Mau Cegah Migrain? Hindarilah Jenis Makanan Berikut Ini!

502

Diedit:

Kebanyakan dari kita sering mengalami sakit kepala, bahkan ada yang secara teratur dalam seminggu mengalami sakit kepala. Sebenarnya, 1 dari 10 orang dewasa menderita migrain. Diantara jenis sakit kepala, migrain adalah salah satu yang dampaknya paling menyakitkan. Oleh karena itu, artikel ini akan membantu Anda untuk mencegah migrain.

Penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa menyelaraskan kembali pola makan Anda bisa secara efektif mengurangi kemungkinan kambuhnya migrain. Perubahan diet tertentu juga bisa mengurangi frekuensi migrain. Karena itu, silakan lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui makanan apa yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Apa Itu Migrain?

Siapapun yang pernah mengalami migrain pasti tahu perbedaannya antara sakit kepala biasa dan migrain. Di migrain, sakit kepala nya jauh lebih sakit, dan disertai oleh gejala-gejala menyebalkan lainnya.

Migrain adalah sakit kepala berat, biasanya hanya di sisi sebelah kepala dan sering disertai oleh rasa mual atau sensitif terhadap cahaya. Ini karena perubahan sementara yang terjadi pada konduksi saraf dalam otak. Hal tersebut menyebabkan perubahan inflamasi dalam sel-sel saraf yang menciptakan rasa sakit.

Beberapa orang mungkin akan seperti melihat kilatan-kilatan cahaya atau mengalami sensasi kesemutan pada kaki sebelum serangan migrain. Kilatan-kilatan cahaya tersebut disebut sebagai aura. Sedangkan yang lainnya merasa mengidam-idamkan makanan tertentu, gampang marah, atau perasaan depresi sebelum serangan migrain.

Pada saat serangan migrain dimulai, Anda mungkin jadi sangat sensitif terhadap cahaya atau suara. Anda juga mungkin merasa mual dan muntah. Rasa sakit kepala migrain serta gejala-gejala yang menyertainya bisa berlangsung dari hanya hitungan jam saja sampai hitungan hari.

Apa yang Bisa Memicu Migrain?

Seorang wanita yang sedang dalam periode menstruasi atau sedang mengandung biasanya rentan mengalami migrain karena hormonnya sedang tidak stabil akibat penurunan kadar estrogen dalam tubuhnya.

Baca juga:  8 Makanan Penyebab Migrain

Makanan yang mengandung banyak sodium, dan juga mengandung banyak bahan aditif seperti monosodium glutamat (MSG) atau pemanis buatan seperti aspartam, juga bisa memicu migrain.

Pemicu migrain yang lainnya antara lain:

  • Stres
  • Konsumsi alkohol
  • Perubahan cuaca
  • Perubahan kebiasaan tidur
  • Jenis pengobatan tertentu

Apa Hubungan Makanan dengan Mencegah Migrain?

Memberi perhatian khusus pada menu makanan atau pola diet Anda adalah salah satu cara terbaik dalam mencegah migrain. Anda harus memahami apa saja makanan yang sanggup mencegah migrain dan apa saja makanan yang memicu migrain.

Makanan untuk Mencegah Migrain

Makanan apapun yang benar-benar alami, tanpa tambahan perasa atau bahan kimia apapun, merupakan jenis makanan yang sangat baik untuk dimasukkan dalam menu makanan Anda.

Menurut The Physicians Committee for Responsible Medicine, Anda harus mengonsumsi makanan yang tidak memicu rasa sakit. Ini merupakan jenis makanan yang umumnya tidak memicu penyakit atau kondisi apapun, termasuk migrain.

Makanan yang tidak memicu rasa sakit antara lain:

  • Sayuran berwarna oranye, kuning, dan hijau, seperti ubi jalar, wortel, dan bayam.
  • Beras, terutama beras merah.
  • Buah kering atau buah yang dimasak, terutama dari jenis non-jeruk seperti ceri dan buah cranberry.
  • Pemanis atau perasaalami, seperti sirup maple dan ekstrak vanila

Makanan yang Memicu Migrain

Membatasi atau sama sekali menghindari makanan yang memicu migrain dari menu makanan sehari-hari Anda dapat mengurangi frekuensi kekambuhan migrain. Makanan yang diproses secara kimiawi atau yang ditambah bahan aditif merupakan pemicu utama migrain.

Jenis makanan lain yang memicu migrain antara lain:

  • Telur
  • Tomat
  • Bawang
  • Produk susu
  • Gandum, termasuk pasta dan roti
  • Jeruk atau buah jenis citrus lainnya
  • Minuman beralkohol, terutama anggur merah
  • Kafein
  • MSG
  • Pemanis buatan aspartam
  • Coklat
  • Keju tua
  • Kacang-kacangan

Anda harus mencatat jenis-jenis makanan yang Anda makan atau minum, juga apa yang Anda rasakan setelahnya. Catatan in akan membantu Anda dan dokter yang menangani Anda untuk mengeliminasi jenis makanan atau bahan makanan yang kemungkinan besar jadi pemicu migrain Anda.

Adakah Cara Efektif Lain untuk Mengatasi Migrain?

Apabila Anda membutuhkan penanganan segera untuk meredakan sakit kepala migarin, sebaiknya ambil obat sakit kepala yang biasa dijual atau buat diri rileks di ruangan yang sebisa mungkin tanpa cahaya.

Baca juga:  Mengenal Migrain

Anda juga bisa meredam gejala-gejala mual atau pusing dengan meminum minuman elektrolit (sport drinks). Cobalah makan biskuit cracker atau jenis makanan kering lain yang tidak beraroma.

Apabila rasa sakit migrain tetap ada, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dokter akan merekomendasikan jenis pengobatan yang lebih efekfitf untuk mengurangi frekuensi kekambuhan migrain Anda.

Sebagai kesimpulannya, untuk mencegah migrain, Anda perlu memilah-milah jenis makanan yang dikonsumsi dan membicarakannya dengan dokter yang dipercayai. Dengan begitu, kehidupan Anda bisa terbebas dari mimpi buruk migrain yang sering terjadi.

Advertisement
Alinesia