Makanan Yang Wajib dan Terlarang Untuk Mencegah Osteoporosis

751

Diedit:

0
()

Sederhanya, untuk mencegah osteoporosis yang terpenting adalah keseimbangan antara asupan yang sehat, olahraga, dan pengelolaan stress. Sayangnya, tidak banyak yang paham pola makan seperti apa yang efektif untuk pencegahan osteoporosis.

Pencegahan osteoporosis berkaitan dengan sejumlah makanan yang mengandung nutrisi penting bagi kepadatan tulang,termasuk kalsium, magnesium, mangan, fosfor, vitamin D, dan lain sebagainya.

Tetapi pencegahan osteoporosis juga berkaitan dengan sejumlah makanan yang wajib dihindari atau setidaknya Anda kurangi. Asupan makanan tertentu memberi efek negatif terhadap kepadatan tulang, termasuk mendorong pelepasan kalsium dari tulang, menjadi penghambat proses penyerapan kalsium dan sejumlah mineral hingga menyebabkan efek korotif terhadap tulang. Berikut beberapa ketentuan dalam diet untuk mencegah osteoporosis.

  • Minum susu dan kedelai

    Segala jenis minuman dan makanan yang berasal dari susu dan kedelai baik untuk mencegah osteoporosis, termasuk di dalamnya keju, yoghurt, susu kedelai, tahu, tempe, hingga kecap.

    Manfaat kedelai dengan agen fitoestrogennya memberi manfaat terhadap proses penyerapan kalsium dalam tulang, demikian menurut Risks and Benefits of Soy Phytoestrogens in Cardiovascular Diseases, Cancer, Climacteric Symptoms and Osteoporosis.

    Sedangkan susu sendiri diakui sebagai salah satu asupan terbaik untuk tulang. Kadar kalsium tinggi di dalamnya yang tergolong sangat mudah diserap tubuh menjadi alasannya. Hal ini dijelaskan dalam Journal of European PMC berjudul Prevention of osteoporosis by foods and dietary supplements. Prevention of osteoporosis by milk and dairy products.

  • Makanlah beragam jenis ikan laut

    Sebenarnya segala jenis ikan laut ternyata mengandung lebih banyak kalsium yang bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Bukan hanya kalsium, tetapi juga limpahan vitamin D, magnesium, fosfor dan kandungan asam lemak omega 3. Kadar lemak ini ternyata memberi manfaat lebih bagi proses pembentukan ikatan antar jaringan dalam tulang.

    Bila bicara soal jenis ikan laut yang terbaik untuk pencegahan osteoporosis, maka jelas pilihannya akan jatuh pada jenis ikan salmon. Kandungan vitamin D, kalsium, mangan, magnesium, fosfor, dan asam lemak omega 3 di dalamnya termasuk yang paling tinggi dibandingkan dengan jenis ikan laut lain. Tetapi pilihan lain seperti tuna, kakap, tenggiri, tongkol, sardin, dan pari juga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis.

  • Kurangi garam

    Memang tidak ada hubungan langsung antara garam dengan kepadatan tulang. Tetapi ketika garam memicu terjadinya tekanan darah tinggi, maka di saat itulah terjadi efek negatif garam terhadap kalsium dalam tubuh.

    Ketika tubuh mengalami tekanan darah tinggi, secara alami tubuh akan melepas lebih banyak kalsium. Kadang kalsium yang terlarut justru menjadi masalah tekanan darah tinggi memburuk. Sejumlah riset membuktikan bagaimana meningkatnya kadar kalsium dalam urin dan keringat ketika seseorang mengalami hipertensi. Dan kondisi ini akan memicu penurunan kandungan kalsium dalam tulang.

  • Hindari minuman soda

    Tak hanya garam saja yang memberi pengaruh buruk pada kepadatan tulang. Soda juga bekerja mengkorosi kepadatan tulang, sebuah riset tahun 2006 membuktikan fakta tersebut.

    Menurut Webmd, kandungan asam fosforid yang merupakan turunan mineral fosfor dengan kadar asam yang tinggi juga menyebabkan tulang mengalami korosi. Kandungan kafein di dalamnya juga diduga memperburuk keadaan.

    Jadi akan lebih baik bila Anda juga mengurangi asupan kafein. Kafein memang memiliki agen fitoestrogen yang bermanfaat, tetapi konsumsi yang berlebihan jusru memberi efek korosi terhadap kepadatan tulang.

