Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Ilustrasi Penyebab Kanker Paru-Paru Ilustrasi Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Paru-Paru

Tahukah Anda? Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan di dunia dan paling banyak terdiagnosa di dunia yang kebanyakan pasiennya ialah kaum pria dengan persentase pasien antara pria dan wanita sebesar 5:2.

Kanker paru-paru kerap kali menjadi jenis kanker sekunder hasil dari metastasis kanker dari organ lain. Serangan metastasis kanker paru-paru bisa menjadi satu titik fatal dari stadium akhir yang berujung kematian. Namun di sisi lain kasus kanker paru-paru primer atau kanker paru-paru yang memang berasal dari pertumbuhan sel tidak normal pada paru-paru juga relatif tinggi.

Khusus untuk jenis kanker primer, kanker paru-paru biasa terkelompok dalam dua kategori yakni:

  • Kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC)

    Kanker paru-paru jenis ini paling mendominasi diantara jenis kanker paru-paru lainnya. Dikatakan dalam cancer.org, kanker ini dialami oleh 85% pasien kanker paru-paru. Kanker ini tumbuh di beberapa sel seperti; sel squamous, sel adenoma, dan sel-sel besar lain. Sebagian besar kanker paru-paru sekunder juga muncul dalam bentuk SCLC.

  • Kanker paru-paru non sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC)

    Kanker jenis ini tergolong jarang terjadi, persentasenya hanya sekitar 15%, karena sifat sel yang tergolong kecil dan letaknya tersembunyi. Namun kebanyakan kasus kanker paru-paru jenis NSCLC ini sangat cepat berkembang hingga menyebabkan kematian yang sangat cepat pula.

Kedua jenis kanker ini dikategorikan berdasarkan atas lokasi tumbuhnya kanker pada paru-paru dengan demikian akan memudahkan Anda untuk membedakannya. Sel kanker dapat dihindari apabila Anda tahu penyebab kanker paru-paru, mari kita perhatikan kembali!

Penyebab Kanker Paru-Paru

Berdasarkan fakta Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) yang menyebutkan bahwa penyakit kanker paru-paru merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang pria di Indonesia.

Fakta-fakta ini sangat erat kaitannya dengan penyebab utama penyakit kanker paru-paru. Dikatakan lebih dari 80% kasus kanker paru-paru, berkaitan dengan konsumsi rokok. Dan sudah tentu sebagian besar pengonsumsi rokok adalah kaum pria, sehingga sangat wajar bila kebanyakan kasus kanker paru-paru dikeluhkan oleh pria.

Dalam rokok, memang diketahui mengandung begitu banyak toksin. Toksin ini berasal dari efek pembakaran tembakau dan beragam bumbu-bumbu yang menyertainya. Asap dari rokok yang terhisap ke dalam paru-paru menyisakan kerusakan sel. Proses kerusakan sangat halus yang bekerja selapis demi selapis, sampai akhirnya kerusakan tak lagi berimbang dengan proses regenerasi sel rusak yang menjadi mekanisme alami tubuh.

Ketika kondisi kerusakan sel tak lagi berimbang dengan proses regenerasi sel, di saat itulah sel tak lagi melakukan pembentukan jaringan sel normal, melainkan melakukan mutasi gen. Sehingga tumbuhlah sel tidak normal pada paru-paru yang sifatnya agresif dan mendesak sel normal. Bila kondisi ini diabaikan maka pertumbuhan tidak normal ini akan berubah menjadi ganas, lalu memakan sel sehat dan menyebabkan mutasi menyeluruh terhadap seluruh organ paru-paru.

Toksin dari rokok itu sendiri terdiri dari 50 jenis yang keseluruhannya mampu membangun kondisi karsinogen, yakni kondisi dimana tubuh atau organ menjadi sangat kondusif bagi pertumbuhan sel kanker. Kondisi karsinogen ini melibatkan endapan toksin dan radikal bebas.

