Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Ilustrasi Penyebab Kanker Paru-Paru Ilustrasi Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Paru-Paru

Kanker paru-parumerupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan di dunia. Penyakit ini juga termasuk jenis kanker yang paling banyak terdiagnosa di dunia. Dan kebanyakan pasiennya adalah kaum pria dengan prosentasi pasien antara pria dan wanita sebesar 5 : 2.

Bahkan berdasar fakta yang diungkap oleh Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) juga disampaikan bahwa penyakit kanker paru-parumerupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang pria di Indonesia.

Fakta-fakta ini sangat erat kaitannya dengan penyebab utama dari penyakit kanker paru-paru. Dikatakan lebih dari 80% kasus kanker paru-paru, berkaitan dengan konsumsi rokok. Dan sudah tentu sebagian besar pengkonsumsi rokok adalah kaum pria, sehingga sangat wajar bila kemudian kebanyakan kasus kanker paru-paru dikeluhkan oleh pria.

Kanker paru-paru kerap kali menjadi jenis kanker sekunder hasil dari metastasis kanker dari organ lain. Serangan metastasis kanker pada paru-paru bisa menjadi satu titik fatal dari stadium akhir yang kerap kali berujung kematian. Namun pada sisi lain kasus kanker paru-paru primer atau kanker paru-paru yang memang berasal dari pertumbuhan sel abnormal dalam paru-paru juga relatif tinggi.

Khusus untuk jenis kanker primer, kanker paru-paru biasa terkelompok dalam dua kategori yakni:

  • Kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC)

    Kanker paru-paru jenis ini paling mendominasi dari semua diagnose kanker paru-paru. Dikatakan dalam cancer.org, kanker ini diidap oleh 85 % pasien kanker paru-paru. Kanker ini akan tumbuh pada beberapa sel seperti sel squamous, sel adenoma, dan sel-sel besar lain dalam paru-paru. Sebagian besar kanker paru-paru sekunder juga muncul dalam bentuk SCLC.

  • Kanker paru-paru non sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC)

    Kanker jenis ini tergolong jarang terjadi, presentasinya hanya sekitar 15 %. Karena sifat sel yang tergolong kecil dan terletak tersembunyi. Namun kebanyakan kasus kanker paru-paru jenis NSCLC ini sangat cepat berkembang dan menyebabkan kematian dengan lebih cepat pula.

Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab kanker paru-paru tergolong sangat khas, sesuai dengan apa yang kami ulas sebelumnya di atas. Fakta menunjukan leboih dari 80% kasus kanker paru-paru terkait erat dengan konsumsi rokok yang kontinyu.

Dalam rokok, memang diketahui mengandung begitu banyak toksin. Toksin ini berasal dari efek pembakaran tembakau dan beragam bumbu-bumbu yang menyertainya. Asap dari rokok yang terhisap ke dalam paru-paru menyisakan kerusakan sel. Proses kerusakan sangat halus dan bekerja selapis demi selapis sampai akhirnya kerusakan tak lagi bisa berimbang dengan proses regenerasi sel rusak yang menjadi mekanisme alami tubuh.

Ketika kondisi kerusakan sel tak berimbang lagi dengan proses regenerasi sel, di saat itulah kerap kali sel tak lagi melakukan regenerasi sel normal, melainkan melakukan mutasi gen. Tumbuhlah sel abnormal dalam paru-paru yang sifatnya agresif dan mendesak sel normal. Bila kondisi ini diabaikan pertumbuhan abnormal ini akan berubah menjadi ganas, memakan sel sehat dan menyebabkan mutasi menyeluruh terhadap seluruh organ paru-paru.

Toksin dari rokok sendiri terdiri dari 50 jenis yang semuanya mampu membangun kondisi karsinogen, yakni kondisi dimana tubuh atau organ menjadi sangat nyaman untuk pertumbuhan sel kanker. Kondisi karsinogen ini melibatkan endapan toksin dan radikal bebas.

