Hari Kanker Sedunia: Ajakan Global untuk Peduli Kanker

449
ilustrasi hari kanker dunia
Ilustrasi Hari Kanker Sedunia (Credit: Shutterstock / crazystocker)

Diedit:

Hari Kanker Sedunia adalah hari khusus dimana orang-orang di seluruh dunia dapat bersatu dalam memerangi epidemi kanker global. Sepanjang sejarah, Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) diperingati setiap tanggal 4 Februari. Gerakan ini bertujuan untuk menyelamatkan jutaan nyawa dari kematian yang sebenarnya dapat dicegah apabila orang-orang lebih sadar dan peduli terhadap kanker.

Setiap tanggal 4 Februari, berbagai organisasi dan kalangan masyarakat di seputar dunia bergabung dalam upaya meningkatkan kepedulian akan kanker, dan bekerja sama untuk membuatnya menjadi prioritas kesehatan global.

Artikel ini akan mengupas topik mengenai gerakan ini yakni: Mengapa kita perlu lebih peduli terhadap kanker? Apa yang diupayakan oleh Hari Kanker Sedunia? Dan bagaimana sejarah Hari Kanker Sedunia?

Mengapa Peduli dengan Kanker?

Mengapa kesadaran dan kepedulian akan kanker sangat penting? Faktanya, lebih dari 9,6 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat kanker setiap tahun—sekitar 26 ribu kematian per hari—dan jumlah itu kemungkinan besar akan terus bertambah. Pada 2030, para ahli memperkirakan bahwa kematian akibat kanker akan meningkat menjadi 13 juta. Itu sangat mungkin terjadi jika kita tidak bertindak.

Ada lebih dari sepertiga kasus kanker yang sebenarnya bisa dicegah. Sepertiga kasus lainnya dapat diobati bila berhasil dideteksi dini dan ditangani dengan baik. Dengan bertindak; artinya mengupayakan langkah-langkah yang sudah diketahui mengenai pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan; kita seharusnya dapat menyelamatkan hingga 3,7 juta jiwa setiap tahun.

Kini, kita tahu lebih banyak tentang kanker daripada sebelumnya. Melalui berbagai penelitian serta penemuan, kita telah menyaksikan terobosan-terobosan luar biasa dalam bidang kedokteran, diagnostik, dan pengetahuan ilmiah. Semakin kita tahu, semakin banyak kemajuan yang dapat kita buat dalam upaya menurunkan risiko, meningkatkan pencegahan dan diagnosis, pengobatan, serta perawatan kanker.

Saat ini, lebih dari setengah (65%) dari kematian akibat kanker terjadi di negeri-negeri yang paling kurang berkembang. Tapi bahkan jika Anda tinggal di negara maju, kesenjangan masih dialami oleh masyarakat berpenghasilan rendah, pribumi, imigran, dan yang tinggal di pedesaan.

Akses yang setara untuk dapat mengupayakan tindakan pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan perawatan kanker dapat menyelamatkan kehidupan. Karena itulah, dengan meningkatkan minat baca dan bahan bacaan untuk memahami kanker, kita dapat mengurangi ketakutan, menghilangkan ”hoaks” atau kesalahpahaman, serta mengubah pandangan dan sikap kita terhadap penyakit ini.

Apa yang Diupayakan oleh Hari Kanker Sedunia?

Setiap tahun di tanggal 4 Februari, sebuah gerakan internasional bernama “World Cancer Day” atau “Hari Kanker Sedunia” mendorong masyarakat dan setiap orang di seluruh dunia untuk menunjukkan dukungan, menyerukan suara, mengambil tindakan, serta mendesak kalangan pemerintah untuk berbuat lebih banyak.

Baca juga:  Artikel Tentang Kanker: Akurat dan Tepercaya?

Gerakan ini merupakan inisiatif dari organisasi Union for International Cancer Control. Ini adalah organisasi kanker internasional terbesar dan tertua yang berkomiten untuk memimpin gerakan menyatukan komunitas kanker untuk secara global mengurangi beban kanker, mendorong kesamarataan, serta memadukan pengontrolan kanker ke dalam agenda kesehatan dan pembangunan sedunia.

