Resep Herbal untuk Bantu Perawatan Radang Otak

akar pisang untuk resep herbal radang otak
Pohon Pisang (Credit: Leelakajonkij / Shutterstock)

Diedit:

Penyakit radang otak lazim pula disebut dengan istilah Ensefalitis. Ini merupakan keluhan peradangan otak yang bila diabaikan dapat menyebaban kecacatan bahkan kematian. Penyakit radang otak ini kerap kali beresiko tinggi karena perkembangannya yang sulit terdeteksi. Banyak pasien terdiagnosa terlambat sehingga lebih sulit diatasi.

Meski termasuk sebagai penyakit beresiko, sebenarnya penyakit radang otak masih mungkin diatasi dengan diagnosa dan pengobatan yang cepat dan jitu. Anda bisa memilih obat radang otak dengan metode medis. Tetapi sebenarnya, Anda dapat mencoba obat radang otak alternatif seperti dengan metode tradisional.

Dan pada kesempatan kali ini kita akan mencoba menguak lebih dapat penyakit radang otak ini. Termasuk mengenai bagaimana cara cepat mendeteksi penyakit ini. Dan apa saja obat radang otak yang dapat disarankan untuk pasien.

Resep Herbal Radang Otak

Secara tradisional dikenal adanya beberapa material herbal alami yang diklaim dapat membantu penyembuhan radang otak. Meski belum sepenuhnya diakui secara medis, beberapa resep herbal radang otak ini telah terbukti empiris dapat membantu perawatan radang otak.

Dan di antara beberapa pilihan, salah satu rekomendasi adalah dengan menggunakan akar pisang. Bagaimana cara memanfaatkan akar pisang sebagai resep herbal radang otak? Berikut panduannya.

Resep Herbal Radang Otak – Akar Pisang

Bahan Baku:

Akar pisang 200 gram.
Air mineral 100 cc (kira-kira 1/2 gelas kecil).
Madu secukupnya.

Cara Membuat Ramuan Herbal Radang Otak:

Cuci bersih akar pisang dengan air mengalir, pastikan tidak ada sisa kotoran dan tanah yang melekat di permukaan akar.
Masukan akar pisang yang sudah dipotong kecil ke dalam gelas blender, tambahkan air dan madu, haluskan.

Aturan Pakai:

Minum jus akar pisang sekaligus habis.

Benarkah Akar Pisang Baik untuk Penyakit Radang Otak?

Resep herbal radang otak dengan berbahan herbal akar pisang secara turun temurun sudah dikenal dalam pengobatan tradisional Nusantara. Meski riset yang dilakukan mengenai khasiat akar pisang ini belum cukup banyak dilakukan.

Beberapa fakta yang berhasil terungkap mengenai akar pisang adalah bahwa dalam akar pisang ditemukan sejumlah senyawa fitokimia seperti serotonin, phenolik, tannin, norephinephrine, dophamin, hydroxythripthamine dan banyak lagi.

Sedang dalam Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry tahun 2012, dikatakan bahwa akar pisang dapat memberi efek anti piretik dan anti peradangan. Kandungan fitokimia tertentu dalam akar pisang memberi efek astringent yang meredakan rasa panas dan nyeri.

akar pisang untuk ramuan herbal radang otak
Akar Pisang (Credit: garden.eco)

Elemen potasium dan sejumlah unsur fitokimia lain diduga kuat membantu memperbaiki kinerja otak. Dalam riset dijelaskan adanya manfaat mengonsumsi  buah pisang secara kontinyu pada siswa yang menghadapi ujian. Namun belum dapat dipastikan apakah efek ini dapat dikaitkan dengan penyakit radang otak dan khasiat dari akar pisang.

Sedang dalam riset lokal yang dilaporkan pada Repository Universitas Hasanudin di tahun 2016 menunjukan adanya khasiat dari ekstraksi akar pisang sebagai anti bakteri. Ini memberi khasiat melawan serangan bakteri, menghentikan progres infeksi dan mempercepat pemulihan jaringan.

Pisang sendiri, juga akar pisang, memiliki efek menenangkan sebagaimana dalam pisang terkandung senyawa dopamin yang dapat melakukan mimik (meniru) perilaku dopamin alami tubuh. ini memberi efek positif pada otak yang tengah mengalami gangguan. Menjadi stimulan kinerja otak dan mendorong sejumlah jaringan otak untuk kembali aktif.