Karena disebabkan oleh efek asap pembakaran rokok, maka mereka yang menjadi perokok pasif juga bisa beresiko mengalami kanker paru-paru. Beberapa fakta menunjukan bahwa menjadi perokok pasif dapat meningkatkan resiko terserang kanker paru-paru hingga 20%.

Selain masalah asap rokok, sumber toksin lain bisa menjadi penyebab kanker paru-paru, yang artinya melalui perantara pernafasan dan udara. Kasus kanker paru-paru akan meningkat pada kawasan dengan kondisi polusi udara yang tinggi, seperti pada kawasan padat kendaraan dan pada daerah industri dimana pabrik-pabrik besar berdiri.

Mereka yang bekerja pada kawasan pertambangan mineral juga bisa mengalami peningkatan resiko mengalami kanker paru-paru. Karena beberapa mineral logam tertentu seperti nikel, silika, asbes, batubara atau arsenik bersifat korosi terhadap sel dan dapat merusak sel paru-paru ketika terhirup oleh pernafasan.

Beberapa kondisi radiasi juga bisa menjadi penyebab kanker paru-paru. Salah satunya adalah radiasi radon, sejenis senyawa partikel udara yang biasa terdapat pada kawasan dekat nuklir. Radon akan terhirup dalam pernafasan dan menciptakan korosi pada sel paru-paru. Proses pajanan radon dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan kronis pada sel paru-paru manusia dan memicu pertumbuhan sel kanker.

Ditemukan pula adanya kasus infeksi akut pada paru-paru yang menyebabkan terjadinya kerusakan fatal terhadap sel-sel di dalam paru-paru. Sebagaimana sebelumnya dijelaskan sel kanker bisa muncul setelah kerusakan tak lagi lagi berimbang dengan kemampuan sel dalam beregenerasi. Jadi dari infeksi yang berat, dan kondisi sel yang semakin rusak bisa jadi di saat itulah muncul sel-sel baru yang sudah bersifat agresif dan ganas.

Gejala Kanker Paru-Paru

Gejala kanker paru-paru pada stadium satu kerap kali samar dan sulit dikenali. Pasalnya keluhan yang muncul cenderung menyerupai gejala batuk biasa. Bahkan dokter sendiri kerap kali tak menyadari pasiennya mengidap kanker paru-paru pada stadium satu sampai pasien menjalani pemeriksaan dengan X-ray atau CT-scan.

Biasanya dokter akan mulai curiga terjadi masalah dengan paru-paru bila pasien mulai menunjukan beberapa gejala seperti :

  • Batuk tak kunjung sembuh, bahkan lebih dari 2 minggu. Suara batuk terdengar kering dan dalam dengan efek gatal yang menyiksa.
  • Pasien menunjukan tanda sesak nafas atau setidaknya nafas pendek.
  • Pasien mudah merasa lelah dan mengantuk, kerap kali pasien juga sulit berkonsentrasi. Kadang pasien juga mengeluhkan masalah pusing dan sakit kepala.
  • Pasien mulai menunjukan tanda kehilangan selera makan dan tampak mengalami penurunan berat badan. Biasanya mereka dengan keluhan kanker paru-paru akan tampak lebih kurus dengan sangat cepat, dada tampak cekung dan punggung sedikit membungkuk.
  • Kerap kali merasa nyeri pada dada kanan dan kiri.
  • Wajah dan leher kadang terasa bengkak.
  • Muncul nyeri ringan pada tulang punggung belakang, area belikat atau kawasan dekat bahu dan ketiak sampai muncul nyeri pada lengan.
  • Pasien kerap kali mudah tersedak, kadang sulit menelan atau malah sakit untuk menelan.
  • Ujung jari tampak mencembung.
  • Suara terasa lebih berat dengan nafas yang pendek. Kadang mengalami kesulitan untuk bicara dalam nada tinggi.

