Tips Membersihkan Paru-Paru Setelah Berhenti Merokok

491
cleaneatingmag.com

Diedit:

Setelah berhenti merokok, tubuh kita akan berangsur-angsur bekerja memperbaiki diri. Setahap demi setahap, kerusakan yang dialami oleh sistem pernapasan dan paru-paru akibat dari asap rokok perlahan-lahan pulih dan mendekati fungsi normal.

Proses membersihkan paru-paru dari dampak buruk menahun yang ditimbulkan rokok memang memakan waktu yang relatif panjang. Proses pemulihan hingga pada tahap sepenuhnya sehat bahkan mungkin butuh waktu belasan tahun.

Itu sebabnya, bagi yang belum kecanduan rokok, akan sangat bijak untuk tidak membiasakan diri merokok, karena efek kerusakan yang dihasilkan bahkan sangatlah luas dan sulit untuk disembuhkan. Sedangkan Anda yang saat ini masih merokok, akan lebih baik sesegera mungkin mencoba berhenti supaya terlepas dari ketergantungan akan rokok.

Sebenarnya, Anda bisa membantu mempercepat proses penyembuhan dan pembersihan paru-paru setelah berhenti merokok. Di masa-masa ini, tubuh Anda sedang beradaptasi dengan melepaskan diri dari efek adiktif rokok. Juga sedang membentuk kembali fungsi-fungsi dalam tubuh yang sebelumnya dilumpuhkan oleh asap rokok.

Dan pada masa-masa ini, ada baiknya upayakan beberapa langkah untuk membantu membersihkan paru-paru agar tubuh sembuh dan sehat lebih cepat. Beberapa langkah pembersih paru-paru tersebut antara lain:

Hindari Sumber Racun

Nikotin, tar, dan sejumlah komponen racun lain sudah mengendap dalam tubuh selama bertahun-tahun Anda merokok. Ada pekerjaan berat yang harus dibebankan tubuh Anda untuk menyingkirkan tumpukan sisa racun berbahaya ini dari dalam tubuh.

Untuk itu, sebaiknya jangan menambah beban berat tersebut dengan terus membiarkan racun lain masuk ke dalam tubuh. Hindari sebisa mungkin makanan dengan kandungan pemanis buatan, pewarna buatan, dan pengawet. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker ketika harus berinteraksi dengan bahan-bahan yang mengandung zat beracun.

Ciptakan lingkungan yang lebih sehat di sekitar Anda dengan memilih bahan-bahan natural ketimbang bahan-bahan kimia berbahaya. Kurangi seminimal mungkin aktivitas di area yang berpolusi tinggi.

Hindari asap karbon monoksida, karbon dioksida, dan coba untuk tidak menjadi perokok pasif (menghirup asap rokok dari perokok lain). Ketiga faktor ini bukan hanya akan menambah kadar racun dalam tubuh, tetapi juga mempersulit Anda untuk terlepas dari efek adiktif rokok.

Olahraga yang Teratur

Ada banyak sekali alasan kenapa Anda sangat disarankan untuk berolahraga ketika mulai berhenti merokok. Sebagaimana dijelaskan dalam LIVESTRONG.COM, olahraga akan memberi dorongan bagi jantung dan paru-paru untuk mempercepat penyembuhan.

Anda bisa mulai dari latihan sederhana sekadar untuk melatih pernapasan dan mendorong produksi keringat. Renang, sepeda, atau jogging adalah jenis olahraga sederhana dan rendah risiko yang cocok dilakukan orang-orang setelah berhenti merokok untuk membantu membersihkan paru-paru.

Baca juga:  Dampak Rokok Elektrik, Amankah bagi Tubuh?

Adakalanya timbul gejala batuk setelah melakukan aktivitas fisik. Ini sebenarnya pertanda baik untuk memancing pengeluaran lendir dari paru-paru dan saluran pernapasan. Secara bertahap, latihan fisik akan mendorong paru-paru Anda menambah kapasitas oksigen yang dihisapnya. Ini akan membantu alveoli lebih cepat membaik.

Olahraga juga membantu Anda membuang racun melalui keringat. Keringat adalah salah satu media terbaik bagi liver untuk membuang racun-racun dari dalam tubuh. Mekanisme ini mempercepat tubuh dalam menetralisir sisa-sisa racun serta zat karsinogen (pemicu kanker) dari dalam tubuh.

Beberapa jenis latihan yang melatih fungsi pernapasan juga disarankan dalam kondisi ini. Olahraga dengan latihan pernapasan akan membantu Anda mengendalikan rasa sesak dan membantu Anda merasa lebih nyaman dalam bernapas.

Minum Lebih Banyak Air Putih

Air putih adalah pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dibandingkan minuman lain, memang air putih tidak mengandung manfaat antioksidan apa pun, tetapi juga bebas dari efek racun apa pun.

Justru tubuh membutuhkan air untuk membantu melancarkan pembuangan kotoran dan racun, baik melalui feses, urin, maupun keringat. Semakin lancar proses pembuangan urin, feses, dan keringat, maka semakin optimal proses pembuangan sisa-sisa racun dari dalam tubuh.

