6 Ciri-Ciri Kanker Indung Telur yang Mudah Dikenali Sebelum Terlambat


By Fery Irawan

Tahukah Anda, pada tahun 2018 saja ditaksir ada sekitar 13.310 kasus kanker indung telur yang terjadi di Indonesia, dan angka tersebut bisa jadi sudah bertambah sekarang (sumber: Globocan). Mengingat penyakit ini tergolong kanker yang cukup umum diderita oleh kaum wanita, maka Anda sebagai wanita wajib mengetahui apa saja ciri-ciri kanker indung telur yang mudah dikenali sebelum terlambat.

Apa gejala-gejala kanker indung telur yang perlu diwaspadai? Dalam artikel ini Anda akan melihat 6 ciri-ciri kanker indung telur yang paling mudah dikenali agar bias mendeteksinya sejak dini.

6 Ciri-Ciri Kanker Indung Telur yang Mudah Dikenali

Kanker indung telur disebut juga kanker ovarium. Kanker jenis ini umumnya dialami oleh wanita yang sudah melewati menopause (biasanya di atas usia 50), meskipun demikian wanita usia berapapun bisa terkena kanker indung telur. Sekarang, mari kita cermati apa saja gejala-gejala kanker indung telur yang dapat terlihat.

Gejala-gejala kanker indung telur agak mirip dengan gejala dari penyakit lain, karena itu bisa jadi sulit untuk mengenali atau melakukan tindakan pencegahan. Namun, Anda perlu meningkatkan kewaspadaan apabila terlihat gejala-gejala seperti berikut:

  • Pembesaran ukuran perut dan perut selalu terasa kembung
  • Nyeri di panggul (pangkal paha) dan perut yang tidak sembuh-sembuh
  • Kesulitan untuk makan dan cepat merasa kenyang, atau merasa mual
  • Rasa sakit di punggung yang tidak kunjung membaik
  • Menjadi lebih sering buang air kecil daripada biasanya (beser)
  • Merasakan nyeri saat berhubungan seksual

Dalam kebanyakan kasus, ciri-ciri kanker indung telur tidak mudah dikenali pada tahap awal perkembangannya. Akibatnya, kanker ini lebih sering didiagnosis pada saat sudah mencapai stadium lanjut.

Bila Anda mengalami ciri-ciri kanker indung telur, khususnya jika terus dialami setiap hari selama 3 minggu atau lebih, sebaiknya temui dokter yang Anda percayai untuk memastikan penyebabnya dan agar bisa ditangani secepat mungkin.

Oleh sebab itu, parah ahli menyarankan untuk melakukan pemeriksaan skrining kanker rutin bagi siapapun yang memiliki riwayat keluarga pengidap kanker indung telur serta berusia di atas 50. Pemeriksaan rutin merupakan cara terbaik untuk mendeteksi tanda-tanda kanker indung telur sejak dini.

Jika Anda merasakan beberapa keluhan seperti di artikel ini, cobalah untuk menuliskannya di catatan harian untuk mencatat berapa banyak dari gejala-gejala ini yang terus Anda alami dalam jangka waktu lama. Ingatlah bahwa kanker indung telur jarang dialami oleh wanita yang berusia di bawah 40 tahun.

Deteksi Ciri-Ciri Kanker Indung Telur

Lalu, bagaimana dokter mendeteksi keberadaan kanker indung telur yang Anda alami? Saat sedang menjalani prosedur pemeriksaan medis, dokter akan memastikan bentuk, ukuran, dan letak panggul –untuk memeriksa indung telur dan rahim. Pemeriksaan panggul dilakukan guna mencari keberadaan sel kanker pada sistem reproduksi Anda, namun tak semua ahli medis berhasil menemukan sel kanker dengan cara demikian.

Pemeriksaan lanjutan ialah screening dengan alat bantu yang disebut dengan mammogram. Metode ini sangat membantu banyak wanita yang mengidap kanker indung telur, namun mereka tidak merasakan keberadaan sel kanker dalam tubuh mereka karena tidak ada gejala yang timbul.

Jika Anda benar-benar mencurigai adanya kanker yang berkembang di indung telur, maka Anda sangat disarankan untuk segera lakukan tindakan penanganan. Selain menjalani pemeriksaan medis dengan dokter yang ahli, ada juga yang menggunakan herbal sebagai langkah cepat untuk menekan perkembangan tanda-tanda kanker indung telur agar tidak semakin parah.

