Share:

Kanker paru-paru di Indonesia paling sering menyerang kaum pria, menurut informasi dari WHO. Berdasarkan data tahun 2012 dari Globocan atau International Agency for Research on Cancer, terdapat 25.322 kasus penyakit ini pada pria dan 9.374 kasus pada wanita.

Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan dan paling banyak didiagnosis di dunia. Kesadaran akan penyebab, ciri-ciri, dan pengobatan kanker ini adalah harus jika ingin menurunkan angka kejadian kanker ini maupun kematian yang diakibatkannya. Artikel ini akan membantu Anda memahami informasi penting seputar kanker ini.

Jenis Utama Kanker Paru-Paru

Terdapat tiga jenis utama kanker paru-paru. Mengetahui jenis mana yang Anda derita adalah penting karena itu memengaruhi pilihan pengobatan yang tersedia dan hasil akhir (prognosis) yang mungkin didapatkan. Jika Anda tidak tahu jenis kanker mana yang diderita, tanyakanlah kepada dokter Anda untuk informasi yang akurat.

  • Kanker Paru-Paru Sel Non Kecil

    Kanker jenis ini adalah yang paling umum. Sekitar 85% dari penyakit ini adalah jenis ini. Karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, dan karsinoma sel besar semuanya adalah bagian dari jenis kanker paru-paru sel non kecil.

  • Kanker Paru-Paru Sel Kecil

    Kanker jenis ini juga disebut kanker sel oat. Sekitar 10 – 15% dari kanker ini adalah dari jenis ini. Jenis ini cenderung dapat menyebar dengan cepat.

  • Tumor Karsinoid Paru-Paru

    Kurang dari 5% kasus kanker paru-paru merupakan jenis tumor karsinoid paru-paru. Jenis ini juga kadang disebut tumor neuroendokrin paru-paru. Sebagian besar dari tumor-tumor ini bertumbuh secara lambat dan jarang menyebar.

Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab kanker paru-paru yang terutama adalah merokok—baik pada para perokok aktif maupun pada perokok pasif. Namun kanker ini juga terjadi pada orang-orang yang tidak pernah merokok dan tidak pernah menjadi perokok pasif dalam jangka panjang. Pada kasus-kasus seperti ini, masih belum jelas apa penyebab kanker berkembang.

Para ahli kesehatan yakin bahwa merokok menyebabkan kanker paru-paru dengan cara merusak sel-sel yang melapisi paru-paru. Ketika Anda menghirup asap rokok, yang penuh dengan zat-zat penyebab kanker (karsinogen), perubahan-perubahan pada jaringan paru-paru langsung dimulai hampir seketika.

Awalnya, tubuh Anda masih sanggup menangani dan memperbaiki kerusakan tersebut. Tetapi pada setiap kali terkena asap rokok berulang-ulang, sel-sel normal yang melapisi paru-paru akhirnya terus dirusak. Seraya waktu berlalu, kerusakan itu membuat sel-sel menjadi bertingkah tidak normal dan akhirnya berubah jadi kanker.

Pencegahan Kanker Paru-Paru

Cara mencegah kanker paru-paru berfokus pada sebisa mungkin mengurangi risiko untuk mengembangkan kanker ini. Ada beberapa tips untuk melakukannya, yaitu:

  • Tidak merokok.

    Kalau Anda belum pernah merokok, jangan pernah mulai. Jelaskan kepada anak-anak Anda pentingnya untuk tidak merokok agar mereka sanggup menghindari penyebab kanker paru-paru utama ini. Ceritakanlah bahayanya dari merokok dari sejak usia dini sehingga mereka bisa menolak tekanan teman-temannya.

  • Berhenti merokok.

    Sekarang! Berhenti merokok menurunkan risiko Anda, bahkan meski Anda sudah merokok bertahun-tahun. Konsultasikan dengan dokter mengenai tips atau strategi untuk melakukannya. Hindari tempat-tempat kumpul para perokok, misalnya kafe, bar, dan restoran, dan pergilah ke tempat-tempat yang bebas asap rokok.

