Kanker, atau juga disebut tumor ganas, adalah suatu pertumbuhan sel-sel yang tidak normal. Ada lebih dari 100 jenis kanker, dimana yang paling umum antara lain kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kulit, kanker usus, kanker prostat, dan kanker getah bening.

Gejala-gejala kanker berbeda-beda tergantung pada jenisnya. Pengobatan kanker juga berbeda-beda, tetapi biasanya melibatkan penggunaan kemoterapi, radiasi, dan operasi. Artikel ini akan membantu Anda mengerti tentang berbagai aspek dari penyakit ini.

Jenis-Jenis Utama Kanker

kanker

Jenis-jenis kanker dapat dikelompokkan berdasarkan jenis sel tempat awal mula pertumbuhan kanker itu. Menurut organisasi Cancer Research UK, terdapat 5 kategori utama kanker:

  • Karsinoma—kanker yang bermula di kulit atau di jaringan yang melapisi atau melindungi organ-organ dalam. Ada beberapa sub-jenis, termasuk adenokarsinoma, karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan karsinoma sel transisional.
  • Sarkoma—kanker yang bermula di jaringan ikat atau pendukung, misalnya tulang, tulang rawan, lemak, otot, atau pembuluh darah.
  • Leukemia—kanker yang bermula di jaringan pembentuk darah, misalnya sumsum tulang, dan menyebabkan sejumlah besar sel darah abnormal diproduksi dan masuk ke dalam darah.
  • Limfoma dan mieloma—kanker yang bermula di sel-sel sistem kekebalan.
  • Kanker otak dan tulang belakang—kanker ini dikenal sebagai kanker sistem saraf pusat.

Jenis-jenis kanker juga bisa dikategorikan berdasarkan lokasi di tubuh tempat awal pertumbuhannya, misalnya kanker payudara, kanker paru-paru, kanker serviks, dsb. Berikut adalah sejumlah jenis kanker yang telah diidentifikasi berdasarkan lokasi awal pertumbuhannya:

Kanker Adrenal

Kanker adrenal adalah penyakit kanker yang diawali dengan bertumbuhnya sel-sel di kelenjar adrenal secara tak terkendali. Kita punya dua kelenjar adrenal, masing-masing di atas setiap ginjal. Kanker adrenal biasanya muncul di lapisan terluar dari kelenjar, atau disebut korteks adrenal, dan umumnya muncul sebagai tumor.

Tumor asal tersebut bisa bersifat ganas (berpotensi menjadi kanker) atau jinak (tidak menjadi kanker). Selain berasal dari tumor yang tumbuh di adrenal, kanker juga dapat berasal dari kanker di bagian tubuh lain yang menyebar. Sering kali itu adalah kanker payudara, lambung, ginjal, kulit, dan kanker getah bening.

Kanker ini kadang dapat disembuhkan jika ditangani sejak awal perkembangannya. Dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk menjalani operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Ada juga perawatan alternatif serta obat kanker adrenal alami yang dimanfaatkan orang-orang untuk membantu memperbaiki dampak dari kanker ini.

Kanker Anal

Sebagaimana namanya, kanker anal terjadi di saluran anal atau anus. Saluran itu adalah tabung pendek di ujung rektum yang merupakan jalan tinja untuk keluar dari tubuh. Walaupun jarang terjadi, namun belakangan ini kasus penderita kanker anal semakin bertambah. Salah satu hal yang dapat memicu perkembangan penyakit ini adalah infeksi HPV.

Kanker anal biasanya akan diobati dengan cara operasi, kemoterapi, atau radioterapi. Namun saat akan memutuskan jenis pengobatan mana yang akan dijalani, pasien perlu mendiskusikannya dulu bersama dokter yang merawat. Kadang pasien juga mencari obat kanker anal herbal untuk mendukung pengobatan medis yang sedang diupayakan.

Kanker Darah

Penyakit ini disebut juga leukemia. Kanker ini berawal dari sel-sel di jaringan pembentuk darah yang mulai bertumbuh tanpa terkontrol. Jaringan pembentuk darah itu termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik. Ada banyak jenis leukemia, beberapa lebih sering diderita anak-anak, beberapa yang lain kebanyakan diderita orang dewasa.

Pengobatan untuk kanker darah didasarkan atas berbagai faktor, antara lain mempertimbangkan usia dan kondisi kesehatan keseluruhan, jenis leukemianya, serta sudah seberapa jauh penyebarannya.

