Pentingnya Olahraga: Jarang Olahraga Sama Buruknya dengan Merokok


By Cindy Wijaya

Ketika Anda melihat seseorang merokok, Anda mungkin dengan heran berpikir “kenapa dia mau melakukan sesuatu yang bisa membunuhnya?”. Tapi bagaimana bila Anda mengetahui seseorang sangat jarang atau bahkan tidak olahraga sama sekali? Sebenarnya kedua hal ini sama buruknya. Artikel ini akan membantu Anda melihat pentingnya olahraga bagi kesehatan tubuh.

Mungkin Anda terkejut mengetahui bahwa kurang gerak sama bahayanya dengan merokok. Orang yang merokok meracuni tubuhnya sendiri dengan zat-zat yang tidak seharusnya berada dalam tubuh. Ini jelas-jelas perilaku yang tidak sehat. Tapi, bagaimana bisa gaya hidup kurang gerak bisa disamakan dengan merokok yang meracuni diri?

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di The Lancet memperkirakan bahwa sebanyak 5.3 juta kematian di seluruh dunia disebabkan oleh gaya hidup kurang gerak. Sebagai perbandingan, angka kematian yang disebabkan oleh merokok diperkirakan sebanyak 5 juta setiap tahunnya. Ini tentu memperlihatkan bahwa dampak kurang gerak dan merokok sama-sama buruk bagi kesehatan.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, menempatkan gaya hidup kurang gerak dalam peringkat ke-4 sebagai risiko penyakit kronis setelah tekanan darah tinggi, penggunaan tembakau, dan kolesterol tinggi.

Manfaat olahraga sangat banyak dan tidak terbantahkan. Rutin olahraga mencegah penyakit jantung, diabetes, kanker payudara, kanker usus besar, penyakit demensia, depresi, dan masih banyak lagi. Jika rutin olahraga, Anda sangat mungkin hidup lebih lama dan lebih sehat. Itu jaminan yang pasti.

Seberapa hebatkah pentingnya olahraga? Ambillah contoh penyakit jantung. Penyakit jantung dikaitkan dengan peradangan di dalam tubuh. Olahraga adalah alat tempur alami untuk melawan peradangan. Katika Anda aktif bergerak, otot-otot mengirimkan zat-zat kimia anti-radang.

Juga, setiap kali Anda berolahraga, kadar gula darah, kolesterol, dan kadar trigliserida jadi lebih seimbang. Tetapi ketika Anda bermalas-malasan, kadar mereka bisa jadi lebih parah. Jadi sangat penting untuk tetap aktif bergerak.

Jika Anda sudah terbiasa tidak olahraga, mungkin sulit untuk memulai suatu aktivitas olahraga. Kabar baiknya, Anda tetap bisa merasakan manfaatnya hanya dengan sedikit olahraga. Bahkan berjalan kaki 5 menit per hari saja sudah cukup untuk meningkatkan kesehatan.

Tapi, upayakan untuk menambah waktu olahraga Anda sedikit demi sedikit. Tetapkan tujuan untuk berolahraga 30 menit dalam sekurangnya 5 hari seminggu. Olahraga ini termasuk berjalan cepat—olahraga yang paling mudah dan sederhana. Ada orang yang tetap gemuk meskipun sudah aktif berolahraga. Ia tetap menikmati manfaat olahraga dan bahkan hidupnya lebih sehat dibandingkan mereka yang kurus tapi kurang gerak.

Bagaimana dengan orang lansia? Tidak peduli seberapa tua usia Anda, pentingnya olahraga tetap tidak berubah. Olahraga bisa membuat seseorang tetap hidup nyaman di usia 80-an atau lebih. Anda tidak pernah terlalu tua untuk mulai berolahraga. 

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}