Kenali Gejala Kanker Ovarium dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya

412

Diedit:

Kanker ovarium berada dalam urutan ke-5 di antara jenis-jenis kanker yang paling sering menyerang wanita. Bagi Anda yang sudah melewati masa menopause (biasanya di atas usia 50), maka Anda perlu mewaspadai gejala-gejala kanker ovarium selagi masih pada tahap awal perkembangannya.

Meskipun begitu harus diakui bahwa beberapa ciri-ciri kanker ovarium bisa mirip dengan ciri-ciri dari penyakit lain, sehingga menyulitkan Anda untuk mengenalinya. Akan tetapi, Anda tetap dapat mengamati sejumlah tanda-tanda keberadaan kanker karena ada beberapa tanda khas yang disebabkan oleh perkembangan kanker di dalam ovarium.

Gejala-Gejala Kanker Ovarium yang Mesti Diwaspadai

Terdapat 3 tanda-tanda kanker ovarium yang seringkali dialami oleh para pengidap kanker ini. Antara lain:

  • Pembesaran ukuran perut dan kembung yang tidak kunjung hilang
  • Terus-menerus merasa sakit di pangul (pangkal paha) dan perut
  • Kesulitan untuk makan dan cepat merasa kenyang atau mual

Ciri-ciri kanker ovarium lainnya, misalnya nyeri punggung, beser, dan merasa sakit saat melakukan hubungan seksual, sebenarnya lebih sering disebabkan oleh masalah kesehatan lain di area panggul. Namun, gejala-gejala tersebut dapat juga dialami oleh beberapa wanita yang memiliki kanker ovarium.

Penting: Jika Anda merasakan kembung, tekanan, atau nyeri di area perut atau panggul yang tidak sembuh setelah beberapa minggu, segeralah periksakan ke dokter agar diketahui penyebabnya serta bisa secepatnya ditangani.

Satu-satunya cara untuk mengetahui secara pasti apa penyebab dari keluhan-keluhan yang Anda rasakan adalah melalui pemeriksaan medis. Saat dokter memeriksa tanda-tanda kanker ovarium, beliau mungkin akan melakukan beberapa prosedur medis. Bagian berikut ini akan membantu Anda memahami bagaiman caranya dokter melakukan pemeriksaan.

Caranya Dokter Mendeteksi Gejala-Gejala Kanker Ovarium

Dokter akan melakukan pemeriksaan area vagina untuk melihat apakah ada kelainan di rahim atau ovarium. Beliau juga mungkin akan memeriksa riwayat kesehatan Anda maupun keluarga Anda.

Untuk mendeteksi keberadaan kanker di ovarium, terdapat beberapa prosedur medis yang tersedia yang mungkin akan ditawarkan oleh dokter Anda, yaitu:

  • Pemeriksaan Panggul: Dokter akan memasukkan jarinya yang sudah dilumasi ke dalam rektum dan vagina secara bersamaan untuk merasakan apakah ada pembengkakan abnormal dan mendeteksi rasa nyeri.
  • Transvaginal Sonografi: Tes USG ini mungkin dibutuhkan apabila pemeriksaan panggul mendeteksi adanya kelainan. Ini dilakukan menggunakan alat kecil yang dimasukkan ke dalam vagina.
  • Tes darah CA-125: Tes darah ini untuk menentukan apakah tingkat CA-124—sebuah protein yang diproduksi oleh sel-sel kanker ovarium—telah meningkat dalam darah seorang pasien.
Baca juga:  Bagaimana Melakukan Deteksi Dini Kanker Ovarium?

Kunci untuk keberhasilan pengobatan penyakit ini adalah mendeteksi ciri-ciri kanker ovarium sedini mungkin, sebelum kanker mempunyai kesempatan untuk berkembang dan menyebar. Jika Anda sudah benar-benar mencurigai keberadaan kanker, maka sangat disarankan untuk melakukan tindakan penanganan.

Beberapa orang memilih langkah cepat untuk menghambat perkembangan kanker dengan memanfaatkan herbal. Mereka mengonsumsi herbal sambil menunggu hasil pemeriksaan agar gejala-gejala kanker ovarium yang sudah mereka rasakan tidak bertambah parah. Jika Anda juga tertarik menggunakan herbal, maka informasi di bagian berikut ini akan sangat membantu.