Karena disebabkan oleh efek asap pembakaran rokok, maka mereka yang menjadi perokok pasif sebenarnya dapat lebih beresiko mengalami kanker paru-paru. Beberapa fakta menunjukan bahwa menjadi perokok pasif dapat meningkatkan resiko terserang kanker paru-paru hingga 20%.

Selain masalah asap rokok, sumber toksin lain bisa menjadi penyebab kanker paru-paru yang artinya melalui perantara pernafasan dan udara. Kasus kanker paru-paru akan meningkat pada kawasan dengan kondisi polusi udara yang tinggi, seperti; pada kawasan padat kendaraan dan daerah industri dimana pabrik-pabrik besar berdiri.

Mereka yang bekerja pada kawasan pertambangan mineral juga bisa mengalami peningkatan resiko mengalami kanker paru-paru. Karena beberapa mineral logam tertentu seperti; nikel, silika, asbes, batubara atau arsenik bersifat korosi terhadap sel dan dapat merusak sel paru-paru ketika terhirup oleh pernafasan.

Beberapa kondisi radiasi juga bisa menjadi penyebab kanker paru-paru. Salah satunya adalah radiasi radon, sejenis senyawa partikel udara yang biasa terdapat pada kawasan dekat nuklir. Radon akan terhirup dalam pernafasan dan menciptakan korosi pada sel paru-paru. Proses pajanan radon dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan kronis pada sel paru-paru manusia dan memicu pertumbuhan sel kanker.

Ditemukan pula adanya kasus infeksi akut pada paru-paru yang menyebabkan terjadinya kerusakan fatal terhadap sel-sel di dalam paru-paru. Sebagaimana sebelumnya dijelaskan sel kanker bisa muncul setelah kerusakan tak lagi berimbang dengan kemampuan sel dalam beregenerasi. Jadi dari infeksi yang berat, dan kondisi sel yang semakin rusak di saat itulah muncul sel-sel baru yang sudah bersifat agresif dan ganas. Mmaka dari itu Anda perlu mengenali gejala kanker paru-paru untuk mengetahui apakah infeksi akut ini sudah berkembang menjadi kanker?

Gejala Kanker Paru-Paru

Gejala kanker paru-paru pada stadium satu kerap kali samar dan sulit dikenali. Pasalnya keluhan yang muncul cenderung menyerupai gejala batuk biasa. Bahkan dokter sendiri kerap kali tak menyadari pasiennya mengidap kanker paru-paru pada stadium satu sampai pasien menjalani pemeriksaan dengan X-ray atau CT-scan.

Biasanya dokter akan mulai curiga terjadi masalah dengan paru-paru bila pasien mulai menunjukan beberapa gejala seperti :

  • Batuk tak kunjung sembuh, bahkan lebih dari 2 minggu. Suara batuk terdengar kering dan dalam dengan efek gatal yang menyiksa.
  • Pasien menunjukan tanda sesak nafas atau setidaknya nafas pendek.
  • Pasien mudah merasa lelah dan mengantuk, kerap kali pasien juga sulit berkonsentrasi. Kadang pasien juga mengeluhkan masalah pusing dan sakit kepala.
  • Pasien mulai menunjukan tanda kehilangan selera makan dan tampak mengalami penurunan berat badan. Biasanya mereka dengan keluhan kanker paru-paru akan tampak lebih kurus dengan sangat cepat, dada tampak cekung dan punggung sedikit membungkuk.
  • Kerap kali merasa nyeri pada dada kanan dan kiri.
  • Wajah dan leher kadang terasa bengkak.
  • Muncul nyeri ringan pada tulang punggung belakang, area belikat atau kawasan dekat bahu dan ketiak sampai muncul nyeri pada lengan.
  • Pasien kerap kali mudah tersedak, kadang sulit menelan atau malah sakit untuk menelan.
  • Ujung jari tampak mencembung.
  • Suara terasa lebih berat dengan nafas yang pendek. Kadang mengalami kesulitan untuk bicara dalam nada tinggi.

