Share:

Ada seseorang yang jika salah makan sedikit saja pasti akan merasa ngilu-ngilu di persendiannya, terutama bagian jempol. Dan ngilu-ngilu itu bisa terus terasa sampai berhari-hari. Mengapa? Karena ia menderita penyakit asam urat yang sangat gampang kambuh apabila ia makan seafood, jeroan, atau jenis makanan lain.

Silakan terus membaca artikel ini sampai habis karena kami juga akan membahas jawabannya. Namun untuk mengetahui cara terbaik mengatasi penyakit ini, Anda perlu terlebih dulu memahami apa sebenarnya asam urat itu.

Kupas Tuntas Fakta Penyakit Asam Urat

Apakah Anda juga mengalami hal yang serupa? Jika demikian, Anda mungkin bertanya-tanya, “Adakah cara agar saya bisa kembali makan makanan kesukaan saya?” Wajar saja Anda bertanya seperti itu karena penderita penyakit ini biasanya diwajibkan berpantangan jenis makanan tertentu, sayangnya beberapa pantangan tersebut adalah makanan favorit Anda.

Penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit artritis yang disebabkan karena kadar purin yang berlebih di dalam tubuh Anda. Apabila terjadi serangan asam urat—saat manakala kadar purin tinggi tersebut menimbulkan masalah—biasanya yang diserang adalah bagian jempol kaki, serta terjadi pembengkakan dan nyeri di pergelangan kaki, lutut, telapak kaki, pergelangan tangan, atau siku.

Serangannya—kadang juga disebut serangan encok—awalnya mungkin hanya dialami selama beberapa hari, namun semakin sering menyerang maka semakin lama juga Anda akan menderita gejala-gejala diatas. Lebih jauh lagi, apabila dibiarkan tidak diobati, penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada persendian dan ginjal.

Penyakit ini adalah jenis peradangan artritis yang paling sering dialami orang-orang. Penyakit ini disebabkan oleh kelebihan kadar purin sehingga menumpuk di persendian lalu membentuk kristal urat yang memicu serangannya.Dr. N. Lawrence Edwards, Profesor Kedokteran di University of Florida

Anda mungkin memerhatikan bahwa penyakit ini lebih sering diderita oleh pria dibandingkan wanita. Memang benar berdasarkan data yang kami peroleh dari NIH, diketahui bahwa pria berusia 40 – 50 lebih rentan menderita penyakit ini.

Namun jika Anda seorang wanita, maka Anda akan lebih rentan mengalami sakit asam urat setelah menopause. Selain itu, seseorang yang pernah menjalani transplantasi organ juga mudah terkena penyakit ini.

Bagi Anda yang belum terkena penyakit ini namun khawatir di waktu mendatang bisa terkena, kami menganjurkan Anda untuk terus membaca artikel ini.

Penyebab Asam Urat yang Sering Terabaikan

Penyebab asam urat adalah karena kadar purin di dalam darah menjadi terlalu tinggi. Seringnya kadar purin tinggi dalam darah tidak membahayakan, karena banyak orang yang punya kadar tinggi purin tidak pernah menderita serangan penyakit tersebut.

Tetapi apabila kadarnya di dalam darah menjadi terlampau banyak, maka purin tersebut bisa membentuk semacam kristal keras di persendian Anda sehingga menimbulkan keluhan-keluhan. Terdapat sejumlah faktor yang dapat membuat seseorang lebih rentan memiliki kadar purin tinggi, berikut beberapa diantaranya.

  • Pola Makan Tidak Sehat

    Mengonsumsi banyak daging dan seafood juga minuman manis dapat memicu kenaikan kadar purin, sehingga memperbesar risiko Anda terserang penyakit tersebut. Konsumsi alkohol, khususnya bir, juga meningkatkan risiko asam urat.

  • Obesitas atau Kegemukan

    Kalau Anda kegemukan, tubuh menghasilkan lebih banyak senyawa purin dan ginjal Anda lebih kesulitan menyingkirkan purin tersebut, sehingga sangat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit ini.

  • Masalah Kesehatan Lain

    Penyakit tertentu bisa membuat Anda lebih mungkin mengembangkan purin tinggi. Misalnya darah tinggi yang tidak diobati dan penyakit kronis seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung juga ginjal.

  • Konsumsi Obat Tertentu

    Penggunaan obat diuretik thiazide—umumnya digunakan untuk darah tinggi—dan aspirin dosis rendah juga bisa menaikkan kadar purin. Sama halnya dengan obat anti-penolakan yang diresepkan untuk orang yang telah menjalani transplantasi organ.

  • Riwayat Kesehatan Keluarga

    Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit ini, maka Anda jadi lebih mungkin menderitanya juga.

  • Risiko Usia dan Jenis Kelamin

    Penyakit ini lebih sering dialami pria, terutama karena wanita cenderung punya kadar purin yang lebih rendah. Tetapi setelah menopause, kadar purin wanita akan sebanding dengan pria. Pria juga mungkin lebih awal menderita penyakit ini—biasanya antara 40 – 50 tahun—sedangkan wanita biasanya setelah menopause.

  • Operasi atau Luka Berat

    Baru saja menjalani pembedahan atau luka berat dikaitkan dengan peningkatan risiko berkembangnya penyakit tersebut.

Sebisa mungkin hindarilah penyebab asam urat di atas yang dapat dicegah, misalnya pola makan, obesitas, atau masalah kesehatan tertentu. Selalu upayakan pola hidup sehat yang mencakup mengonsumsi lebih sedikit daging & seafood tetapi lebih banyak buah serta sayuran. Dan jangan lupa untuk lebih rajin olahraga.

Cara Mencegah Asam Urat yang Ampuh

Cara mencegah asam urat berfokus pada upaya-upaya untuk menjaga kadar purin dalam darah tetap senormal mungkin. Di bawah ini adalah beberapa tips utama yang dapat Anda upayakan.

  • Konsumsi Makanan Mengandung Kalium

    Makanan ber-kalium tinggi membantu meluruhkan purin, makanan tersebut misalnya blewah, sayur bayam, alpukat, ubi, delima, air kelapa, dan pisang. Selain itu banyak orang yakin bahwa buah ceri efektif membantu mencegah terjadinya penyakit ini.

  • Hindari Makanan Mengandung Purin

    Makanan tersebut antara lain makanan manis, junk food, daging-dagingan, seafoo, jeroan, makanan berlemak, dan bir.

  • Turunkan Berat Badan Berlebih

    Upayakan tips ini bagi Anda yang berat badannya berlebihan. Tapi jangan lakukan diet ekstrim, sebaliknya berupayalah rajin olahraga dan makan makanan yang sehat.

  • Konsumsi Obat Asam Urat

    Kadang dokter mengharuskan seseorang untuk minum obat medis supaya kadar purin tetap normal.

Menerapkan tips-tips untuk pencegahan asam urat seperti di atas akan membantu Anda terhindar dari penyakit ini. Tapi, sebenarnya mengapa kadar purin yang lebih tinggi daripada normalnya dapat menimbulkan penyakit? Bagian berikutnya akan menjelaskan mengenai hal ini.

Proses Terbentuknya Asam Urat

Asam urat adalah zat yang dihasilkan dari pemecahan purin. Purin adalah suatu bagian alami dari semua jaringan manusia, yang juga didapatkan dari banyak jenis makanan. Secara normal purin dilarutkan dalam darah lalu disaringkan melalui ginjal untuk menjadi bagian urin yang akan dibuang.

Jika terjadi peningkatan produksi purin atau jika ginjal tidak menyaring cukup banyak purin dari tubuh, maka kadar purin menjadi terlalu tinggi di dalam darah sehingga Anda mengalami kondisi yang dinamakan hiperurikemia.

Hiperurikemia juga akan dialami bila Anda terlalu banyak makan yang mengandung purin kadar tinggi, misalnya jeroan, seafood, kacang yang dikeringkan, kacang polong, ikan asin, dan daging merah.

Berapa Kadar Asam Urat Normal?


Guna mengetahui kadar purin dalam darah, tersedia tes darah (serum urate) untuk keperluan itu. Mintalah kepada dokter Anda untuk dirujuk melakukan tes ini jika Anda menginginkannya.

Kadar asam urat normal adalah 3.4 sampai 7.0 mg/dL bagi pria dewasa, 2.4 sampai 6.0 mg/dL bagi wanita dewasa, dan 2.0 sampai 5.5 mg/dL bagi anak-anak. Sumber: WebMD.

Hiperurikemia bukanlah penyakit, dan kondisi ini sendiri tidaklah berbahaya. Akan tetapi jika kelebihan purin dalam tubuh akibat hiperurikemia sudah membentuk kristal urat maka Anda sedang terancam mengalami serangan asam urat. Kristal urat inilah yang terus-menerus terbentuk di persendian sehingga menyebabkan peradangan artritis.

Untuk membantu Anda melihat apakah kondisi kadar purin di dalam tubuh sudah menjadi masalah yang berbahaya, ada baiknya Anda mengenali seperti apa gejala-gejala asam urat yang sudah terlalu tinggi. Simaklah bagian berikutnya ini.

Gejala Asam Urat Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Gejala-gejala asam urat yang sudah terlampau tinggi hampir selalu terjadi mendadak—biasanya di malam hari—dan tanpa tanda-tanda terlebih dulu. Keluhan-keluhan yang akan dirasakan antara lain:

  • Nyeri Sendi

    Asam urat biasanya memengaruhi sendi besar di jempol kaki, tapi bisa juga terjadi di kaki, pergelangan kaki, lutut, tangan, dan pergelangan tangan. Rasa nyerinya kemungkinan paling parah terjadi dalam 4 – 12 jam pertama setelah serangannya dimulai.

  • Rasa Tidak Nyaman

    Setelah rasa nyeri hebat mereda, rasa ketidaknyamanan di sendi mungkin dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan gejala asam urat yang kambuh cenderung terjadi lebih lama serta memengaruhi lebih banyak persendian.

  • Peradangan dan Kemerahan

    Sendi-sendi yang terkena mungkin akan menjadi bengkak, sensitif, terasa hangat, dan memerah.

  • Terbatasnya Ruang Gerak

    Berkurangnya mobilitas (kebebasan bergerak) dari sendi dapat terjadi saat serangan gejala asam urat berlangsung.

Kalau Anda merasakan rasa nyeri yang hebat dan mendadak di persendian, segeralah periksakan ke dokter. Penyakit asam urat yang tidak ditangani bisa menimbulkan rasa sakit yang lebih parah lagi, bahkan kerusakan pada persendian. Juga langsung pergi ke dokter jika Anda demam dan sendi menjadi panas dan meradang—yang mungkin adalah tanda adanya infeksi.

Tahap Perkembangan Asam Urat yang Perlu Diperhatikan

Sebenarnya penyakit asam urat tidak serta-merta terjadi, melainkan ada tahapan-tahapannya sebelum penyakit ini menjadi sedemikian parah. Kami mengajak Anda untuk memahami sakit asam urat Anda sampai pada tahapan mana agar bisa dicegah mencapai tahapan selanjutnya. Berikut empat tahapan penyakit ini:

  • Hiperurikemia Asimtomatik (Tanpa Gejala)

    Pada tahapan ini, tubuh Anda sudah memiliki kadar purin yang tinggi di dalam tubuh (hiperurikemia), akan tetapi belum sampai menunjukkan gejala-gejala. Pada tahapan ini biasanya Anda belum membutuhkan pengobatan.

  • Asam Urat Akut atau Artritis Encok Akut

    Pada tahapan ini, kondisi hiperurikemia telah menyebabkan penumpukan kristal urat di sela-sela persendian. Hal ini dapat sewaktu-waktu memicu serangan asam urat yang ditandai nyeri hebat dan bengkak di persendian, mungkin juga disertai rasa hangat.

    Serangan akut ini biasanya terjadi pada malam hari dan dipicu oleh kejadian-kejadian yang bikin stres, penggunaan alkohol atau obat-obatan, atau adanya penyakit lain. Serangan ini kemungkinan akan mereda dalam waktu 3 sampai 10 hari walaupun tanpa minum obat, dan serangan berikutnya mungkin tidak akan Anda alami selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun kemudian. Akan tetapi seraya waktu berlalu serangan asam urat bisa semakin sering terjadi dan bertahan lebih lama.

  • Asam Urat Interval atau Intercritical

    Ini adalah jangka waktu di antara serangan asam urat akut. Dalam tahapan ini, Anda tidak akan mengalami gejala asam urat apapun sebelum serangan selanjutnya.

  • Asam Urat Kronis Tophaceous

    Ini adalah tahap yang paling berbahaya, dimana Anda sudah mengalami penyakit ini dalam jangka sangat panjang, misalnya 10 tahun. Dalam tahapan ini penyakit asam urat mungkin telah menyebabkan kerusakan permanen pada sendi yang terpengaruh dan kadang-kadang juga kerusakan ginjal. Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan pasien asam urat biasanya tidak sampai pada tahapan ini.

Pada tahapan manakah sakit asam urat yang Anda derita? Banyak orang sudah mencapai tahap asam urat akut sehingga mereka mulai mencari-cari cara terbaik untuk mengatasi asam urat agar tidak lagi mengalami kekambuhan di masa depan. Namun, bisakah penyakit asam urat dihentikan kekambuhannya?

Cara Alami Agar Terbebas dari Asam Urat

Kabar baiknya, asam urat bisa dikendalikan atau dicegah. Maksudnya Anda bisa mengurangi keparahan penyakit ini dan menekan sekecil-kecilnya kemungkinan kambuh di masa mendatang dengan rencana pengendalian yang tepat.

Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter yang kompeten mengenai rencana pengendalian asam urat. Beliau mungkin dapat meresepkan obat yang cocok untuk berjaga-jaga saat manakala asam urat kambuh.

Bagi Anda yang tidak ingin bergantung pada obat kimiawi karena takut efek sampingnya bagi kesehatan, kami menganjurkan Anda untuk mencoba pengobatan herbal yang aman dikonsumsi meski dalam jangka panjang. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah minuman herbal Noni juice.

Bahkan ada pengalaman dari para pengguna Noni juice bahwa asam urat mereka tidak kambuh meskipun sudah menyantap makanan yang dipantang. Jika pengakuan ini memang benar, maka pertanyaan Anda di awal artikel sudah terjawab.

Noni Juice Obat Asam Urat Alami Tuntaskan Ngilu Tanpa Sisa!


Noni juice adalah obat asam urat alami yang aman dikonsumsi meski dalam jangka panjang. Suatu penelitian yang dilakukan oleh 4 orang peneliti, yaitu Palu. A.K., Deng S., West B.J., dan Jensen J., memperlihatkan bahwa Noni juice dapat bekerja mirip seperti obat asam urat kimiawi.

Penelitian tersebut diungkapkan dalam jurnal berjudul “Xanthine oxidase inhibiting effects of noni (Morinda citrifolia) fruit juice.” Para peneliti melihat bahwa Noni juice menghambat kinerja enzim xanthine oxidase berlebihan yang memicu kadar purin tinggi.

Mereka menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan mekanisme alamiah Noni dalam memulihkan penyakit asam urat dan penyakit-penyakit lain yang serupa. Dari penelitian ini bisa diambil kesimpulan bahwa Noni juice memang berkhasiat menurunkan purin.

Selain itu, Noni juga kaya akan kandungan vitamin C yang melancarkan proses pembuangan asam urat oleh ginjal. Dengan begitu kadar purin tinggi dalam tubuh bisa semakin dikurangi karena ginjal lebih mudah menyingkirkannya.

Anda juga disarankan untuk minum banyak air putih karena dapat membantu membuang purin dari dalam tubuh. Tapi jangan minum alkohol sebab akan menaikkan kadar purin.

Olahraga yang teratur agar berat badan tetap ideal pun bisa membantu mencegah kekambuhan. Jika Anda memiliki badan gemuk, disarankan untuk melakukan gaya hidup dan pola makan sehat untuk mengurangi bobot badan karena kegemukan menyulitkan ginjal untuk menyaring purin.

Dan sebagai saran terakhir yang tak kalah penting, perhatikan jenis-jenis makanan yang mengandung banyak purin. Silakan baca bagian selanjutnya yang membahas apa saja jenis makanan yang perlu dipantang.

Pantangan Asam Urat yang Jangan Dilanggar

Pantangan asam urat tujuannya adalah untuk membantu Anda mengontrol produksi serta pembuangan purin dengan lebih efektif. Juga untuk mencegah atau menghentikan serangan asam urat supaya tidak gampang kambuh. Di bawah ini adalah rekomendasi umum untuk jenis-jenis makanan atau suplemen yang sebaiknya dipantang.

  • Jeroan dan Daging Bagian Dalam

    Sebaiknya jangan makan makanan seperti hati, ginjal, atau roti isi daging, karena makanan tersebut mengandung banyak purin yang bisa memicu kenaikan purin dalam darah.

  • Makanan Laut (Seafood)

    Sebisa mungkin hindari seafood karena mengandung banyak purin, misalnya ikan teri, ikan sarden, ikan herring, remis, kerang, ikan mackerel, tuna, ikan haddock, dan ikan trout.

  • Minuman Beralkohol

    Di dalam tubuh alkohol diketahui sanggup memicu produksi purin berlebih, sekaligus juga memicu dehidrasi. Karena itu alkohol termasuk dalam pantangan asam urat.

Bertentangan dengan anggapan banyak orang, penelitian sebenarnya menunjukkan bahwa sayuran yang mengandung banyak purin sebenarnya tidak memicu serangannya. Sayuran tersebut misalnya adalah bayam, kacang polong, asparagus, kembang kol, atau jamur. Anda juga masih boleh menyantap kacang-kacangan atau kacang lentil.

Yang terutama harus Anda ingat sebagai pantangannya adalah: jeroan, makanan laut (seafood), serta alkohol. Jadi sebisa mungkin upayakan untuk tidak mengonsumsi jenis makanan tersebut agar penyakit Anda tidak kambuh-kambuhan.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Walaupun kaum pria lebih sering terpengaruh oleh penyakit ini, tetapi tidak menutup kemungkinan para wanita juga terserang. Karena itu, kita semua dianjurkan untuk mengupayakan gaya hidup sehat supaya tidak menderita penyakit yang menyiksa sendi-sendi ini.

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.