Pengobatan Kanker Nasofaring Tradisional Khas Indonesia

688

Diedit:

Artikel ini akan secara garis besar menjelaskan alasan mengapa herbal Sarang Semut Papua merupakan pilihan herbal tepat untuk obat kanker tenggorokan. Dengan adanya artikel ini diharapkan para penderita kanker nasofaring yang sedang berjuang bisa memiliki harapan baru untuk sembuh.

Pengobatan medis seringkali bermanfaat dan menjadi sarana ampuh dalam mengobati penyakit berat seperti kanker nasofaring. Namun, sayang beberapa orang menghentikan pengobatan yang diberikan karena melihat bahwa biaya pengobatan yang berlangsung selama pemulihan benar-benar menguras fisik, materi, dan emosi mereka.

Pengobatan Alternatif Kanker Nasofaring

Karena hal ini, beberapa orang beralih mencari alternatif obat kanker nasofaring dalam bentuk herbal atau tanaman obat. Selain harga yang lebih terjangkau bila dibandingkan dengan obat-obatan kemoterapi, ini juga memiliki sifat yang lebih ringan dari obat kimia. Dan pilihan herbal yang tepat digunakan sebagai pengobatan kanker nasofaring ialah Sarang Semut.

Herbal Sarang Semut berasal dari pedalaman hutan Papua dan dimanfaatkan secara turun-temurun untuk mengobati berbagai penyakit. Penduduk asli Papua cukup hanya merebus Sarang Semut dan meminumnya, kemudian bisa sembuh dari penyakit yang diderita.

Kini di zaman modern, Sarang Semut sudah dibuktikan secara empiris oleh para penggunanya dapat membantu penderita kanker hanya dalam beberapa bulan saja. Apa yang membuat herbal ini begitu berkhasiat?

Pengobatan Tradisional Kanker Nasofaring

Herbal Sarang Semut mengandung berbagai jenis antioksidan dan antibakteri yang sanggup mengendalikan perkembangan sel kanker sekaligus menghentikan proses pertumbuhannya. Memang, reaksi herbal pastilah tidak seperti pengobatan medis yang cenderung cepat reaksinya. Herbal bekerja secara bertahap dengan merangsang tubuh untuk memperbaiki diri dan mengembalikan kondisi tubuh berada pada tahap mampu bertahan melawan kanker.

Senyawa aktif yang terdapat di Sarang Semut, seperti flavonoid, tanin, dan polifenol berperan sebagai antioksidan pada tubuh. Perlu diketahui, tubuh kita sangat membutuhkan antioksidan agar mampu melawan radikal bebas penyebab kanker.Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI

Memang penelitian yang sudah dilakukan masih tergolong terbatas, namun bahkan dari hasil penelitian yang sudah ada pun Sarang Semut terbukti mengandung beragam senyawa yang secara efektif membantu pengobatan kanker.

Baca juga:  Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring: Buah Segar

Obat Kanker Nasofaring Tradisional

Seorang herbalis yang berasal dari Papua, Hendro Saputro, adalah yang mula-mula memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat. Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas. Hendro juga menjelaskan bahwa rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut mendapatkan hasil setelah seminggu, bahkan ada yang dalam 3 hari sudah terlihat hasilnya.

Kemampuan Sarang Semut yang cepat menyembuhkan inilah yang menjadikan herbal ini pilihan tepat untuk obat kanker nasofaring. Umumnya penderita kanker akan merasakan tanda-tanda kesembuhan dalam waktu 1-3 bulan pertama setelah mengonsumsi Sarang Semut. Bahkan tidak sedikit yang sudah merasa sembuh dalam tiga bulan pertama tersebut. Silahkan baca halaman testimonial pengguna Sarang Semut.

Namun, karena berada di pedalaman papua – obat kanker nasofaring tradisional ini menjadi sulit dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkannya, terlebih jika mereka tinggal diluar dari Papua. Tapi tenang saja, karena kini Sarang Semut Papua bisa Anda dapatkan dalam bentuk kapsul ekstak yang dikemas dengan botol. Anda hanya perlu mengonsumsinya 2 sampai 3 kali sehari, masing-masing 2 kapsul (catatan: bergantung jenis produk Sarang Semut yang Anda beli – mengingat perbedaan kandungan ekstrak yang ada didalamnya).

Banyak pasien kanker, yang setelah mendengar keampuhan Sarang Semut, memadukan pengobatan medis yang sudah mereka jalani dengan konsumsi kapsul ekstrak Sarang Semut. Mereka ternyata mengalami proses kesembuhan yang lebih cepat daripada sebelumnya. Hal ini selaras dengan pernyataan seorang Ahli Penyakit Dalam yaitu Dewata Dermawan.

Pasien yang memadukan antioksidan dengan obat kimia dari dokter lebih cepat sembuh daripada pasien yang hanya menggunakan obat kimia.dr. Dewata Dermawan SpPD, Ahli Penyakit Dalam

Ada juga yang sudah menggunakan herbal anti-kanker lain seperti Noni juice, daun sirsak, kulit manggis, maupun keladitikus yang mengkombinasikannya dengan Sarang Semut dan merasakan hasil positif. Mereka mengalami proses penyembuhan yang berangsur-angsur lebih cepat terasa. Bahkan tak jarang yang langsung beralih ke Sarang Semut begitu mengetahui kehebatan herbal ini.

Kandungan Herbal Sarang Semut Papua

Sarang Semut, yang bisa disebut sebagai “herbal ajaib”, ini ampuh dimanfaatkan sebagai obat kanker nasofaring. Senyawa flavonoid di dalam Sarang Semut memiliki berbagai mekanisme dalam melawan kanker, yakni:

  • Anti-proliferasi
    Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.
  • Inaktivasi karsinogen
    Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
  • Induksi apoptosis dan diferensiasi
    Merangsang proses bunuh diri sel kanker.
  • Inhibisi angiogenesis
    Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.
  • Penghambatan siklus sel
    Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
  • Pembalikan resistensi multi-obat
    Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Selain senyawa flavonoid, herbal asli Papua ini pun mengandung tokoferol yang cukup besar, yakni konsentrasinya mencapai sekitar 313 ppm. Ini membuatnya sanggup meredam serangan radikal bebas hingga mendekati angka 100%.

Karena masih perlu dilakukan lebih banyak penelitian, maka ke depannya bukan tidak mungkin akan ditemukan senyawa-senyawa baru yang terkandung dalam Sarang Semut yang dapat lebih menjelaskan “keajaiban” herbal ini dalam menumpas kanker secara cepat dan tuntas.

Baca juga:  Ciri Kanker Nasofaring: 5 Hal yang Harus Anda Waspadai

Bagi beberapa orang yang masih menjalani pengobatan medis dan ingin mencoba Sarang Semut papua, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter mereka terlebih dahulu. Memang ada banyak pilihan herbal lain, namun Sarang Semut sudah secara empiris atau berdasarkan laporan pengguna terbukti dapat mengatasi berbagai jenis kanker. Ya, Sarang Semut dapat menjadi pilihan herbal terbaik untuk obat kanker nasofaring.