Pada umumnya dokter akan menggunakan metode pengobatan berupa kemoterapi, terapi biologis, terapi tertarget, terapi radiasi, dan transplantasi sel induk. Kadang pemanfaatan herbal juga dapat membantu pemulihan dari kanker darah. Salah satu obat kanker darah herbal yang bisa membantu ialah Sarang Semut Papua, karena telah diakui para penggunanya yang juga termasuk pasien kanker darah.

Kanker Getah Bening

Penyakit kanker ini dimulai pada sel-sel pelawan infeksi yang ada di sistem kekebalan, yaitu sel-sel limfosit. Limfosit ada di kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, timus, serta bagian-bagian tubuh lainnya. Karena itulah kanker ini juga disebut limfoma.

Kanker getah bening termasuk jenis kanker yang paling bisa diobati. Bahkan banyak kasus kanker ini yang berhasil disembuhkan. Dalam hal pengobatannya, dokter akan menyesuaikan dengan jenis limfomanya, kondisi kesehatan pasien, dan mempertimbangkan faktor-faktor lainnya.

Tersedia juga perawatan alternatif, termasuk mengonsumsi obat kanker getah bening herbal. Akan tetapi perlu dipertimbangkan herbal yang benar-benar berguna untuk mengatasi sel-sel kanker. Dan disarankan juga untuk konsultasi dengan dokter yang merawat.

Kanker Ginjal

Kanker ginjal adalah kanker yang dimulai dari sel-sel di ginjal. Ginjal merupakan dua organ yang ada di bagian belakang dari organ-organ di perut, masing-masing terletak di sisi kanan dan kiri tulang belakang. Saat dokter mendiagnosis kanker ini, beliau akan membahas metode pengobatan yang sesuai bersama pasiennya.

Meski pilihan pengobatan pada setiap pasien bisa berbeda-beda, tetapi pada umumnya ada dua metode yang dijalankan, yaitu melalui operasi dan tanpa operasi. Operasi akan mengangkat ginjal yang terkena kanker atau hanya mengangkat tumor dari ginjal bila mungkin. Sedangkan metode tanpa operasi mencoba membunuh tumor-tumor yang ukurannya kecil dengan cara alternatif. Contohnya yaitu dengan cryoablation dan radiofrequency ablation.

Pada kasus kanker stadium lanjut, dokter mungkin akan menyarankan perawatan tambahan, seperti terapi biologis, terapi tertarget, dan terapi radiasi. Kadang pasien juga memilih untuk memanfaatkan obat kanker ginjal herbal agar proses pemulihan dari kanker bisa cepat diperoleh.

Kanker Hati

Awal mula kanker hati berasal dari sel-sel di hati yang mulai tumbuh secara tak terkontrol. Hati berada di bagian atas perut, di bawah diafragma dan di atas lambung. Jenis kanker lambung yang paling sering diidap orang-orang adalah karsinoma hepatoseluler, yang dimulai pada jenis sel hati utama (hepatosit).

Begitu dokter mendiagnosis kanker hati, beliau akan memastikan sudah sampai mana stadiumnya (penyebarannya). Kemudian jenis pengobatan yang sesuai juga ditentukan berdasarkan stadium kankernya. Umumnya pilihan yang disarankan yaitu operasi, terapi radiasi, dan terapi tertarget.

Ada juga perawatan-perawatan alternatif lain yang digunakan oleh para penderita kanker demi memaksimalkan pemulihan mereka. Salah satu yang banyak dimanfaatkan ialah mengonsumsi obat kanker hati alami berupa herbal.

Akan tetapi dalam hal ini, pasien kanker dianjurkan untuk mempertimbangkan baik-baik herbal yang akan dimanfaatkannya. Herbal tersebut haruslah yang tepat peruntukannya dan memang berguna untuk membantu pengobatan kanker.

Kanker Indung Telur

Kanker indung telur, disebut juga kanker ovarium, adalah penyakit kanker yang dimulai dari sel-sel di indung telur (ovarium) yang bertingkah secara tidak normal. Wanita memiliki dua ovarium, yang masing-masing ada di sisi kanan dan kiri rahim. Kanker ini sering tidak terdeteksi sampai itu sudah terlanjur menyebar ke panggul dan perut. Jika sudah begitu akan sulit untuk diobati dan bisa mengakibatkan kematian.

Tetapi bila berhasil dideteksi sejak dini, atau sewaktu kanker masih hanya di ovarium, maka kemungkinan keberhasilan pengobatannya lebih besar. Ada beberapa pilihan pengobatan yang disarankan dokter, umumnya adalah operasi dan kemoterapi. Ada juga orang-orang yang mengonsumsi obat kanker indung telur alami, seperti herbal, dan perawatan alternatif lain untuk membantu mengobati kanker ini.

