Memilih Pembalut yang Aman dan Sehat

49
Memilih Pembalut yang Aman dan Sehat
Credit Photo: Kunlanan Yarist / Shutterstock

Diedit:

Masih banyak kaum wanita yang memilih pembalut yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka. Akibatnya mereka sering merasa tidak nyaman, bahkan mengalami iritasi hingga infeksi karena memakai pembalut tersebut. Itu tidak akan terjadi kalau mereka tahu cara memilih pembalut yang aman dan sehat. Apa saja tips yang bisa diikuti untuk memilih pembalut yang aman dan sehat?

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai tips-tips memilih pembalut yang aman dan sehat. Ada empat hal yang akan dibahas di sini yaitu: 5 hal utama yang perlu diperhatikan saat memilih pembalut, cara memilih pembalut yang aman dan sehat sesuai standar SNI, tips aman menggunakan pembalut, serta cara mengatasi iritasi akibat kesalahan saat memakai pembalut.

Tips Memilih Pembalut yang Aman dan Sehat: Perhatikan 5 Hal Ini

Tebal atau tipis? Dengan sayap atau tanpa sayap? Pembalut wanita dirancang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Setidaknya ada 5 hal utama yang perlu diperhatikan saat memilih pembalut: ketebalan, sayap, bentuk dan ukuran, pewangi tambahan, dan bisa dicuci atau tidak.

Ketebalan:

Pembalut yang murah biasanya lebih tebal, jadi mereka gampang terlihat jika seorang wanita memakai celana ketat. Pembalut yang murah juga berbentuk persegi, sehingga terasa tidak nyaman dipakai. Daya serap mereka juga terbatas, yang berarti harus lebih sering diganti.

Tapi jangan tertipu oleh merek-merek pembalut yang mahal. Kita tetap boleh memilih pembalut yang harganya terjangkau, asalkan pembalut itu tidak terlalu tipis atau terlalu tebal, terasa nyaman dipakai, dan tidak gampang bocor.

Sayap (Wing):

Memang bentuknya agak aneh, tetapi pembalut yang punya sayap (wing) di kanan dan kirinya adalah pilihan yang sangat nyaman untuk wanita aktif. Jika kita menghabiskan sebagian besar hari untuk berjalan, berlari, atau bersepeda, mungkin posisi pembalut akan bergeser.

Itulah fungsi dari sayap pembalut yang dilipat dan ditempelkan ke bagian bawah celana dalam, supaya posisinya tetap pada tempatnya. Sayap juga berguna untuk mencegah kebocoran.

Bentuk dan Ukuran:

Banyaknya darah yang dikeluarkan selama menstruasi bisa berubah dari hari ke hari. Itu sebabnya pembalut dirancang dalam berbagai ukuran. Pembalut jenis panty liner cocok untuk hari-hari dimana pendarahannya sedikit; jenis pembalut ini nyaris tidak terlihat.

Pewangi Tambahan:

Beberapa merek menambahkan wewangian pada produk pembalut mereka untuk menutupi aroma tak sedap dari darah menstruasi. Memang lebih bagus aroma wangi daripada bau tak sedap, tapi ingat ini: kulit di sekitar vagina sangatlah sensitif.

Selain itu, pewangi terbuat dari bahan-bahan kimia yang bisa dengan mudah masuk ke dalam vagina saat memakai pembalut yang ditambahkan parfum. Jadi waspadailah tambahan pewangi ini saat memilih pembalut yang aman dan sehat.

Baca juga:  Manakala Kondisi Usus Memengaruhi Menstruasi Anda

Bisa Dicuci (Washable):

Di Indonesia jenis pembalut yang bisa dicuci (washable) tidak terlalu umum dibandingkan dengan jenis pembalut sekali pakai. Pembalut yang bisa dicuci lebih tahan lama dan terbuat dari katun, berbeda dengan pembalut sekali pakai yang terbuat dari plastik dan bahan-bahan kimia lainnya.

Kelebihan lain dari pembalut jenis ini adalah banyaknya pilihan warna dan pola yang unik, dan mereka dapat digunakan hingga lebih dari lima tahun. Tapi ingatlah bahwa saat memilih pembalut yang bisa dicuci, kita harus rajin mencucinya setiap habis memakainya.

Tips Memilih Pembalut yang Aman dan Sehat: Sesuai SNI

Cara memilih pembalut yang aman dan sehat di Indonesia sebenarnya cukup mudah, kita hanya perlu melihat apakah produk tersebut sudah punya izin edar dari Kementerian Kesehatan RI atau belum. Jika sudah ada izin edar, itu berarti produk tersebut sudah terlebih dulu diuji keamanannya. Berikut adalah sejumlah tips memilih pembalut yang aman dan sehat sesuai standar Kementrian Kesehatan RI:

  • Pastikan pada kemasan produk pembalut apakah tercantum izin dari Kemenkes RI atau tulisan SNI (Standar Nasional Indonesia).
  • Lihatlah tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk pembalut, hanya beli yang tanggalnya masih jauh.
  • Perhatikan kebersihan kemasan dari produk pembalut yang akan dibeli. Perhatikan juga kebersihan dari pembalut itu sebelum memakainya.
  • Perhatikan saat memakai pembalut tersebut apakah serabutnya tidak lepas dan apakah pembalut itu ada baunya.