Sementara itu, tidak mudah membedakan kategori kanker paru-paru yang menyerang karena keduanya menunjukan gejala kanker paru-paru yang serupa. Biasanya pihak medis akan meminta pasien menjalankan rangkaian test untuk memastikan kategori kanker paru-paru yang menyerang pasien bersangkutan.

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Pengobatan kanker paru-parusecara medis berkaitan dengan terapi untuk menurunkan intensitas pertumbuhan sel kanker dan tindakan operasi pengangkatan jaringan pada paru-paru yang terserang kanker. Pilihan prosedur akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat stadium kanker yang pasien derita. Adapun beberapa prosedur pengobatan kanker tersebut antara lain:

  • Pengangkatan Jaringan

    Di sini pengobatan dijalankan dengan melakukan tindakan pembedahan untuk mengambil jaringan atau bagian dari paru-paru yang terserang kanker. Biasanya pengangkatan ini dilakukan dengan mengambil sedikit bagian sel sehat di sekitar sel kanker demi memastikan sisa-sisa bibit kanker juga bisa Anda singkirkan bersama operasi. Tindakan ini terdiri dari beberapa jenis prosedur, yakni:

    • Lobektomi

      Tindakan operasi dengan mengangkat satu lobus dari satu sisi paru-paru. Lobus adalah kelompok sel dari paru-paru, pada paru-paru kanan terdapat 3 lobus sedang pada paru-paru kiri terdapat 2 lobus. Ketika salah satu lobus terserang kanker, prosedur pengangkatan1 lobus bisa ditempuh dan pasien masih akan menjalankan fungsi pernafasan dengan baik meski kadang terjadi penurunan kondisi.

    • Wedge Resection

      Tindakan pengangkatan jaringan pada paru-paru yang terserang kanker. Pengangkatan ini hanya akan mengambil sepotong kecil bagian paru-paru. Biasanya langkah ini diambil untuk kasus kanker stadium awal atau untuk kasus kanker dimana sebelumnya pasien sudah menjalankan prosedur lobektomi sehingga mustahil dilakukan tindakan lobektomi ulang.

    • Pneumonektomi

      Tindakan pengangkatan ini terbilang ekstrim, karena pasien akan menjalani pengangkatan satu sisi paru-paru sehingga pasien akan hidup dengan sisa satu sisi paru-paru. Biasanya dengan terapi khusus jaringan kecil akan terbentuk pada sisa paru-paru yang terpotong sehingga pasien akan pulih bernafas normal setelah beberapa minggu.

    Tindakan operasi pengangkatan kerap kali memicu resiko pada tubuh, seperti penurunan fungsi, hingga masalah serius lain yang bisa saja menyebabkan komplikasi seperti peradangan, perdarahan sampai penggumpalan darah.

  • Terapi

    Sebagaimana kebanyakan prosedur pengobatan kanker lain, pengobatan kanker paru-parujuga bisa dijalankan dengan menggunakan beberapa terapi yang difokuskan untuk mematikan sel sekaligus menekan pertumbuhan dan regenerasi sel kanker. Beberapa metode terapi untuk pengobatan kanker paru-paru tersebut antara lain:

    • Radioterapi

      Di sini pasien akan menjalankan terapi menggunakan gelombang radio yang bersifat radiasi. Radiasi akan dipaparkan pada sel kanker dengan ditembakan. Radiasi memang memiliki kemampuan merusak sel, sehingga bila tidak bijak digunakan bisa merusak sel sehat. Itu sebabnya terapi ini harus diterapkan secara terfokus supaya dapat menekan kerusakan sel sehat yang terjadi.

      Letak paru-paru di dada menyebabkan pasien kerap kali merasakan keluhan sakit pada dada, nyeri pada tulang, rona terbakar pada kulit, hingga peradanganpada tenggorokan pasca menjalankan radioterapi.