Selain itu jika tubuh terhidrasi dengan baik, otak juga akan terstimulasi lebih aktif dan sirkulasi darah bekerja dengan lebih lancar. Ini adalah situasi yang bermanfaat dalam mengurangi efek adiksi dari rokok. Sementara itu, dalam masa 1 – 2 bulan setelah berhenti merokok, upayakan lebih banyak minum air untuk mengurangi dorongan dan hasrat merokok yang kadang masih muncul.

Atur Pola Makan

Pada dasarnya racun bisa masuk dari segala macam perantara, bahkan termasuk makanan. Jadi tentu saja Anda tidak bisa berharap tubuh terbebas dari racun hanya dengan berhenti merokok. Anda juga harus mulai mengubah pola makan Anda agar lebih cepat membersihkan paru-paru.

Dijelaskan boldsky, dalam masa-masa penyembuhan ini ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari yaitu makanan yang mengandung efek racun, karsinogen, dan efek adiksi pada tubuh. Juga disarankan untuk mengonsumsi makanan pembersih paru-paru yang dapat mempercepat proses netralisasi racun dalam tubuh serta proses regenerasi sel rusak akibat asap rokok.

Perbanyak mengonsumsi makanan kaya vitamin C, karena vitamin ini sangat penting dalam detoksifikasi dan proses pembersihan racun dari dalam tubuh. Bantu juga dengan asupan sayuran hijau serta buah kaya serat yang baik untuk melancarkan pencernaan serta meningkatkan kinerja liver.

Kurangi asupan makanan yang manis atau yang terlalu asin. Beberapa ahli berpendapat bahwa makanan manis dan asin bisa memicu otak untuk kembali membutuhkan rokok. Hal ini tentunya menunda proses pemulihan dari ketergantungan rokok. Beberapa orang memilih memakan permen untuk berhenti merokok, jadi cobalah memilih permen bebas gula untuk hasil lebih baik.

Baca juga:  “Hari Ke-50 Bebas Rokok!”

Anda bisa mencoba rutin konsumsi brokoli yang kaya akan sulphoraphane yang bermanfaat bagi paru-paru, nanas yang kaya akan bromelain yang baik untuk mencairkan dahak, juga Noni juice dengan proxeronine dan flavonoid yang baik untuk regenerasi sel paru serta sebagai antioksidan alami.

Batasi Konsumsi Obat Batuk

Pada dasarnya Anda sebenarnya membutuhkan batuk sebagai reaksi alami tubuh untuk membersihkan paru-paru. Jadi bijaklah dalam mengonsumsi obat batuk. Jangan konsumsi obat anti histamin yang justru kembali melumpuhkan fungsi silia pada saluran pernapasan. Pastikan tidak mengonsumsi obat batuk yang bekerja menurunkan intensitas produksi lendir, sebaliknya pilihlah jenis ekspektoran yang mengencerkan dahak.

Namun Anda lebih bebas mengonsumsi obat batuk alami. Menurut Healthynewage, Anda bisa coba minum teh dari rempah-rempah seperti teh jahe, wedang cengkeh, dan kayu manis untuk membantu melegakan pernapasan. Ini akan membantu meredakan efek gatal akibat batuk tanpa mengganggu proses pembersihan lendir dan kotoran dari dalam saluran pernapasan.

Di sisi lain, hindarilah makanan yang mendorong produksi lendir berlebihan, seperti makanan dingin, makanan manis, atau makanan bergetah. Beberapa makanan juga bisa menyebabkan lendir mengental, seperti buah nangka dan kelengkeng, jadi buah-buahan ini juga sebaiknya Anda hindari.

Hindari Stres

Menurut Healthynewage, stres menyebabkan banyak dampak buruk pada tubuh Anda serta dapat memperlambat proses pembersihan paru-paru. Karenanya penting bagi Anda agar lebih rileks dan hindari stres selama masa penyembuhan.

Pada dasarnya stres akan menstimulasi otak untuk kembali membutuhkan rokok. Anda tentu sering melihat bagaimana seseorang mencari rokok sedang stres, atau banyak yang merokok lebih banyak dari biasanya sewaktu stres. Dorongan ini pastinya akan mengganggu proses tubuh Anda terbebas dari ketergantungan rokok.

Stres juga menurunkan fungsi liver sehingga memperlambat fungsi tubuh dalam menetralisir toksin. Dibutuhkan waktu bahkan hingga 20 tahun bagi tubuh sampai bisa sepenuhnya terbebas dari zat karsinogen rokok. Dan salah satu penyebab lambatnya tubuh mengatasi zat karsinogen ini adalah rokok.

Itulah sejumlah gambaran bagaimana cara untuk membantu tubuh membersihkan paru-paru dan memulihkan dampak lainnya setelah berhenti merokok. Semakin baik Anda menjalankan pola hidup sehat setelah berhenti merokok, maka semakin cepat dan efektif tubuh Anda menyembuhkan diri.

Advertisement
Alinesia