Khasiat Sambiloto bagi Tubuh Anda


By Cindy Wijaya

Kita wajib banyak bersyukur tinggal di Indonesia yang tanahnya ditumbuhi banyak tanaman berkhasiat obat. Itulah sebabnya nenek moyang kita sering memanfaatkan obat-obatan tradisional yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu tanaman herbal yang berkhasiat ialah sambiloto. Apa saja khasiat sambiloto?

Tanaman sambiloto tidak sulit didapatkan di Indonesia, justru gampang tumbuh karena wilayah Indonesia sangat cocok untuk tempat tumbuhnya. Sambiloto memerlukan curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan temperatur 25-32 derajat Celcius, serta ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut agar bisa bertumbuh dengan baik.

Di Indonesia, sambiloto punya banyak nama tergantung pada daerahnya, antara lain: sambilata (Melayu), ki pait, andiloto, bidara (Jawa Tengah), ampadu tanah (Sumatera Barat), ki oray (Sunda), dan pepaitan (Madura).

Sambiloto mengandung andrographolide yang banyak terdapat pada bagian daunnya. Inilah yang disebut zat pahit yang dipercayai oleh nenek moyang memiliki khasiat sambiloto untuk mengendalikan kadar gula darah. Kandungan-kandungan lainnya antara lain mencakup andrographan, homoandrographolide, diterpen lactone, andrographosterin, dan andrographon.

Khasiat sambiloto meliputi sebagai anti-kanker, anti-tumor, anti-inflamasi, diuretik, analgesik, anti-hipertensi, stomakik, hipoglikemia, vermisida, abortif, dan anti-HIV. Simak pembahasan berikut mengenai beberapa khasiat sambiloto.

  • Menurunkan Tekanan Darah. Sambiloto mengandung kalium yang berguna dalam mengendalikan tekanan darah karena kalium berfungsi untuk mengeluarkan garam dan air dari aliran darah sehingga peredaran darah jadi lebih lancar.
  • Menyingkirkan Bakteri. Sambiloto ampuh digunakan untuk  membersihkan luka terbuka. Kandungan alkaloid yang dimiliki sambiloto sangat berguna untuk membersihkan bakteri yang menempel pada luka tersebut.
  • Menyingkirkan Virus. Selain sebagai anti-bakteri, khasiat sambiloto juga sebagai anti-virus. Kandungan flavonoid di dalam sambiloto terbukti sanggup menghambat perkembangan mikroorganisme, termasuk berbagai jenis virus seperti virus HIV dan virus herpes.
  • Membantu Mengobati Kanker. Disamping berguna sebagai anti-virus, senyawa flavonoid juga berperan sebagai anti kanker yang bekerja melawan sel-sel kanker dalam tubuh serta mencegah perkembangan sel-sel normal menjadi sel kanker.
  • Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi. Kandungan kalium yang dimiliki sambiloto bermanfaat untuk mempertahankan kepadatan struktur tulang maupun gigi.

Penelitian Berkenaan dengan Khasiat Sambiloto sebagai Anti-Kanker

Senyawa andrographolide di dalam sambiloto dibuktikan mampu bekerja untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor. Ini didapati dari hasil percobaan secara in vitro terhadap sel kanker. Dari percobaan tersebut kemampuan anti-kanker sambiloto diuji untuk melawan sel kanker skuamosa dan sel-sel limfosit pada leukemia.

Penelitian lain yang dilaksanakan di Jepang juga memperlihatkan bahwa sambiloto sanggup menghentikan aktivitas sel kanker pada lambung. Dan hasil penelitian yang lain lagi menyatakan bahwa ekstrak sambiloto sanggup menghambat perkembangan sel kanker payudara karena kemampuannya dalam menghambat proses sintesis DNA sel kanker.

Untuk mendapatkan khasiat sambiloto bagi kesehatan, cara mengolahnya tidak perlu yang rumit-rumit. Sambiloto biasa direbus sampai mendidih dan air rebusannya diminum secara teratur sampai kondisi tubuh membaik.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}