Apabila Anda juga tertarik untuk memanfaatkan herbal, sebaiknya Anda memilih herbal yang benar-benar bermanfaat untuk menangani kanker.

Pilihan Herbal Asli Indonesia untuk Kanker Indung Telur

Jika Anda ingin mencoba herbal untuk menghambat pertumbuhan kanker mulut, ada 2 pilihan herbal yang patut dipertimbangkan yaitu Sarang Semut dan Noni Juice. Kedua herbal ini dapat bekerja secara alami untuk membantu mengendalikan sel-sel kanker yang berkembang tak terkontrol.

Sarang Semut Papua

Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans) sudah banyak dikenal kemampuan anti kanker yang dimilikinya. Kunci herbal ini dalam mengatasi kanker terletak pada kandungan senyawa aktif yang dimilikinya. Contohnya senyawa flavonoid yang memiliki berbagai mekanisme kerja yang bisa dibilang ‘jurus jitu’ untuk menumpas sel-sel kanker.

Diantaranya adalah mekanisme inhibisi angiogenesis yang bekerja sama dengan mekanisme penghambatan siklus sel. Inhibisi angiogenesis berarti menghambat pembentukan pembuluh darah yang mengalirkan makanan/nutrisi ke sel-sel kanker.

Jika sel kanker terus-menerus tidak mendapat asupan makanan, lama-lama sel tersebut akan mati. Kemudian mekanisme penghambatan siklus sel bertindak dengan menghambat siklus pembelahan sel-sel kanker agar perkembangan kanker dan ciri-ciri kanker indung telur akan ditekan semaksimal mungkin.

Noni Juice

Noni juice merupakan herbal yang terbuat dari sari buah Noni (Morinda citrifolia). Noni sanggup bekerja sama dengan mikonutrien lain dalam tubuh untuk menghambat aliran darah yang membawakan makanan/nutrisi ke sel-sel kanker sehingga mencegah mereka mendapatkan makanan dan akhirnya lebih cepat mati. Noni juga memiliki kandungan damnachantal yang mampu menghambat reproduksi sel-sel kanker secara signifikan.

Penelitian juga membuktikan bahwa herbal ini bisa mendorong kemampuan tubuh untuk memproduksi elemen-elemen di dalam tubuh untuk melawan kanker, seperti nitrit oksida, interleukin, interferon, lipopolisakarida, faktor nekrosis tumor, dan sel-sel penumpas kanker lainnya.

Kedua pilihan herbal diatas dapat Anda manfaatkan untuk menekan semaksimal mungkin pertumbuhan kanker agar gejala-gejala kanker indung telur yang Anda alami tidak bertambah parah serta dapat diatasi. Bila Anda mencari herbal yang paling efektif untuk pengobatan kanker dari segi empiris (pengalaman pengguna), maka pilihan yang patut dipertimbangkan adalah Sarang Semut.

Selain efektif, herbal ini juga unggul dari segi kecepatan dibandingkan banyak herbal lain. Umumnya dalam waktu 1-3 bulan pertama setelah mengonsumsi Sarang Semut, seorang penderita kanker sudah mendapat tanda-tanda pemulihan, bahkan tidak sedikit yang sudah merasa gejala-gejala kankernya hilang dalam tiga bulan pertama tersebut.

Jika Anda sedang khawatir karena merasa sudah mengalami tanda-tanda kanker indung telur, atau mungkin Anda memang sudah divonis kanker oleh dokter, wajar apabila Anda merasa takut menghadapinya. Tetapi ingatlah bahwa vonis kanker bukanlah akhir, melainkan adalah awal dari perjuangan mengalahkan kanker!

Karena itu Anda sebaiknya berupaya tenangkan diri dan jangan menyerah. Carilah pengobatan kanker indung telur yang paling sesuai dengan keadaan Anda. Bagi Anda yang belum sampai divonis dan masih baru mengalami ciri-ciri kanker indung telur, jauh lebih besar kemungkinannya untuk terbebas dari ancaman kanker jika ditangani secepat mungkin, misalnya dengan mengonsumsi herbal anti kanker.

Sumber

Sumber Referensi:

Mayo Clinic. Ovarian Cancer. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ovarian-cancer/symptoms-causes/syc-20375941

Wulan, Kholifah, dkk. (2017). Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Antikanker. Medula. 7(5): 140-143

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.