Pilihan Herbal Terbaik Untuk Pengobatan Kanker Ovarium

Apabila Anda memilih untuk memanfaatkan pengobatan herbal sebagai langkah cepat untuk semakimsal mungkin menghambat perkembangan gejala-gejala kanker ovarium, berikut ini tersedia 3 herbal anti kanker pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Sarang Semut

Sarang Semut merupakan herbal yang dibuktikan berkhasiat dan tepat peruntukannya untuk membantu pengobatan tanda-tanda kanker ovarium. Kemampuannya ini diduga kuat berkaitan dengan kayanya kandungan flavonoid dalam Sarang Semut.

Beberapa mekanisme kerja dari flavonoid yang khusus untuk melawan kanker. Diantaranya adalah mekanisme induksi apoptosis dan diferensiasi yang bertugas untuk merangsang proses bunuh diri sel-sel kanker. Lalu ada mekanisme anti-proliferasi yang menghambat proses perbanyakan (duplikasi) sel-sel abnormal yang menjadi penyebab kanker.

Kemudian mekanisme inhibisi angiogenesis berfungsi menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang bertugas menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapat nutrisi, lama-lama ia akan mati.

Bila ingin membaca lebih jauh mengenai kemampuan Sarang Semut dalam membunuh pertumbuhan kanker, silakan buka artikel: Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

Noni Juice

Noni Juice juga adalah herbal yang sudah diakui khasiatnya dalam penyembuhan berbagai macam penyakit berat, termasuk kanker. Noni Juice mengandung scolopetin yang memiliki kemampuan untuk menguatkan sistem imun tubuh, termasuk membantuk fitokimia khusus yang bersifat antigen yang akan secara aktif melawan pembentukan sel-sel kanker.

Baca juga:  Apa Saja Faktor Resiko Kanker Ovarium?

Ada juga kandungan damnachantal di dalam Noni yang berguna untuk menghambat reproduksi sel-sel kanker secara signifikan. Sedangkan, Dr. Judah Folkman dari Harvard University mengungkapkan bahwa Noni bekerja secara sinergis bersama mikronutrien lain dalam menghambat aliran darah yang menuju sel-sel kanker sehingga mereka tidak mendapat asupan makanan untuk bertahan hidup.

Bila ingin mencari tahu lebih banyak seputar Noni Juice, silakan lihat artikel berikut: Noni Juice—Herbal Teruji Taklukan Darah Tinggi, Diabetes, Gangguan Jantung, dan Penyakit Lainnya!

Temu Putih

Pilihan herbal yang berikutnya adalah Temu Putih, atau yang juga dikenal sebagai Kunyit Putih. Temu Putih sudah cukup terkenal khasiatnya dalam dunia pengobatan kanker. Bahkan sudah cukup banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan kemampuan anti kankernya.

Temu Putih didapati memilki kandungan Ribosome Inactivating Protein (RIP) yang berguna untuk menonaktifkan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitar, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.

Di samping kandungan RIP, herbal ini juga diketahui mengandung zat antioksidan yang bertindak untuk mencegah kerusakan gen akibat kanker dan mengandung zat anti-curcumin yang bertugas untuk mencegah atau menghentikan peradangan sebagai dampak penyakit.

Jika Anda ingin membaca selengkapnya tentang khasiat Temu Putih atau Kunyit Putih dalam pengobatan kanker, silakan buka artikel: Kunyit Putih—Herbal Pengusir Kanker dan Tumor.

Ketiga pilihan herbal diatas sama-sama dibuktikan memiliki kemampuan anti kanker yang dapat Anda manfaatkan untuk membantu menghilangkan gejala-gejala kanker ovarium. Namun jika Anda ingin herbal yang lebih cepat menumpas kanker, maka pilihan yang patut dicoba adalah Sarang Semut.

Para penggunanya melaporkan bahwa mereka rata-rata sudah dapat merasakan perbaikan setelah 1-3 bulan konsumsi rutin. Bahkan beberapa dari mereka sudah merasa sembuh dari gejala-gejala kanker yang dideritanya dalam jangka waktu tersebut.

Jika Anda sekarang sedang khawatir karena ciri-ciri kanker ovarium yang disebutkan di artikel ini semuanya Anda rasakan, ingatlah bahwa kanker dapat ditangani dengan baik bila dideteksi sejak dini. Periksakanlah diri ke dokter untuk memastikan apakah itu memang benar gejala-gejala kanker ovarium atau bukan.

Kemudian langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mencari pengobatan kanker ovarium yang paling sesuai dengan keadaan yang Anda hadapi. Jika tubuh masih baru menunjukkan gejala (belum sampai divonis), kemungkinan besar herbal dapat membantu Anda untuk terbebas dari ancaman kanker.

Advertisement
Alinesia