Ini Dia 11 Fakta Seputar Sel Kanker

558
sel kanker - ciri-ciri kanker - jenis kanker
Sumber: 123rf.com

Diedit:

Sel kanker adalah sel yang mengalami kerusakan sistem regenerasi sehingga membentuk sel-sel baru yang memiliki karakter berbeda dari sel normal dengan kemampuan memperbanyak diri yang masif dan karakter yang agresif dan invasif.

Lebih dari sekedar memperbanya diri dengan lebih aktif, ciri-ciri kanker lain membuatnya berbeda dari sel normal. Dan membuatnya menjadi masalah yang kerap kali beresiko tinggi bahkan mematikan.

Sel kanker memiliki kemampuan merusak terhadap sel sel sehat di sekitarnya, membentuk massa yang kerap kali menimbulkan efek sumbatan yang berat. Dan masih banyak lagi karakter karakter khas lain yang membuat sel kanker berbeda dari sel biasa.

Dan pada kesempatan ini kita akan mencoba mengupas apa sebenarnya ciri-ciri kanker. Apa yang membuatnya istimewa dan bisa mematikan. Kita mencoba melihat kanker secara general dan melihat sel jenis kanker ini bekerja.

Ciri-Ciri Kanker yang Membuatnya Beda

Ada beberapa ciri-ciri kanker yang membuat sel jenis kanker ini lebih agresif dan invasif, berbeda dari sel normal yang menjalankan proses regenerasi dan fungsionalnya dengan wajar.

Beberapa ciri-ciri kanker yang membuatnya berbeda dari sel normal antara lain adalah sebagai berikut.

Sel Kanker Memiliki Kemampuan Memperbanyak Diri yang Sangat Agresif

Fakta pertama soal ciri-ciri kanker adalah sel ini bekerja dengan sangat aktif dalam memperbanyak diri. Ini karena sel sudah mengalami mutasi kromosom dengan karakter DNA yang berbeda dari DNA seharusnya.

Tak jarang sel kanker ini memiliki kromosom yang lebih sedikit atau lebih banyak dari kromosom normal. Sehingga sel berkembang dengan cara berbeda dari benang merah yang sudah ditentukan oleh DNA normal.

sel kanker - ciri-ciri kanker - jenis kanker

Salah satunya adalah membelah diri dengan lebih aktif. Sel kanker memiliki DNA yang bermutasi sehingga kendali dalam sistem pembelahan dirinya hilang. Anda bisa mengenali dari ciri-ciri kanker akan adanya perubahan bentuk inti sel atau nukleus.

Sel sehat hanya akan membelah diri atau bermitosis menjadi dua bagian. Tetapi ciri-ciri kanker yang khas adalah kemampuannya bermitosis hingga 3 bahkan 5 bagian yang sama. Kemampuan bermitosis dengan berlebihan ini disebut proliferasi. Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Histology and Histopathology tahun 1998.

Sel Kanker Memengaruhi Sel Sehat

Dalam riset yang diadakan oleh Institute of Cancer Research tahun 2017, ditemukan fakta menarik mengenai bagaimana sel jenis kanker mempengaruhi sel sehat.

Sel abnormal ini kadang kehilangan kemampuan melepas sinyal protein tertentu yang penting untuk pertumbuhan. Tetapi mendorong sel sel sehat di sekitarnya untuk melepas sinyal protein lebih banyak dari seharusnya. Ini akan membantu pertumbuhan sel kanker, tetapi merusak sel sehat di sekitarnya.

Dalam jurnal Acta Naturae tahun 2015, sel sehat di sekitar sel kanker akan mengalami kerusakan setelah terdesak oleh sifat kanker yang menyebar dan terus memperbanyak diri. Sel-sel sehat akan terdesak dan suplai nutrisinya akan terkuras.

Selain itu, sel jenis kanker memiliki kemampuan membuat sel sehat menjadi induk bagi pertumbuhan dan persebaran sel jenis kanker. Hasilnya terjadi kerusakan pada membran dan fungsi fungsi sel sehat yang pada akhirnya menyebabkan sel sehat mati.

Sejumlah asumsi mengira bahwa sel kanker merubah sel sehat menjadi kanker. Sebenarnya, sel jenis kanker hanya merusak sel sehat dan membentuk sel baru untuk menggantikan sel sehat tersebut. Dan sel baru tersebut hanya sel yang berasal dari proses proliferasi sel kanker itu sendiri.

Sel Kanker Membutuhkan Gula

Untuk bisa hidup, berkembang, bahkan melakukan aktivitas proliferasi dan invasif ke sel sel sehat di sekitarnya, sel kanker membutuhkan suplai makanan. Dan makanan dari sel kanker adalah gula atau glukosa.

Kebutuhan gula dari sel kanker berkali lipat lebih besar dari kebutuhan sel normal. Karena untuk membelah diri dengan masif, sel membutuhkan energi yang sangat besar. Dan gula adalah sumber energi sederhana yang mudah diolah.

