Obat Herbal Kanker Payudara Paling Mujarab?

142
Tanaman Obat Herbal Kanker Payudara yang Mujarab
Sumber Gambar: Shutterstock

Diedit:

Adakah obat herbal kanker payudara paling mujarab? Seberapa efektif penggunaan tanaman obat kanker payudara bagi penggunanya? Apa saja manfaat yang dirasakan oleh para pengguna obat kanker payudara tradisional? Apa fungsi herbal dalam pengobatan kanker?

Penasaran dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita simak ulasan selengkapnya terkait dengan beberapa jenis herbal kanker payudara. Perlu diketahui bahwa informasi dalam artikel ini bukanlah pengganti konsultasi medis, jika Anda memiliki keluhan kesehatan segera kunjungi dokter. Berikut ulasan selengkapnya!

Obat Herbal Kanker Payudara Paling Mujarab — Adakah?

Adakah obat herbal kanker payudara paling mujarab? Sebelum kita menguak ragam jenis obat herbal yang bisa dimanfaatkan dalam pengobatan kanker payudara. Mari kita perhatikan apa yang dimaksud dengan “mujarab”. Dengan demikian Anda tidak salah menilai sewaktu mencari obat kanker payudara yang “mujarab”.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata “mujarab” dapat berarti “manjur”. Kata “manjur” memiliki beragam makna, misalnya; “dapat menyembuhkan” atau “benar-benar memiliki daya yang besar”. Jika diterjemahkan dalam bahasa inggris, kata “manjur” dapat berarti “efektif” dan “terbukti”.

Maka dapat disimpulkan bahwa obat herbal kanker yang mujarab, hendaknya memiliki beberapa karakteristik. Misalnya, memiliki daya yang besar dalam menekan keluhan yang dirasakan penderita kanker payudara. Penggunaannya efektif dalam menekan pertumbuhan kanker dalam tubuh. Serta, terbukti penggunaannya dalam menyembuhkan penyakit kanker payudara.

Sekarang timbul pertanyaan yang mungkin muncul dalam pikiran Anda, adakah obat herbal kanker payudara yang mampu menyembuhkan penderita kanker payudara? Jika tujuan pengobatan ialah untuk menyembuhkan seseorang dari serangan kanker, maka dibutuhkan beberapa metode pengobatan yang bisa terlibat.

Khususnya pada kanker payudara stadium lanjut dan akhir, penggunaan obat herbal kanker payudara paling mujarab seringkali disertai dengan pengobatan konvensional. Hasilnya, banyak orang yang merasa lebih baik. Namun, ada juga yang tidak tertolong, khususnya mereka yang telah mengalami komplikasi penyakit degeneratif lainnya.

Bagaimana dengan penggunaan tanaman obat herbal kanker payudara pada mereka yang masih berada di stadium awal? Ada beberapa kasus yang memperlihatkan bahwa penggunaan herbal mampu memulihkan kondisi mereka secara optimal. Tak sedikit pengguna yang dinyatakan sembuh oleh dokter yang memeriksa kondisi kesehatan mereka.

2 (Dua) Jenis Obat Herbal Kanker Payudara yang Sering Digunakan

Memang ada begitu banyak ragam jenis obat herbal kanker payudara paling mujarab. Namun dari sekian banyak obat herbal, manakah yang efektif bagi Anda? Ketahuilah bahwa, obat herbal kanker payudara bisa disebut efektif jika penggunaannya dapat membantu perubahan kondisi penyakit dalam tubuh menuju perbaikan.

Baca juga:  Apa Itu Kanker Payudara? Selengkapnya!

Beberapa uji klinis tampaknya menunjukkan bahwa beberapa ramuan obat herbal Cina dapat membantu penderita kanker payudara untuk hidup lebih lama, mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh serangan kanker, dan membantu mencegah kanker datang kembali, terutama bila dikombinasikan dengan pengobatan konvensional.

Tetapi banyak penelitian yang diterbitkan dalam bahasa Cina dan beberapa di antaranya tidak mencantumkan ramuan spesifik yang digunakan. Beberapa artikel jurnal tidak menjelaskan secara cukup rinci bagaimana penelitian dilakukan. Sehingga sulit untuk mengetahui seberapa andal penelitian ini dan herbal apa yang dapat membantu.

Sayangnya, belum ada bukti kuat terhadap penelitian pada manusia sehubungan dengan fungsi obat herbal dalam mengobati atau menyembuhkan segala jenis kanker. Namun, sekalipun uji coba terhadap manusia secara resmi belum dilakukan. Beberapa pengujian terhadap hewan percobaan menunjukan potensi yang menjanjikan, sebagai obat herbal kanker payudara paling mujarab.

Misalnya dalam ketentuan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), obat herbal tradisional dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka. Serangkaian uji pra klinis dan klinis perlu dilakukan, termasuk pengujian dosis, cara konsumsi, efektivitas, efek samping dan reaksi interaksi terhadap senyawa obat lainnya.