  • Selalu tambahkan sayuran hijau

    Sejumlah jenis sayuran hijau seperti caisim, brokoli, asparagus, buncis, kembang kol, kubis hijau, bayam, dan masih banyak lagi mengandung kadar kalsium yang cukup mampu mendorong peningkatan kadar kalsium dalam tubuh.

    Tidak hanya kalsium, sejumlah besar sayuran hijau juga mengandung kadar magnesium yang tinggi yang juga penting untuk kesehatan tulang. Kemampuan sayuran hijau dalam menjaga keseimbangan tubuh, termasuk keseimbangan hormonal dan enzim juga sangat berperan mencegah kalsium lepas dari tulang dalam jumlah berlebihan.

  • Rutin minum jus nanas

    Kandungan mangan dalam buah nanas cukup tinggi sehingga memberi manfaat bagi tubuh dalam membantu menjaga kepadatan tulang. Sejumlah riset membuktikan adanya peran kekurangan mangan dalam kasus osteoporosis. Karena itu tubuh tidak hanya membutuhkan kalsium atau vitamin D untuk menjaga kepadatan tulang, tetapi juga membutuhkan mangan.

  • Makan kacang-kacangan

    Semua jenis kacang-kacangan memiliki khasiat membantu mengisi kepadatan tulang. Bahkan sejumlah besar kacang-kacangan memiliki komponen mineral yang sangat tinggi untuk membantu menguatkan struktur tulang.

    Dan salah satu dari kacang-kacangan dengan kandungan mineral terbaik adalah almond. Anda bisa mendapatkan struktur tulang yang lebih kuat cukup dengan rutin mengonsumsi setidaknya 20 butir kacang almond tiap hari.

    Anda juga bisa menggantikan kacang almond dengan kacang lain seperti biji bunga matahari, kacang merah, atau kacang mete. Tetapi kandungan asam lemak omega 3 dalam almond adalah yang tertinggi di antara kacang-kacangan.

  • Kurangi asupan protein

    Beragam jenis protein terutama jenis protein hewani memberi beban lebih pada kesehatan tulang. Karena itu konsumsilah secukupnya sesuai dengan kebutuhan. Apabila tubuh mengonsumsi protein berlebihan, sisa protein lebih ini akan menyebakan terjadi ekskresi terhadap kalsium.

    Demikian yang dijelaskan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 1981 dengan jurnal bertajuk Calcium metabolism in postmenopausal and osteoporotic women consuming two levels of dietary protein. 

  • Tambahkan cengkeh dalam sajian

    Tambahkan cengkeh sebagai bumbu tambahan dalam sajian Anda. Aroma harumnya sangat efektif menambah selera makan Anda. Tetapi bukan itu tujuan utamanya, cengkeh, terutama untuk jenis cengkeh merah, sangat efektif dalam mendorong penyerapan kalsium dalam tulang. Ini berkaitan dengan kinerjanya sebagai agen fitoestrogen.

    Hanya saja dalam jurnal Effects of phytoestrogenic isoflavones from red clover (Trifolium pratense L.) on experimental osteoporosis pada Phitoterapy Research tahun 2006 dijelaskan adanya sejumlah aktivitas tak teridentifikasi dari cengkeh merah terhadap perkembangan estrogen. Sehingga sebaiknya cengkeh merah dikonsumsi secukupnya dan tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat medis atau herbal tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

  • Konsumsi whole grain

    Segala jenis makanan whole grain atau asupan karbohidrat dengan kandungan serat tinggi memiliki kadar mineral baik yang sangat tinggi. Mineral tersebut antara lain kalsium, magnesium, mangan, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang terbuat dari whole grain seperti roti gandum utuh, bubur oatmeal, dan masih banyak produk olahan whole grain lainnya sebagai pilihan.

Baca juga:  Cegah Osteoporosis dengan Menjaga Tulang Kuat Kini dan Nanti

Kini Anda bisa melihat bukan bagaimana diet yang sebaiknya Anda jalankan untuk mengupayakan pencegahan osteoporosis. Diet yang diimbangi dengan olahraga cukup dan pengelolaan waktu istirahat serta stress akan memberi manfaat terbaik dalam mencegah osteoporosis.

Dengan mengikuti saran mencegah osteoporosis di atas dan ditambah dengan menerapkan tips praktis yang dijelaskan di artikel “Tips Rumahan Untuk Mencegah Osteoporosis“, Anda bisa meminimalisir risiko terkena osteoporosis yang menjadi momok khususnya bagi banyak kalangan wanita pasca menopause. Osteoporosis bisa dicegah dan diminimalisir dengan upaya secara konsisten.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Rating: / 5. Pemilih:

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?