Share:

Kita biasa menikmati potongan kubis yang renyah dari aneka macam hidangan lalapan, soto, hingga sup. Sayur kubis juga lazim disajikan dalam salad sayuran dalam potongan lebih besar. Meski biasa dimakan, tak banyak orang yang tahu apa saja manfaat kubis untuk kesehatan tubuh kita. Padahal sayuran yang masih berkerabat dengan brokoli dan kembang kol ini sudah banyak diakui kegunaan dan nutrisinya.

Apa saja sebenarnya manfaat kubis? Apa saja kandungan nutrisi yang tersimpan di dalamnya? Dan adakah bahaya dari kubis bila dikonsumsi setiap hari? Di artikel ini kita akan mendapatkan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu.

Kandungan Nutrisi dalam Sayur Kubis

Menurut situs web SELF Nutrition Data, dalam satu cup berukuran 89 gram potongan kubis hanya mengandung kalori sebanyak 22 kal. Kandungan seratnya yang tinggi mencapai 2,2 gram dengan sedikit komponen asam lemak omega 6.

Kandungan vitamin dalam kubis sangat tinggi dan lengkap. Beberapa diantaranya yaitu vitamin C, vitamin K, folat atau vitamin B9, vitamin B6, dan vitamin A. Ditemukan juga sejumlah kecil vitamin B lain dalam kadar rendah.

Dalam kubis juga terdapat komponen mineral seperti kalsium, kalium, mangan, selenium, tembaga, magnesium, dan fosfor. Selain itu ditemukan juga komponen polifenol sebagai antioksidan yang dominan dalam kubis selain vitamin C (asam askorbat).

Menurut situs web whfoods.com, terdapat komponen flavonoid pada beberapa jenis kubis yang memiliki warna kuat. Misalnya senyawa antocyanin pada kubis ungu dan quercetin pada kubis hijau. Kandungan flavonoid itu meningkatkan manfaat kubis sebagai sumber antioksidan.

Manfaat Kubis untuk Kesehatan Tubuh

Dengan sederet kandungan nutrisi yang tersimpan dalam kubis, wajar jika kita akan mendapatkan manfaat bila mengonsumsi sayuran ini. Apa saja manfaat kubis untuk kesehatan tubuh? Berikut adalah beberapa diantaranya.

Baik untuk Perawatan Kulit

Pada dasarnya semua jenis sayur dan buah dengan kandungan vitamin C tinggi baik untuk perawatan kulit. Dan kandungan vitamin C pada kubis relatif tinggi.

Vitamin C berperan besar dalam merawat kesehatan kulit dan bekerja sebagai antioksidan yang siap mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas. Vitamin C juga baik untuk mencegah infeksi dan peradangan pada kulit. Selain itu, vitamin ini juga merupakan elemen penting dalam proses pembentukan kolagen.

Kolagen merupakan faktor penting untuk regenerasi sel kulit, pembuluh darah, dan tulang. Bila jumlah kolagen cukup, maka Anda dibantu terhindar dari penuaan dini. Kolagen juga efektif mempercepat regenerasi kulit yang rusak akibat sinar matahari ataupun noda bekas infeksi seperti jerawat.

Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat sayur kubis termasuk sangat tinggi dan karenanya sangat baik untuk membantu memperbaiki fungsi pencernaan. Ini termasuk melancarkan pembuangan dan membantu meningkatkan kinerja fungsi cerna usus.

Sayuran renyah seperti kubis memiliki kandungan serat tidak larut yang tinggi. Jenis serat ini tidak akan hancur dalam sistem pencernaan dan tidak akan diserap tubuh. Fungsi serat tidak larut adalah meningkatkan massa dari feses dan membantu menstimulasi gerak dari usus besar. Ini pada akhirnya melancarkan pencernaan dan memudahkan Anda BAB secara rutin.

Sayur kubis juga mengandung serat larut. Serat larut punya cara berbeda dalam merawat kesehatan pencernaan. Serat ini akan hancur dalam pencernaan dan akan menjadi makanan bagi jenis bakteri baik seperti Bifidobacteria and Lactobacilli.

Jenis bakteri ini meningkatkan fungsi pencernaan, dengan mengoptimalkan kemampuan cerna dan penyerapan makanan oleh usus, serta membantu pembusukan makanan dalam usus besar.

Sebagai Anti-Kanker

Komponen antioksidan dalam sayur kubis tergolong tinggi. Ada setidaknya 20 jenis flavonoid yang berbeda, lebih dari 15 jenis fenol dan asam askorbat yang tinggi.

Tak heran manfaat kubis akan membantu meningkatkan ketahanan tubuh kita terhadap radikal bebas. Antioksidan menguatkan kemampuan tubuh dalam membersihkan efek radikal bebas sekaligus membantu mengatasi efek oksidasi yang terjadi.

Sejumlah elemen antioksidan, termasuk antosianin dan quercetin, juga bekerja sebagai pelindung organ hati yang efektif mengoptimalkan kinerja hati dalam menetralkan radikal bebas sekaligus menguatkan ketahanannya dari kerusakan. Fungsi-fungsi antioksidan inilah yang bermanfaat untuk mencegah kanker.

