Panduan Memilih Cemilan Sehat


By Cindy Wijaya

Mengemil saja butuh panduan? Ya benar, pesan mama agar jangan terlalu sering mengemil supaya tidak gemuk ada benarnya. Namun apabila ia memperingatkan Anda bahwa camilan di dekat waktu makan besar dapat merusak nafsu makan, pesan tersebut perlu disesuaikan. Mengemil cemilan sehat di antara waktu makan justru membantu menstabilkan metabolisme sekaligus menambah energi Anda. Jadi, Anda butuh panduan supaya bisa memilih cemilan sehat.

Mengemil terutama penting jika Anda adalah orang yang aktif bergerak. Entah Anda hobi bersepeda, hiking, jogging, atau jalan kaki, cemilan sehat memberikan tubuh energi yang dibutuhkan agar tetap bisa melakukan apa yang Anda sukai.

Jangan Sampai Kelaparan!

Kunci untuk memilih camilan sehat adalah dengan mengantisipasi rasa lapar sebelum itu tiba. Artinya perlu menyimpan camilan di sekitar Anda, jadi ketika mulai lapar, ambil camilan tersebut agar tidak sampai mencari-cari jajanan yang belum tentu sehat. Permen, keripik, dan makanan ringan lain yang umum dijual banyak mengandung kalori tidak bermanfaat serta kurang bernutrisi.

Buah-buahan Segar

Buah-buahan segar sudah secara alami memiliki kemasan yang sehat dan baik—kulitnya. Ini memudahkan Anda untuk membawanya kemanapun. Misalnya apel, pisang, jeruk, dan buah-buahan umum lain menyuplai energi bagi tubuh sekaligus rasa yang lezat serta manis untuk mengusir suara keroncongan perut. Untuk mendapat manfaat yang maksimal, pilihlah buah-buahan organik.

Sayur-sayuran Segar

Serupa dengan buah-buahan, sayur menyediakan energi dan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Daun seledri, wortel, brokoli, dan sayuran lain sangat ringan dibawa. Sayuran ini memberikan kerenyahan yang mungkin Anda cari, lengkap dengan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Cuci, potong, kemas, dan simpan di dalam kulkas agar bisa diambil sewaktu-waktu.

Kacang-kacangan Mentah

Kacang pecan, kacang mede, almond, dan jenis kacang-kacangan mengandung protein dan nutrisi yang mendongkrak energi maupun kemampuan berpikir Anda. Itulah alasannya kacang-kacangan masuk ke dalam daftar panduan memilih cemilan sehat ini. Juga, kacang mentah dilengkapi kandungan serat, lemak yang sehat, dan vitamin atau mineral penting lain. Sebaliknya, kacang yang sudah dipanggang dan diasinkan kehilangan nilai nutrisinya, bahkan memiliki kandungan sodium yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

Cokelat Hitam

Meski cokelat kerap dibilang cemilan yang bikin gemuk, tapi beda kasusnya dengan cokelat hitam. Sebatang dark chocolate masih tergolong camilan sehat karena rendah gula maupun lemak, tidak seperti milk chocholate yang sudah bercampur lemak susu. Ditambah lagi kandungan antioksidan di dalam cokelat hitam yang bagus bagi kekebalan tubuh.

Minuman

Jus dan air mineral adalah salah satu cara efektif untuk menunda lapar tanpa harus mengonsumsi banyak kalori tidak bermanfaat. Adakalanya saat merasa lapar, Anda sebenarnya sedang sedikit dehidrasi dan cuma butuh minum. Pastikan saja Anda tidak memilih minuman manis, bersoda atau minuman lain yang tinggi kalori tapi sedikit nutrisi.

Meskipun sudah merencanakan sebelumnya, pasti ada saja kejadian dimana Anda lupa membawa cemilan sehat. Jika memang harus membeli, pergilah ke toko terdekat dan periksalah label nutrisi di kemasan makanan. Cari yang tinggi protein dan serat makanan, tapi rendah kalori, sodium, dan kolesterol. Dengan meluangkan sedikit waktu untuk memilih camilan sehat, Anda tentunya akan menikmati cemilan—juga tubuh—yang lebih sehat.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}