi bisa membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi keluhan.

Tetapi rupanya bukan hanya kasus asam urat saja yang terbantu dengan Anda memperbaiki pola makan. Menurut sumber arthritis.org, sebagian keluhan nyeri sendi juga bisa Anda kendalikan keluhannya dengan mengonsumsi sejumlah makanan.

Makanan-makanan tersebut secara umum memberi manfaat dalam membantu mengatasi inflamasi dan mengandung komponen anti oksidan tertentu yang bekerja dalam mencegah dan mengatasi kerusakan sel sendi, tulang dan otot.

Sejumlah makanan juga diketahui mengandung kalsium, selenium dan beberapa mineral vitamin lain yang berperan dalam penguatan otot dan tulang, komponen yang bekerja menjaga dan memperbaiki sel-sel persendian.

Dan makanan-makanan terbaik yang justru disarankan untuk dikonsumsi guna mengatasi nyeri sendi antara lain:

Ikan-ikanan

Beragam jenis ikan terutama dari jenis ikan laut dalam termasuk ikan herring, ikan tuna, salmon, kembung, makarel, cakalang, ikan kacang-kacangan, trout dan jenis-jenis semacamnya dikenal kaya akan kandungan asam lemak omega 3 dan selenium yang tinggi.

Anda yang tidak menyukai ikan dari laut juga bisa menemukan beberapa jenis ikan air tawar dengan kandungan hampir serupa seperti ikan lele, ikan patin dan jenis belut-belutan.

Dan ternyata memang diakui bahwa asam lemak omega 3 dan selenium memiliki manfaat sebagai anti inflamasi yang meredakan peradangan pada sendi dan otot. Juga mengandung komponen anti oksidan yang mencegah oksidasi sel, kondisi yang akan semakin memperburuk kerusakan sel pada kasus peradangan sendi.

Bawang Putih

Ada kemampuan anti inflamasi yang sangat kuat pada bawang putih dan ini membantu mengatasi nyeri sendi dengan efektif. Adanya komposisi diallyl disulphine dalam bawang putih memberi manfaat terhadap penurunan enzim yang merusak tulang rawan dan persendian.

Dijelaskan pula dalam livestrong.com, bahwa bawang putih mengandung biosulfur yang memiliki peran dalam produksi kolagen. Kolagen sendiri adalah komponen penting dalam proses regenerasi tulang rawan dan persendian. Bawang putih juga mengandung komponen anti oksidan yang membantu mengatasi oksidasi sel dan kerusakan fungsi imun yang memicu reumatik.

Baca juga:  Fibromyalgia, Bukan Nyeri Otot dan Nyeri Sendi Biasa

Asup bawang putih yang sudah dipanggang ringan. Proses pemanggangan menurunkan efek iritasi pada pencernaan dan meningkatkan daya serap tubuh akan komponen mikro dalam bawang putih.

Cherry

Banyak informasi memang sudah disebarluasan perihal manfaat cherry untuk mengatasi nyeri sendi. Dalam laman arthritis.org, dijelaskan bahwa komponen antosianin dalam cherry memberi manfaat untuk anti inflamasi dan sebagai komponen penting yang mereduksi kadar toksin, residu dalam darah, termasuk di antaranya aspek radikal bebas dan purin.

Dan karenanya, semua jenis buah dengan kadar antosianin tinggi juga baik untuk kasus nyeri sendi. Anda bisa manfaatkan komponen antosianin dalam berry-berryan berwarna merah dan gelap seperti strawberry, blueberry, raspberry dan lainnya. Juga pada buah naga dan buah kerson yang juga ditemukan mengandung banyak antosianin.

Edamame

Edamame adalah salah satu sumber makanan yang disarankan untuk pengidap nyeri sendi. Sebenarnya, bukan hanya edamame, tetapi juga semua jenis kedelai, termasuk di antaranya adalah produk tempe yang merupakan turunan proses fermentasi dari kedelai.

Menurut newhealthguide.org, dalam edamame dan kedelai ditemukan komponen anti inflamasi yang berperan menurunkan intensitas peradangan pada sendi. Komponen vitamin D dan kalsium di dalamnya juga  membantu proses pembentukan kembali sel-sel sendi dan tulang rawan yang rusak.

Teh Hijau

Dalam setiap penilaian mengenai minuman tersehat di dunia, teh hijau tak akan luput dari daftar. Ini karena memang teh hijau adalah minuman sehat dengan komponen anti oksidan yang sangat tinggi. Termasuk di antaranya memberi manfaat untuk mengatasi nyeri sendi.

Efek astringent di dalamnya membantu menurunkan intensitas rasa nyeri. Ada pengaruh teh hijau dalam membantu mereduksi rasa nyeri yang terstimulasi dalam otak dan memberi efek relaksasi.

Dalam teh hijau terkandung pula polifenol yang bekerja sebagai anti inflamasi dan menstimulasi proses regenerasi sel termasuk pada persendian. Kandungan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) juga membantu mereduksi produksi enzim dan molekul yang merusak persendian pada kasus reumatik.

