Kanker Ovarium Stadium 4: Gejala & Harapan Hidupnya

426
Ilustrasi Ciri atau Gejala Kanker Ovarium Stadium 4
Ilustrasi (Credit: siam.pukkato / BigStock)

Diedit:

5
(4)

Apakah ada orang terdekat Anda yang didiagnosis mengidap kanker ovarium (indung telur) stadium lanjut? Jika ya, kemungkinan Anda tahu bahwa kehidupan mereka penuh perjuangan setiap hari. Kanker ovarium pada stadium 4 menimbulkan berbagai gejala atau ciri-ciri yang menyakitkan, dan harapan hidup yang jauh lebih rendah. Meski begitu tetap ada harapan bagi mereka.

Artikel ini akan merangkum informasi dari berbagai sumber yang membahas tentang ciri-ciri dan gejala yang muncul pada kanker ovarium stadium 4, serta harapan hidup dari pasien penderitanya. Kami berharap informasi ini dapat membantu Anda untuk lebih memahami apa yang sebenarnya dihadapi oleh para penderita kanker ini.

Apa Saja Gejala Kanker Ovarium Stadium 4?

Untuk memahami apa saja ciri-ciri atau gejala yang dialami pada stadium kanker ini, ada baiknya untuk mengerti dulu apa maksudnya kanker ovarium stadium 4. Kanker stadium 4 artinya penyakit kanker itu sudah mencapai tahap paling lanjut, dimana kanker sudah menyebar ke bagian-bagian tubuh yang jauh dari indung telur, bahkan ke luar daerah perut dan panggul.

Oleh sebab itu, gejala atau ciri-ciri yang ditimbulkan oleh kanker ovarium stadium 4 bisa jadi cukup meluas sampai ke bagian-bagian tubuh yang tidak ada kaitannya dengan indung telur. Ada dua tahapan dari kanker indung telur stadium 4, yaitu 4A dan 4B.

Pada stadium 4A, sel-sel kanker sudah menyebar ke cairan yang mengelilingi paru-paru. Kondisi ini disebut efusi pleura ganas. Tetapi kanker belum menyebar ke lokasi lain di luar daerah panggul atau rongga peritoneum. Peritoneum adalah membran yang melapisi rongga perut dan menutupi organ perut. Sedangkan rongga peritoneum adalah bagian tubuh yang tertutup oleh peritoneum.

Pada stadium 4B, sel-sel kanker telah menyebar ke daerah-daerah di luar rongga peritoneum, misalnya: otak, kulit, paru-paru, dan kelenjar-kelenjar getah bening terdekatnya.

Melihat bagaimana perkembangan dan penyebaran dari kanker pada stadium 4, maka tidak heran jika gejala-gejala yang ditimbulkan sangatlah membuat penderitanya tidak nyaman. Bagian berikut akan menjelaskan sejumlah ciri atau gejala paling umum dari kanker ovarium stadium lanjut.

Nyeri di Panggul atau Perut:

Pada stadium-stadium awal, gejala rasa nyeri mungkin tidak begitu terasa, sehingga sering diabaikan atau dianggap sebagai masalah biasa. Tetapi, kanker ovarium stadium 4 sering menyebabkan banyak gejala rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah panggul dan perut.

Sembelit atau Konstipasi:

Sembelit bisa jadi adalah tanda adanya penyumbatan di usus. Tumor yang terbentuk akibat kanker ovarium dapat menyumbat saluran usus dan membuat tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau rasa sakit yang teramat, terutama jika penyumbatannya memburuk.

Baca juga:  Apa Saja Faktor Resiko Kanker Ovarium?

Penyumbatan di usus juga bisa menyebabkan ciri-ciri lain dari kanker ovarium stadium 4 seperti: perut kembung, mual dan muntah, merasa tidak enak badan, dan

Sakit Ginjal:

Sakit ginjal sulit terdeteksi, sering kali karena hanya terasa seperti sakit punggung. Kadang-kadang kanker ovarium dapat menyebar dan memengaruhi sistem pembuangan urin. Tumor dari kanker dapat menyumbat salah satu atau kedua saluran ureter yang mengalirkan urin dari ginjal ke kandung kemih.

Jika salah satu atau kedua saluran ini tesumbat, maka urin tidak akan mencapai kandung kemih. Akibatnya muncul gejala berupa pembengkakan dan rasa sakit. Akhirnya ginjal dapat menjadi rusak jika masalah penyumbatan terus dibiarkan tak teratasi.

Perut Kembung:

Kembung dan bengkak di perut bisa menjadi ciri-ciri kanker ovarium pada stadium awal maupun lanjut. Pada stadium lanjut dari kanker ovarium, masalah kembung dan bengkak mungkin menjadi lebih tidak nyaman.

Bisa jadi tidak ada obat yang dapat meredakan ketidaknyamanan ini. Tapi kalau kembung disebabkan oleh faktor-faktor lain, seperti makanan atau minuman, maka dokter bisa membantu untuk mengurangi masalah tersebut.

Berat Badan Turun:

Berat badan yang turun secara tiba-tiba, atau berat bada turun drastis tanpa sebab, adalah gejala lain dari kanker ovarium stadium 4. Oleh karena gejala ini, seorang pasien harus bekerja sama dengan dokter dan ahli gizi untuk memastikan supaya dia mendapat nutrisi yang tepat. Memilih jenis nutrisi yang tepat lebih baik daripada memenuhi kebetuhan kalori hanya untuk menjaga berat badan.

