Yuk, Mari Kenali Gejala Vertigo!

489

Diedit:

Banyak orang yang menganggap bahwa vertigo sama dengan gejala pusing biasa. Padahal pusing vertigo berbeda dan lebih parah daripada pusing biasa. Apa saja gejala-gejala vertigo yang perlu diwaspadai?

Perlu diingat bahwa vertigo adalah istilah yang merujuk pada gejala-gejala, bukan istilah untuk nama penyakit. Ini adalah sensasi seperti diri Anda, atau lingkungan sekitar, bergerak dan berputar.

Tingkat keparahan sensasi ini mungkin ringan dan hampir tidak terasa, atau bisa juga begitu parah sehingga membuat Anda sulit menjaga keseimbangan dan tidak sanggup melakukan kegiatan sehari-hari.

Serangan vertigo bisa terjadi tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa detik, atau dapat juga berlangsung lebih lama lagi. Jika Anda mengalami vertigo berat, gejalanya bisa terus-menerus ada dan bertahan sampai berhari-hari, membuat Anda tidak bisa menikmati kehidupan normal.

Gejala-gejala vertigo lainnya yang terjadi bersamaan dengan sensasi berputar diantaranya mencakup:

  • Kehilangan keseimbangan—yang bisa membuat Anda sulit berdiri atau berjalan
  • Merasa sakit atau menjadi sakit
  • Kepala pusing

Kapan pertolongan medis diperlukan?

Anda harus memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala vertigo yang tak kunjung hilang atau terus-menerus kambuh. Dokter mungkin akan menanyakan gejala-gejala yang dialami dan melakukan pemeriksaan sederhana untuk menentukan jenis vertigo yang Anda alami.

Apa yang Jadi Penyebab Vertigo?

Vertigo umumnya disebabkan oleh gangguan pada sistem keseimbangan di bagian telinga dalam. Dan pada beberapa kasus, vertigo juga bisa dikarenakan gangguan pada bagian tertentu di otak.

Berbagai penyebab vertigo diantaranya yaitu:

  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)—di saat gerakan kepala tertentu memicu gejala vertigo.
  • Migrain—sakit kepala yang parah.
  • Labyrinthitis—infeksi pada telinga bagian dalam.
  • Vestibular neuronitis—peradangan saraf vestibular, yang berada di telinga bagian dalam, dan mengirim pesan ke otak untuk membantu mengendalikan keseimbangan.
Baca juga:  Mengenal Lebih Baik Penyebab Vertigo

Bergantung pada kondisi yang menjadi penyebab vertigo, Anda mungkin akan mengalami gejala-gejala tambahan, misalnya demam tinggi, telinga berdengung, dan gangguan pendengaran.

Bagaimana Cara Mengatasi Gejala Vertigo?

Ada penderita vertigo yang dapat pulih sendiri tanpa harus minum obat, seperti pada kasus vertigo yang disebabkan oleh infeksi telinga (misalnya vestibular neuronitis). Namun, ada juga yang mengalami gejala vertigo berulang selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, misalnya pada kasus penyakit Meniere.

Terdapat jenis-jenis pengobatan spesifik untuk mengatasi masing-masing penyebab vertigo. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter guna menentukan perawatan terbaik bagi gejala yang dialami. Berikut dijabarkan saran-saran yang mungkin diberikan oleh dokter Anda berdasarkan penyebabnya:

  • Vestibular Neuronitis

    Karena disebabkan oleh infeksi virus, maka gejala vertigo biasanya akan membaik dalam beberapa minggu tanpa perlu pengobatan. Dokter biasanya menyarankan untuk terus berbaring di kasur apabila gejalanya cukup parah. Ia juga mungkin akan meminta Anda menghindari berbagai pemicu vertigo, misalnya minum alkohol dan kelelahan.

  • Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

    Sampai gejalanya menghilang, Anda disarankan untuk bangun tidur secara perlahan serta tidak mendongakkan kepala ke atas.

  • Penyakit Meniere

    Di samping meminum obat yang mungkin diresepkan dokter, Anda juga disarankan untuk menjalankan diet rendah garam.

  • Migrain

    Jika mengalami migrain, Anda boleh jadi hanya butuh istirahat di rumah dan melakukan perawatan sendiri. Ada beberapa jenis obat yang sering diresepkan dokter guna mengobati migrain. Tanyakanlah pada dokter mana yang cocok bagi Anda.

Dengan mengetahui informasi ini, Anda diharapkan sanggup membedakan yang mana gejala sakit kepala biasa dan yang mana gejala vertigo. Perlu diketahui bahwa penanganan sakit kepala biasa berbeda dengan sakit kepala vertigo. Untuk mendapatkan penanganan yang tepat, dianjurkan untuk mengunjungi dokter supaya ia bisa meresepkan obat yang paling cocok bagi Anda.

Baca juga:  Kenali 4 Teknik Fisioterapi Sederhana untuk Mengatasi Vertigo
Advertisement
Alinesia