Sementara itu, tidak mudah membedakan kategori kanker paru-paru yang menyerang karena keduanya menunjukan gejala kanker paru-paru yang serupa. Biasanya pihak medis akan meminta pasien menjalankan rangkaian test untuk memastikan kategori kanker paru-paru yang menyerang pasien bersangkutan. Setelah serangkaian pemeriksaan dilakukan, barulah pengobatan kanker paru-paru secara medis dapat diterapkan.

Pengobatan Kanker Paru-Paru Secara Medis

Pengobatan kanker paru-paru secara medis berkaitan dengan terapi untuk menurunkan intensitas pertumbuhan sel kanker dan tindakan operasi pengangkatan jaringan pada paru-paru yang terserang kanker. Pilihan prosedur akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat stadium kanker yang pasien derita. Adapun beberapa prosedur pengobatan kanker tersebut antara lain:

Pengangkatan Jaringan

Di sini pengobatan dijalankan dengan melakukan tindakan pembedahan untuk mengambil jaringan atau bagian dari paru-paru yang terserang kanker. Biasanya pengangkatan ini dilakukan dengan mengambil sedikit bagian sel sehat di sekitar sel kanker yang juga bisa Anda singkirkan selama operasi. Tindakan ini terdiri dari beberapa jenis prosedur, yakni:

  • Lobektomi

    Tindakan operasi dengan mengangkat satu lobus dari satu sisi paru-paru. Lobus adalah kelompok sel dari paru-paru, pada paru-paru kanan terdapat 3 lobus sedang pada paru-paru kiri terdapat 2 lobus. Ketika salah satu lobus terserang kanker, prosedur pengangkatan 1 lobus bisa ditempuh dan pasien masih dapat menjalankan fungsi pernafasan dengan baik, meski kadang terjadi penurunan kondisi.

  • Wedge Resection

    Tindakan pengangkatan jaringan pada paru-paru yang terserang kanker. Pengangkatan ini hanya akan mengambil sepotong kecil bagian paru-paru. Biasanya langkah ini diambil untuk kasus kanker stadium awal atau untuk kasus kanker dimana sebelumnya pasien sudah menjalankan prosedur lobektomi sehingga mustahil dilakukan tindakan lobektomi ulang.

  • Pneumonektomi

    Tindakan pengangkatan ini terbilang ekstrim, karena pasien akan menjalani pengangkatan satu sisi paru-paru sehingga pasien akan hidup dengan sisa satu sisi paru-paru. Biasanya dengan terapi khusus jaringan kecil akan terbentuk pada sisa paru-paru yang terpotong sehingga pasien akan pulih bernafas normal setelah beberapa minggu.

    Tindakan operasi pengangkatan kerap kali memicu resiko pada tubuh, seperti penurunan fungsi, hingga masalah serius lain yang bisa saja menyebabkan komplikasi seperti; peradangan, perdarahan sampai penggumpalan darah.

Terapi

Sebagaimana kebanyakan prosedur pengobatan kanker lainnya, pengobatan kanker paru-paru juga bisa dijalankan dengan menggunakan beberapa terapi yang difokuskan untuk mematikan sel, sekaligus menekan pertumbuhan dan regenerasi sel kanker. Beberapa metode terapi untuk pengobatan kanker paru-paru tersebut antara lain:

  • Radioterapi

    Di sini pasien akan menjalankan terapi menggunakan gelombang radio yang bersifat radiasi. Radiasi akan dipaparkan pada sel kanker dengan ditembakan. Radiasi memang memiliki kemampuan merusak sel, sehingga bila tidak bijak digunakan bisa merusak sel sehat. Itu sebabnya terapi ini harus diterapkan secara terfokus supaya dapat menekan kerusakan sel sehat yang terjadi.

    Letak paru-paru di dada menyebabkan pasien kerap kali merasakan keluhan sakit pada dada, nyeri pada tulang, rona terbakar pada kulit, hingga peradangan pada tenggorokan setelah menjalankan radioterapi.

  • Kemoterapi

    Berbeda dengan radioterapi yang bekerja secara terfokus, maka kemoterapi akan bekerja di seluruh tubuh. Biasanya terapi ini dijalankan pada kasus kanker yang sudah menyebar, karena proses terapi menggunakan cairan kimiawi tertentu yang dipaparkan pada tubuh melalui infus atau suntik. Kadang terapi diberikan sebelum operasi pengangkatan atau setelah pengangkatan.