Sering Buang Air Kecil:

Seraya sel-sel kanker terus bertumbuh, kanker bisa mengembang dan mulai mendorong organ-organ di sekitarnya, seperti kandung kemih. Tekanan pada kandung kemih dan sistem pembuangan urin dapat membuat pasien sering merasa ingin buang air kecil.

Asites:

Asites adalah penumpukan cairan di dalam rongga perut. Seorang pasien kanker ovarium stadium 4 dapat mengalami gejala asites karena beberapa penyebab. Dalam beberapa kasus, sel-sel kanker yang menyebar ke perut dapat memengaruhi jaringan di sekitarnya sehingga menyebabkan penumpukan cairan.

Sel-sel kanker juga dapat menyumbat sistem limfatik dan mencegah pengeluaran kelebihan cairan dari dalam perut. Itu menambah pembengkakan dan kembung, yang dapat membuat kondisi semakin terasa tidak nyaman.

Setiap pasien kanker ovarium harus memperhatikan tubuh mereka dan gejala-gejala yang dialami. Pasien sangat dianjurkan untuk berbicara dengan dokter apabila mulai memperhatikan adanya salah satu ciri kanker ovarium stadium 4 yang dijelaskan di atas.

Ilustrasi Harapan Hidup Kanker Ovarium Stadium 4
Ilustrasi (© Blueringmedia | Dreamstime.com)

Bagaimana Harapan Hidup Kanker Ovarium Stadium 4?

Jika penyakit kanker telah mencapai stadium 4, itu artinya kanker sudah menyebar dan menggerogoti bagian-bagian tubuh lain di luar lokasi asalnya. Karena itulah kanker ovarium stadium lanjut memiliki banyak ciri atau gejala yang menyakitkan. Dan tidak mengherankan apabila harapan hidup dari pasien kanker ovarium stadium 4 lebih rendah daripada stadium-stadium sebelumnya.

Baca juga:  Pengobatan Kanker Ovarium Tradisional Khas Indonesia

Harapan hidup biasanya digambarkan dengan angka harapan hidup (survival rate). Angka harapan hidup adalah persentase berapa banyak pasien dengan jenis dan stadium kanker yang sama yang masih hidup dalam jangka waktu tertentu (biasanya 5 tahun) setelah mereka didiagnosis.

Angka ini bukanlah jaminan berapa lama seorang pasien dapat bertahan hidup, tetapi bisa memberikan pemahaman yang lebih baik tentang seberapa besar kemungkinan bagi pengobatan untuk berhasil.

Berapa angka harapan hidup untuk kanker ovarium? Angka harapan hidup 5 tahun untuk kanker ovarium stadium 4 jenis tumor epitel (yang mencakup 90% dari seluruh kasus kanker ini) adalah sekitar 17 persen. Itu berarti diperkirakan ada 17 dari 100 pasien yang akan bertahan hidup sedikitnya 5 tahun setelah terdiagnosis.

Ini hanyalah angka perkiraan, dan tidak dapat diterapkan pada setiap kasus. Ada faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi harapan hidup dari seorang pasien kanker ovarium stadium 4, misalnya kondisi kesehatannya secara keseluruhan, tahap perkembangan dari kankernya, dan seberapa baik reaksi dari pengobatan atau perawatan yang sedang dijalaninya.

Dalam upaya mengobati kanker ovarium pada stadium lanjut, dokter biasanya akan menangani pasiennya dengan operasi bedah untuk mengangkat sebanyak mungkin tumor dari dalam tubuh pasien. Kemudian dokter melanjutkan perawatan dengan kemoterapi untuk berupaya menghilangkan sel-sel kanker yang masih tersisa atau yang sudah menyebar di dalam tubuh.

Kesimpulan tentang Kanker Ovarium Stadium 4

Karena kanker telah menyebar ke bagian-bagian yang jauh dari lokasi asalnya, kanker indung telur stadium 4 dapat menimbulkan ciri-ciri atau gejala yang beragam. Gejala-gejala tersebut sering menyebabkan banyak rasa sakit dan tidak nyaman.

Karena itulah pasien perlu bekerja sama dan terus terang dengan dokter yang merawat. Dokter dapat membantu menyarankan perawatan atau tips tertentu untuk meringankan gejala-gejala tersebut.

Meski kanker ovarium stadium 4 memiliki angka harapan hidup yang paling rendah daripada stadium sebelumnya, namun pasien tetap punya harapan. Ia tetap bisa mengupayakan perawatan yang efektif dan nyaman baginya untuk menghambat perkembangan kanker serta untuk meminimalkan gejala-gejala yang dialaminya.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang ciri-ciri dan harapan hidup dari kanker indung telur stadium 4. Semoga informasi ini dapat membantu Anda lebih memahami tentang apa yang dihadapi oleh seorang penderita kanker. Temukan ulasan-ulasan menarik lainnya seputar penyakit kanker indung telur hanya di Deherba.com.


Referensi Kanker Ovarium Stadium 4:

Holland, Kimberyly. Managing Advanced Ovarian Cancer Symptoms. Reviewed: 2018-07-31. URL: https://www.healthline.com/health/ovarian-cancer/managing-advanced-ovarian-cancer-symptoms. Accessed: 2019-09-23

Pietrangleo, Ann. The Outlook for Ovarian Cancer: Prognosis, Life Expectancy, and Survival Rates by Stage. Reviewed: 2017-05-19. URL: https://www.healthline.com/health/cancer/ovarian-cancer-outlook. Accessed: 2019-09-23


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Rating: 5 / 5. Pemilih: 4

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?