Lemak Sehat

Sebuah catatan penting yang perlu Anda garis bawahi, bahwa lemak tak selamanya berbahaya. Justru asam lemak omega 3 memiliki pengaruh baik dalam menekan inflamasi. Dan perbandingan tepat antara asam lemak omega 6  dan asam lemak omega 3 akan memberi manfaat meningkatkan proses regenerasi sel.

Dan karenanya justru Anda disarankan mengonsumsi asupan asam lemak sehat dengan tepat. Sejumlah jenis lemak dari kacang almond, walnut, buah zaitun dan alpukat adalah contoh-contoh terbaik sumber makanan berlemak yang justru disarankan untuk penderita nyeri sendi.

Susu

Selama ini Anda berpikir cara diet yang sehat adalah dengan menghindari susu. Ini karena susu dikenal sebagai sumber lemak jenuh yang berbahaya termasuk pula meningkatkan resiko reumatik dan keluhan nyeri sendi lainnya.

Lemak jenuh memang memberi efek negatif pada tubuh, tetapi tidak lantas Anda memilih menghindari produk susu. Karena komponen kalsium dan vitamin D dalam susu sangat penting untuk kesehatan tulang dan sendi.

Bahkan terbukti mereka yang mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D dapat menurunkan resiko masalah nyeri sendi dan mencegah keluhan nyeri sendi datang berulang.

Baca juga:  Pengobatan Rumahan Untuk Atasi Nyeri Sendi Tangan

Dijelaskan dalam arthritis.org, bahwa mitos untuk menghindari susu dan produk turunannya ketika mengalami kasus arthritis tak terbukti bermanfaat mengatasi keluhan. Bilapun Anda khawatir akan efek negatif lemak dalam susu, Anda bisa pilih susu atau produk turunan susu yang rendah lemak.

Gandum Utuh

Beberapa orang memang cenderung sensitif dengan produk gandum utuh, tetapi gandum utuh aman bahkan bermanfaat untuk mereka yang mengidap nyeri sendi. Dalam gandum utuh ditemukan komponen antioksidan yang bekerja menurunkan kadar C-reactive protein (CRP).

Senyawa ini tak seharusnya berada pada level tinggi dalam darah karena dalam level di atas moderat merupakan agen pemicu inflamasi. Dan menurut arthritis.org, justru ini berlawanan dengan produk karbohidrat sederhana macam roti tawar yang terbukti memiliki komponen lektin yang memicu inflamasi pada kadar yang tinggi.

Kacang-kacangan

Kacang dari legum macam kacang merah, kacang tolo atau chickpea dan lain sebagainya memiliki kandungan protein yang tinggi. Tetapi tidak mengandung komponen protein yang memicu produksi purin.

Selain itu kadar serat dalam kacang-kacangan ini cukup tinggi, yang akan bermanfaat menurunkan kadar LDL kolesterol. Terbukti bahwa kadar kolesterol yang terkendali bermanfaat untuk mengatasi nyeri sendi sebagaimana dijelaskan dalam Annals of the Reummatic Diseases.

Sedang kacang-kacangan ini juga kaya akan vitamin B yang membantu meningkatkan kekuatan otot, mengandung zink yang meningkatkan imunitas dan melawan kerusakan sel serta mengandung zat besi yang meningkatkan suplai oksigen pada area inflamasi. Ini membantu percepatan penyembuhan sel sendi yang rusak.

Jeruk

Semua jenis produk jeruk-jerukan termasuk lemon, jeruk nipis, jeruk peras, jeruk mandarin dan lain sebagainya memiliki manfaat baik untuk menurunkan intensitas masalah pada nyeri sendi.

Rahasianya terletak pada kadar vitamin C dalam jeruk yang tinggi dan membantu meningkatkan fungsi imunitas. Juga membantu meningkatkan produksi kolagen yang penting dalam proses regenerasi sel pada tulang rawan dan sendi.

Tentu saja bukan hanya jeruk, semua jenis buah dengan kandungan vitamin C tinggi disarankan untuk Anda konsumsi. Tak terkecuali semua jenis berry-berryan, pepaya, anggur dan banyak lagi.

Brokoli

Dari semua jenis sayuran hijau, brokoli termasuk yang paling aman dan sehat untuk dikonsumsi. Beberapa jenis sayuran hijau tua dan sayuran berwarna gelap memang kadang memberi efek buruk pada pasien nyeri sendi. Ini karena sayuran jenis ini mengandung solanin yang memperburuk kondisi pasien.

Tetapi, sebenarnya kondisi ini bersifat relatif dan tidak semua pasien dan semua kasus mengalami efek yang sama terhadap sayuran berwarna gelap. Tetapi, setidaknya brokoli tidak mengandung solanin.

Dan yang pasti brokoli (termasuk pula kembang kol) memiliki manfaat sulforaphane yang baik untuk menurunkan kadar C-reactive protein (CRP) yang memicu inflamasi. Kandungan vitamin dan mineral dalam brokoli sangat tinggi untuk membantu memperbaiki struktur sendi dan tulang.

Atur ulang diet Anda dengan mengonsumsi makanan yang terbukti memiliki manfaat untuk mengatasi nyeri sendi. Ini bisa membantu Anda meredakan keluhan, mengatasi masalah dalam jangka panjang sekaligus membantu mencegah keluhan nyeri sendi datang berulang.

Advertisement
Alinesia