7 Tanda-Tanda Kanker Serviks Stadium Awal

793
Shutterstock

Kanker serviks merupakan kanker pembunuh kedua di Indonesia dan menjadi kanker paling mematikan pada urutan 5 di Indonesia dengan data kematian mencapai 9.491 orang menurut WHO tahun 2014.

Dalam data depkes.go.id, Indonesia sendiri dinobatkan sebagai negara dengan pengidap kanker serviks kedua di dunia. Tingkat kematian kanker serviks di Indonesia juga relatif tinggi, karena kebanyakan kanker terdiagnosa pada stadium akhir.

Padahal, ketika kanker serviks berhasil terdiagnosa pada stadium awal sebenarnya kemungkinan hidup pasien akan mencapai di atas 70% bahkan 90%.

Dan sebenarnya, kanker serviks bisa dicegah karena 90% kanker serviks atau kanker pada leher rahim ini muncul sebagai akibat infeksi lanjut dari virus Human Papiloma atau HPV.

Dalam kondisi wajar HPV bisa muncul pada area vagina tanpa mengakibatkan masalah signifikan, tetapi bila berlebihan bisa memicu efek inflamasi, membentuk kista dan miom serta memicu terjadinya pembentukan sel kanker. Dan yang perlu digaris bawahi, kanker ini justru lebih potensial untuk berkembang pada wanita usia subur.

Untuk itu menurut medicinenet.com, seharusnya wanita pada usia subur melakukan pemeriksaan rutin paps smear untuk memastikan kondisi biota dalam organ serviks. Ini akan membantu pasien mendeteksi dini keberadaan HPV sebelum memicu terbentuknya sel kanker.

Masalahnya gejala kanker serviks pada tahap awal sendiri cenderung samar dan sulit dikenali. Itu membuat banyak pasien kanker gagal mengenali keberadaan sel kanker mereka pada stadium awal.

Sebagaimana dijelaskan, sulit untuk mengenali tanda-tanda kanker serviks pada stadium awal. Ciri-ciri kanker serviks yang muncul kerap samar dan terkesan remeh sehingga kerap diabaikan oleh pasien. Padahal justru di tahap awal seperti ini kesempatan pasien untuk sembuh lebih besar.

Menurut sumber cancer.org, kanker serviks tahap awal dibagi dalam dua tahapan, yakni carcinoma in situ atau stadium 0 dan stadium 1. Pada stadium 0, ukuran sel kanker bisa jadi sangat kecil untuk mudah dideteksi, namun pada stadium 1 ukuran kanker masih berkisar pada ukuran di bawah 7 mm.

Ciri-ciri kanker serviks yang ditunjukan tentu masih sangat ringan dan sulit dikenali, karena ukuran sel yang masih kecil dan efek invasi yang belum relevan. Tetapi beberapa gejala kanker serviks stadium awal berikut bisa jadi menjadi petunjuk.

  • Menstruasi yang Tidak Teratur

    Tanda-tanda kanker serviks stadium awal yang umum dialami adalah keluhan siklus menstruasi yang tidak teratur. Kadang datang dalam periode lebih panjang atau malah lebih pendek. Bisa jadi lebih deras atau malah lebih sedikit. Kadang dengan siklus lebih pendek atau malah lebih panjang.

  • Keluar Bercak Darah

    Sel kanker akan memicu inflamasi yang kadang menciptakan luka dan perdarahan. Ini membuat pasien akan mengalami masalah keluar bercak darah di luar masa menstruasi, meski biasanya pada stadium awal masih dalam jumlah relatif ringan.

  • Masalah Keputihan

    Adanya efek invasi sel kanker pada serviks akan menimbulkan gejala kanker serviks berupa inflamasi. Tubuh akan bereaksi dengan munculnya keputihan yang sulit diatasi dan terkesan lebih banyak dari biasa. Keputihan bisa jadi juga berwarna kekuningan, cokelat muda atau sedikit merah muda.

  • Sakit saat Hubungan Seks

    Adanya inflamasi pada area serviks membuat kinerja otot dan jaringan pada serviks kehilangan elastisitasnya. Ini membuat pasien akan mengeluhkan efek nyeri saat melakukan aktivitas seksual.

  • Rasa Nyeri pada Perut Bawah

    Keluhan nyeri ringan kadang muncul seperti ada efek menekan pada perut bawah. Ini adalah reaksi tubuh akan munculnya inflamasi pada area serviks yang berada di perut bawah.

  • Masalah Buang Air Kecil

    Beberapa pasien kanker serviks juga bisa mengeluhkan tanda-tanda kanker serviks seperti masalah kencing yang berlebihan atau justru keluhan sulit kencing. Ada tekanan dari invasi sel kanker pada sistem saluran kemih yang mempengaruhi kinerja pembuangan air kencing ini.

  • Masalah Buang Air Besar

    Pada stadium 1, pasien kanker serviks juga bisa mengalami gejala kanker serviks karena efek tekanan dari invasi kanker yang mempengaruhi kinerja usus besar. Ini akan berakibat pasien mengeluhkan ciri-ciri kanker serviks berupa diare atau malah sembelit.

Jika Anda didiagnosis kanker serviks stadium 1, itu berarti kanker baru muncul di leher rahim saja. Masih ada cukup besar potensi keberhasilan dari pengobatan jika kanker baru pada tahap ini.

Karena itu perhatikanlah baik-baik tanda-tanda kanker serviks yang muncul dan segera periksakan ke dokter yang handal. Semakin cepat kanker serviks ditangani, maka semakin besar juga kemungkinannya untuk disembuhkan dan tidak kembali kambuh.