Obat Tradisional Kanker Indung telur Ini Bisa Dijadikan Alternatif

192
Ilustrasi Obat Kanker Indung Telur Tradisional
Credit Photo: Tierney / Adobe Stock

“Ia yakin dirinya akan menang melawan penyakit yang menjadi momok bagi banyak orang ini, dan bisa sembuh.” Ini adalah sedikit kutipan dari pengalaman seorang penyintas kanker indung telur yang tidak kehilangan semangat dalam mencari dan menjalani pengobatan. Kisah-kisah yang memotivasi bisa memperkuat tekad Anda untuk mengalahkan kanker ini. Mungkin Anda datang ke sini dalam upaya mencari rekomendasi obat tradisional yang bisa dijadikan alternatif pengobatan kanker indung telur.

Anda datang ke artikel yang tepat, sebab kami akan mengulas sebuah herbal asli Indonesia yang mulai dicari banyak orang sebagai obat tradisional untuk penyakit kanker. Mengapa kami merekomendasikan herbal ini? Apakah herbal ini benar-benar berkhasiat untuk kanker indung telur? Adakah bukti yang menunjukkan khasiatnya itu? Bagaimana cara mengolahnya supaya bisa diminum? Simak jawabannya di artikel ini.

Tanaman Obat Tradisional Penumpas Kanker Indung Telur

Sebagian besar penyintas kanker indung telur memilih menjalankan operasi untuk mengatasi penyakit mereka. Sesudah operasi, mereka juga biasanya masih perlu menjalani perawatan lanjutan seperti terapi radiasi atau kemoterapi.

Namun banyak yang merasa khawatir dengan efek samping atau dampak buruk dari perawatan medis tersebut, sehingga mencoba mencari solusi alternatif. Atau setidaknya mereka berharap pengobatan alternatif dapat membantu meringankna gejala-gejala kanker mereka yang menyiksa.

Salah satu solusi alternatif yang banyak dicari oleh para penyintas kanker adalah menggunakan tanaman herbal sebagai obat tradisional. Nah, herbal yang kami rekomendasikan dalam artikel ini adalah Sarang Semut Papua.

Herbal ini telah diperkenalkan sebagai tanaman obat yang berpotensi menumpas kanker sejak tahun 2006. Rata-rata herbal hanya terkenal di awal-awal saja, dan lama-kelamaaan tenggelam di antara herbal-herbal lain yang bermunculan. Namun tidak demikian dengan Sarang Semut Papua, lebih dari 10 tahun herbal ini terus diminati bahkan bertambah banyak orang yang mencarinya.

Bila sebuah herbal semakin diminati dari tahun ke tahun, maka tentu herbal ini benar-benar berkhasiat dan tepat peruntukannya. Dalam hal ini Sarang Semut Papua diperuntukan untuk membantu pengobatan kanker.

Dan memang, selama bertahun-tahun pengalaman kami dalam menyediakan informasi herbal, kami melihat bahwa Sarang Semut telah membantu ribuan bahkan belasan ribu penggunanya.

Mengapa herbal ini pantas untuk dijadikan obat tradisional kanker indung telur? Alasannya adalah karena Sarang Semut telah terbukti kemampuannya secara ilmiah. Mari kita perhatikan contoh hasil penelitian dari herbal ini.

Penelitian Membuktikan Manfaat Sarang Semut untuk Kanker Indung Telur

Sudah dilakukan penelitian untuk mengkaji kemampuan Sarang Semut Papua dalam mengatasi sel-sel indung telur. Contoh yang akan kami bahas di sini ialah penelitian oleh Hasanuddin, K. Sofie Rifayani, G. Supriadi, Dikdik Kurnia, dan D. Adhita.

Mereka bertujuan untuk menyelidiki potensi dari senyawa aktif terpenoid milik Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans) untuk menghambat pertumbuhan dan memicu kematian pada sel-sel kanker indung telur (sel SKOV-3).

Bagaimana hasilnya? Para peneliti mendapati bahwa senyawa aktif terpenoid mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker indung telur dengan masing-masing IC50 sebesar 481 μgr/ml selama 48 jam dan 463 μgr/ml selama 72 jam.

Menurut penelitian ini, senyawa terpenoid mampu menginduksi (memulai) proses apoptosis pada sel-sel kanker indung telur. Pada konsentrasi 200 ug/ml, terpenoid mampu menginduksi apoptosis dengan masing-masing indeks apoptosis 18% pada 24 jam, 22% pada 48 jam, dan 2% pada 72 jam.

Pada konsentrasi yang lebih tinggi, 400 ug/ml, terpenoid mampu menginduksi apoptosis dengan masing-masing indeks apoptosis 22% pada 24 jam, 24% pada 48 jam, dan 27% pada 72 jam.

Para peneliti juga menganalisis lebih lanjut dengan konsentrasi tertinggi, 600 ug/ml, didapati terpenoid mampu menginduksi apoptosis pada sel kanker indung telur dengan nilai indeksi apoptosis masing-masing sekitar 30% pada 24 jam, 35% pada 48 jam, dan 37% pada 72 jam.

Apa artinya hasil-hasil di atas? Para peneliti menyimpulkan bahwa senyawa aktif terpenoid dari Sarang Semut Papua benar-benar sanggup menghambat pertumbuhan sel-sel kanker indung telur dan sanggup menginduksi apoptosis pada sel-sel tersebut sehingga memaksa mereka untuk mengalami kematian.

