Berapa Detak Jantung Normal Per Menit pada Dewasa, Remaja, dan Anak-Anak?

DITULIS OLEH:
Cindy Wijaya 


Detak jantung yang sehat tidak konstan seperti detak jarum jam. Detaknya bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantung pada perubahan kebutuhan tubuh akan oksigen, karena aktivitas kita bervariasi sepanjang hari. Dan detak jantung normal bisa bervariasi dari orang ke orang.

Tapi detak jantung saat istirahat yang sangat tinggi atau detak jantung maksimum yang terlalu rendah mungkin menunjukkan adanya risiko penyakit jantung atau gangguan kesehatan lainnya.

Cari tahu dalam artikel ini berapa kisaran detak jantung normal per menit pada orang dewasa, remaja, dan anak-anak.

Apa Itu Detak Jantung & Kapan Itu Diperiksa?

Detak jantung adalah debaran yang dihasilkan oleh jantung dan dipicu oleh aliran darah yang melalui jantung. Kisaran detak jantung biasa dihitung per menit.

Tubuh kita secara otomatis mengontrol detak jantung untuk menyesuaikannya dengan apapun yang sedang kita lakukan atau apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Itu sebabnya detak jantung kita menjadi lebih cepat saat kita aktif, bersemangat, atau ketakutan. Dan menjadi lebih rendah saat sedang istirahat, tenang, atau nyaman.

Kapan detak jantung diperiksa? Dokter sering memeriksa detak jantung pasiennya setiap kali melakukan pemeriksaan, biasanya menggunakan stetoskop atau dengan menghitung denyut nadi. Dokter mungkin melakukannya selama pemeriksaan rutin, pemeriksaan setelah cedera, atau sebelum operasi.

Anda juga bisa memeriksannya sendiri untuk mengetahui apakah kondisi jantung Anda cenderung normal. Detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat bisa menjadi tanda adanya masalah jantung atau kesehatan lainnya.

Ilustrasi detak jantung normal dewasa
Ilustrasi dokter memeriksa denyut nadi seorang lansia. (Photo by akaratwimages)

Apa Bedanya Detak Jantung vs Denyut Nadi?

Keduanya saling berkaitan tapi berbeda. Detak jantung adalah hitungan berapa kali jantung Anda berdetak dalam satu menit. Dengan setiap detak, jantung meremas. Ini menciptakan tekanan yang cukup untuk mendorong darah keluar dari jantung ke seluruh tubuh melalui jaringan pembuluh arteri.

Dan peningkatan tekanan yang singkat itu menciptakan denyut nadi, yang memungkinkan kita untuk merasakan dan menghitung detak jantung kita. Denyut nadi adalah cara untuk mengukur detak jantung kita.

Kita bisa merasakan denyut nadi di bagian tubuh tertentu yang terdapat arteri di dekat kulit. Dua tempat yang paling mudah adalah: arteri radial di area pergelangan tangan dan arteri karotis di area leher tepat di bawah tulang rahang.

Bagaimana Cara Periksa Detak Jantung Sendiri?

Cara mudah periksa detak jantung adalah dengan mengukur denyut jantung kita. Sebaiknya periksa denyut jantung sesekali secara teratur untuk tahu apa yang normal bagi kita dan untuk mengenali jika ada perubahan kecepatan atau keteraturan yang tidak normal, yang mungkin butuh diperiksakan ke dokter.

  • Ada beberapa tempat denyut nadi bisa dirasakan, tapi yang paling mudah dan bisa diandalkan biasanya adalah di pergelangan tangan.
  • Tempelkan jari telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan, di area yang dekat dengan bantalan ibu jari.
  • Rasakan area itu sampai mendapatkan denyut nadi. Jangan tekan terlalu keras, karena bisa menekan denyut nadinya.
  • Hitunglah jumlah denyutannya selama 15 detik, lalu kalikan hasilnya dengan empat. Itulah detak jantung per menit kita.

Kapan waktu terbaik untuk memeriksa detak jantung per menit? Sebaiknya periksa di pagi hari setelah bangun tidur, bahkan sewaktu masih berbaring di tempat tidur. (Sumber: Harvard Health)

Ilustrasi Detak Jantung Normal Remaja
Ilustrasi cara memeriksa detak jantung dengan merasakan denyut nadi. (Photo by Africa images)

Berapa Detak Jantung Normal Per Menit?

