11 Alasan Buah Berry Adalah Pilihan Buah Terbaik


By Cindy Wijaya

Anda mungkin tidak sekali dua kali menemukan informasi bahwa buah dalam kategori berry bisa dikategorikan sebagai makanan superfood. Berry kerap disarankan masuk dalam daftar menu diet untuk segala kebutuhan, mulai dari diet untuk menguruskan badan, sampai diet kebutuhan khusus untuk penangangan beragam penyakit. Apa sebenarnya manfaat berry dan apa kelebihannya sehingga buah ini demikian diunggulkan.

Berry sendiri memang bukan buah yang asing di dunia kesehatan dan kuliner. Buah yang lazimnya memiliki rasa cenderung asam dan manis ini memiliki banyak ragam. Mulai dari jenis yang paling akrab dengan kita seperti strawberry, blueberry, raspberry, gojiberry, kersen, cranberry, murbei, sampai jenis yang kadang tidak dianggap sebagai bagian dari berry, buah Noni.

Buah berry dalam beragam jenisnya juga lazim disajikan dalam bentuk utuh, disajikan bersama dengan salad sampai diolah menjadi jus, selai, dan berbagai hidangan lain. Terlepas dari penyajiannya, dalam laman Authoritynutrition diungkap 11 alasan kenapa buah berry menjadi pilihan makanan superfood. Dan di sini kami akan mencoba membaginya untuk Anda.

1. Sebagai salah satu sumber antioksidan terbaik

Ada kandungan antioksidan yang berlimpah dengan jenis yang beragam dalam segala jenis berry. Antioksidan sendiri kita ketahui sebagai salah satu senjata terbaik dalam melawan serangan radikal bebas dan membantu kinerja tubuh dalam menetralisir dan mengatasi sejumlah toksin dan unsur oksidan yang masuk dalam tubuh.

Sebenarnya menurut sumber jurnal 2014 dalam BioMed Research International tubuh membutuhkan radikal bebas dalam skala kecil untuk membantu melawan serangan bakteri dan virus. Kehadirannya sendiri acapkali tak bisa dihindari begitu saja, karena sebagian besar berasal dari apa yang selama ini ada di lingkungan Anda dan dari proses metabolisme tubuh.

Hanya saja ketika jumlah berlebihan, radikal bebas bisa mengoksidasi sel dan merusak sel-sel tubuh termasuk merusak fungsi regenerasi sel. Di sinilah peran antioksidan yang bekerja menekan kadar radikal bebas dalam tubuh sekaligus mencegah proses oksidasi terhadap sel.

Menurut International Journal Molecular Science tahun 2015 pada Bioactive Compounds and Antioxidant Activity in Different Types of Berries dijelaskan dalam berbagai jenis berry terkandung sejumlah jenis antioksidan penting seperti antosianin, tanin, quercetin, flavonoid, polifenol dan masih banyak lagi. Mengonsumsi setidaknya 500 gram berry setiap hari dalam 1 bulan akan bermanfaat menurunkan kadar radikal bebas hingga 38%.

Manfaat buah berry sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas dimungkinkan karena buah ini mengandung antioksidan seperti antosianin, tanin, quertecin, flavonoid, dan polifenol.

2. Sebagai pencegahan dan penanganan kanker

Sebagaimana sudah dijelaskan di atas bahwa dalam buah berry terdapat kekayaan antioksidan yang cukup tinggi, maka tidak mengherankan kalau buah-buahan berry juga mengandung manfaat pencegahan dan penanganan kanker. Hal ini juga diungkap dalam banyak riset termasuk yang dijelaskan pada European Journal of Cancer tahun 2005 dan pada ulasan dalam Food Research International tahun 2011.

Antioksidan sangat membantu mengatasi oksidasi sel terutama pada area hati, ginjal pencernaan, payudara, pernafasan dan sistem reproduksi. Sehingga juga menurut Authoritynutrition dipastikan adanya manfaat berry untuk mencegah kanker kolon, payudara, rahim, eksofagus, hati, mulut, dan lain sebagainya.