  • Cek kadar radon di rumah.

    Ini khususnya penting jika Anda tinggal di area dimana terdapat masalah radon. Kadar tinggi radon bisa dikurangi untuk membuat rumah lebih aman. Untuk informasi pengecekan kadar radon, tanyakanlah kepada departemen kesehatan daerah setempat.

  • Hindari karsinogen di tempat kerja.

    Berhati-hatilah dan lindungi diri dari racun-racun kimiawi. Ikuti tindakan pencegahan yang disarankan di tempat kerja. Misalnya, jika Anda diberi masker wajah, selalu kenakan itu. Tanyakan kepada dokter mengenai apa saja yang bisa dilakukan untuk melindungi diri. Risiko kerusakan paru-paru akibat karsinogen di tempat kerja akan meningkat jika Anda merokok.

  • Makan banyak buah dan sayur.

    Pilihlah pola makan yang menyertakan banyak buah dan sayuran, karena mengandung banyak vitamin serta nutrisi penting. Hindari konsumsi suplemen vitamin karena bisa berbahaya. Misalnya, para peneliti mencoba mengurangi risiko kanker ini pada perokok berat dengan memberi suplemen beta karoten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplemen justru memperbesar risiko kanker mereka.

  • Rajin olahraga.

    Kalau Anda tidak olahraga atau jarang bergerak, cobalah mulai rutinitas olahraga dengan perlahan. Cobalah untuk olahraga di sebagian besar hari dalam seminggu.

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru

Ciri-ciri kanker paru-paru jarang muncul jika masih di tahap awal perkembangannya. Keluhan dan gejala akibat kanker ini biasanya baru akan dirasakan ketika penyakit sudah cukup berat. Pada saat muncul gejala-gejala, berikut adalah yang perlu diwaspadai:

  • Batuk yang tidak sembuh-sembuh
  • Batuk yang semakin bertambah parah.
  • Sesak napas
  • Sakit dada
  • Bengek
  • Selalu merasa kelelahan atau kekurangan energi.
  • Berat badan turun tanpa sebab

Segeralah periksa ke dokter jika Anda mengalami beberapa gejala yang mengkhawatirkan. Jika Anda saat ini merokok dan belum bisa berhenti, sebaiknya lebih sering pergi ke dokter, meskipun belum ada ciri-ciri kanker paru-paru yang dirasakan. Dokter dapat memberikan tips-tips berhenti merokok dan mungkin juga meresepkan produk pengganti nikotin.

Ketika dokter mendapati adanya keanehan-keanehan yang dikhawatirkan sebagai kanker, Anda mungkin dianjurkan untuk menjalankan sejumlah tes sebelum dokter membuat diagnosis kanker paru-paru.

Stadium Kanker Paru-Paru


Dokter akan mencari tahu stadium kanker paru-paru begitu beliau memastikan diagnosisnya. Stadium kanker memberikan informasi apakah kanker telah menyebar, dan jika sudah, seberapa jauh penyebarannya.

Informasi mengenai stadium kanker juga akan memengaruhi keputusan dokter dalam menentukan jenis pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi penyakit Anda.

Stadium kanker paru-paru sering kali dibagi menjadi 4, yaitu stadium 1 hingga 4. Bacalah artikel-artikel berikut yang membahas mengenai masing-masing stadium:

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Cara dokter menangani kanker Anda akan bergantung pada berbagai faktor, antara lain kondisi kesehatan Anda, jenis kanker yang diderita, stadium kankernya, ukuran kankernya, dan apakah kanker sudah menyebar atau belum. Biasanya dokter menggunakan kombinasi lebih dari satu jenis terapi.