Detak jantung normal per menit untuk orang dewasa di atas 18 tahun biasanya di kisaran 60 sampai 100 detak per menit (beats per minute, disingkat bpm). (Sumber: WebMD)

Namun detak jantung normal per menit bisa bervariasi sesuai dengan kelompok usia. Detak jantung normal anak kecil biasanya lebih tinggi daripada detak jantung normal dewasa. Untuk lebih jelasnya, berikut tabel detak jantung normal  berdasarkan usia. (Sumber: Cleveland Clinic)

Tabel Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia

Kelompok Umur Usia Detak Jantung Normal Per Menit
Bayi baru lahir 0 – 4 minggu 100 – 205 bpm*
Bayi 4 minggu – 1 tahun 100 – 180 bpm*
Batita 1 – 3 tahun 98 – 140 bpm*
Balita (pra-sekolah) 3 – 5 tahun 80 – 120 bpm
Usia sekolah 5 – 12 tahun 75 – 118 bpm
Remaja 13 – 18 tahun 60 – 100 bpm
Dewasa 18 tahun ke atas 60 – 100 bpm

*) Detak jantung normal anak ini dihitung saat mereka sedang bangun. Angkanya mungkin akan lebih rendah ketika mereka sedang tidur.

Ahli Herbal

Cari produk herbal untuk penyakit Anda? Ayo konsultasi gratis dengan ahli herbal DEHERBA.COM!

WHATSAPP SEKARANG

Detak jantung normal per menit bisa bervariasi tapi tetap dalam kisaran normal. Angkanya bisa meningkat jika kita sedang berkegiatan fisik, suhu tubuh sedang naik, emosi sedang naik, dan posisi tubuh kita (misalnya bangun tiba-tiba dari posisi duduk).

Ilustrasi Menghitung Detak Jantung Normal Anak
Ilustrasi orang tua menghitung detak jantung normal anak. (Photo by Africa images)

Bagaimana Jika Detak Jantung Per Menit Terlalu Rendah?

Jika detak jantung per menit di bawah 60 bpm saat sedang istirahat, itu dianggap detak jantung yang lambat (bradikardia). (Sumber: British Heart Foundation)

Detak jantung lambat mungkin masih normal bagi sebagian orang, misalnya para atlet, orang dewasa muda yang sehat dan bugar, atau orang yang mengonsumsi obat seperti beta-blocker. Contohnya, orang yang banyak berolahraga sering memiliki detak jantung normal per menit 60 bpm atau bahkan kurang.

Akan tetapi, jika detak jantung lambat tidak normal bagi Anda, terutama jika Anda juga merasa tidak sehat, bisa jadi ini menandakan adanya masalah jantung. Sebaiknya periksakan ke dokter apabila detak jantung Anda lebih rendah daripada biasanya, dan disertai gejala lain seperti merasa ingin pingsan, kelelahan, atau pusing.

Bagaimana Jika Detak Jantung Per Menit Terlalu Tinggi?

Jika detak jantung per menit di atas 100 saat sedang istirahat, ini dianggap detak jantung yang cepat (takikardia).

Detak jantung cepat memang wajar kalau Anda sedang berolahraga atau tubuh Anda sedang melawan infeksi. Tapi detak jantugn cepat juga bisa berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan.

Kalau detak jantung Anda menjadi lebih tinggi daripada biasanya dan juga disertai gejala pusing, merasa ingin pingsan, atau jantung terasa berdebar-debar, sebaiknya periksakan ke dokter.

Kesimpulan

Berapa detak jantung normal per menit? Detak jantung normal kita bisa bervariasi tergantung pada usia dan kondisi kesehatan kita.

Detak jantung normal dewasa (usia di atas 18 tahun) berada di kisaran 60 – 100 bpm. Detak jantung normal remaja (usia 13 – 18 tahun) berada di kisaran 60 – 100 bpm juga.

Detak jantung normal anak lebih bervariasi, tergantung pada kelompok usianya. Untuk usia 0 – 4 minggu kisarannya 100 – 205 bpm, usia 4 minggu –  1 tahun kisarannya 100 – 180 bpm, usia batita 98 – 140 bpm, balita 80 – 120 bpm, dan usia sekolah 5 – 118 bpm.

Kita bisa memeriksa sendiri detak jantung per menit dengan menempelkan dua jari tangan ke area pergelangan tangan dan merasakan denyut nadinya. Hitung berapa kali denyutannya selama 15 detik, lalu hasilnya dikalikan empat. Lakukan ini di pagi hari setelah bangun tidur.

Sebaiknya periksakan ke dokter jika detak jantung per menit Anda terlalu rendah atau terlalu tinggi, dan disertai gejala-gejala lain seperti pusing, kelelahan, atau ingin pingsan.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang detak jantung normal per menit. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}