    Senyawa kimiawi ini akan bekerja merusak sel, dan karena diberikan melalui pembuluh darah, efek kerusakan bisa tersebar di seluruh tubuh. Itu sebabnya muncul beberapa efek samping yang sifatnya merata di seluruh tubuh mulai dari masalah kerontokan, peradangan tenggorokan, sariawan, kulit yang tampak kusam, sampai kaku-kaku pada sendi hingga kaki.

  • Terapi biologi

    Terapi ini diberikan pada kasus kanker yang belum mencapai stadium berat. Atau malah diberikan pada pasien dengan kondisi berat di stadium akhir. Fungsi terapi ini untuk menekan pertumbuhan dan agresifitas sel kanker dengan beberapa artifisial antigen.

Selain dengan obat secara medis, kanker paru-paru juga bisa diatasi dengan menjalankan terapi pengobatan kanker paru-paru alternatif. Cara ini akan memanfaatkan khasiat dari pengobatan tradisional atau obat herbal.

Indonesia kaya akan beragam jenis herbal khas tropis yang terbukti secara empiris memiliki khasiat terbaik mengatasi kanker, termasuk kanker paru-paru. Tapi tentu saja sebaiknya Anda cukup selektif dalam memilih jenis herbal untuk pengobatan kanker paru-paru, karena posisi paru-paru yang demikian dekat dengan jantung sehingga kesalahan langkah dalam pengobatan bisa berakibat cukup fatal.


Pengobatan Kanker Paru-Paru Secara Herbal

Pastikan obat herbal tersebut relatif aman dan tetap netral sekalipun Anda padukan dengan pengobatan medis. Malah sebisa mungkin pilih herbal yang berkhasiat meningkatkan khasiat dan kecepatan dari pengobatan medis. Dan dari begitu banyak jenis herbal, kedua jenis ini adalah yang termasuk terekomendasi oleh para pakar kesehatan herbal.

Sarang Semut

Jenis herbal ini salah satu yang paling banyak direkomendasikan sebagai obat kanker. Terkenal di seluruh kawasan Asia Tenggara dengan khasiatnya sebagai obat herbal untuk segala jenis kanker. Di Indonesia terdapat jenis sarang semut yang terbaik, yakni Myrmecodia pendans, yang berhabitat di pedalaman hutan Papua.

Bentuk unik umbinya yang berongga dengan labirin di sisi dalam membuat tanaman ini kerap menjadi rumah semut. Keberadaan semut di dalam umbi ini membentuk perpaduan alami antara senyawa yang dilepas semut dengan senyawa alami dari tanaman sarang semut ini. Perpaduan ini dipercaya beberapa pakar sebagai penyebab sarang emut sangat berkhasiat.

Salah satu yang khas dari sarang semut adalah keberadaan flavonoid dalam jumlah dan formula paling terbanyak dari jenis herbal lain. Flavonoid dalam sarang semut memiliki khasiat lengkap sebagai:

  • Anti Karsinogen

    Kemampuan untuk menyingkirkan sebanyak mungkin oksidan dan toksin yang selama ini menyebabkan kondisi karsinogen atau menciptakan kondisi yang nyaman untuk pertumbuhan kanker dalam tubuh.

  • Anti Proliferasi

    Salah satu kemampuan sel kanker adalah melakukan proliferasi yakni pembelahan diri yang cepat sebelum sel lama rusak, dan kemampuan ini akan dihalangi oleh flavonoid.

  • Induksi Apoptosis

    Kemampuan untuk menyerang nuklean dari sel kanker, sehingga sel kanker mengalami pelemahan dan akhirnya cenderung mati lebih cepat atau bunuh diri.

  • Inhibis Angiogenesis

    Kemampuan untuk mencegah aliran suplai darah menuju sel kanker dengan demikian sel kanker akan kekurangan asupan oksigen dan sari makanan, sampai akhirnya mengkerut dan kering.