Satu-satunya kelompok yang telah melalui uji praklinis dan klinis terhadap manusia ialah fitofarmaka. Sisanya tergolong dalam kelompok jamu ataupun obat herbal terstandar. Kelompok obat herbal terstandar juga menjalani pengujian terhadap hewan percobaan, belum pada manusia. Sedangkan jamu, efektivitasnya didasarkan atas penggunaan secara turun-temurun.

Morinda Citrifolia atau Buah Mengkudu

Buah dari tanaman mengkudu telah digunakan selama ribuan tahun untuk pengobatan berbagai masalah kesehatan termasuk kanker. Ekstrak tanaman ini telah dilaporkan memiliki beberapa manfaat terapi. Tetapi ekstraksi senyawa secara individu sering menunjukkan kegunaan klinis terbatas karena efek sinergis dari berbagai bahan alami yang hilang.

Kandungan yang umum dalam buah mengkudu ialah polifenol dan flavonoid. Studi menunjukkan bahwa fitokimia ini, khususnya polifenol menunjukkan sifat antioksidan tinggi yang membantu mengurangi risiko penyakit kanker, termasuk kanker payudara.

Beberapa penelitian in-vitro dan in-vivo telah menunjukkan bahwa buah mengkudu memiliki antioksidan, anti-inflamasi, antikanker, analgesik, dan efek imunomodulator. Sampai saat ini sekitar 7 studi kanker in-vitro telah dilakukan, tetapi studi in vitro yang terperinci termasuk siklus sel dan pengujian aktivasi kaspase pada garis sel kanker payudara belum dilakukan.

Baca juga:  Benjolan Kanker Payudara Letaknya Dimana?

Dari ekstrak etilasetat buah mengkudu diperoleh urutan yang lebih tinggi dari aktivitas antikanker secara in-vitro. Ekstrak etilasetat sangat menghambat proliferasi garis sel kanker. Ekstrak menunjukkan peningkatan sel apoptosis dalam sel kanker payudara dan menghentikan siklus sel MCF-7 pada fase G1/S dan siklus sel MDA-MB-231 pada fase G0/G1.

Ekstrak mengkudu juga mampu mengurangi potensi membran mitokondria dan generasi ROS intraseluler. Sehingga buah tanaman mengkudu dapat dikatakan memiliki potensi sebagai salah satu obat herbal kanker payudara paling mujarab.

Myrmecodia Pendans atau Umbi Sarang Semut

Guna mengetahui apa saja senyawa bermanfaat yang dimiliki oleh Sarang Semut, perlu dilakukan uji penapisan kimia. Hasilnya tanaman ini mengandung senyawa flavonoid dan tanin. Kedua senyawa ini berkontribusi terhadap perlindungan diri dari radikal bebas, pemicu kebanyakan jenis kanker termasuk pada kasus kanker payudara.

Untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak kasar tanaman Sarang Semut dilakukanlah analisis DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Hasilnya Dalam Sarang Semut diketahui adanya aktivitas antioksidan alfa-tokoferol sebesar 5,1 ppm.

Sebuah penelitian memperlihatkan bahwa pada konsentrasi 12 ppm saja, alfa-tokoferol mampu menekan radikal bebas hingga 96%. Maka dengan jumlah 5,1 ppm, kemampuan alfa-tokoferol diharapkan dapat menghambat radikal bebas hingga 100%.

IC50 adalah konsentrasi dari antioksidan yang mampu meredam radikal bebas hingga 50%. Analisis rendah atau kuatnya radikal bebas diketahui dengan mengamati berapa besar nilai IC50 pada senyawa antioksidan. Jika nilainya semakin kecil, maka aktivitas antioksidannya semakin besar. Sehingga tanaman ini memiliki potensi sebagai obat herbal kanker payudara paling mujarab.


Ajeng Quamila dan dr. Yusra Firdaus. Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi. September 5, 2017. URL: https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/panduan-memilih-obat-herbal-yang-aman/.

A Sparreboom and others. Herbal remedies in the United States: potential adverse interactions with anticancer agents. Journal of Clinical Oncology, Volume 22, Issue 12. 2004.

Agrawal S, Ahmad H, Arya A, Biala P, Dwivedi AK, Khandelwal K, Pachauri SD, Pandey RR, Sharma K, Saxena JK, Srivastava A, and Srivastav A. Anticancer Effects of Extracts from the Fruit of Morinda Citrifolia (Noni) in Breast Cancer Cell Lines. Drug Res (Stuttg). 2016 Mar;66(3):141-7. doi: 10.1055/s-0035-1555804. Epub 2015 Jul 9.

Subroto, M. Ahkam, Saputro, Hendro. 2007. Gempur Penyakit dengan Sarang Semut. Jakarta: Penebar Swadaya