    • Kemoterapi

      Berbeda dengan radioterapi yang bekerja dengan terfokus, maka kemoterapi akan bekerja di seluruh tubuh. Biasanya terapi ini dijalankan pada kasus kanker yang sudah menyebar karena proses terapi menggunakan cairan kimiawi tertentu yang dipaparkan pada tubuh melalui infus atau suntik. Kadang terapi diberikan sebelum operasi pengangkatan atau setelah pengangkatan.

      Senyawa kimiawi ini akan bekerja merusak sel, dan karena diberikan melalui pembuluh darah, efek kerusakan bisa tersebar di seluruh tubuh. Itu sebabnya muncul beberapa efek samping yang sifatnya merata di seluruh tubuh mulai dari masalah kerontokan, masalah peradangan tenggorokan, sariawan, kulit yang tampak suram, sampai kaku-kaku pada sendi hingga kaki.

    • Terapi biologi

      Terapi ini diberikan pada kasus kanker yang belum mencapai stadium berat. Atau malah diberikan pada pasien dengan kondisi berat di stadium akhir. Fungsi terapi ini untuk menekan pertumbuhan dan agresifitas sel kanker dengan beberapa artifisial antigen.


Selain dengan obat secara medis, kanker paru-paru juga bisa diatasi dengan menjalankan terapi pengobatan kanker paru-paru alternatif. Cara ini akan memanfaatkan khasiat dari pengobatan tradisional atau obat herbal.

Indonesia kaya akan beragam jenis herbal khas tropis yang terbukti secara empiris memiliki khasiat terbaik mengatasi kanker, termasuk kanker paru-paru. Tapi tentu saja sebaiknya Anda cukup selektif dalam memilih jenis herbal untuk pengobatan kanker paru-paru, karena posisi paru-paru yang demikian dekat dengan jantung sehingga kesalahan langkah dalam pengobatan bisa berakibat cukup fatal.

Pastikan obat herbal tersebut relatif aman dan tetap netral sekalipun Anda padukan dengan pengobatan medis. Malah sebisa mungkin pilih herbal yang berkhasiat meningkatkan khasiat dan kecepatan dari pengobatan medis. Dan dari begitu banyak jenis herbal, kedua jenis ini adalah yang termasuk terekomendasi oleh para pakar kesehatan herbal.

  • Sarang Semut

    Jenis herbal ini salah satu yang paling banyak direkomendasikan sebagai obat kanker. Terkenal di seluruh kawasan Asia Tenggara dengan khasiatnya sebagai obat herbal untuk segala jenis kanker. Di Indonesia terdapat jenis sarang semutyang terbaik, yakni Myrmecodia pendans, yang berhabitat di pedalaman hutan Papua.

    Bentuk unik umbinya yang berongga dengan labirin di sisi dalam membuat tanaman ini kerap menjadi rumah semut. Keberadaan semut di dalam umbi ini membentuk perpaduan alami antara senyawa yang dilepas semut dengan senyawa alami dari tanaman sarang semutini. Perpaduan ini dipercaya beberapa pakar sebagai penyebab sarang emut sangat berkhasiat.

    Salah satu yang khas dari sarang semut adalah keberadaan flavonoid dalam jumlah dan formula paling terbanyak dari jenis herbal lain. Flavonoid dalam sarang semut memiliki khasiat lengkap sebagai:

    • Anti Karsinogen

      Kemampuan untuk menyingkirkan sebanyak mungkin oksidan dan toksin yang selama ini menyebabkan kondisi karsinogen atau menciptakan kondisi yang nyaman untuk pertumbuhan kanker dalam tubuh.

    • Anti Proliferasi

      Salah satu kemampuan sel kanker adalah melakukan proliferasi yakni pembelahan diri yang cepat sebelum sel lama rusak, dan kemampuan ini akan dihalangi oleh flavonoid.

    • Induksi Apoptosis

      Kemampuan untuk menyerang nuklean dari sel kanker, sehingga sel kanker mengalami pelemahan dan akhirnya cenderung mati lebih cepat atau bunuh diri.

