Waspada! Bisa Jadi Gejala Awal Masalah Jantung Mengintai Anda!


By Cindy Wijaya

Tahukah Anda, gejala awal masalah jantung seringkali tidak bisa Anda kenali? Kecuali jika Anda memiliki riwayat masalah jantung di keluarga Anda, tentunya Anda akan lebih waspada dan pasti akan melakukan pemeriksaan medis sedini mungkin ke dokter keluarga Anda. Nah, berikut ini akan kami paparkan beberapa gejala awal masalah jantung yang harus Anda waspadai, terlebih jika Anda tidak memiliki riwayat keluarga dengan masalah jantung.

1. Dada terasa tidak nyaman

Gejala awal masalah jantung yang paling umum dikenal adalah munculnya rasa tidak nyaman di bagian dada, terutama dada bagian kiri. Dada terasa sakit, sesak, atau seperti mengalami tekanan menyerupai tertindih benda yang berat.

Kadang rasa nyeri muncul seperti ditusuk-nusuk, dan terasa sampai ke area lengan dan belikat. Perlu untuk Anda waspadai ketika Anda menjadi mudah sekali mengalami sesak nafas meskipun Anda dalam kondisi fit dan sehat, disaat Anda sedang beristirahat dan tidak tengah beraktivitas.

Segera lakukan konsultasi ke dokter begitu Anda merasa keluhan muncul lebih sering, kadang disertai efek seperti linu-linu di sekitar dada kiri, lengan atas dan sampai ke punggung atas, bisa jadi ini adalah cikal bakal munculnya serangan jantung atau penyumbatan arteri.

2. Jantung berdetak tidak teratur

Gejala awal masalah jantung berikutnya yaitu detak jantung yang tidak teratur, bisa lebih cepat hingga muncul rasa berdebar-debar atau jutru ritme yang menurun dan menjadi lebih lambat. Kadang ritme jantung berdetak tidak dalam ketukan yang teratur seperti naik dan turun dalam waktu berdekatan.

Jantung yang berdetak lebih cepat hingga terasa berdebar-debar dalam kondisi Anda tengah merasa gembira, lelah karena aktivitas fisik atau karena gugup, itu sudah biasa. Namun kalau keluhan ini muncul sewaktu-waktu, tanpa alasan yang jelas, bahkan di saat Anda sedang santai, itu jelas patut Anda khawatirkan. Dalam beberapa literatur kedokteran, kondisi tersebut menandakan adanya fibrilasi atrium.

Fibrilasi atrium merupakan kondisi dimana jantung berdetak cepat dan tidak teratur yang menyebabkan penurunan aliran darah ke dalam tubuh. Biasanya fibrilasi atrium disertai pula dengan gejala lain seperti pusing, nyeri dada dan sesak nafas.

3. Pusing berputar dan/atau Migrain

Apakah Anda sering mengalami pusing hingga rasanya dunia seperti berputar-putar, bahkan sampai pingsan? Atau Anda juga sering mengalami sakit atau nyeri kepala sebelah yang umum dikenal dengan Migrain? Bila jawaban Anda “Ya”, Anda boleh waspada. Meskipun gejala tersebut tidak melulu berkaitan dengan masalah jantung, namun jika terjadi dalam rentang waktu yang sering dan berulang, maka Anda patut waspada.

Baca Juga:  Gejala Penyakit Jantung

Harus diakui migrain dan vertigo tak selalu bisa dikaitkan dengan gejala awal masalah jantung. Beberapa fakta cenderung mengarah pada keluhan dehidrasi, anemia, masalah saraf, hormonal, keluhan infeksi telinga, penuruna fungsi mata, efek suplemen dan KB serta masih banyak lagi.

Tetapi bila keluhan ini demikian sering terjadi dan kadang seperti berpusat pada area leher dan bahu kiri yang menjalar ke area kepala kiri, ada baiknya Anda mulai menanyakan kemungkinan ini kepada dokter.

Secara umum, kondisi pusing berputar yang dialami seseorang merupakan akibat dari adanya sumbatan di arteri yang menyebabkan tekanan darah menjadi terganggu. Terlebih bila kondisi pusing berputar itu sampai mengakibatkan Anda jatuh pingsan dan mengalami rasa tidak nyaman pada dada bagian kiri. Gangguan tekanan darah tersebut dan gejala lain yang menyertainya itulah yang bisa menjadi gejala awal masalah jantung.

