Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Manfaat Buah Belimbing Manfaat Buah Belimbing

Info Lengkap Seputar Manfaat Belimbing, Salah Satunya sebagai Penurun Kolesterol!

Mengonsumsi banyak buah dan sayur bisa terasa membosankan bila Anda tidak mencoba hal yang berbeda. Kita dapat bersyukur karena di alam sudah disediakan banyak buah dan sayuran lezat yang dapat Anda cicipi dalam beragam variasi, salah satu buah yang tidak biasa dalam rasa dan bentuknya adalah belimbing. Artikel ini mengajak Anda untuk menelusuri manfaat buah belimbingbagi kesehatan Anda.

Buah belimbing memiliki nama latin Averrhoa carambola dan memiliki bentuk seperti bintang dengan warna kuning atau hijau kekuningan. Belimbing memiliki rasa asam-manis dan daging buahnya dapat dimakan bersama dengan kulitnya.

Belimbing sudah sangat dikenal di wilayah Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik selama berabad-abad. Sejak lebih dari 2000 tahun lalu, buah ini telah menempuh rute perdagangan “Jalur Sutra” antara China dan Roma selama Dinasti Tang.

Di pasaran biasanya tersedia 2 jenis buah belimbing: yang agak kecil namun rasanya lebih asam, dan yang lebih besar dengan rasa lebih manis. Rasa asam-manis segarnya membuat buah ini semakin memperoleh kepopuleran di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Info Seputar Nutrisi dalam Buah Belimbing

Belimbing merupakan sumber nutrisi yang cukup baik, terutama sebagai sumber serat dan vitamin C. Berikut adalah kandungan gizi di dalam sebuah belimbing berukuran sedang (91 gram):

  • Serat: 3 gram.
  • Protein: 1 gram.
  • Vitamin C: 52 persen dari total kebutuhan tubuh per hari.
  • Vitamin B5: 4 persen dari total kebutuhan tubuh per hari.
  • Folat: 3 persen dari total kebutuhan tubuh per hari.
  • Potasium: 6 persen dari total kebutuhan tubuh per hari.
  • Kalium: 3 persen dari total kebutuhan tubuh per hari.
  • Magnesium: 2 persen total kebutuhan tubuh per hari.

Mungkin angka-angka di atas tampaknya tidak begitu banyak, namun perlu diingat bahwa 1 buah belimbing hanya memiliki sekitar 28 kalori dan 6 gram karbohidrat. Berarti belimbing termasuk buah yang bergizi, karena dalam kalori yang sesedikit itu, sebuah belimbing sudah mampu memberikan sekian banyak gizi.

Intinya: Buah belimbing rendah kalori, tetapi tinggi serat dan vitamin C. Buah ini sangat bergizi mengingat kandungan kalorinya yang rendah.

Vitamin C dalam buah belimbing membantu menangkal pilek, flu, dan berbagai jenis infeksi lain. Vitamin C juga dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk kolagen pada tulang, tulang rawan, otot, pembuluh darah, serta membantu penyerapan zat besi.

Serat, tembaga, potasium, dan kalium dapat mencegah kram otot dengan meningkatkan sirkulasi darah—ini juga salah satu manfaat belimbing yang penting bagi kesehatan. Folat dalam belimbing juga bermanfaat sebagai salah satu sintetis dalam tubuh seperti untuk membentuk enzimmetabolisme.

Karena sebuah belimbing rata-rata hanya mengandung 28 kalori, sehingga menjadikan buah ini pilihan yang cocok bagi siapapun yang ingin menurunkan berat badan, mencegah sembelit, dan menjaga sistem pencernaan mereka berjalan lancar. Buah ini pun dapat berfungsi sebagai penurun kolesteroldengan membantu mencegah penyerapan kolesterol“jahat” LDL.

Belimbing Dipenuhi dengan Berbagai Senyawa Aktif

Selain nutrisi-nutrisi di atas, juga mengandung zat-zat lain yang ikut melengkapi manfaat belimbing. Belimbing merupakan sumber senyawa-senyawa aktif flavonoid yang sangat baik, termasuk quercetin, asam galat, dan epicatechin.

Senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan kuat serta mengandung berbagai manfaat kesehatan. Senyawa-senyawa dalam buah belimbing telah terbukti membantu mencegah pembentukkan sel lemak, mengurangi lemak hati, dan sebagai penurun kolesterol dalam uji laboratorium menggunakan tikus percobaan.