Kanker Kulit

Sampai saat ini, kanker kulit merupakan jenis penyakit kanker yang paling sering diderita. Ada dua jenis kanker kulit, yaitu melanoma dan non melanoma. Yang paling mematikan adalah jenis kanker kulit melanoma.

Kanker ini biasanya muncul di area kulit yang terkena sinar matahari. Kanker kulit dapat diderita oleh siapa saja, dari warna kulit apa pun. Tetapi orang-orang yang berkulit cerah yang mudah terluka akibat terbakar matahari biasanya lebih rentan.

Untuk mengobati kanker kulit, dokter biasanya akan menggunakan tiga jenis pengobatan, yaitu operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Ada beberapa orang yang memanfaatkan pengobatan herbal untuk mengatasi dampak dari kanker kulit mereka. Mereka berharap dengan didukung konsumsi obat kanker kulit alami akan membuat mereka lebih cepat pulih.

Kanker Lambung

Kanker lambung biasanya berawal dari sel-sel penghasil mukus yang melapisi lambung. Sel-sel tersebut bertumbuh tanpa terkontrol sehingga membentuk tumor. Penyakit ini biasanya lambat perkembangannya, membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Apabila gejala-gejala kanker lambung dapat dikenali sejak awal lalu diperiksakan dan ditangani, maka keberhasilan pengobatannya akan sangat besar. Pengobatan kanker lambung yang disarankan dokter dapat berbeda-beda bergantung pada stadium kankernya, kondisi kesehatan keseluruhan, dan pilihan pribadi dari pasien.

Pada umumnya pilihan pengobatan yang dianjurkan ialah operasi, terapi radiasi, terapi tertarget, dan kemoterapi. Di samping itu, ada perawatan-perawatan alternatif yang mungkin diminati para pasien kanker, misalnya obat kanker lambung herbal, pola makan khusus penderita kanker, dan terapi-terapi alternatif lainnya.

Kanker Lidah

Penyakit ini berawal dari sel-sel di lidah yang mulai bertingkah dan berkembang tanpa terkontrol. Kanker lidah paling sering bermula di sel-sel skuamosa datar dan tipis yang melapisi permukaan lidah.

Jenis sel-sel yang menyebabkan kanker lidah haruslah diketahui untuk menentukan metode pengobatan yang cocok. Selain itu, lokasi munculnya kanker lidah juga berpengaruh pada pilihan pengobatan. Namun pada umumnya, dokter menyarankan pasiennya untuk menjalani operasi pengangkatan kanker, kemoterapi, terapi radiasi, atau terapi tertarget.

Kadang-kadang perawatan tambahan bisa diupayakan, misalnya dengan mengonsumsi herbal tertentu guna mempercepat pemulihan dari dampak kanker ini. Namun beberapa orang juga menggunakan herbal sebagai obat kanker lidah alami, dan mereka berharap bisa memperoleh hasil positif darinya.

Kanker Mata

Kanker mata adalah jenis kanker yang berawal dari sel-sel di mata yang bertumbuh tanpa bisa dikendalikan. Terdapat dua jenis kanker mata, pertama adalah kanker mata primer yang bermula di dalam bola mata. Kedua yaitu kanker mata sekunder yang bermula di bagian tubuh lain lalu menyebar ke mata. Jenis kanker yang paling sering menyebar ke mata adalah kanker payudara dan paru-paru.

Setelah dokter mendeteksi kanker mata, beliau akan mendiskusikan pilihan pengobatannya bersama pasien. Bergantung pada hasil pertimbangan mereka, pilihan yang disarankan mungkin terdiri dari operasi, terapi radiasi, terapi laser, kemoterapi, atau terapi tertarget.

Ada juga metode alternatif atau tambahan di luar pengobatan medis, misalnya dengan mengonsumsi herbal. Beberapa orang memang mencoba herbal yang diharapkan bermanfaat untuk obat kanker mata secara alami. Akan tetapi hasil dari pengobatan herbal tentu berbeda-beda pada masing-masing orang.

Kanker Mulut

Kanker mulut mengacu pada penyakit kanker yang berkembang di bagian tubuh mana pun yang masih termasuk mulut. Kanker ini dapat muncul di bibir, gusi, lidah, bagian dalam pipi, langit-langit mulut, dan dasar mulut. Kanker yang muncul di bagian dalam mulut kadang disebut juga kanker oral atau kanker rongga mulut.

