Hepatitis A: Penyebab, Gejala, dan Perawatannya

351
Hepatitis A
Shutterstock

Diedit:

Hepatitis A adalah penyakit infeksi hati yang sangat menular dan disebabkan oleh virus hepatitis A. Virus ini merupakan satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang menyebabkan peradangan serta memengaruhi kemampuan hati Anda untuk berfungsi normal.

Hepatitis A

Artikel ini akan membantu Anda memahami apa penyebab hepatitis A, gejala-gejala yang ditimbulkannya, serta bagaimana perawatan untuk menangani hepatitis A.

Apa Penyebab Hepatitis A?

Sebagaimana sudah disebutkan, penyebab hepatitis A adalah infeksi dari virus hepatitis A. Virus ini biasanya menular ketika seseorang menelan bahkan sedikit saja bagian dari feses yang terkontaminasi. Virus hepatitis A menginfeksi sel-sel hati dan menyebabkan peradangan.

Peradangan tersebut kemudian bisa mengganggu fungsi hati serta menyebabkan berbagai gejala hepatitis A. Virus ini bisa menular melalui beragam cara, antara lain:

  • Makan makanan yang diolah oleh seseorang yang memiliki virus dan tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet
  • Minum air yang terkontaminasi
  • Makan kerang mentah dari air yang tercemar kotoran
  • Melakukan kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi, bahkan meskipun orang tersebut tidak menunjukkan gejala-gejala hepatitis A
  • Berhubungan seks dengan seseorang yang memiliki virus

Seseorang yang mengidap hepatitis A sangat mungkin menularkannya pada waktu sekitar 2 minggu sebelum gejala-gejala mereka muncul sampai sekitar 1 minggu setelah gejalanya pertama kali berkembang.

Hepatitis A paling banyak menular di negeri-negeri dimana standar sanitasi dan kebersihan makanan umumnya buruk, seperti di sebagian Afrika, India, Timur Jauh, Timur Tengah, juga Amerika Tengah dan Selatan. Di Indonesia sendiri diperkirakan ada lebih dari 2.9 juta penduduk yang menderita hepatitis, itu pun pada tahun 2013. (Pusdatin)

Bagaimana Gejala-Gejala Hepatitis A?

Gejala hepatitis A biasanya berkembang mulai sekitar 4 minggu setelah seseorang terinfeksi virusnya, tetapi tidak semua orang yang terinfeksi akan merasakan gejala-gejala. Berikut adalah beberapa gejala awal yang mungkin muncul:

  • Merasa lelah dan tidak enak badan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Demam ringan—biasanya tidak lebih dari 39 derajat C
  • Hilang selera makan
  • Merasa sakit atau seperti akan sakit
  • Rasa sakit di bagian kanan atas perut
  • Sakit kepala, sakit tenggorokan, dan batuk
  • Sembelit atau diare
  • Ruam (bintik-bintik merah) yang terasa gatal
Baca juga:  Efektivitas Noni Juice untuk Pengobatan Penyakit Hepatitis A

Gejala-gejala hepatitis A tahap awal biasanya berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Setelah itu, kemungkinan akan berkembang gejala-gejala tahap selanjutnya, antara lain:

  • Menguningnya kulit dan mata
  • Warna urin gelap
  • Warna tinja pucat
  • Kulit terasa gatal
  • Pembengkakan dan nyeri di bagian kanan atas perut

Sebagian besar penderita hepatitis A akan sepenuhnya pulih dalam hitungan beberapa bulan, namun gejala-gejala hepatitis A bisa saja kambuh-kambuhan selama kurun waktu 6 bulan.

Waspadai Gejala-Gejala Ini!

