Obat Tradisional Kanker Prostat Ini Bisa Dijadikan Alternatif

198
Obat Kanker Prostat Tradisional
Credit Photo: utah778 / Adobe Stock

“Lebih dari dua setengah tahun setelah diagnosis saya, scan menunjukkan saya bebas dari kanker.” Itulah yang dikatakan oleh seorang survivor kanker prostat yang berhasil terbebas dari penyakitnya. Kisah-kisah seperti ini menginspirasi banyak pejuang kanker lain untuk pantang menyerah. Bisa jadi Anda datang ke artikel ini karena sedang berupaya mencari pengobatan dan berharap mendapat rekomendasi obat kanker prostat tradisional.

Anda datang ke artikel yang tepat karena di sini kami akan membahas tentang sebuah herbal asli Indonesia yang mulai dicari banyak orang sebagai obat kanker tradisional. Apakah herbal ini benar-benar berguna untuk membantu pengobatan kanker prostat? Apakah ada bukti mengenai hal itu? Bagaimana cara meraciknya untuk bisa dikonsumsi? Bacalah artikel ini sampai habis untuk mendapat jawabannya.

Tanaman Obat Tradisional Penumpas Kanker Prostat

Kanker prostat yang perkembangannya sangat lambat mungkin tidak akan langsung ditangani dokter dengan perawatan intensif. Dokter mungkin hanya menyarankan rutin check-up untuk memantau perkembangannya. Namun jika kanker sudah terlihat berkembang, dokter biasanya menganjurkan pasien untuk menjalani operasi pembedahan. Selain operasi, pasien juga mungkin dianjurkan untuk terapi radiasi atau terapi hormon.

Apabila dokter memutuskan bahwa saat ini Anda belum perlu perawatan intensif, mungkin ada rasa khawatir bahwa kanker ini akan membesar atau menyebar. Karena itu Anda mencari pengobatan tradisional untuk membantu menahan pertumbuhan kanker.

Atau bisa jadi Anda merasa khawatir dengan efek samping dari operasi atau pengobatan medis lainnya, sehingga mencoba mencari solusi alternatif. Mungkin juga Anda sudah atau sedang menjalani pengobatan tersebut, tetapi ingin mencari obat tradisional yang bisa menjadi pendukung untuk memperbesar harapan pulih.

Apa obat tradisional yang direkomendasikan untuk kanker prostat? Kami merekomendasikan Sarang Semut Papua.

Sarang Semut Papua sudah diperkenalkan sebagai tanaman herbal yang mampu menumpas kanker sejak 2006 silam. Sudah lebih dari 10 tahun berlalu, namun eksistensi herbal ini tetap bertahan di tengah bermunculannya herbal-herbal baru yang diklaim ampuh untuk kanker.

Jika sebuah herbal terus bertahan pamornya selama bertahun-tahun, bahkan semakin dicari orang-orang, apa yang bisa disimpulkan? Sudah pasti herbal tersebut berkhasiat dan tepat peruntukannya. Dalam hal ini Sarang Semut Papua diperuntukan untuk membantu pengobatan kanker. Kami sebagai salah satu penyedia info herbal juga telah melihat bahwa herbal ini telah membantu ribuan orang penggunanya.

Mengapa Sarang Semut Papua layak dicoba untuk obat kanker prostat tradisional? Alasannya adalah karena herbal ini telah terbukti secara ilmiah kemampuannya dalam mengatasi kanker. Mari kita perhatikan contoh penelitiannya.

Kandungan Sarang Semut “Jurus Jitu” untuk Melawan Kanker

Kemampuannya dalam mengatasi kanker kemungkinan berasal dari kandungan senyawa aktif yang dimilikinya, terutama flavonoid. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian-penelitian, salah satunya yang dilakukan oleh Janti Sudiono dan rekan-rekannya di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.

Penelitian mereka membuktikan bahwa Sarang Semut Papua jenis Myrmecodia pendans merupakan sumber yang sangat baik untuk mendapatkan senyawa flavonoid. Kandungan flavonoid di dalamnya bahkan bertahan meski diolah dengan cara dididihkan dalam air. Itu berarti Sarang Semut dapat diolah dengan cara yang sederhana, yaitu direbus, sehingga cocok digunakan sebagai obat tradisional.