Karena lokasi kemunculannya yang beragam, metode pengobatannya pun bisa berbeda-beda. Namun pada umumnya dokter menyarankan pasiennya untuk menjalani operasi, radiasi, dan/atau kemoterapi. Ada juga terapi tertarget yang memanfaatkan obat kanker mulut tertentu untuk mengubah sifat/karakteristik dari sel-sel kanker.

Selain melalui pengobatan medis, pemulihan dari kanker juga dapat dibantu melalui perawatan alternatif, seperti mengonsumsi herbal atau menjalani terapi lain. Dokter juga sering kali meminta pasiennya untuk mengupayakan gaya hidup sehat demi mendukung efek pengobatan.

Kanker Otak

Kanker yang bermula di otak disebut sebagai kanker otak primer. Kanker bisa muncul di bagian mana pun dari otak maupun di struktur yang terkait dengan otak. Kanker yang awalnya ada di bagian tubuh lain tetapi kemudian menyebar ke otak disebut sebagai kanker otak sekunder.

Secara medis, dokter akan menggunakan beberapa metode pengobatan untuk kanker otak. Bergantung pada hasil pertimbangan, dokter mungkin menyarankan untuk kemoterapi, operasi, dan perawatan lainnya yang tujuannya untuk mengurangi efek samping pengobatan serta gejala-gejala yang diderita.

Mengenai perawatan alternatif, ada beberapa terapi yang menurut orang-orang dapat membantu mengatasi dampak dari kanker otak. Salah satu obat kanker otak alami yang paling banyak diakui khasiatnya yaitu Sarang Semut Papua.

Namun dalam kasus-kasus kanker stadium lanjut, pasien lebih disarankan untuk mengombinasikan pengobatan dokter dan pengobatan herbal. Tujuannya agar kedua efek pengobatan tersebut bisa saling bekerja sama untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker sekaligus mematikan sel-sel yang sudah ada.

Kanker Pankreas

Penyakit kanker ini bermula di jaringan-jaringan dari pankreas. Pankreas merupakan organ di perut yang letaknya di bagian bawah perut sebelah belakang. Kanker ini biasanya menyebar dengan cepat ke organ-organ terdekat dan jarang bisa dideteksi di stadium-stadium awal.

Pengobatan untuk kanker pankreas umumnya terdiri dari operasi, kemoterapi, terapi radiasi, atau gabungan dari antara pengobatan itu. Terdapat juga sejumlah perawatan alternatif yang dapat membantu mengendalikan gejala-gejala kanker atau efek samping dari pengobatan medis. Misalnya ada orang yang mengonsumsi obat kanker pankreas herbal untuk tujuan itu.

Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis penyakit kanker yang paling sering diderita orang-orang dan salah satu yang dampaknya paling serius. Yang lebih bahaya lagi, biasanya tidak ada tanda-tanda dari kanker paru-paru di tahap awal kemunculannya. Gejala kanker paru-paru seringnya baru muncul setelah penyakit ini sudah berkembang cukup parah.

Setelah dokter mendeteksi kanker paru-paru pada pasien, beliau kemudian akan mempertimbangkan metode pengobatan yang paling sesuai. Biasanya pilihannya terdiri dari operasi, terapi radiasi, kemoterapi, terapi radiasi, dan terapi tertarget.

Ada juga metode-metode alternatif untuk menangani kanker paru-paru, atau setidaknya meminimalkan gejala-gejalanya. Umumnya itu adalah konsumsi obat kanker paru-paru herbal, pola makan khusus, atau terapi-terapi lain yang dianggap lebih alami. Namun sebelum mencoba alternatif apa pun, ada baiknya bicarakan dulu dengan dokter yang merawat.

Kanker Payudara

Kanker payudara terjadi jika sel-sel di payudara mulai bertumbuh tak terkendali. Sel-sel ini biasanya membentuk tumor yang sering kali dapat terdeteksi melalui pemeriksaan sinar-X atau dapat terasa seperti benjolan. Tumor itu menjadi ganas (kanker) jika sel-selnya mampu bertumbuh (menginvasi) ke jaringan-jaringan sekitarnya atau menyebar (metastasis) ke bagian-bagian tubuh lain.

Jika dokter menemukan adanya kanker payudara lalu menegakkan diagnosis, beliau kemudian akan memberikan saran pengobatan yang sesuai keadaan pasien. Metode pengobatan yang umumnya direkomendasikan dokter ialah operasi, terapi radiasi, kemoterapi, terapi hormon, dan terapi tertarget.