Hasil penelitian ini dan kajian-kajian ilmiah lainnya menunjukkan bahwa Sarang Semut Papua memang layak untuk diandalkan sebagai obat tradisonal kanker indung telur. Dilengkapi dengan bukti ilmiah melalui penelitian-penelitian, maka kami semakin yakin untuk merekomendasikannya kepada Anda.

Resep Tradisional Sarang Semut untuk Obat Kanker Indung Telur

Sampai di sini mungkin Anda sudah punya keinginan untuk mencoba menggunakan Sarang Semut Papua. Tapi bagaimana caranya? Untuk menggunakannya, ikutilah tiga langkah ini: Cari bahan dasar yang tepat, olah dengan cara yang benar, dan konsumsi setiap hari.

Sebagaimana sudah disinggung dalam penelitian yang kami bahas di atas, jenis Sarang Semut yang terbukti bermanfaat untuk kanker indung telur adalah Myrmecodia pendans. Jenis ini hanya tumbuh di Papua, jadi sebaiknya beli melalui kerabat atau teman yang tinggal di sana.

Jika harus membeli dari penjual, pastikan bahwa yang dia jual benar-benar jenis Myrmecodia pendans dari Papua. Tanyakan secara terperinci apa jenis yang dia jual, jika tidak bisa menjawab dengan jelas, sebaiknya cari di penjual lain.

Bahan dasar Sarang Semut biasanya berbentuk bongkahan-bongkahan, jadi perlu diolah sebelum bisa dikonsumsi. Pastikan Anda hanya mengolah bongkahan yang tidak berjamur dan kondisinya baik. Ikuti langkah-langkah mengolahnya berikut ini.

Cara Mengolah Sarang Semut Papua:


  1. Patahkan bongkahan menjadi potongan ukuran kecil-kecil.
  2. Gunakan blender untuk menghaluskannya.
  3. Sediakan panci yang terbuat dari keramik atau tanah liat.
  4. Tuangkan air sebanyak 2 gelas.
  5. Masukkan Sarang Semut yang sudah halus sebanyak 1 sendok makan.
  6. Nyalakan api kecil dan rebus sampai mendidih sambil sesekali diaduk.
  7. Terus lakukan itu selama 15 menit atau sampai airnya berkurang setengahnya.
  8. Matikan api dan biarkan ramuan dingin sendiri.
  9. Saring dan ramuan siap diminum sebagai obat kanker indung telur tradisional.
  10. Bisa dicampur madu atau gula secukupnya.

Agar bisa mendapat hasil terbaik, Anda perlu meminumnya setiap hari dengan teratur. Berdasarkan pengalaman para pengguna Sarang Semut, mereka umumnya sudah merasakan perbaikan-perbaikan dalam 1 bulan atau lebih apabila meminumnya secara teratur.

Tetapi ada juga yang sudah dapat merasakan perbaikan dalam waktu lebih singkat, bahkan dalam 1 minggu saja. Namun hal ini bergantung pada beberapa faktor, seperti seberapa parah kankernya, keteraturan konsumsi, dan kondisi tubuh secara umum.

Apa saja perbaikan-perbaikan yang mereka rasakan? Misalnya dari yang sudah kesakitan bertahun-tahun karena kanker kini sudah jauh berkurang sakitnya, dari yang sulit makan kini sudah bisa enak makan, benjolan atau gumpalan kanker yang terus mengecil, serta luka karena kanker yang sudah mengering.

Jangan Ragu Mencoba Sarang Semut untuk Obat Tradisional Kanker Indung Telur

Kini keputusan ada di tangan Anda. Jika ingin mencoba, sebaiknya diskusikan dulu bersama keluarga Anda. Bicarakan juga dengan dokter, jika sedang menjalani perawatan, tanyakan bagaimana dapat memanfaatkan Sarang Semut sebagai pendukung perawatan tersebut.

Mungkin Anda sempat kecewa dengan pengobatan alternatif lain yang tampak menjanjikan namun kenyataannya jauh dari harapan. Namun selama pengalaman bertahun-tahun kami di bidang herbal, mereka yang mengonsumsi Sarang Semut Papua mendapatkan pemulihan yang lebih signifikan dibandingkan banyak herbal lainnya.

Kami juga telah mengumpulkan testimoni-testimoni dari para pengguna produk ekstrak Sarang Semut yang kami buat sendiri. Kadang kami kaget saat membaca pengalaman yang luar biasa dari mereka. Bahkan ada yang merasa herbal ini memang diciptakan khusus untuk membantu para penderita kanker.

Apabila Anda sudah yakin untuk menggunakannya sebagai obat tradisional kanker indung telur, pastikan cari jenis yang tepat dan olah sesuai langkah-langkah yang kami jabarkan di atas. Lalu yang juga penting, ingatlah untuk terus minum secara teratur baik yang berbentuk olahan tradisional buatan sendiri maupun berbentuk produk ekstrak yang dapat langsung diminum. Selamat mencoba.

Sumber

Sumber Referensi:

Hasanuddin, dkk. (2015). Potential of Terpenoid Bioactive Compound Isolated from Papua Ant Nest as an Alternative Ovarian Cancer Treatment. Open Journal of Obstetrics and Gynecology. 5(7): 406-411. DOI: 10.4236/ojog.2015.57058

Subroto, M. Ahkam, Saputro, Hendro. 2007. Gempur Penyakit dengan Sarang Semut. Jakarta: Penebar Swadaya

Redaksi Trubus. 2006 Mei. Sarang Semut vs Penyakit Maut. Trubus. Rubrik Topik: 10-23