  • Anti Resistensi

    Mereka yang menjalani terapi medis kanker akan diharuskan mengonsumsi obat dalam jangka panjang, kadang kondisi ini menjadi bumerang dan menyebabkan pasien mengalami resistensi atau kekebalan terhadap obat bersangkutan. Di sini flavonoid memiliki kemampuan mencegah kondisi resistensi ini.

Selain kandungan flavonoidnya yang tinggi dalam sarang semut juga dijumpai beberapa senyawa antioksidan lain seperti; tannin, tokoferol dan polifenol serta beberapa senyawa unik yang belum bisa diidentifikasi lebih lanjut. Senyawa-senyawa yang sampai saat ini telah teridentifikasi dalam sarang semut terbukti ampuh menjadikannya salah satu herbal anti kanker terbaik. Bahkan tanda-tanda kesembuhan sudah bisa dilihat dalam 1-3 bulan konsumsi secara rutin.

Karena sarang semut memiliki kemampuan antioksidan dengan efektifitas 96%, memiliki kemampuan mencegah mutasi gen, menetralkan kembali kondisi-kondisi ketidakseimbangan dalam tubuh sehingga menurunkan kecenderungan terjadinya mutasi gen, juga mendorong tubuh memproduksi lebih banyak antigen.

Dalam kasus kanker paru-paru, dimana sel di dalamnya bersifat rekat maka sarang semut jelas pilihan pengobatan terbaik mengingat kecepatan pengobatan yang bisa dihasilkan dari terapi rutin yang pasien jalankan.

Keterangan lebih lengkap mengenai bukti keampuhan Sarang Semut untuk pengobatan kanker paru-paru, dapat dilihat dalam halaman artikel "Obat Kanker Paru-Paru".

Noni Juice

Buah yang berasal dari daerah tropis ini di beberapa daerah dikenal dengan nama mengkudu atau pace. Sari buahnya atau juice dari buah noni ini merupakan salah satu herbal yang memang sudah demikian populer sebagai herbal untuk beragam jensi penyakit. Tak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di seluruh kawasan pasifik.

Dalam buah noni terdapat kandungan flavonoid, yang meski tak selengkap formula dalam sarang semut, tetapi juga memiliki deretan khasiat yang hampir serupa. Dan disempurnakan oleh kandungan senyawa xeronine, sejenis protein khas yang berfungsi mengendalikan pertumbuhan dan regenerasi sel untuk tetap dalam mekanisme seharusnya.

Buah noni juga dikenal karena khasiat trio senyawa scolopetin, terpenoid dan damnachantal. Ketiganya tak hanya bekerja sebagai antioksidan, tetapi juga baik untuk mengendalikan regenerasi dan pertumbuhan sel, mencegah mutasi gen dan mendorong tubuh membentuk senyawa anti kanker seperti; nitrit oksida, interleukin dan interferon.

Beberapa kasus kanker paru-paru berawal dari infeksi atau setidaknya berawal dari kerusakan sel yang berat. Untuk jenis semacam ini terapi noni juice akan efektif karena kemampuannya dalam meningkatkan kemampuan regenerasi sel yang efektif serta kemampuannya dalam meningkatkan daya lawan tubuh terhadap serangan virus dan bakteri.

Noni juice dan sarang semut, dua jenis herbal yang sudah terekomendasi sebagai herbal untuk kanker, termasuk obat herbal kanker paru-paru. Dengan terapi yang rutin baik sebagai pengobatan tunggal atau sebagai terapi yang Anda padukan bersama pengobatan medis, kanker paru-paru masih mungkin untuk diatasi dan pasien masih bisa meningkatkan kemungkinan hidup beberapa kali lebih baik.

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Sarang Semut Papua Tumpas Kanker dan Tumor dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

sarang semut papua 3
Berkat herbal ini banyak penderita kanker, tumor dan benjolan abnormal bisa kembali menjalani hidup mereka seperti semula tanpa harus menghadapi biopsi, pembedahan, dan kemoterapi […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram