Share:

Terakhir Diedit:

Ibu Novyanti - Kanker ServiksNovyanti tidak tahu harus berbuat apa ketika ibu mertuanya positif terkena polip leher rahim. Novyanti kemudian memberikan obat dari sinshe. Namun, mengonsumsi obat tersebut justru memperparah keadaan. Alhasil, ibu mertua Novyanti didiagnosis terkena kanker serviks stadium lanjut dan harus dioperasi

Walau begitu, Novyanti mengupayakan berbagai usaha agar ibunya bisa segera pulih. Maklum saja, meski sudah memutuskan untuk menjalani operasi, sel-sel kanker yang sudah berada dalam stadium lanjut akan sulit diberantas sampai ke akar-akarnya dan bisa jadi timbul kembali setelah operasi.

Beruntunglah, suatu ketika ia mengetahui manfaat Sarang Semut melalui internet. Sarang Semut dapat digunakan secara tunggal untuk pengobatan kanker serviks stadium awal maupun lanjut.

Untuk stadium lanjut, Sarang Semut sebaiknya dipadukan dengan pengobatan medis dimana pada stadium lanjut kanker menyebar dengan sangat cepat karena itu perlu diimbangi dengan tindakan pengobatan yang cepat seperti operasi. Itulah cuplikan informasi yang didengar oleh Novyanti saat menghubungi Deherba.com, situs web informasi dan produk herbal Sarang Semut.

Ia pun lantas memberikan produk herbal Sarang Semut itu kepada ibunya. Selama dua bulan sebelum operasi dan dilanjutkan dua bulan setelah operasi mengonsumsi ekstrak Sarang Semut, ibu mertua Novyanti akhirnya dinyatakan pulih seperti sedia kala.

Kisah ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berguna bagi siapa saja yang sedang mencari solusi pengobatan agar lebih jeli dalam memutuskan metode perawatan kanker serviks yang hendak dijalani.

Salah memilih dapat mengakibatkan konsekuensi serius bagi kehidupan seperti yang dialami ibunda Novyanti. Ya, perlu pertimbang secara cermat sebelum memilih pengobatan apa yang akan dilakukan. Karena itu kumpulkan informasi yang dapat dipercaya sebanyak-banyaknya sebelum membuat membuat keputusan.

Baca juga  Gempur Leukemia dengan Herbal dalam Waktu Tiga Bulan Saja!

Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.


Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.