8 Masalah Utama yang Ditonjolkan oleh Hari Kanker Sedunia

Setidaknya ada 8 masalah utama yang dikemukakan oleh gerakan ini, yang memengaruhi semua orang dan sebenarnya dapat diupayakan untuk diperbaiki agar kasus kanker berkurang. Berikut adalah ke-8 masalah tersebut:

  • Kesadaran, pemahaman, mitos, dan informasi yang salah seputar kanker
  • Tindakan dan tanggung jawab dari kalangan pemerintah atas kesehatan masyarakat
  • Pencegahan dan pengurangan risiko kanker
  • Kesamarataan dalam memperoleh pelayanan kanker
  • Beban finansial dan ekonomi untuk mengontrol kanker
  • Mengurangi kesenjangan keterampilan atau kemampuan para tenaga medis
  • Dampak mental dan emosional, di samping dampak fisik akibat kanker
  • Bersatu untuk bekerja sama meningkatkan kesadaran dan pengontrolan kanker

Gerakan Hari Kanker Sedunia mendorong setiap orang untuk mengambil tindakan—entah seorang penderita kanker, rekan kerjanya, perawatnya, temannya, seorang pemimpin, pekerja kesehatan, guru, ataupun murid.

Cara mengambil tindakan bisa dengan menyebarkan pesan dukungan melalui media sosial, membuat pernyataan melalui monumen atau bangunan tertentu, menerjemahkan bahan-bahan tentang kampanye hari kanker dunia, menuliskan artikel atau cerita, bergabung ikut serta dalam acara-acara hari kanker dunia, menciptakan sendiri acara untuk mendukung hari kanker dunia, dan masih banyak lagi.

“Pada Hari Kanker Sedunia, mari kita bertekad untuk mengakhiri ketidakadilan atas penderitaan yang bisa dicegah dari penyakit ini, sebagai bagian dari desakan kami yang lebih besar untuk tidak mengabaikan siapapun (leave no one behind).”Ban Ki-moon, Mantan Sekretaris Jenderal PBB

Bagaimana Sejarah Hari Kanker Sedunia?

Hari Kanker Sedunia dicetuskan pada 4 Februari 2000 di pertemuan internasional World Summit Againts Cancer for the New Millenium yang diadakan di Paris, Prancis. Pertemuan itu menghasilkan Piagam Paris (The Paris Charter) yang bertujuan untuk mendorong penelitian, mencegah kanker, meningkatkan layanan pasien, meningkatkan kesadaran dan mengerahkan komunitas global untuk membuat kemajuan dalam melawan kanker, dan termasuk mencetuskan Hari Kanker Dunia.

Baca juga:  Kenikir Obat Kanker: Alternatif Pengobatan Kanker

Tema Hari Kanker Sedunia

Sepanjang sejarah, gerakan Hari Kanker Sedunia telah melahirkan berbagai kampanye untuk memajukan pengontrolan dan pelayanan kanker di seputar dunia. Sejak tahun 2011 gerakan ini memiliki tema untuk setiap kampanyenya. Berikut adalah tema kampanye Hari Kanker Sedunia sejak tahun 2011:

  • 2011: “Cancer can be prevented”
  • 2012: “Together let’s do something”
  • 2013: “Cancer Myths – Get the Facts”
  • 2014: “Debunk the Myths”
  • 2015: “Not Beyond Us”
  • 2016 – 2018: “We can. I can.”
  • 2019 – 2021: “I Am and I Will.”

Sejak tahun 2016, tema kampanye digunakan untuk jangka tiga tahun. Tema kampanye untuk tahun 2019 hingga 2021 adalah “I Am and I Will.” Maksud dari tema ini yaitu: “Siapapun Anda, Anda punya kemampuan untuk mengurangi dampak kanker bagi diri Anda sendiri, bagi orang-orang yang Anda cintai, dan bagi dunia. Jadi sekarang lah saatnya untuk membuat komitmen pribadi.”

Hari Kanker Sedunia adalah kampanye yang diciptakan untuk mendenungkan, menginspirasi perubahan serta mengerahkan tindakan hingga lama setelah kampanyenya berlalu. Kampanye sepanjang tiga tahun ini memberikan kesempatan untuk mencipatakan dampak jangka panjang dengan meningkatkan perhatian dan keterlibatkan masyarakat umum. Dan menciptakan lebih banyak peluang untuk membangun kesadaran dan tindakan secara global.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang hari kanker dunia. Semoga informasi ini dapat berguna dan memotivasi Anda untuk lebih peduli terhadap kesehatan Anda maupun keluarga. Nantikan juga ulasan menarik lain seputar penyakit kanker dan masalah kesehatan lainnya hanya di Deherba.com.


Sumber Referensi:

World Cancer Day. About World Cancer Day. URL: https://www.uicc.org/what-we-do/convening/world-cancer-day. Accessed: 2019-05-07

World Cancer Day. Why Cancer?. URL: https://www.worldcancerday.org/why-cancer. Accessed: 2019-05-07

World Cancer Day. Our Story. URL: https://www.worldcancerday.org/our-story. Accessed: 2019-05-07

World Cancer Day. I Am and I Will. URL: https://www.worldcancerday.org/about/2019-2021-world-cancer-day-campaign. Accessed: 2019-05-07


Advertisement
Alinesia