    • Inhibis Angiogenesis

      Kemampuan untuk mencegah aliran suplai darah menuju sel kanker, dengan demikian sel kanker akan kekurangan asupan oksigen dan sari makanan, sampai akhirnya mengkerut dan kering.

    • Anti Resistensi

      Mereka yang menjalani terapi medis kanker akan diharuskan mengkonsumsi obat dalam jangka panjang, kadang kondisi ini menjadi bumerang dan menyebabkan pasien mengalami resistensi atau kekebalan terhadap obat bersangkutan. Di sini flavonoid memiliki kemampuan mencegah kondisi resistensi ini.

    Selain kandungan flavonoidnya yang tinggi, dalam sarang semut juga dijumpai beberapa senyawa antioksidan lain seperti tannin, tokoferol dan polifenol serta beberapa senyawa unik yang belum bisa diidentifikasi lebih lanjut. Senyawa-senyawa yang sampai saat ini telah teridentifikasi dalam sarang semut terbukti ampuh menjadikannya salah satu herbal anti kanker terbaik. Bahkan tanda-tanda kesembuhan sudah bisa dilihat dalam 1-3 bulan konsumsi secara rutin.

    Karena sarang semut memiliki kemampuan antioksidan dengan efektifitas 96%, memiliki kemampuan mencegah mutasi gen, menetralkan kembali kondisi-kondisi ketidakseimbangan dalam tubuh sehingga menurunkan kecenderungan terjadinya mutasi gen, juga mendorong tubuh memproduksi lebih banyak antigen.

    Dalam kasus kanker paru-paru, dimana sel di dalamnya bersifat rekat maka sarang semut jelas pilihan pengobatan terbaik mengingat kecepatan pengobatan yang bisa dihasilkan dari terapi rutin yang pasien jalankan.

    Keterangan lebih lengkap mengenai bukti keampuhan Sarang Semut untuk pengobatan kanker paru-paru, dapat dilihat dalam halaman artikel "Obat Kanker Paru-Paru".

  • Noni Juice

    Buah yang berasal dari daerah tropis ini di beberapa daerah dikenal dengan nama mengkudu atau pace. Sari buahnya atau juice dari buah noni ini merupakan salah satu herbal yang memang sudah demikian populer sebagai herbal untuk beragam jensi penyakit. Tak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di seluruh kawasan pasifik.

    Dalam buah noni terdapat kandungan flavonoid, yang meski tak selengkap formula dalam sarang semut, tetapi juga memiliki deretan khasiat yang hampir serupa. Dan disempurnakan oleh kandungan senyawa xeronine, sejenis protein khas yang berfungsi mengendalikan pertumbuhan dan regenerasi sel untuk tetap dalam mekanisme seharusnya.

    Buah noni juga dikenal karena khasiat trio senyawa scolopetin, terpenoid dan damnachantal. Ketiganya tak hanya bekerja sebagai antioksidan, tetapi juga baik untuk mengendalikan regenerasi dan pertumbuhan sel, mencegah mutasi gen dan mendorong tubuh membentuk senyawa anti kanker seperti nitrit oksida, interleukin dan interferon.

    Beberapa kasus kanker paru-paru berawal dari infeksi atau setidaknya berawal dari kerusakan sel yang berat. Untuk jenis semacam ini terapi noni juiceakan efektif karena kemampuannya dalam meningkatkan kemampuan regenerasi sel yang efektif serta kemampuannya dalam meningkatkan daya lawan tubuh terhadap serangan virus dan bakteri.

Noni juicedan sarang semut, dua jenis herbal yang sudah terekomendasi sebagai herbal untuk kanker, termasuk obat herbal kanker paru-paru. Dengan terapi yang rutin baik sebagai pengobatan tunggal atau sebagai terapi yang Anda padukan bersama pengobatan medis, kanker paru-paru masih mungkin untuk diatasi dan pasien masih bisa meningkatkan kemungkinan hidup beberapa kali lebih baik.

FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram

Log In or Register