Menurut Journal of Oncology Science tahun 2017, sel jenis kanker ini memiliki kemampuan lebih kuat dalam menarik glukosa dari dalam darah dan dalam mitokondria sel dengan efektif glukosa ini diubah menjadi energi untuk kinerja dari sel itu sendiri.

Sel Kanker Membutuhkan Suplai Darah

Sebagaimana dijelaskan ciri-ciri kanker salah satunya adalah kebutuhannya yang tinggi akan gula, maka jelas kanker juga membutuhkan perantara untuk menghantarkan gula menuju tubuhnya. Dan di sinilah kemudian terbentuk proses angiogenesis.

Angiogenesis adalah pembentukan sistem pembuluh darah menuju sel kanker. Suport sistem pembuluh darah akan membantu sel untuk mendapatkan suplai energi, gula dan seluruh nutrisi lain yang dibutuhkan. Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Vascular Health and Risk Management tahun 2006.

Pada fase ini, ketika kanker sudah membentuk jaringan pembuluh darah sebagai suport, sebenarnya kanker sudah mulai sulit untuk diatasi. Jenis kanker semacam ini menandakan kanker sudah mengakar dan membentuk sistem dukungan yang kuat.

Lebih dari sekedar untuk mendukung kemampuan dari sel  berinvasi dan memperbanyak diri, tetapi juga untuk sistem proteksi dari serangan.

Kanker Bisa Berawal dari Infeksi

Kebanyakan jenis kanker memang terjadi tanpa didahului gejala dan kondisi yang khusus. Pasien mengalami perubahan dan menderita kanker begitu saja bukan didahului oleh penyakit. Kebanyakan memang sepenuhnya berasal dari proses mutasi gen.

Tetapi sejumlah jenis kanker ternyata juga bisa muncul akibat infeksi. Sejumlah infeksi menyebabkan kerusakan yang serius pada sel sehat dan memicu sel rusak tersebut berkembang menjadi sel kanker.

Dan beberapa jenis virus memiliki kemampuan melepas senyawa kimia yang bekerja layaknya karsinogen, mengoksidasi sel dan merusak DNA sel hingga mengakibatkan terbentuknya kanker.

Ciri-ciri kanker macam ini bisa dikenali ketika pasien penyakit infeksi tertentu menunjukan kondisi yang semakin memburuk dengan perkembangan yang negatif.

Beberapa jenis virus yang dapat memicu terbentuknya kanker adalah virus HPV untuk kanker serviks, virus hepatitis B yang menyebabkan kanker hati dan virus Epstein-Barr yang menyebabkan efek kanker limfoma.

Kanker Dapat Menyamarkan Diri

Sebenarnya tubuh sudah memiliki sebuah mekanisme alami untuk melawan pembentukan sel abnormal, termasuk kanker. Ini adalah tugas dari sistem leukosit dan limfosit, cairan sel darah yang bekerja menjalankan fungsi imunitas.

Di dalamnya terdapat sel T dan sel B yang mengidentifikasi sel abnormal dan melakukan serangan fisik merusak sel abnormal. Sayangnya, sel kanker ternyata memiliki kemampuan lebih baik dari sel T dan sel B.

Sejumlah sel kanker dapat beradaptasi dengan kondisi ini, membentuk sistem penyamaran hingga sulit bagi kita membedakan antara sel jenis kanker dengan sel sehat.

Beberapa sel kanker memproduksi senyawa senyawa yang dihasilkan oleh sel sel limfoma, sehingga sistem imun melihat kanker sebagai sel limfoma. Penyamaran kadang juga disertai dengan pembentukan protein tertentu sebagai membran yang membuatnya sulit dikenali oleh sistem imun.

Beberapa sel kanker juga bisa memproteksi diri dari serangan pengobatan. Ini dilakukan dengan membentuk selubung proteksi dan dengan menyusup ke dalam ruang celah yang dalam hingga sulit untuk diserang.

Sel Kanker Dapat Mengubah Fungsi dan Bentuk

Sel sehat memiliki tugas, fungsi dan bentuk yang tetap. Seberapa banyak mereka meregenerasi diri dan membelah diri, seluruhnya sudah diatur dan tidak mengalami perubahan.

Tetapi hal ini tidak berlaku dengan sel kanker. Sel jenis kanker memiliki molekul RNA mikro yang deaktivasi. Molekul inilah yang menjadi mikro chip utama sistem sel sehat. dan karena pada kanker RNA mikro ini tidak aktif, maka fungsi kendali dan pengaturan juga hilang.

Akibatnya sel dapat membentuk diri dan merubah fungsi dengan mudah. Ini adalah ciri-ciri kanker lain yang perlu diketahui, yakni kemampuan sel untuk membias dan berkamuflase.

Biasanya sel akan membentuk sistem adaptasi, sehingga di awal, sel kanker akan menyamakan diri dengan sel di sekitarnya. Namun memiliki fungsi yang tidak sama dengan sel sehat yang disekitarnya.

Kemampuan merubah diri dari sel jenis kanker ini akan membuat sel sulit untuk diidentifikasi dan sulit untuk dihilangkan. Termasuk oleh serangan imunitas maupun oleh serangan pengobatan.

