Penyakit Hepatitis C Menular Melalui Darah Penderitanya

604
Penyakit Hepatitis C
Sumber Gambar - Shutterstock

Diedit:

0
()

Anda pasti tahu ada banyak jenis penyakit hepatitis, salah satunya ialah penyakit hepatitis C. Sama dengan penyakit hepatitis lainnya, hepatitis C memiliki efek yang membahayakan jika tidak segera ditangani. Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis C ini akan menyerang langsung organ hati sehingga dalam jangka yang lama akan mengganggu fungsi hati secara signifikan.

Seringkali, penyakit ini tidak memberikan tanda atau gejala, namun Anda mesti berhati-hati karena dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan sirosis atau kanker hati yang dapat menyebabkan kematian.

Penyakit Hepatitis C

Beberapa penyebab penyebaran penyakit ini tak berbeda jauh dengan jenis hepatitis lainnya yakni penggunaan obat-obatan terlarang (narkoba) yang disuntik terutama, kontak darah, transfusi darah dan juga perawatan medis yang tidak steril.

Saat ini, diperkirakan ada sekitar 170-an juta orang di dunia menderita penyakit hepatitis C ini. Karena tipe penyakit ini tidak memberikan gejala/tanda, sebaiknya Anda waspada terhadap serangannya karena jika sudah mencapai stadium lanjut maka akan menyebabkan kematian.

Adapun penyakit ini mulai mendapatkan perhatian serius dari kalangan ilmuwan sejak tahun 1970-an. Sedangkan keberadaan virusnya baru diketahui pada tahun 1989.

Yang cukup mengerikan adalah fakta bahwa tidak ada vaksin khusus untuk menangkal serangan virus hepatitis C ini. Meski begitu, ribavirin dan peginterferon biasanya digunakan untuk mengobati pasien yang terkena virus hepatitis C. Jika menggunakan kedua jenis obat tersebut, mayoritas (sekitar 80%) penderita hepatitis C dapat sembuh.

Penyebab Penyakit Hepatitis C

Virus hepatitis C dapat menyebabkan infeksi kronis, terutama jika penderitanya sudah terinfeksi selama puluhan tahun. Memang, tahun-tahun pertama, penderita bisa jadi tidak menunjukkan gejala yang berarti. Namun, jika sudah kronis dan umur infeksi virus telah mencapai bertahun-tahun lamanya, si penderita akan mengalami sirosis atau kanker hati.

Biasanya yang menjadi faktor penyebab penularan virus ini berbeda di tiap-tiap negara. Di negara maju, penyebab penularannya ialah karena penggunaan narkotika suntik. Sedangkan di negara-negara berkembang, lebih banyak disebabkan oleh transfusi darah atau penggunaan standar prosedur medis yang tidak aman.

Penyebab penularan virus hepatitis C belum diketahui pada sebanyak 20% kasus. Namun, mayoritas diantaranya disebabkan oleh penggunaan narkoba suntik. Makanya, bagi Anda yang merasa pecandu harus berhati-hati supaya sebisa mungkin mulai menghentikan penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang disuntik.

Pencegahan Penyakit Hepatitis C

Catatan terakhir, karena jenis penyakit ini tidak memberikan tanda-tanda yang signifikan maka sebaiknya Anda melakukan upaya pencegahan alias upaya preventif supaya tidak terinfeksi virus hepatitis C.

Caranya yakni dengan rutin memeriksakan kondisi kesehatan tubuh (general check-up) ke dokter dengan dibarengi meminimalisir melakukan hal-hal yang menjadi penyebab utama kemungkinan terinfeksi oleh virus ini.

Demikianlah info lengkap terkait dengan penyakit hepatitis C, mulai dari gejala penyakit hepatitis C, penyebab hepatitis c, hingga pencegahan penyakit hepatitis C. Cobalah untuk segera melakukan pengobatan medis saat Anda mengalami gejala penyakit tersebut.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Rating: / 5. Pemilih:

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?