Perawatan Bagi Bayi Prematur: Penghangat Alami Ala Kanguru?


By Fery Irawan

Pernahkah Anda melihat hewan kanguru yang memiliki kantung khusus untuk menyimpan anaknya? Ya, acara televisi yang memuat kehidupan binatang asal Australia ini seringkali menampilkan aktivitas jenaka tersebut. Namun, bagaimana jika metode yang digunakan oleh kanguru sewaktu menyimpan anak dalam kantungnya juga diterapkan pada bayi prematur?

Tentu saja, bayi Anda tidak akan dititipkan oleh kanguru tersebut. Hanya saja metodenya hampir serupa dengan kanguru, maka tepat jika disebut penghangat alami ala kanguru. Beberapa rumah sakit sudah menerapkan metode ini, contohnya di Kolombia pada tahun 1979 seorang dokter menerapkan hal ini karena mengetahui bahwa daya tahan bayi prematur sangat rendah.

Biasanya bayi prematur memang di tempatkan dalam inkubator khusus, walau seringkali berhasil metode tersebut tidak cukup efektif dalam menangani kasus bayi prematur. Mengapa? Alasannya berkaitan dengan sanitasi yang kurang memadai, ruangan yang penuh, keterbatasan personel yang merawat bayi, juga kurangnya peralatan medis.

Metode penghangatan bayi prematur ala kanguru ini dilakukan dengan memanfaatkan suhu tubuh ibu, ayah, kakak, atau siapapun yang merawat sang buah hati. Bagaimana bisa? Caranya mudah, sang buah hati hanya perlu diletakkan pada dada pengasuhnya dengan posisi vertikal dan punggung bayi di tutup dengan selimut atau kain.

Walau setiap orang dapat menjadi pengasuh sang buah hati, tetap saja si Ibu memiliki peranan penting sebagai inkubator alaminya. Tidak seperti sang ayah, seorang ibu dapat dengan mudah menyusuinya. Ada begitu banyak manfaat yang bisa dirasa oleh orang tua ataupun sang bayi sendiri.

Bagi orang tua, metode ini akan mengurangi biaya yang keluar hanya untuk inkubator yang ada di rumah sakit, karena mempercepat proses perawatan di rumah sakit. Hal ini juga menguatkan hubungan batin dengan sang buah hati. Uniknya metode ini dipercaya dapat memperbanyak produksi ASI (air susu ibu).

Bagi sang bayi, ia dapat merasa nyaman sehingga dapat tidur lelap. Ia juga mengetahui sentuhan, detak jantung, dan tarikan napas yang Anda buat—sehingga ia akan merasa dekat dengan Anda. Tentu saja suhu tubuh akan lebih mudah terkontrol secara alami karena panas dihantarkan langsung dari kulit Anda kepada sang bayi.

Apakah metode demikian memang aman? Penelitian yang dilakukan beragam dokter memperlihatkan bahwa ini aman. Di Meksiko saja pelatihan menjadi perawat ala kanguru juga diberikan bagi anggota keluarga lainnya, sehingga sang ibu dapat beristirahat seraya mereka menggantikan tugasnya. Seorang dokter bernama Guadalupe Santos telah menerapkan metode ini sejak tahun 1992.

Namun Anda perlu berkonsultasi dengan dokter guna memastikan apakah penggunaan inkubator dibutuhkan sewaktu menerapkan metode ini atau tidak. Beberapa negara mengkombinasikan kedua metode tersebut, baik inkubator maupun penghangatan ala kanguru dengan durasi 10 sampai 60 menit. Ada juga yang bergantian merawat dengan pasangan hidup mereka selama 24 jam penuh, demikianlah perawatan bagi bayi prematur yang bisa Anda terapkan.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}