Tongkat Ali untuk Wanita: Apakah Memiliki Efek Samping?

643
Google Image

Diedit:

Apakah Anda mengalami gangguan seksual seperti kehilangan hasrat dalam menikmati hubungan seksual, bisa jadi Anda mengalami penurunan hormon testosteron! Hormon testosteron merupakan hormon yang memainkan peranan penting dalam perkembangan setiap pria. Apakah ini juga yang dialami wanita? Jika demikian, apakah Tongkat Ali untuk wanita benar-benar efektif?

Fakta yang mengejutkan!

Sebenarnya, hormon testosteron sudah ada secara alami pada tubuh wanita dan mengalami peningkatan di usia 20-an, tapi setelah Anda memasuki usia 40 tahun, hormon ini akan menurun.

Penurunan kadar testosteron juga dapat terjadi pada wanita yang telah melakukan operasi pengangkatan rahim (Oophorectomy) dan akan mempengaruhi gairah seksual mereka. Oleh karena itu, beberapa wanita memilih terapi hormon testosteron dalam mengatasi depresi, kelelahan setelah pembedahan, atau karena efek dari menopause.

Riset di Australia menunjukkan bahwa banyak dokter menggunakan terapi hormon testosteron dalam mengatasi masalah pengeroposan tulang (Osteoporosis) dan gejala menstruasi (PMS).

Sayangnya terapi hormon testosteron tidak selalu cocok bagi setiap wanita; khususnya jika mereka sedang hamil, mengalami kanker payudara, kanker indung telur, kolesterol tinggi, sakit jantung dan liver. Memang belum dapat dipastikan apakah penggunaan testosteron yang berlebihan dapat mengakibatkan kematian atau tidak.

Hanya saja Anda dapat mengunjungi dokter jika mengalami kesulitan bernapas, pembengkakkan pada wajah, bibir, lidah dan tenggorokkan. Pada tingkat yang lebih parah, Anda dapat merasa gatal, perubahan suara menjadi lebih berat atau serak, menurunnya ukuran payudara sehingga merubah bentuk fisik Anda dan membesarkan ukuran klitoris (bagian dari organ seks wanita).

Efek samping lainnya yang juga diakibatkan oleh kelebihan hormon testosteron adalah pertumbuhan rambut pada wajah dan tubuh, timbul jerawat dan minyak berlebih. Efek samping tersebut memang terlihat menakutkan, namun ini hanya terjadi pada terapi hormon testosteron yang berlebihan.

Ada juga dampak positif dari terapi testosteron, perhatikan pengalaman berikut! Seorang wanita bernama Shelly di Santiago yang mengalami pengangkatan rahim berkomentar; “Testosteron bekerja cukup bagus dalam meningkatkan hasrat seksual saya dan bekerja seimbang dengan terapi estrogen sehingga dapat mengatasi gangguan emosi”. Jadi apakah testosteron bermanfaat bagi wanita? Tentu saja!

Serupa dengan terapi hormon adapula herbal yang berfungsi meningkatkan testosteron, seperti Tongkat Ali (herbal yang banyak dikonsumsi oleh pria dewasa dalam mengatasi beragam masalah seksual). Herbal ini dapat mengembalikan fungsi tubuh yang berkaitan dengan hormon testosteron secara menyeluruh.

Sebagai wanita Anda tak perlu ragu dalam mengonsumsi Tongkat Ali, sekali lagi cara kerja herbal ini adalah meningkatkan hormon testosteron yang sudah ada dalam tubuh pasien—sehingga peningkatan kadar testosteron setiap wanita cenderung berbeda. Herbal ini bukanlah testosteron itu sendiri, jadi cukup aman untuk dikonsumsi wanita.

Walaupun Tongkat Ali untuk wanita aman di konsumsi, keputusan selalu ada pada Anda! Jika Anda ragu, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang ahli di bidang kesehatan wanita. Jadi, Apa pilihan Anda?

Baca juga:  7 Aroma Vagina Ini Bisa Jadi Tanda Bahaya