Senyawa-senyawa dalam belimbing juga sedang diteliti lebih jauh karena memiliki potensi untuk mencegah kanker hatipada tikus percobaan. Terdapat juga bukti dari percobaan pada hewan bahwa kandungan gula belimbing dapat mengurangi peradangan(inflamasi).

Intinya: Ada banyak senyawa aktif bermanfaat dalam buah belimbing. Penelitian menunjukkan manfaat buah belimbing untuk penurun kolesterol, mengurangi peradangan, serta membantu mencegah penumpukkan lemak hati.

Antioksidan memberikan keuntungan besar bagi tubuh—termasuk netralisasi radikal bebas berbahaya yang dapat menyebabkan peradangan. Flavonoid seperti quercetin, epicatechin, dan asam galat memberikan keuntungan ini—dan semuanya dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi buah belimbing.

Bahkan dalam dunia pengobatan tradisional Brasil, masyarakat setempat mengenal manfaat buah belimbing sebagai diuretik (pendorong produksi air seni), ekspektoran (pelancar dahak), serta pereda batuk. Daun dan buahnya digunakan untuk menghentikan muntah-muntah; atau ditaruh di bagian kepala untuk meredakan sakit kepala; ditumbuk untuk meringankan cacar dan membersihkan tubuh dari infeksi parasit. Bubuk biji belimbing juga dipercaya memberikan efek sedatif (menenangkan).

Keamanan dan Efek Samping Konsumsi Buah Belimbing

Sayangnya, di balik semua manfaat belimbing tersebut, ada beberapa efek samping buruk jika buah ini dikonsumsi beberapa orang. Hal ini terutama terjadi karena buah belimbing mengandung oksalat yang sangat limpah.

Oleh sebab itu, orang-orang yang memiliki masalah pada ginjal harus menghindari konsumsi belimbing dalam bentuk buah utuh maupun yang sudah dijus. Atau jika tetap ingin mengonsumsinya, setidaknya konsultasikanlah dulu dengan dokter.

Bagi penderita masalah ginjal, terus-terusan mengonsumsi buah belimbing dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Terlebih lagi, toksin dalam belimbing dapat mengakibatkan masalah neurologis pada pasien penyakit ginjal, termasuk masalah kebingunan, kejang, dan bahkan kematian.

Bagi orang yang sedang mengonsumsi obat resep juga harus hati-hati jika ingin mengonsumsi buah belimbing. Dengan cara yang mirip seperti buah jeruk, buah belimbing dapat mengubah cara obat dipecah dan digunakan oleh tubuh.

Intinya: Penderita masalah ginjal dan mereka yang sedang mengonsumsi obat resep harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mencoba mengonsumsi buah belimbing.

Cara Konsumsi yang Benar Agar Mendapat Manfaat Buah Belimbing

Beberapa orang mungkin ragu-ragu untuk mengonsumsi belimbing karena mereka tidak tahu pasti bagaimana cara mengolahnya. Berikut ini adalah cara sederhana untuk mempersiapkan buah belimbing agar dapat dikonsumsi:

  • Pastikan buahnya sudah matang (warnanya sudah kuning).
  • Bilas dengan air mengalir.
  • Potong kedua bagian ujung buah.
  • Iris-iris buah sehingga setiap irisan berbentuk bintang.
  • Buang bijinya.
  • Makan dan nikmati buah belimbing segar.

Ada banyak cara untuk menikmati manfaat belimbing yang menyehatkan sekaligus menyegarkan. Cara-cara tersebut misalnya dengan langsung memakannya setelah dipotong-potong, ditambahkan ke dalam salad atau hidangan segar lainnya, dimasak jadi kue pie atau puding, ditambahkan ke semur atau kari, masak bersama seafood atau kerang, diolah menjadi selai atau jelly, serta dibuat menjadi jus atau jenis minuman segar lainnya.

Buah belimbing adalah buah yang lezat dan kaya gizi. Buah ini meskipun rendah kalori namun diperlengkapi dengan vitamin C, serat, serta beragam senyawa aktif bersifat antioksidan.

Meskipun demikian, mereka yang memiliki masalah ginjal dan sedang minum obat resep harus berhati-hati sebelum mencoba mengonsumsinya. Akan tetapi bagi kebanyakan orang, buah berbentuk bintang ini aman dikonsumsi dan mudah disajikan dalam berbagai hidangan, sehingga kita semua dapat menikmati manfaat buah belimbing ini.

FOLLOW US:
instagramsms

Log In or Register