Apa kemampuan dari senyawa flavonoid ini? Banyak penelitian telah mengkaji mekanisme-mekanisme kerja dari flavonoid yang dapat menghambat perkembanganbiakan sekaligus membantu mematikan sel-sel kanker. Mekanisme tersebut bisa disebut sebagai “jurus jitu” dalam mengatasi kanker, berikut diantaranya:

  • Anti-proliferasi: Menghambat sel-sel kanker untuk berkembang biak.
  • Penangkapan siklus sel: Menghambat sel-sel kanker untuk membelah diri atau memperbanyak diri.
  • Induksi apoptosis: Mendorong dimulainya apoptosis yang memaksa sel-sel kanker untuk mengalami kematian.
  • Inhibisi angiogenesis: Mencegah pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang seharusnya mengalirkan makanan/nutrisi ke sel tersebut.
  • Pembalikan resistensi multi-obat: Mencegah tubuh menjadi kebal terhadap obat-obatan yang dikonsumsi.

Apabila ditinjau dari kemampuan yang dimiliki flavonoid, maka cukup meyakinkan bahwa herbal ini dapat dicoba sebagai obat kanker prostat tradisional. Tetapi adakah bukti penelitian yang secara spesifik memperlihatkan kemampuan flavonoid untuk kanker prostat? Simaklah bagian selanjutnya.

Penelitian Meneguhkan Manfaat Flavonoid untuk Kanker Prostat

Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk menguji kemampuan flavonoid dalam mengatasi pertumbuhan sel-sel kanker prostat. Salah satunya yang dilakukan oleh A. Q. Haddad dan rekan-rekannya di Women’s College Health Sciences Centre, Kanada.

Penelitian mereka bertujuan untuk mengkaji efek anti-proliferasi dari flavonoid terhadap sel kanker prostat manusia. Pengujian dilakukan menggunakan uji proliferasi sel berbasis fluoresensi (Cyquant). Mereka mendapati bahwa flavonoid memiliki efek anti-proliferasi dan penangkapan siklus sel terhadap sel yang mereka uji.

Dari hasil yang diperoleh, mereka berkesimpulan bahwa flavonoid memang sanggup menghambat perkembangan sel-sel kanker prostat pada manusia, sehingga dapat digunakan sebagai perawatan pendamping untuk pengobatan kanker ini.

Ini adalah salah satu dari bukti-bukti lain yang meneguhkan manfaat flavonoid untuk membantu mengatasi perkembangan kanker prostat. Sebenarnya flavonoid bukan hanya terbukti membantu kanker prostat, tetapi juga banyak jenis kanker lainnya seperti kanker payudara, kanker getah bening, kanker serviks, kanker paru-paru, kanker otak, kanker darha, dan lain sebagainya.

Karena Sarang Semut mengandung banyak flavonoid, tidak heran jika banyak penderita jenis-jenis kanker tersebut memperoleh perbaikan yang signifikan setelah mengonsumsi herbal ini. Untuk alasan ini juga kami merekomendasikan Sarang Semut Papua sebagai obat tradisional kanker prostat.

Resep Tradisional Sarang Semut untuk Obat Kanker Prostat

Setelah membaca keterangan di atas, mungkin timbul niat di hati untuk mencoba Sarang Semut, tetapi masih bingung bagaimana caranya. Ada tiga langkah utama yang perlu dilakukan: Cari bahan baku yang tepat, ikuti cara meracik yang benar, dan konsumsi secara teratur.

Untuk bahan baku, sebagaimana yang telah disinggung di atas, jenis Sarang Semut Papua yang perlu digunakan adalah Myrmecodia pendans. Sebab jenis inilah yang telah terbukti bermanfaat untuk pengobatan kanker. Jenis ini hanya tumbuh di hutan-hutan Papua, jadi sebaiknya membeli melalui kerabat atau teman yang tinggal di sana.

Jika harus membeli dari penjual, tanyakan dulu apa jenis yang dia jual dan dari mana mendapat bahan bakunya. Jika tidak mendapat jawaban yang meyakinkan, sebaiknya cari penjual yang lain.

