Tuntaskan Langkah Berhenti Merokok dengan Menghilangkan Racun Nikotin dari Tubuh!


By Cindy Wijaya

Masalah terbesar dari mereka yang ingin berhenti merokok adalah sisa racun nikotin dalam tubuh. Pasalnya racun inilah yang menjadikan rokok sebagai salah satu sumber masalah kesehatan terbesar di dunia. Dan ternyata tak semudah membalikan tangan ketika Anda berurusan dengan nikotin satu ini. Bahkan pada beberapa orang dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk sepenuhnya terbebas dari pengaruh nikotin ketimbang berhenti dari rokok itu sendiri.

Menurut laman livestrong, dibutuhkan waktu 72 jam atau sekitar sekitar 3 hari untuk bisa membuat nikotin bersih dari tubuh. Dengan catatan itu untuk satu kali paparan nikotin dalam tubuh. Jadi bisa Anda bayangkan bukan, berapa waktu yang bisa Anda perlukan untuk mengenyahkan seluruh sisa nikotin dalam tubuh setelah tahunan menjadi perokok?

Apalagi kalau sebelumnya Anda adalah perokok aktif dengan jumlah batang rokok yang relatif banyak. Artinya dalam seharinya saja Anda sudah memasukan nikotin dan toksin rokok lain dalam jumlah besar ke tubuh Anda.

Sebenarnya nikotin bukan satu-satunya toksin yang perlu Anda waspadai dari rokok. Dalam laman livestrong dijelaskan setidaknya terdapat lebih dari 5 jenis toksin berbahaya lain yang tersimpan dalam rokok dan perlu pula Anda waspadai. Sebut saja polonium, vinil klorida, formaldehide, stearic acid, hidrogen sianida, tar dan masih banyak lagi. Seluruhnya masuk dalam daftar toksin berbahaya dan beberapa bahkan bisa cukup mematikan dalam takaran tertentu.

Jadi, bukan hanya Anda harus memikirkan cara mengatasi toksin nikotin dari dalam tubuh Anda, tetapi juga mengatasi toksin-toksin lain yang juga memiliki risiko besar bisa jadi membahayakan kesehatan Anda.

Lalu bagaimana sebenarnya cara terbaik menghilangkan racun nikotin dan racun-racun lain dari dalam tubuh Anda? Berikut beberapa panduan yang bisa Anda coba lakukan.

  • Minum air putih lebih banyak

    Menurut nicotinefree.org, sebuah lembaga pemerhati rokok, Anda disarankan untuk meminum lebih banyak air. Bila dalam kondisi normal Anda disarankan mengonsumsi 7 – 8 gelas sehari, maka kini sementara Anda akan disarankan mengonsumsi sekitar 9 – 10 gelas.

    Air adalah perantara terbaik untuk membawa keluar racun dari dalam tubuh, baik melalui urin maupun dari keringat. Semakin lancar urin Anda semakin efektif upaya Anda untuk menghilangkan racun nikotin dan racun lainnya dari dalam tubuh.

  • Coba untuk memperbanyak olahraga

    Olahraga akan membantu Anda menghasilkan keringat lebih banyak. Keringat ini bisa menjadi perantara terbaik membawa keluar toksin dari dalam tubuh. Proses metabolisme juga akan membantu membakar nikotin yang mengendap dalam sejumlah bagian tubuh.

    Pada perokok berat, aktivitas fisik berlebihan bisa menjadi cukup berat karena kondisi fisik mereka sudah menurun akibat efek merokok. Jadi mulai dari olahraga ringan yang tidak terlalu banyak menekan kinerja kardiovaskular. Hanya pastikan Anda banyak berkeringat, karena dengan keringat racun nikotin bisa lebih optimal dienyahkan.

  • Konsumsi sumber anti-oksidan

    Anti oksidan adalah jawaban terpenting untuk Anda bisa mengenyahkan nikotin dari tubuh Anda. Karena anti oksidan akan bekerja membantu menetralkan sejumlah toksin dalam tubuh, termasuk nikotin.

    Anti oksidan juga bekerja mencegah oksidasi sel dan mengatasi kerusakan sel akibat efek toksin. Membantu meningkatkan kinerja liver dalam menetralkan sejumlah jenis toksin dan membantu memperbaiki komposisi darah dengan menyerap sejumlah toksin yang terlarut dalam darah.

    Mulai dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, mulai pagi Anda dengan lebih banyak juice buah. Ada banyak buah yang sangat baik untuk membantu Anda menghilangkan pengaruh nikotin seperti noni, buah naga, jeruk, berry dan banyak lagi.

    Selain anti oksidan, buah dan sayur kaya akan vitamin E, A dan C, keduanya juga berperan besar dalam membantu proses perbaikan sel yang rusak akibat paparan racun nikotin. Ini akan mempercepat proses rehabilitasi tubuh pasca merokok.

  • Jauhi asupan yang mengandung toksin dan zat adiktif

    Selama Anda berusaha mengatasi ketergantungan Anda akan rokok dan mengenyahkan nikotin dari tubuh Anda, jangan tambahkan beban tubuh Anda dengan memasukan toksin lain. Jadi lupakan alkohol, makanan awetan, fastfood dan makanan serupa lainnya.

    Kurangi mengasup makanan asin, gula dan kopi karena juga memberi beban pada kondisi tubuh sehingga menurunkan kemampuan tubuh menghilangkan racun nikotin dengan efektif.

  • Upayakan untuk benar-benar bebas rokok

    Selama nikotin masih ada dalam darah Anda, efek adiktif akan sangat sulit hilang. Karenanya selalu lakukan pengalihan untuk mengatasi ketergantungan Anda akan rokok. Anda bisa mengalihkan hasrat merokok dengan mengonsumsi jahe, mengulum kayu manis, mengunyah permen karet dan beberapa solusi lain.

Akan lebih baik bila Anda memanfaatkan jahe atau kayu manis. Karena kedua herbal ini bukan hanya membantu mengatasi hasrat Anda merokok, juga dapat membantu mengatasi efek tidak nyaman selama masa adaptasi termasuk mulut yang terasa getir, rasa mual, efek sakit kepala, sulit konsentrasi dan lain sebagainya.

Kedua herbal ini juga efektif mendorong tubuh Anda lebih banyak berproduksi keringat dan memiliki sifat anti oksidan yang baik untuk membantu memaksimalkan proses menghilangkan racun nikotin.

Jalankan sejumlah langkah ini setidaknya selama 2 – 3 bulan untuk bisa sepenuhnya bersih dan bebas dari nikotin. Jangan terburu-buru menghentikan program ini meski Anda sukses berhenti merokok. Kadang Anda bisa saja sudah tidak lagi bergantung pada rokok, tetapi bukan berarti tubuh Anda sudah bebas nikotin.

Anda masih harus menjalankan cara menghilangkan racun nikotin ini dengan rutin setidaknya sampai beberapa pekan sampai tubuh Anda sepenuhnya bebas nikotin. Bila tubuh Anda tidak bebas nikotin, Anda masih akan sulit untuk sepenuhnya hidup tanpa rokok.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}