Manfaat buah berry untuk mencegah dan membantu pengobatan kanker bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan tumor pada tubuh penderitanya.

3. Sebagai anti inflamasi

Dikatakan pula bahwa dalam beragam jenis buah-buahan berry ditemukan sifat anti inflamasi yang relatif aktif. Inflamasi sendiri adalah sebuah mekanisme alami tubuh dalam melawan terjadinya kerusakan sel akibat serangan bakteri atau virus. Walau kadang inflamasi juga terjadi akibat efek kecelakaan.

Hanya saja, berkaitan dengan radikal bebas, pola hidup tidak sehat dan faktor lingkungan, inflamasi bisa menjadi memburuk dan karenanya bisa mengacu pada kondisi-kondisi yang lebih serius. Di sinilah sejumlah senyawa fitokimia dalam buah berry berperan mengatasi inflamasi yang berlebihan.

Diketahui bahwa sejumlah kandungan fitokimia dalam buah-buahan berry memiliki khasiat menurunkan tingkat inflamasi, meredakan nyeri pada area inflamasi sekaligus bekerja memperbaiki kerusakan sel dengan efektif. Ini dijelaskan dalam Journal Agricultural and Food Chemistry pada tahun 2014 dengan tajuk “Berries: anti-inflammatory effects in humans”.

Manfaat berry untuk mengurangi inflamasi dapat membantu menekan risiko terkena penyakit jantung serta berbagai masalah kesehatan lainnya.

4. Sebagai sumber serat yang sehat

Buah-buahan berry merupakan salah satu sumber serat yang berlimpah. Di dalamnya terdapat kandungan serat yang tinggi dengan mayoritas diantaranya adalah serat larut. Meski demikian kadar karbohidrat dalam buah-buahan berry tergolong rendah, jadi buah berry tetap aman untuk dikonsumsi mereka yang harus menjalankan diet karbohidrat.

Terbukti bahwa mengonsumsi serat larut akan membantu menurunkan intensitas gerakan makanan dalam usus. Ini membantu Anda menahan rasa kenyang lebih lama, membantu perut terasa lebih penuh dan tentu saja membantu melancarkan BAB.

Serat juga berperan dalam membantu mengendalikan makan Anda dan membantu menekan kadar kalori yang Anda asup. Demikian menurut Nutrition Reviews tahun 2001 mengenai “Dietary fiber and weight regulation”.

Sedangkan menurut The Journal of Nutrition tahun 1997, “Dietary fiber decreases the metabolizable energy content and nutrient digestibility of mixed diets fed to humans”, juga dikatakan serat juga membantu menyerap kelebihan kalori yang Anda asup sebelum berubah menjadi cadangan energi yang menyebabkan kegemukan.

Manfaat buah berry untuk menekan nafsu makan, meningkatkan rasa kenyang, dan mengurangi jumlah kalori yang diserap tubuh dimungkinkan karena limpahnya kandungan serat yang dimilikinya.

5. Sebagai pengendali kadar gula darah

Sejumlah riset membuktikan bagaimana kinerja dari kandungan buah-buahan berry dalam membantu mengendalikan kadar gula dalam darah dan membantu mengatasi efek resistensi terhadap insulin. Ini diungkap dalam sejumlah jurnal, termasuk The British Journal of Nutrition tahun 2010 bertajuk “Berries modify the postprandial plasma glucose response to sucrose in healthy subjects”.

Studi-studi lain juga menunjukan pemberian berry dan manfaat berry ini juga terbukti bekerja pada mereka yang sehat juga pada mereka yang mengalami keluhan diabetes tipe 1 dan 2. Sehingga berry juga banyak disarankan masuk dalam daftar menu untuk diet diabetes untuk kedua tipe.

Manfaat berry untuk membantu mengendalikan kadar gula darah dapat menurunkan kadar gula darah serta memperbaiki respon insulin jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan tinggi karbohidrat atau jika dimasukkan dalam smoothie.