4. Mengalami kecemasan hingga berkeringat dingin

Gejala awal masalah jantung selanjutnya bisa juga ditandai dengan munculnya rasa cemas tanpa sebab, seolah Anda sedang menghadapi situasi yang membuat Anda gugup tanpa alasan jelas. Anda mulai mengeluarkan keringat dingin dan rasa gugup tidak jelas. Ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mungkin mengalami gejala awal masalah jantung

5. Mengalami keluhan lambung

Beberapa pasien jantung mengaku justru awalnya mereka seperti terus menerus mengalami serangan pada lambung mereka. Ada rasa perih, sesak di ulu hati, mulut terasa masam, bahkan disertai mual hingga muntah atau beberapa keluhan ketidak nyamanan di bagian perut seperti mulas dan sakit perut.

Bisa jadi ketika Anda mengalami keluhan ini sebenarnya Anda memang benar-benar mengalami masalah dengan lambung Anda. Tetapi 30% penderita jantung juga menunjukan gejala sejenis ini di awal.

6. Keluhan ketidaknyamanan pada kaki

Jika Anda sering mengalami pembengkakan pada kaki yang bukan merupakan akibat dari varises dan efek dari kehamilan, akan tetapi pembengkakan yang menyebabkan pergerakkan kaki Anda menjadi terbatas, sebaiknya Anda mewaspadainya. Sebab, pembengkakan pada kaki disertai keluhan ketidak nyamanan saat bergerak ataupun berjalan bisa menjadi gejala awal masalah jantung.

Gagal jantung merupakan salah satu hal yang bisa menyebabkan timbulnya kondisi tersebut di atas. Hal itu disebabkan karena jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Sehingga menyebabkan pembuluh darah yang seharusnya mengalir ke bagian kaki menggembung atau bengkak.

Selain itu, gagalnya jantung memompa darah ke seluruh tubuh termasuk ke ginjal, disinyalir juga menjadi sebab munculnya bengkak pada kaki. Hal itu dikarenakan ginjal mengalami kesulitan memompa keluar dan membuang kelebihan air dan garam dari dalam tubuh sebab jantung mengalami kegagalan dalam memompa darah.

Baca Juga:  Cacat Kanal Atrioventikular Pada Jantung

Dokter Michael Miller seorang Profesor di bidang Kedokteran Kardiovaskular dari University of Maryland School of Medicine menyatakan bahwa pembengkakan juga bisa terjadi karena katup jantung tidak menutup secara normal. Bila Anda mengalami keluhan tersebut di atas, Beliau menyarankan sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter, agar Anda mendapat gambaran jelas penyebab dan solusi dari keluhan tersebut.

7. Batuk kering yang tidak kunjung sembuh, tenggorokan, dan rahang terasa sakit

Umumnya kondisi seseorang yang terkena batuk belum tentu menjadi indikasi gejala awal masalah jantung. Kecuali bila ia memiliki resiko masalah jantung yang berasal dari faktor keturunan. Maka kondisi tersebut sebaiknya diwaspadai. Terlebih bila batuknya tak kunjung sembuh, cenderung kering, tenggorokan dan rahang terasa sakit, hingga muncul nyeri pada dada bagian kiri.

8. Mendengkur saat tidur

Gejala awal masalah jantung yang seringkali luput mendapat perhatian adalah kebiasaan tidur mendengkur (baca: ngorok). Dalam keadaan tubuh yang sangat lelah, tidur mendengkur saat posisi tubuh telentang memang merupakan kondisi yang biasa dialami banyak orang.

Akan tetapi jika mendengkurnya sangat keras seperti terengah-engah, sampai tersedak beberapa kali, dan terjadi setiap kali tidur dengan posisi tubuh apapun, maka kondisi inilah yang sebaiknya Anda harus waspadai. Sebab kondisi tersebut merupakan indikasi adanya sleep apnea. Kondisi sleep apnea bisa saja mengakibatkan Anda berhenti bernafas untuk jangka waktu tertentu dan terjadi beberapa kali di setiap tidur Anda.

Hal tersebut lama kelamaan akan menyebabkan tekanan berlebih pada jantung Anda dalam tugasnya memompa darah ke seluruh tubuh. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, sebaiknya Anda memeriksakan ke dokter agar dokter dalam mengambil tindakan terbaik untuk mengatasi kondisi Anda tersebut.

Dari penjelasan di atas, masalah jantung merupakan masalah yang perlu Anda waspadai sejak dini. Terlebih bila Anda memiliki tingkat resiko masalah jantung yang tinggi, terutama yang berasal dari faktor keturunan (riwayat keluarga yang meninggal karena berbagai macam masalah jantung). Jangan pernah Anda abaikan gejala-gejala awal masalah jantung di atas.

Jika memang Anda berisiko tinggi, segera konsultasikan kondisi kesehatan Anda secara lengkap kepada dokter. Deteksi dini bisa sangat membantu Anda sekaligus menyelamatkan Anda dari masalah jantung. Dan perlu juga Anda ingat, bahwa gaya hidup sehat bisa membantu menurunkan risiko masalah jantung.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}