Kenalilah Tanda-Tanda Awal Kanker Payudara!

536

Diedit:

Rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk di bagian dada bisa jadi hal yang menakutkan bagi setiap wanita. Seandainya Anda mengalaminya, Anda mungkin bertanya-tanya apakah nyeri ini merupakan pertanda awal kanker payudara? Ada baiknya agar Anda mengenali tanda-tanda awalnya karena deteksi dini kanker payudara dapat menyelamatkan hidup Anda.

Apakah Nyeri di Payudara Selalu Menjadi Tanda Awal?

Banyak wanita yang menghubungkan nyeri payudara dengan sesuatu yang buruk—kanker payudara. Akan tetapi, nyeri payudara jarang menjadi tanda awal yang tampak dari kanker payudara. Ada sejumlah faktor lain yang dapat menyebabkan nyeri ini. Misalnya karena fluktuasi (naik-turun) hormon selama masa menstruasi, efek samping dari beberapa jenis pil KB, BH yang tidak sesuai, dan stres.

Baca artikel Sering Merasa Nyeri di Payudara? Kenalilah Penyebabnya! untuk lebih jelasnya mengenai penyebab umum nyeri yang Anda alami.

Bagaimana dengan Benjolan di Payudara?

Benjolan di tubuh tidak selalu menunjukkan adanya kanker, begitu juga dengan benjolan di payudara. Bagi wanita yang berusia 40 tahun ke bawah, lebih dari 80% benjolan di payudara bukan merupakan tanda awal kanker. Penyebab dari benjolan ini biasanya adalah infeksi, kerusakan jaringan lemak, dan tumor jinak.

Baca artikel Alasan Mengapa Bisa Tumbuh Benjolan di Payudara untuk lebih jelasnya mengenai penyebab umum benjolan tersebut.

Apa yang Sebenarnya Merupakan Tanda Awal Kanker Payudara?

Nyeri serta benjolan di payudara, meskipun tidak selalu, tetap bisa menjadi tanda awal dari kanker payudara. Namun, Anda patut lebih waspada jika rasa nyeri dan benjolan disertai oleh tanda lain dari kanker payudara. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Puting payudara terlihat menyusut atau keluar cairan
  • Salah satu payudara tampak membesar
  • Beberapa bagian permukaan payudara lesung ke dalam
  • Tekstur kulit payudara berubah menjadi seperti “kulit jeruk”
  • Vagina terasa sakit
  • Bobot badan berkurang padahal tidak melakukan diet
  • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak
  • Pembuluh darah yang terlihat pada payudara
Jika sudah melihat beberapa dari tanda-tanda awal di atas, Anda sebaiknya mulai waspada dan periksa ke dokter. Beliau mungkin akan melakukan beberapa tes pemeriksaan payudara untuk memastikan apakah tanda tersebut memang merupakan gejala kanker payudara.

Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Payudara

Terdapat beragam metode pemeriksaan yang mungkin akan dilakukan oleh dokter dalam mendiagnosis kanker payudara. Di bawah ini adalah 4 metode yang paling umum.

  • Mamogram: menggunakan x-ray untuk mendapatkan gambaran payudara sehingga bisa dibedakan antara jaringan payudara yang terkena kanker dan yang tidak.
  • Biopsi: menggunakan sampel dari sedikit jaringan payudara untuk diperiksa.
  • Ultrasonik: menggunakan gelombang sinar ultrasonik untuk menggambarkan jaringan dari payudara.
  • MRI: singkatan dari Magnetic Resonance Imaging.Pemeriksaan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan tes lain.
Baca juga:  Benjolan Kanker Payudara Letaknya Dimana?

Deteksi dini dan pengobatan sejak awal tanda-tanda mulai dirasakan merupakan langkah terpenting yang menentukan masa depan Anda. Bahkan, persentase kesembuhan kanker payudara tahap awal mencapai lebih dari 80%! Jadi sudah seharusnya Anda memeriksakan diri segera setelah merasa ada yang tidak beres dengan payudara Anda, bukan?

Lalu bagaimana jika Anda sudah benar-benar mencurigai keberadaan kanker di payudara Anda? Jika Anda yakin memiliki gejala-gejala kanker payudara, segeralah lakukan tindakan penanganan yang terbaik. Salah satu yang kami rekomendasikan adalah dengan pengobatan herbal yang tepatSarang Semut.

Mengatasi Gejala Kanker Payudara dengan Herbal Sarang Semut

Mengapa Sarang Semut dapat digunakan sebagai obat kanker payudara? Ini diduga kuat karena kandungan flavonoid di dalamnya. Kandungan ini mampu menghentikan aliran darah menuju sel kanker sehingga sel tersebut akan mati secara perlahan karena tidak mendapat aliran darah.

Selain flavonoid, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol sifatnya mirip dengan vitamin E yang berefek antioksidan dan anti-kanker dalam tubuh. Zat ini menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. “Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, tokoferol akan mengatasinya”, ujar dokter ahli nutrisi, Ahmad Sulaeman PhD.

Bahkan, rata-rata pengguna Sarang Semut sudah bisa merasakan perubahan positif, seperti berkurangnya gejala kanker payudara, setelah 1-2 bulan pertama konsumsi rutin.

Jika ingin membaca lebih lanjut mengenai herbal Sarang Semut dan kemampuannya yang luar biasa dalam menumpas kanker, silakan kunjungi artikel: Sarang Semut Terbukti Tumpas Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dengan Cepat. Kami berharap herbal “ajaib” ini bisa dimanfaatkan secara efektif dalam upaya Anda mengatasi gejala maupun tanda awal kanker payudara.

Advertisement
Alinesia