6. Mengandung nutrisi yang lengkap

Yang menarik dari buah-buahan berry adalah kandungan nutrisinya yang lebih dari sekedar fitokimia dan antioksidan. Berry juga memiliki kekayaan kandungan vitaminnya yang relatif lengkap dan tinggi. Ditambah dengan sejumlah kandungan mineral yang juga tak kalah kaya.

Salah satu kandungan tertinggi dalam berry adalah vitamin C. Dikatakan dalam Authoritynutrition, kandungan vitamin C dalam 1 mangkuk strawberry bisa mencapai angka kisaran 150% kebutuhan vitamin C tubuh. Selain itu kandungan vitamin E dan sejumlah jenis vitamin B serta vitamin K juga lazim Anda temukan dalam beragam jenis berry.

Tidak hanya itu, masih bersumber dari Authoritynutrition, dikatakan dalam berry ditemukan kandungan sejumlah jenis mineral seperti mangaan, zat besi, tembaga, fosfor dan masih banyak lagi.

Manfaat berry yang berlimpah bagi kesehatan dimungkinkan karena ada banyak kandungan vitamin dan mineral bermanfaat, khususnya vitamin C dan mineral mangan, namun buah ini tetap rendah kalori.

7. Memiliki kadar kalori yang rendah

Kabar baik bagi pelaku diet, berry apapun jenisnya cenderung bersahabat untuk segala jenis diet. Itu karena kadar kalori dalam buah berry apapun jenisnya cenderung rendah jadi tidak mengganggu program diet Anda. Bahkan buah jenis berry dipersilahkan masuk dalam daftar menu diet ketogenik yang biasanya menghindari asupan buah.

Kadar kalori pada berry hanya berkisar pada angka 60 sampai 84 kkal untuk satu cupnya saja. Itupun kebanyakan kalorinya berasal dari serat larut yang juga sangat bersahabat untuk diet. Mengingat fungsi serat larut dalam membantu mendorong pembuangan kelebihan lemak dalam sistem pencernaan.

Buah-buahan berry juga cenderung mudah Anda sajikan dalam beragam gaya kuliner, termasuk bilapun Anda ingin menyajikannya dalam bentuk mentah. Anda bisa campur dengan semangkuk sereal atau Anda sajikan sebagai selai bersama roti gandum.

Berry juga bisa Anda simpan dalam kondisi beku untuk simpanan di saat sedang tidak musim. Kadar asam dalam berry juga terbukti membantu menetralkan efek makanan tinggi kalori dan lemak dari makanan lain seperti ayam dan daging merah.

Manfaat buah berry untuk membantu program diet Anda berkat kandungan kalori yang dimilikinya relatif rendah sehingga cocok dimasukkan ke dalam masakan, dijadikan camilan, atau dikonsumsi sebagai hidangan penutup.

8. Menurunkan kadar kolesterol darah

Dalam berry kebanyakan dijumpai sejumlah kandungan senyawa asam yang bekerja menetralkan kandungan lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh. Hal ini beberapa kali diungkap dalam sejumlah riset.

Anda bisa menemukannya dalam salah satu jurnal Phitotherapy Research 2014 dengan tajuk Effects of black raspberry on lipid profiles and vascular endothelial function in patients with metabolic syndrome mengenai manfaat raspberry dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal senada juga bisa Anda lihat dalam Nutrition Research 2010 bertajuk “Strawberries decrease atherosclerotic markers in subjects with metabolic syndrome” mengenai kemampuan 1 mangkuk strawberry dalam 8 pekan bisa menurunkan 11% kadar LDL.

Manfaat berry untuk menurunkan kolesterol bekerja dengan cara menurunkan kadar kolesterol “jahat” LDL serta membantu melindungi kolesterol LDL tersebut agar tidak teroksidasi.