  • Operasi

    Sering digunakan untuk mengangkat jaringan kanker di paru-paru. Selama operasi, sebagian dari paru-paru Anda mungkin akan diangkat, bergantung pada tingkat keparahan kankernya. Bagian kecil dari paru-paru, salah satu lobus, atau seluruh paru-paru dapat diangkat saat operasi. Kelenjar getah bening dari sekitar jaringan juga akan diangkat untuk dicek apakah kanker telah menyebar.

  • Kemoterapi

    Menggunakan obat-obatan untuk meracuni dan membunuh sel-sel kanker. Obat-obatan ini, yang mungkin diberikan dalam bentuk suntikan atau pil, misalnya adalah obat cisplatin dan paclitaxel.

  • Radiasi

    Adalah jenis terapi yang menggunakan pancaran energi kuat untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi ini dapat menargetkan kanker paru-paru dari luar tubuh, atau digunakan dalam bentuk obat radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh ke dekat tumor melalui jarum suntik, tabung kateter, atau biji-biji medis.

  • Terapi obat tertarget

    Adalah jenis pengobatan kanker paru-paru yang lebih baru. Terapi ini menggunakan obat-obat tertentu yang menargetkan kelainan-kelainan spesifik pada sel-sel kanker. Obat-obat tersebut antara lain bevacizumab, yang menghentikan tumor agar tidak mendapatkan suplai darah, dan obat erlotinib, yang menghentikan sinyal kepada sel-sel kanker untuk membelah diri.

Keterangan lebih lengkap dapat dilihat di situs web MAYO CLINIC. Sebelum memutuskan pilihan pengobatan kanker paru-paru, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter mengenai semua pilihan yang tersedia. Tanyakan juga apa tujuan dari pengobatan itu, dan efek samping yang mungkin ditimbulkannya. Jangan ragu-ragu untuk bertanya kepada tim dokter Anda jika ada yang tidak dimengerti dari suatu jenis pengobatan.

Pengobatan Kanker Paru-Paru secara Alami

Anda mungkin membaca tentang metode alternatif untuk menangani kanker atau meringankan keluhan-keluhannya, tetapi metode ini belum pernah diceritakan oleh dokter Anda. Metode ini biasanya adalah penggunaan herbal, vitamin, diet khusus, atau metode-metode lain yang dianggap lebih alami.

Salah satu herbal yang populer diandalkan untuk obat kanker paru-paru alami ialah Sarang Semut Papua. Herbal ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan anti-kanker sehingga tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak kasar Sarang Semut memiliki kandungan Alfa-tokoferol yang mampu meredam radikal bebas hingga mendekati 100%. Alfa-tokoferol ini berguna sebagai anti-kanker sekaligus menangkal serangan radikal bebas.

Bukti dari Manfaat Sarang Semut


Fakta di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Contohnya Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan pemulihan yang benar-benar tuntas.

Ia berkomentar seperti yang dimuat dalam Majalah Natural bahwa “Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya”.

Hasil serupa juga dirasakan para pengguna Produk Kapsul Ekstrak Sarang Semut yang terkena kanker, rata-rata melaporkan mulai merasakan khasiat setelah penggunaan selama 1-3 bulan saja! Bahkan banyak pengguna yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan kapsul ekstrak Sarang Semut, dan merasakan proses pemulihan yang lebih cepat.

Namun pastikan Anda bicara dengan tim dokter yang menangani Anda jika sedang mempertimbangkan menggunakan alternatif obat kanker paru-paru alami. Mereka diharapkan bisa membantu Anda mengerti lebih banyak mengenai pengobatan tersebut, sehingga membantu Anda untuk membuat keputusan bijak.

Sebagai kata-kata penutup artikel ini, Anda kembali diingatkan bahwa penyebab utama kanker paru-paru adalah merokok—secara aktif maupun pasif. Jadi bila saat ini masih merokok, sangat diharapkan untuk segera berhenti merokok. Karena bukan hanya diri Anda yang bisa selamat dari keganasan kanker, tetapi juga orang-orang di sekitar Anda—termasuk keluarga tercinta—akan terlepas dari bahaya kanker ini.

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.