Tips Agar Aman dalam Menggunakan Pembalut

Sebagaimana disebut dalam UU Kesehatan No. 36 tahun 2009, pembalut wanita tergolong sebagai alat kesehatan yang punya risiko rendah. Itu artinya dampak pembalut terhadap kesehatan penggunanya hanya sedikit alias minimal. Kita juga bisa semakin meminimalkan risikonya dengan mengingat tips-tips berikut ini:

  • Secara teratur mengganti pembalut setiap 3 – 4 jam sekali, meski jumlah darah menstruasi hanya sedikit. Tapi jangan tunggu sampai 3 – 4 jam jika darah menstruasi sudah banyak. Mengganti pembalut secara teratur akan mencegah pertumbuhan bakteri dan aroma tak sedap.
  • Dianjurkan untuk memilih pembalut yang tidak diberi pewangi tambahan agar aman dari iritasi kulit sekitar vagina akibat bahan-bahan kimia pada pewangi.
  • Saat membuang pembalut bekas pakai, bungkus dalam kertas toilet dan buang ke tempat sampah. Jangan buang pembalut ke dalam toilet, karena akan menyumbatnya.

Tips Mengatasi Iritasi Akibat Salah Pakai Pembalut

Salah saat memilih pembalut bisa menyebabkan timbulnya iritasi pada kulit sekitar vagina. Ini bisa menimbulkan ruam kemerahan, gatal-gatal, dan bengkak. Kadang iritasi bisa disebabkan oleh bahan dari pembalut, tapi juga bisa disebabkan oleh kelembapan dan penumpukan bakteri di area itu. Apapun penyebabnya, cobalah lakukan ini untuk mengatasi ruam tersebut.

  • Ganti produk pembalut dengan yang tidak diberi pewangi.
  • Pakai celana dalam katun yang agak longgar untuk mengurangi gesekan.
  • Coba merek pembalut lain untuk memastikan apakah itu menyebabkan lebih sedikit reaksi iritasi.
  • Oleskan krim hidrokortison (bisa dibeli tanpa resep) ke area sekitar vagina yang mengalami iritasi. Tapi jangan oleskan ke dalam vagina.
  • Sering-seringlah mengganti pembalut untuk mencegah kelembapan dan menghindari iritasi.
Baca juga:  Jangan Khawatir, Pahamilah 8 Penyebab Darah Haid Sedikit

Segera atasi tanda-tanda iritasi apapun yang sudah terlihat. Jika tidak segera diatasi, iritasi dapat berkembang menjadi infeksi jamur yeast, karena jamur ini secara alami berada di dalam tubuh manusia dan bisa memengaruhi area yang mengalami iritasi.

Kesimpulan tentang Memilih Pembalut yang Aman dan Sehat

Apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih pembalut? Setidaknya ada 5 hal: ketebalan, sayap (wing), bentuk dan ukuran, pewangi tambahan, dan bisa dicuci atau tidak. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana cara memilih pembalut yang aman dan sehat sesuai standar SNI? Pastikan di kemasan produk pembalut tercantum tulisan SNI, pastikan tanggal kedaluwarsanya masih jauh, perhatikan kebersihan kemasan sebelum membeli, serta perhatikan apakah serabut pembalutnya mudah lepas dan apakah pembalut itu ada baunya.

Apa tips agar aman dalam menggunakan pembalut? Ganti pembalut setiap 3 – 4 jam sekali (atau lebih sering jika menstruasi berat), pilih pembalut yang tidak diberi pewangi tambahan, dan bungkus pembalut bekas pakai dengan kertas toilet sebelum membuangnya ke tempat sampah.

Bagaimana cara mengatasi iritasi akibat kesalahan saat memakai pembalut? Segera ganti produk pembalut dengan yang tidak diberi pewangi, pakai celana dalam katun yang agak longgar, oleskan krim hidrokortison ke area sekitar vagina yang mengalami iritasi, dan sering-seringlah mengganti pembalut.

Demikianlah artikel ini yang membahas mengenai cara memilih pembalut yang aman dan sehat. Semoga informasi ini dapat berguna khususnya bagi para perempuan yang masih baru mengalami masa menstruasi dan masih bingung memilih pembalut. Temukan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar menstruasi hanya di Deherba.com.


Sumber Referensi:

Period!. How to Pick: Sanitary Pads. URL: https://www.period.media/bodymind/how-to-pick-sanitary-pads/. Accessed: 2019-11-05

Alodokter. Tips Memilih Pembalut yang Aman dan Cara Pemakaiannya. URL: https://www.alodokter.com/tips-memilih-pembalut-yang-aman-dan-cara-pemakaiannya. Accessed: 2019-11-05

Alodokter. Mencermati Keamanan Pembalut Wanita. URL: https://www.alodokter.com/mencermati-kemanan-pembalut-wanita. Accessed: 2019-11-05

Nall, Rachel. Why Do Menstrual Pads Cause Rashes?. URL: https://www.healthline.com/health/rashes-from-pads. Accessed: 2019-11-05


Advertisement
Alinesia