Kista Ovarium pada Wanita

413

Diedit:

Apakah itu kista ovarium? Mungkin Anda bertanya-tanya tentang hal ini, temukan jawabannya sekarang di artikel ini. Setiap wanita pada dasarnya mempunyai 2 indung telur atau dikenal juga dengan nama lain ovarium, di mana satu pada bagian kiri dan satu lagi pada bagian kanan dari rahim.

Ovarium dengan ukuran hanya sebesar biji kenari ini menjadi bagian dari sistem reproduksi seorang wanita. Ovarium merupakan organ yang memiliki fungsi untuk memproduksi sel telur tiap bulannya, semenjak masa pubertas sampai dengan menopause. Selain itu, ovarium juga akan memproduksi hormon progesterone dan estrogen.

Gangguan Fungsi Ovarium

Namun fungsi ovarium tidak selalu berjalan mulus, terkadang dapat mengalami gangguan. Salah satu contoh gangguan tersebut yakni kista, dan kista ini cukup sering terjadi. Kista ovarium merupakan kantong yang berisi cairan yang muncul di dalam ovarium seorang wanita. Kista ovarium sendiri dibagi lagi menjadi 2 kategori utama.

Kista dengan sel abnormal, kista ini merupakan jenis kista yang berbahaya dengan sifat kanker, ada juga sel abnormal yang lain. Yang kedua adalah kista fungsional, kista ini muncul dan merupakan bagian siklus menstruasi seorang wanita. Kista ini paling sering terjadi, serta bisa hilang dengan sendirinya, jadi Anda tak perlu terlalu khawatir karena tak berbahaya.

Perkembangan Kista Ovarium

Kista ovarium karena sel abnormal seperti disebutkan sebelumnya berpotensi berkembang menjadi kanker, khususnya apabila tak ditangani dengan tepat. Pada dasarnya, kista ovarium merupakan gangguan yang tak berbahaya, yang terpenting penanganan yang diberikan itu jangan salah.

Deteksi Jangan Sampai Terlambat

Hadirnya kista ovarium pada seorang wanita memang cukup sulit untuk diketahui sebab kondisi ini memang tak mengakibatkan gejala. Tetapi kista akan menampakkan beberapa gejala sesudah kista tersebut berkembang. Adapun gejala-gejala tersebut, yang sebaiknya Anda ketahui adalah:

  • Nyeri di tulang panggul
  • Menstruasi yang tak teratur
  • Kesulitan buang air besar
  • Selalu merasa kenyang dan kembung
  • Pencernaan tak lancar

Apabila kista ovarium yang dialami oleh seorang wanita mengakibatkan tanda-tanda atau gejala tersebut, maka Anda sebaiknya pergi memeriksakan diri ke dokter spesialis ginekologi. Nanti Anda akan diberikan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, agar mendapatkan diagnosis yang lebih pasti dan tepat. Contoh pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan USG, organ intim dan juga tes darah.

Pengobatan untuk Gangguan Kista Ovarium

Apabila terjadi gejala karena kista, maka operasi pengangkatan perlu untuk dilakukan. Kandungan dan ukuran kista, di mana kista yang berukuran besar dan diperkirakan terdapat kandungan sel abnormal itu harus diangkat dengan metode operasi juga. Juga, apabila kista terjadi ketika masa menopause wanita, wanita yang sedang menopause tersebut memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker ovarium, di mana sebelumnya berupa kista, namun sudah berkembang.

Penderita kista yang sedang mengalami menopause direkomendasikan untuk menjalankan test darah serta USG dengan teratur, itu untuk memastikan kista yang hilang di waktu dekat. Apabila kista masih tak menghilang, maka langkah terakhir adalah menjalankan operasi pengangkatan kista tersebut.

Herbal untuk Kista Ovarium

Kista ovarium yang disebabkan sel abnormal kanker dapat diatasi dengan bantuan beberapa obat herbal. Adapun obat herbal tersebut yakni herbal sarang semut. Herbal sarang semut terbukti memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dalam melawan berbagai macam tumor dan kanker berbahaya, termasuk kanker kista ovarium ini.

Sekian artikel tentang kista ovarium pada wanita. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan Anda mengenai penyakit yang sering mengancam kaum wanita ini. Penyakit ini tidak akan jadi begitu berbahaya apabila Anda sanggup mendeteksinya dari sejak awal perkembangan kistanya.

Advertisement
Alinesia