Dalam terapi modern, buah pisang dikenal sebagai menu yang lazim direkomendasikan pada mereka dengan masalah alzheimer, depresi dan cidera otak. Diduga akar pisang memberi pengaruh lebih cepat di bandingkan buah pisangnya sendiri.

Sejumlah fakta memang mengarah pada khasiat akar pisang untuk otak, meski belum ada riset yang secara khusus melakukan penelitian terhadap khasiat akar pisang sebagai bahan resep herbal radang otak.

Noni Juice untuk Ramuan Herbal Radang Otak

Pilihan alternatif yang dapat direkomendasikan sebagai obat radang otak adalah Noni juice. Ini karena rupanya khasiat dari buah khas kawasan ekuator ini cukup tinggi untuk kesehatan jaringan otak. Noni diklaim memiliki khasiat baik untuk membantu proses perbaikan kerusakan otak.

Baca juga:  Lancarkan Niat untuk Berhenti Merokok dengan Resep Herbal Ini

Dalam riset yang dilaporkan Biological and Pharmaceutical Bulletin tahun 2009 dilaporkan bahwa Noni juice dapat membantu proses pemulihan kerusakan otak akibat efek proses iskemia. Proses iskemia sendiri adalah  kondisi ketika otak tidak mendapatkan cukup suplai darah. Biasanya terkait dengan gangguan pembuluh darah seperti kolesterol, stroke hingga masalah peradangan yang merusak jaringan pembuluh darah.

Secara khusus juga dijelaskan adanya khasiat Noni juice untuk membantu memperbaiki fungsi kognitif dan sensorik dari pasien stroke. Hal tersebut diuraikan dalam laporan Journal of Nutritional Theurapeutic pada tahun 2018.

mengkudu untuk penyakit radang otak
Buah Noni (© iMoved Studio / Shutterstock)

Di sini dijelaskan bahwa Morinda citrifolia atau buah Noni membantu meningkatkan kadar nitrit oksida dalam jaringan otak. Dan senyawa ini akan sangat membantu memperbaiki kembali fungsi neurotransmitter dalam otak.

Sedang sudah dipahami tentu saja bahwa Noni memiliki komposisi kuat untuk melawan inflamasi dan infeksi. Jadi secara empiris sejumlah pakar sepakat bahwa Noni memiliki khasiat membantu proses penyembuhan peradangan pada otak. Termasuk pula sangat membantu proses pemulihan kerusakan jaringan otak. Sehingga tepat pula dimanfaatkan sebagai resep herbal radang otak.

Memahami Penyakit Radang Otak

Peradangan otak atau ensefalitis adalah kondisi inflamasi yang terbentuk pada jaringan utama otak. Secara umum, inflamasi yang terbentuk disebabkan oleh efek infeksi. Termasuk di antaranya adalah infeksi karena virus, bakteri bahkan jamur. Meski dalam skala sangat terbatas penyakit ini juga dapat disebabkan oleh efek autoimun atau kerusakan fungsi imun.

Beda Radang Otak dan Radang Selaput Otak

Banyak dari kita salah mengartikan radang otak sebagai penyakit meningitis. Padahal terdapat beda signifikan antara radang otak atau ensefalitis dengan radang selaput otak atau meningitis.

Letak perbedaan dari kedua kondisi ini adalah letak infeksi berkembang. Pada meningitis, radang terbentuk pada lapisan selubung otak atau disebut dengan meningen. Selubung ini sejatinya adalah selaput yang berfungsi sebagai pelindung  otak dan saraf di kisaran leher belakang.

Sedang radang otak terbentuk pada jaringan utama batang otak. Serangan terbentuk pada area jaringan otak dan jaringan saraf utama dalam otak. Radang otak dapat disebabkan oleh meningitis yang meluas.

Apa Penyebab Radang Otak?

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, radang otak pada umumnya disebabkan oleh efek infeksi.  Secara medis, penyakit radang otak dapat terjadi akibat serangan infeksi yang secara langsung masuk ke otak. Ini disebut dengan radang otak primer. Kemudian juga ada radang otak sekunder dimana peradangan terjadi akibat perkembangan infeksi yang terjadi pada organ tubuh lain dan menyebar menuju jaringan otak.