Sel Kanker Tidak Dapat Mati

Dalam kondisi normal sel sehat memiliki kendali untuk mematikan dirinya sendiri atau apoptosis ketika kinerja sel menurun dan usang. Atau ketika terjadi perubahan pada sel yang menyimpang dari seharusnya.

Tetapi fungsi apoptosis ini hilang pada kanker. Ciri-ciri kanker yang membuatnya bisa berkembang dengan cepat dan agresif adalah kemampuannya untuk tetap hidup. Sel kanker tidak mengalami siklus hidup untuk beregenerasi. Setiap sel bekerja membelah diri tanpa ada proses kematian. Akibatnya sel akan bertumpuk dan sangat banyak, karena tidak terjadi regenerasi.

Ini terjadi karena kanker melepas senyawa protein tertentu yang justru mematikan fungsi kendali dari DNA. Seharusnya DNA memiliki kontrol untuk setiap perubahan abnormal pada sel, karena dianggap sel sudah mulai usang dan patut diganti dengan yang baru.

Tetapi pada kanker, fungsi kendali ini hilang dan menyebabkan sel memperbanyak diri dengan sangat cepat. sebagaimana dijelaskan dalam Carcinogenesis Integrative Cancer Research tahun 2000.

Ada Lebih dari 100 Jenis Kanker

Jenis kanker memang pada dasarnya ada 5, yakni karsinoma, sarkoma, kanker darah, kanker otak dan kanker pada sistem imun. Tetapi, kanker dapat terbentuk dari mutasi beragam jenis sel sehat.

Setidaknya ada lebih dari 100 jenis sel sehat di dalam tubuh dan setiap jenis sel menjadi asal penggolongan jenis kanker. Dan penggolongan jenis kanker ini akan bermanfaat untuk memudahkan proses perawatan dan analisa.

Sebut saja, kanker usus, jenis kanker yang berada pada organ usus. Tetapi kanker dapat terbentuk pada sejumlah bagian dan lapisan dari sel sehat yang membentuk usus. Sebut saja kanker sarkoma pada jaringan usus dalam, karsinoma pada jaringan kulit luar usus dan jaringan adeno.

Sel Kanker Menyebar

Ini jelas bukan rahasia baru, bahwa ada ciri-ciri kanker yang khas lain, yakni kanker dapat menyebar dari satu organ menuju organ lain. Yang tidak banyak diketahui orang adalah bagaimana itu dapat terjadi?

Menurut Critical Reviews of Oncology tahun 2013, kanker memiliki kemampuan melepas diri dan turut masuk ke dalam sirkulasi darah dan sirkulasi limfoma. Sel yang lepas ini kemudian terbawa aliran darah atau cairan limfoma menuju organ lain dan berdiam disana, membentuk massa kanker baru dalam organ lain.

sel kanker - ciri-ciri kanker - jenis kanker

Persebaran kanker menuju organ lain disebut metastasis. Ketika sel yang bermetastasis ini menyebrang menuju sel lain dan membentu koloni kanker baru, di saat itulah terjadi masalah kanker sekunder.

Kanker primer adalah perkembangan kanker yang berkembang pada sel aslinya. Seperti kanker usus adalah kanker yang berawal dari sel sel dalam usus. Sedang ketika kanker usus ini menyebrang ke hati, tidak lantas dikatakan ini adalah kanker hati, melainkan kanker sekunder hati.

Penamaan demikian karena kanker hati yang terjadi bukan terbentuk dari sel hati. Jadi kanker pada organ hati ini tetap kanker yang terbentuk dari sel usus.

1/3 Jenis Kanker Bisa Dicegah

Meski datang tanpa diundang dan kerap muncul tanpa aba aba, rupanya 1/3 jenis kanker adalah penyakit yang mungkin untuk kita cegah. Karena sebagian besar jenis kanker berawal dari mutasi gen yang disebabkan oleh efek oksidasi dari benda asing yang berbahaya dan bersifat karsinogen.

Hanya 5% sampai 10% saja kasus kanker terdeteksi sebagai penyakit yang disebabkan oleh turunan. Sedang sisanya disebabkan oleh efek kerusakan sel yang disebabkan oleh benda asing.

Beberapa jenis masalah kanker lebih dari 80% kasusnya disebabkan oleh efek karsinogen. Seperti pada penyakit kanker paru paru, kanker laring dan kanker lidah.

Dengan fakta bahwa sebagian besar dari jenis kanker yang tediagnosa disebabkan oleh faktor yang bisa karsinogen. Maka sebenarnya kanker masih sangat mungkin untuk dicegah.

Kebiasaan hidup yang sehat, tidak merokok, rutin olahraga, istirahat cukup dan pola makan yang sehat dan alami adalah beberapa tips untuk bisa membantu Anda mencegah kanker.

Itulah sejumlah fakta fakta seputar kanker, ciri-ciri kanker dan jenis kanker. Kini Anda lebih memahami apa karakteristik khas dari kanker yang dapat membuatnya agresif dan mematikan mematikan.

Baca juga:  Pemeriksaan Kadar PSA, Apa Saja yang Perlu Anda Ketahui?