Banyak orang juga mencari alternatif dari pengobatan medis untuk membantu dirinya pulih dari kanker. Salah satu pilihan obat kanker payudara alami yang sering digunakan adalah herbal Sarang Semut Papua. Ini karena herbal tersebut telah dibuktikan secara empiris kegunaannya untuk mengatasi sel-sel kanker.

Kanker Prostat

Kanker prostat adalah jenis kanker yang paling sering diderita kaum pria. Penyakit kanker ini berawal saat sel-sel di kelenjar prostat mulai bertumbuh tak terkontrol. Prostat adalah kelenjar yang hanya dimiliki pria dan berfungsi menghasilkan cairan yang menjadi bagian dari semen (air mani).

Biasanya kanker ini bertumbuhnya lambat dan awalnya hanya berkembang di kelenjar prostat, sehingga tidak menimbulkan bahaya serius. Akan tetapi, ada juga jenis kanker prostat yang sifatnya agresif dan bisa cepat menyebar.

Dokter akan menangani kanker prostat dengan sejumlah metode pengobatan, yang umumnya terdiri dari operasi, terapi radiasi, terapi hormon, kemoterapi, dan terapi biologis. Ada juga pilihan alternatif yang dapat membantu memperbaiki kondisi serta mengurangi gejala-gejala dari kanker ini. Beberapa orang mengonsumsi obat kanker prostat herbal, pola makan khusus, dan jenis terapi lainnya.

Kanker Rahim

Jenis kanker ini sering diidap oleh para wanita. Selain disebut kanker rahim, penyakit ini juga disebut kanker endometrium. Itu karena sebagian besar kasus kanker ini bermula di sel-sel pada bagian endometrium dari rahim, yaitu bagian yang melapisi rahim.

Banyak kasus kanker ini berkembang selama bertahun-tahun baru kemudian menjadi tergolong parah. Jadi gejala-gejala kanker rahim yang dirasakan perlu diperhatikan dan diperiksakan sejak awal agar lebih mudah diobati.

Pilihan pengobatan utama untuk kanker rahim ialah operasi pengangkatan rahim (histerektomi). Kadang-kadang setelah operasi, pasien diminta menjalani terapi radiasi atau kemoterapi untuk membunuh sisa-sisa sel kanker.

Ada juga beberapa pasien yang memutuskan mencoba pengobatan alami, salah satunya mengonsumsi obat kanker rahim herbal. Pasien perlu mempertimbangkan matang-matang keputusan ini, karena khasiat herbal dapat berbeda-beda pada setiap orang. Meski begitu, memang ada herbal yang benar-benar mampu membantu membunuh sel-sel kanker sehingga mempercepat pemulihan.

Kanker Serviks

Kanker serviks berawal dari sel-sel di lapisan serviks yang mulai bertumbuh secara tidak terkontrol. Serviks terletak di bagian bawah rahim yang menghubungkan ke vagina. Sering kali kanker ini dapat dengan baik diatasi bila berhasil dideteksi sejak awal kemunculannya, yang biasanya ditemukan melalui tes Pap.

Bila dokter menemukan adanya kanker serviks, beliau kemudian akan mempertimbangkan pilihan pengobatan yang cocok dengan jenis kankernya, stadiumnya, dan keadaan kesehatan dari pasiennya. Umumnya dokter akan menggunakan pengobatan operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi.

Juga ada metode alternatif yang dimanfaatkan untuk mengatasi pertumbuhan kanker atau setidaknya meringankan gejala-gejalanya. Metode ini biasanya termasuk konsumsi obat kanker serviks herbal, vitamin, diet khusus, atau terapi-terapi alternatif lain.

Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan merujuk pada penyakit kanker yang bermula ketika sel-sel di organ-organ yang digunakan untuk bernapas, berbicara, dan menelan, mulai membelah diri secara cepat dan tidak terkendali. Kanker ini paling sering dimulai di pita suara, yang kemudian menyebar ke bagian-bagian tenggorokan lain.

Metode pengobatan yang akan disarankan dokter untuk mengobati kanker ini bergantung pada stadiumnya, atau sudah seberapa jauh penyebarannya. Kanker stadium awal umumnya diobati dengan terapi radiasi dan operasi. Kanker stadium lanjut mungkin diobati dengan gabungan antara operasi dan/atau radiasi. Bila kanker sudah menyebar luas ke bagian-bagian tubuh, mungkin hanya akan disarankan kemoterapi.