Ada banyak penyebab infeksi pemicu radang otak. Kebanyakan disebabkan oleh infeksi virus, meski terdapat pula kasus penyakit radang otak yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Dan beberapa penyebab infeksi tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

Radang Otak Karena Infeksi Virus

Ada beberapa virus yang dapat menyebabkan radang otak. Di antaranya adalah virus influenza, virus herpes simpleks, enterovirus, virus rabies, virus campak, virus epstein Barr  yang masih termasuk kategori virus herpes,

Juga ditemukan kasus ensefalitis karena infeksi cytomegalovirus. Jenis virus ini dapat merusakn tenggorokan, kerongkongan, laring dan eksofagus. Termasuk pula naik dan menyerang otak.

Terdapat pula kasus infeksi karena jenis arbovirus yang lazim ditemukan hidup pada koloni hewan dan serangga liar. Juga flavivirus yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Culex. Keluhan ensefalitis ini disebut dengan penyakit Japanese encephalitis.

Virus pada nyamuk ini masih berkerabat dengan virus pada penyakit demam berdarah dan cikungunya. Catatan kasus pertama dari Japanese encephalitis ini ditemukan di Jepang pada tahun 1871. Meski sebenarnya kasus ini lebih mudah terjadi di kawasan peternakan yang tidak terawat di udara tropis.

Di sisi lain, peradangan otak yang disebabkan oleh virus herpes simpleks adalah yang paling sering terjadi. penularan dapat terjadi ketika tubuh sekitar otak seperti mulut, tenggorokan dan area hidung terserang infeksi dan mulai menyebar hingga otak.

Baca juga:  Gejala Flu Mengganggu Aktivitas? Tuntaskan Dengan Resep Herbal Flu Berikut

Peradangan yang disebabkan oleh virus influenza juga cukup banyak ditemukan. Jumlah kasus di lapangan untuk kedua jenis penyakit radang otak ini hampir setara. Serangan influenza yang berat dan cepat memiliki tingkat resiko tinggi untuk menyebabkan radang otak. Sebagaimana dijelaskan dalam JMM Case Reports tahun 2016.

Untuk kasus peradangan otak pada anak, beberapa jenis virus seperti virus penyebab campak, cacar air dan rubella dapat menjadi penyebab kuat serangan infeksi pada otak. Karenanya sangat disarankan untuk anak-anak sejak dini mendapatkan vaksin virus tersebut.  Karena kerentanan kondisi otak anak dapat memberi efek serius pada perkembangan otak anak hingga dewasa.

Radang Otak Karena Infeksi Bakteri dan Jamur

Dalam jumlah cenderung terbatas, infeksi pada otak dapat pula disebabkan oleh serangan bakteri dan jamur.  Dan dikatakan bahwa infeksi pada jaringan otak yang disebabkan oleh bakteri dapat menjadi lebih berbahaya dan mematikan.

Jenis bakteri penyebab penyakit radang otak dapat dikaitkan dengan bakteri yang sama yang dapat menyebabkan radang selaput otak atau meningitis. Juga beberapa kasus infeksi bakteri lain seperti bakteri dan parasit macam toksoplasma, plasmodium penyebab malaria, borelia penyebab  lyme disease dan beberapa bakteri serta parasit lain.

Jamur juga dikatakan dapat menjadi penyebab infeksi pada otak. Hal tersebut sempat diungkap dalam Neuropathology and Applied Neurobiology tahun 2014. Radang otak karena jamur dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak yang lebih serius dan proses regenerasi yang lebih lambat. Kasus infeksi jamur pada otak termasuk langka, tetapi beresiko tinggi.

Beberapa jenis jamur yang ditemukan dapat menyebabkan penyakit radang otak antara lain adalah aspergillus, candida albicans, crypticoccus, histoplasmosis, mucormycosis dan masih banyak lagi.

Mengenali Gejala Radang Otak

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa penyakit ini termasuk sulit untuk dideteksi awal. Sejumlah gejala demikian mirip dengan keluhan penyakit biasa, sehingga acapkali diremehkan oleh pasien. Keluhan beranjak serius dengan tempo yang tidak sama untuk setiap pasien dan akhirnya pasien terdeteksi dengan terlambat.