Setelah mendapat bahan baku yang tepat, yang biasanya berbentuk bongkahan, Anda perlu meraciknya supaya bisa dikonsumsi. Pastikan dulu bongkahan dalam keadaan baik dan tidak berjamur, kemudian ikuti cara meracik berikut ini:

Cara Meracik Sarang Semut Papua


  1. Patahkan bongkahan menjadi kecil-kecil dengan tangan
  2. Gunakan blender untuk menghaluskannya
  3. Siapkan panci yang terbuat dari keramik atau tanah liat
  4. Masukkan air 2 gelas ke dalamnya
  5. Masukkan Sarang Semut yang sudah halus 1 sendok makan dan rebus dengan api kecil
  6. Rebus sampai mendidih sambil sesekali diaduk hingga 15 menit atau hingga airnya berkurang setengahnya
  7. Matikan api dan biarkan dingin sendiri
  8. Saring dan ramuan siap diminum sebagai obat kanker prostat tradisional
  9. Boleh dicampur gula atau madu sesuai selera

Anda dianjurkan meminum ramuan ini sebanyak 1 – 3 kali sehari setiap hari. Berdasarkan pengalaman-pengalaman dari pengguna herbal ini, mereka umumnya sudah bisa merasakan khasiatnya setelah 1 bulan atau lebih konsumsi teratur. Tetapi ada juga yang mengaku sudah bisa merasakannya lebih cepat, bahkan dalam 1 minggu.

Apa saja khasiat yang dirasakan tersebut? Contohnya dari yang sudah merasakan kesakitan bertahun-tahun akibat kankernya bisa berkurang rasa sakitnya, dari yang susah makan dapat makan kembali dengan baik, dari yang wajahnya pucat sudah terlihat segar lagi, dan ukuran massa atau gumpalan kanker yang terus mengecil.

Jangan Ragu Mencoba Sarang Semut untuk Obat Tradisional Kanker Prostat

Kini keputusan di tangan Anda apakah akan mencobanya sebagai obat tradisional kanker prostat ini? Mungkin sebelumnya Anda punya pandangan buruk tentang pengobatan alternatif sebab telah mencoba beberapa tetapi hasilnya tidak memuaskan.

Namun dari apa yang kami amati selama bertahun-tahun, kami melihat bahwa mereka yang memanfaatkan Sarang Semut Papua mengalami perbaikan-perbaikan yang lebih signifikan dan cenderung lebih cepat dibandingkan banyak herbal lainnya.

Sewaktu membaca pengalaman-pengalaman dari para pengguna herbal ini, kadang kami pun sampai kaget karena hasil-hasil sangat positif yang mereka alami. Kami berharap Anda juga akan mengalami hal yang sama.

Jika Anda ingin mencoba obat tradisional kanker prostat ini, sebaiknya bicarakan dulu dengan keluarga. Jika saat ini sedang menerima perawatan medis tertentu, tanyakanlah pada dokter bagaimana dapat menggunakan Sarang Semut sebagai pendukung perawatan tersebut.

Ingatlah tiga langkah ini: cari bahan baku yang tepat, ikuti cara meracik yang benar, dan konsumsi secara teratur. Jika Anda ingin membeli produk Sarang Semut yang siap minum, sebaiknya cari yang diolah menjadi bentuk produk ekstrak. Sebab teknik pengolahan inilah yang terbaik untuk mengambil kandungan-kandungan senyawa aktif di dalamnya sehingga Anda mendapat manfaat yang maksimal. Selamat mencoba.

Sumber

Sumber Referensi:

Sudiono, Janti, dkk. (2015). The Scientific Base of Myrmecodia pendans as Herbal Remedies. British Journal of Medicine & Medical Research. 8(3): 230-237. DOI: 10.9734/BJMMR/2015/17465

Haddad, A., dkk. (2006). Novel antiproliferative flavonoids induce cell cycle arrest in human prostate cancer cell lines. Prostate Cancer Prostatic Diseases. 9: 68–76. DOI: 10.1038/sj.pcan.4500845

Subroto, M. Ahkam, Saputro, Hendro. 2007. Gempur Penyakit dengan Sarang Semut. Jakarta: Penebar Swadaya

Redaksi Trubus. 2006 Mei. Sarang Semut vs Penyakit Maut. Trubus. Rubrik Topik: 10-23