9. Membantu menjaga kesehatan kulit

Sejumlah riset memang membuktikan adanya manfaat berry untuk kesehatan kulit. Kandungan vitamin C dan E dalam berry berperan besar dalam membantu menstimulasi regenerasi sel kulit. Termasuk mencegah masalah penuaan dini, kerutan dan membantu mengatasi efek kulit kusam karena efek paparan sinar matahari dan zat kimia.

Kandungan antioksidan dalam buah-buahan berry juga berperan membantu mengatasi radikal bebas. Radikal bebas yang terpapar pada kulit akan memicu terjadinya produksi minyak berlebihan, penurunan sistem imun kulit yang memicu terjadinya jerawat dan sejumlah infeksi jamur. Juga menyebabkan kulit menjadi kusam dan bernoda.

Pengaruh buruk radikal bebas pada kulit dapat Anda temukan lebih jelas dalam Ageing Research Reviews 2015 dengan judul “Oxidation events and skin aging”.

Manfaat buah berry untuk kesehatan kulit dimungkinkan karena mengandung antioksidan asam ellagic yang dapat membantu mengurangi kerutan dan tanda-tanda penuaan kulit yang berkaitan dengan paparan sinar matahari.

10. Membantu menjaga sirkulasi darah

Sirkulasi darah sangat bergantung pada kualitas pembuluh darah. Semakin sehat pembuluh darah semakin baik pula sirkulasi darah seseorang. Berterimakasih pada kemampuan senyawa-senyawa dalam beragam jenis buah berry yang terbukti membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat, membantu mencegah pembentukan plak kolesterol pada pembuluh darah sehingga membantu menjaga kesehatan sirkulasi darah.

Selain aspek pembuluh darah, kesehatan jantung juga berperan dalam membantu fungsi sirkulasi darah. Dan menurut jurnal “New Markers of Inflammation and Endothelial Cell Activation” tahun 2013, dijelaskan bahwa berry memiliki peran membantu mencegah dan mengatasi inflamasi pada endhothial sistem yang berperan dengan kesehatan jantung.

Manfaat berry untuk menjaga sirkulasi darah berkaitan dengan kemampuannya untuk meningkatkan serta mengembalikan fungsi normal dari pembuluh darah arteri.

11. Baik untuk mengatasi asam urat

Dalam laman Naturalarthritistreatments.net, dijelaskan bagaimana buah-buahan jenis berry memang memiliki manfaat besar dalam mengatasi keluhan asam urat, nyeri sendi dan reumatik.

Kandungan sejumlah senyawa fitokimia dalam berry bekerja menurunkan kelebihan purin dalam darah yang bisa diidentifikasi tubuh sebagai toksin. Turunnya kadar purin akan membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Asam urat inilah yang bisa membentuk kristal dan menyebabkan efek iritasi dan inflamasi pada persendian dan otot.

Kabar baiknya lagi, berry juga memiliki sifat anti inflamasi yang baik untuk mengatasi peradangan sendi akibat asam urat. Kadar asam di dalamnya juga baik untuk mendorong tubuh membentuk keseimbangan ph baru dalam darah yang pada akhirnya akan menurunkan kadar asam urat pada tubuh.

Manfaat buah berry untuk mengatasi asam urat diyakini berkat kandungan antosianin yang dimilikinya mampu menstabilkan molekul-molekul radikal bebas penyebab peradangan dan kerusakan pada sel-sel serta jaringan tubuh.

Anda bisa melihat betapa banyaknya manfaat berry bagi kesehatan. Jadi tidak salah memang bila ragam jenis buah berry kemudian banyak dimasukan dalam daftar superfood. Jadi, mulai sekarang jangan ragu lagi untuk memasukan berry dalam daftar menu harian Anda.

Kebanyakan jenis buah berry memiliki rasa yang lezat, lengkap dengan gizi limpahnya yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Dengan memasukkan buah berry ke dalam menu makanan Anda sehari-hari, Anda bisa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan cara yang sangat enak.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}