Sakit Kepala Gejala Radang Otak ( health.com / gettyimages)

Beberapa gejala ringan dari radang otak akan menyerupai gejala awal dari flu. Berikut adalah gejala dari penyakit radang otak namun menyerupai gejala kebanyakan penyakit ringan.

  • Demam
  • Sakit kepala
  •  Mata yang mudah merasa silau
  • Mual dan dorongan untuk muntah yang kuat
  • Perasaan kelelahan
  • Pegal linu dan nyeri sendi

Meski demikian, beberapa gejala dapat bersifat khas. Beberapa gejala khas yang sebaiknya Anda pahami dan menjadi ciri khas dari penyakit radang otak antara lain.

  • Rasa kaku di leher dan kepala belakang
  • Demam dapat mencapai kisaran di atas 39oC
  • Menjadi sensitif terhadap caahaya
  • Pasien tampak bingung dan mengigau
  • Halusinasi
  • Kejang
  • Kehilangan kesadaran

Terapi Medis untuk Obat Radang Otak

Setelah pasien terdiagnosa mengalami radang otak, sejumlah terapi lazim diberikan untuk obat radang otak. Utamanya tentu untuk menghentikan perkembangan peradangan dan infeksi. Diperlukan terapi yang tepat sasaran sesuai dengan kondisi dan penyebab peradangan.

Secara umum obat radang otak akan terpusat pada antiviral seperti acyclovir dan sejenisnya. Namun terapi ini hanya efektif pada jenis infeksi yang disebabkan oleh jenis virus kategori herpes. Jenis varian antiviral lain diperlukan untuk jenis virus lain.

Terapi antiviral juga tidak dapat diberikan bila radang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Dibutuhkan terapi tepat berupa anti biotik atau antifungal khusus untuk infeksi otak yang disebabkan oleh bakteri atau jamur.

Bersamaan dengan terapi ini pasien acapkali ditambahkan dengan obat radang otak jenis kortikosteroid untuk membantu menurunkan intensitas inflamasi pada otak. Kadang juga pasien mendapatkan  terapi imunoglobulin yang akan bekerja pada fungsi kekebalan tubuh.

Pada kasus yang lebih serius, dibutuhkan terapi tambahan yang membantu mengatasi sejumlag gejala pada pasien. Sifatnya tidak sebagai obat radang otak secara langsung, tetapi untuk menurunkan intensitas gejala yang dirasa sangat mengganggu kenyamanan pasien.

Di antara terapi-terapi tersebut adalah pereda nyeri, anti piretik untuk mengatasi demam, bantuan sistem pernafasan, anti konvulsan atau anti kejang, sedatif untuk membantu pasien lebih mudah tidur dan istirahat. Bila pasien menjadi terlalu banyak muntah dan diare, pasien akan mendapatkan terapi cairan melalui infus.

Tingkat Resiko dari Radang Otak

Semakin cepat penyakit radang otak dapat terdeteksi, semakin besar kemungkinan peradangan diatasi. Namun ketika keluhan terdeteksi terlambat, sejumlah resiko dapat terjadi, termasuk resiko kehilangan memori, penurunan kemampuan kognitif, gangguan kepribadian, masalah penglihatan, cacat fisik hingga gangguan kesadaran permanen.

Meningkatkan efektivitas obat radang otak dengan mengonsumsi ramuan herbal radang otak diklaim dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Tentu pastikan Anda mengonsumsi dengan cara yang tepat. Termasuk dengan memberi jarak waktu minum.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang resep herbal radang otak. Semoga Anda memperoleh manfaatnya dengan menerapkan informasi di sini. Temukan juga info-info herbal khas Indonesia lainnya hanya di Deherba.com.


Dalimartha, Setiawan. 2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya.

Tyler Walker, MD. Healthline. Encephalitis. URL: https://www.healthline.com/health/encephalitis#outlook. Accessed: 2019-01-09. (Archived by WebCite®)

Peter Pressman, MD. Verywellhealth. Fungal Infections of the Nervous System. URL: https://www.verywellhealth.com/fungal-cns-infections-neurology-2488667. Accessed: 2019-01-09. (Archived by WebCite®)