Hepatitis A umumnya bukanlah penyakit yang serius, tetapi dalam beberapa kasus penyakit ini dapat mengakibatkan hati berhenti berfungsi normal (gagal hati). Karena itu, selain gejala-gejala di atas, Anda juga harus mewaspadai tanda-tanda gagal hati seperti ini:

  • Muntah-muntah parah yang mendadak
  • Gampang memar dan berdarah (misalnya sering mimisan atau gusi berdarah)
  • Gampang marah
  • Masalah dengan daya ingat dan konsentrasi
  • Mengantuk dan kebingungan

Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami keluhan-keluhan seperti di atas. Kondisi gagal hati dapat berakibat fatal jika tidak cepat ditangani.

Bagaimana Perawatan Hepatitis A?

Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan hepatitis A, tetapi sering kali penyakit ini akan pulih dengan sendirinya dalam hitungan beberapa bulan. Anda biasanya akan disarankan untuk melakukan perawatan di rumah.

Tapi ada baiknya Anda meminta tes darah jika merasa mengalami gejala-gejala hepatitis A. Bisa saja sebenarnya yang menyebabkan gejala-gejala tersebut bukanlah hepatitis A, melainkan masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Dokter yang menangani Anda juga mungkin menyarankan sejumlah perawatan dan meminta Anda melakukan tes darah secara teratur untuk memeriksa seberapa baik kinerja dari hati Anda. Kembalilah periksa ke dokter jika gejala hepatitis A terus memburuk atau tidak juga membaik setelah beberapa bulan.

Baca juga:  Penyakit Hepatitis C Menular Melalui Darah Penderitanya

Beberapa saran perawatan untuk membantu proses pemulihan dari hepatitis A yaitu:

  • Banyak istirahat, terutama selama tahap-tahap awal infeksi, karena saat itu kemungkinan Anda merasa sangat lelah.
  • Mengonsumsi obat pereda sakit seperti parasetamol atau ibuprofen jika Anda merasakan nyeri dan sakit—dosisnya bergantung pada seberapa baik kinerja hati Anda, jadi selalu konsultasikan dengan dokter.
  • Mengurangi rasa gatal dengan menjaga udara lingkungan tetap dingin, berventilasi baik, mengenakan pakaian yang longgar, dan tidak mandi air panas—dokter mungkin menyarankan Anda mengonsumsi obat antihistamin.
  • Makan dalam porsi kecil untuk membantu mengurangi mual dan muntah—dokter bisa meresepkan obat antiemetik jika keluhan ini terus berlanjut.
  • Tidak minum alkohol, karena alkohol bisa membebani kinerja hati, jadi hindari konsumsi alkohol setidaknya sampai dokter mengizinkannya.

Langkah Pencegahan Hepatitis A

Selama Anda sakit, sebaiknya lakukan langkah pencegahan supaya tidak menularkan virus penyebab hepatitis A ke orang lain. Anda sebaiknya:

  • Izin tidak masuk sekolah atau kerja setidaknya sampai 1 minggu setelah dimulainya gejala menguning atau gejala-gejala lain.
  • Jangan membuatkan makanan untuk orang lain.
  • Sering cuci tangan dengan air dan sabun—terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum membuat makanan.
  • Jangan menggunakan handuk bersama orang lain dan cucilah pakaian kotor secara terpisah dengan air panas.
  • Bersihkan jamban, pegangan flush, dan keran lebih sering daripada biasanya.
  • Jangan berhubungan seks selama Anda masih sakit—hepatitis A paling menular mulai sekitar 2 minggu sebelum gejalanya muncul sampai sekitar 1 minggu setelah gejala pertama kali berkembang. Mintalah saran dari dokter sehubungan dengan ini.

Siapa pun yang sering bertemu dengan Anda, atau yang tinggal serumah, mungkin disarankan dokter untuk mendapatkan vaksin hepatitis A agar tidak mudah tertular penyakit ini.

Semoga dengan adanya artikel ini, Anda jadi lebih paham mengenai penyebab dan gejala hepatitis A, juga perawatan yang diperlukan agar pasien cepat pulih. Sebenarnya penyakit ini tidak akan menjadi ancaman jika Anda terbiasa mempraktikkan hidup sehat dan bersih, karena virus hepatitis A lebih sering menular dalam lingkungan yang tidak bersih.

Advertisement
Alinesia