Menurunkan Kolesterol

Kolesterol dalam batas secukupnya memang dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, dalam tubuh kita yang sering terjadi justru kelebihan kolesterol. Bila jumlahnya berlebihan, akan terbentuk endapan kolesterol yang mengeras di dinding pembuluh darah yang dapat mengarah ke penyakit aterosklerosis dan penyumbatan pembuluh darah.

Kandungan serat dalam kubis sangat membantu mengatasi kelebihan asupan kolesterol dari makanan. Apalagi dalam sayur kubis terdapat fitosterol yang bekerja meningkatkan kadar lipid dalam kolesterol sehingga mempermudahnya diserap oleh tubuh menjadi energi. Memperbanyak konsumsi fitosterol setidaknya 1 gram saja per hari akan membantu menurunkan kolesterol LDL hingga sebesar 5%.

Menurunkan Darah Tinggi

Manfaat kubis untuk darah tinggi dimungkinkan karena adanya kandungan potasium atau kalium yang dimilikinya. Dua cup sayur kubis menyediakan sekitar 12% dari total kebutuhan tubuh kita. Meski tidak terlalu banyak, tapi kalau kita rutin makan kubis tentu akan meningkatkan asupan kalium harian kita.

Kalium punya peran penting untuk menurunkan tekanan darah kita. Bila di dalam tubuh ada banyak natrium, darah akan cenderung mengental dan akibatnya membuat tekanan darah tinggi. Disinilah peran kalium yaitu untuk mengembalikan komposisi normal air dalam darah. Sehingga tekanan darah kembali jadi normal.

Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat kubis untuk jantung berkat peran dari kandungan nutrisinya yang bagus untuk kesehatan organ vital ini. Seperti disebutkan, kubis bagus untuk menurunkan darah tinggi yang pastinya turut mencegah penyakit jantung.

Selain itu, kandungan antioksidan dalam kubis juga terbukti membantu memelihara fungsi otot jantung. Komponen flavonoid dan antosianin yang tersimpan dalam kubis membantu meningkatkan kinerja sel jantung, menjaga fungsi pompa jantung, dan merawat sel arteri jantung. Bahkan mengonsumsi flavonoid 10 gram saja per hari akan mengurangi risiko serangan jantung sebesar 5%.

Sebagai Anti-Inflamasi

Sejumlah elemen fitokimia dari sumber alami memang bekerja sangat baik sebagai anti-inflamasi. Orang yang rutin mengonsumsi asupan fitokimia alami cenderung lebih tahan terhadap peradangan dan infeksi serius, seperti infeksi usus, artritir, hingga infeksi kulit. Sayur kubis kaya akan komponen fitokimia antioksidan sehingga menjadikannya salah satu makanan terbaik sumber anti-inflamasi alami.

Menurunkan Berat Badan

Manfaat kubis untuk diet dimungkinkan karena sayuran ini punya serat yang tinggi tetapi rendah lemak dan sedikit kalori. Dengan komposisi kandungan seperti itu, sayur kubis cocok menjadi pilihan makanan diet makanan rendah kalori untuk menurunkan berat badan.

Pengingat tentang Bahaya Kubis

Meskipun ada banyak manfaat kubis untuk kesehatan tubuh dan mengandung banyak nutrisi, kita tetap perlu hati-hati dalam mengonsumsinya. Sebuah riset mengungkapkan bahwa kubis mengandung senyawa allyl isothiocyanate yang dapat mendorong otak untuk meningkatkan gerakan usus.

Bila kondisi pencernaan sedang tidak baik, dorongan tersebut akan memicu mual, muntah, bahkan diare. Menurut penjelasan Professor David Julius, dari Universitas California, mereka yang mengidap GERD atau asam lambung tinggi dan tukak lambung disarankan menghindari makan kubis sampai dinyatakan sehat.

Beberapa orang juga mengeluhkan susah BAB setelah makan kubis. Ada kemungkinan pencernaan mereka tidak terbiasa mendapatkan asupan serat tidak larut dalam jumlah besar sekaligus. Jadi disarankan untuk mulai memakan sayur kubis dari porsi kecil dulu dan hindari memakannya mentah-mentah bila pencernaan kita belum terbiasa.

Bahaya Kubis pada Obat Anti-Koagulan

Orang yang sedang mengonsumsi obat anti-koagulan seperti warfarin juga tidak disarankan mengonsumsi kubis secara berlebihan. Kadar vitamin K yang tinggi di dalam sayuran ini dapat memperbesar risiko terjadinya trombus atau pengendapan bekuan darah.

Kita perlu selalu jaga keseimbangan pola makan kita dengan nutrisi yang lengkap. Bila pola makan kita sehat, lalu menambahkan kubis dalam menu harian, kita akan semakin melengkapi kualitas nutrisi sehari-hari kita. Juga selalu perhatikan bagaimana reaksi tubuh kita untuk memastikan pola makan kita tetap sehat dan aman.

Demikianlah ulasan artikel tentang manfaat kubis untuk kesehatan tubuh. Semoga kita semua jadi punya pengetahuan luas tentang sayuran-sayuran yang bermanfaat memelihara kesehatan. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar herbal, info kesehatan, dan tips kesehatan hanya di Deherba.com.

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.