Kisah Mertua Novyanti: Penderita Kanker Serviks

612

Diedit:

Ibu Novyanti - Penderita Kanker ServiksNovyanti tidak tahu harus berbuat apa ketika ibu mertuanya positif terkena polip leher rahim. Novyanti kemudian memberikan obat dari sinshe. Namun, mengonsumsi obat tersebut justru memperparah keadaan. Alhasil, ibu mertua Novyanti divonis sebagai penderita kanker serviks stadium lanjut dan harus dioperasi

Walau begitu, Novyanti mengupayakan berbagai usaha agar ibunya bisa segera pulih. Maklum saja, meski sudah memutuskan untuk menjalani operasi, sel-sel kanker yang sudah berada dalam stadium lanjut akan sulit diberantas sampai ke akar-akarnya dan bisa jadi timbul kembali setelah operasi.

Tumpas Kanker Serviks Stadium Lanjut dengan Sarang Semut

Mengalami serangan kanker serviks bukanlah hal mudah khususnya bagi penderita kanker serviks. Pengobatan medis dan pemeriksaan kesehatan yang terperinci sudah menjadi keharusan untuk dapat pulih kembali dari serangan kanker. Tentu saja, tindakan medis apapun perlu didasarkan atas pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter yang menangani penyakit sang penderita.

Sayangnya terkadang, pengobatan medis saja tidak cukup untuk memberantas keberadaan sel knker dalam tubuh penderitanya. Maka tak heran jika banyak orang berupaya mencari solusi untuk dapat keluar dari belenggu kanker. Ini juga yang dialami oleh ibu mertua Novyanti.

Sarang Semut Pulihkan Penderita Kanker Serviks

Beruntunglah, suatu ketika ia mengetahui manfaat Sarang Semut melalui internet. Sarang Semut dapat digunakan secara tunggal untuk pengobatan kanker serviks stadium awal maupun lanjut.

Untuk stadium lanjut, Sarang Semut sebaiknya dipadukan dengan pengobatan medis dimana pada stadium lanjut kanker menyebar dengan sangat cepat karena itu perlu diimbangi dengan tindakan pengobatan yang cepat seperti operasi. Itulah cuplikan informasi yang didengar oleh Novyanti sebagai penderita kanker serviks saat menghubungi Deherba.com, situs web informasi dan produk herbal Sarang Semut.

Baca juga:  Kisah Ibu Ruth: Penderita Benjolan Kelenjar Lemak

Ia pun lantas memberikan produk herbal Sarang Semut itu kepada ibunya. Selama dua bulan sebelum operasi dan dilanjutkan dua bulan setelah operasi mengonsumsi ekstrak Sarang Semut, ibu mertua Novyanti akhirnya dinyatakan pulih seperti sedia kala.

Kisah ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berguna bagi siapa saja yang sedang mencari solusi pengobatan agar lebih jeli dalam memutuskan metode perawatan kanker serviks yang hendak dijalani.

Salah memilih dapat mengakibatkan konsekuensi serius bagi kehidupan penderita kanker serviks seperti yang dialami ibunda Novyanti. Ya, perlu pertimbang secara cermat sebelum memilih pengobatan apa yang akan dilakukan. Karena itu kumpulkan informasi yang dapat dipercaya sebanyak-banyaknya sebelum membuat membuat keputusan.

Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.


Supriatno. Antitumor activity of Papua’s Myrmecodia pendans. Maret 2014. URL: http://nobleresearch.org/Doi/10.14312/2052-4994.2014-7.