Beberapa orang juga mengonsumsi obat kanker tenggorokan yang alami, contohnya herbal. Memang para dokter biasanya tidak menganjurkan perawatan alternatif, tetapi dari pengakuan banyak orang, herbal yang tepat sanggup membantu memulihkan kondisi tubuh dari dampak kanker.

Kanker Testis

Dibandingkan jenis kanker lain, kanker testis tergolong jarang diderita oleh orang Indonesia. Namun di Amerika Utara dan Eropa, penyakit ini merupakan jenis kanker yang paling umum diderita oleh pria usia 15 – 35 tahun. Di Indonesia sendiri tidak tertutup kemungkinan seorang pria bisa terserang kanker ini, terutama mereka yang berusia masih muda.

Berbeda dengan banyak jenis kanker lain, penyakit ini termasuk yang paling mungkin untuk dipulihkan. Pilihan pengobatan kanker testis yang disarankan oleh dokter biasanya adalah operasi, terapi radiasi, serta kemoterapi.

Di samping pengobatan secara medis, pasien juga memiliki pilihan yang lebih alami, yaitu menggunakan obat kanker testis herbal. Akan tetapi sebelum memutuskan untuk menjalani metode pengobatan apa pun, pasien perlu selalu mendiskusikannya dulu dengan dokter yang merawat.

Kanker Tulang

Ini adalah jenis kanker yang cukup langka. Kanker tulang dapat muncul di tulang mana pun dalam tubuh. Tetapi paling seringnya muncul di tulang-tulang yang panjang, seperti tulang di lengan dan kaki. Namun kanker ini tidak termasuk kanker-kanker yang awalnya muncul di bagian tubuh lain lalu menyebar ke tulang.

Dalam hal mengobati kanker ini, dokter akan mempertimbangkan beberapa hal sebelum menganjurkan suatu metode pengobatan. Pada umumnya yang dianjurkan adalah operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi.

Juga ada beberapa perawatan tambahan lain yang mungkin dapat meminimalkan rasa sakit atau gejala-gejala lain yang ditimbulkan kanker. Beberapa pasien juga mengonsumsi obat kanker tulang alami, yang biasanya adalah herbal, untuk membantu pengobatan.

Kanker Usus

Penyakit ini bermula dari sel-sel di usus yang mulai bertumbuh tanpa terkendali. Usus merupakan bagian akhir dari sistem pencernaan kita. Sebagian besar kanker usus berawal dari gumpalan sel-sel (disebut polip adenomatous). Seiring waktu polip-polip itu bisa berkembang menjadi kanker usus.

Sewaktu dokter mendeteksi adanya kanker usus, beliau mungkin akan memberikan tiga pilihan utama pengobatan, yaitu operasi, kemoterapi, dan radiasi. Adakalanya pasien kanker mencari perawatan alternatif, misalnya mengonsumsi obat kanker usus herbal, pola makan khusus, akupuntur, atau terapi tertentu.

Akan tetapi sebelum mencoba perawatan alternatif, pasien disarankan untuk membahasnya bersama dokter yang merawat. Memang ada beberapa herbal yang mampu memberikan efek positif untuk mendukung pengobatan medis. Karena itu perlu dipertimbangkan sebelum mencoba suatu jenis herbal.

Kanker Vulva

Kanker vulva berawal dari sel-sel di vulva yang mulai bertingkah lalu berkembang tanpa terkontrol. Vulva merupakan area kulit yang ada di uertra dan vagina, termasuk klitoris dan labia. Kanker ini biasanya muncul dalam bentuk benjolan atau luka di vulva yang sering menimbulkan gatal-gatal. Dan biasanya kanker ini didiagnosis pada wanita lansia.

Untuk mengobatinya, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk menjalani operasi guna mengangkat kanker dan sebagian kecil jaringan sekitarnya. Kadang-kadang diharuskan operasi untuk mengangkat seluruh vulva. Tetapi semakin awal kanker ini dideteksi, maka semakin kecil juga operasi yang dibutuhkan.

Adakalanya dokter juga meminta pasien menjalani terapi radiasi atau kemoterapi, bergantung pada hasil pertimbangannya bersama pasien itu. Beberapa orang juga menggunakan obat kanker vulva alami, misalnya herbal Sarang Semut Papua dan Noni juice, agar mereka bisa lebih cepat pulih dari kanker ini.

Penyebab Kanker

penyebab kanker

Penyebab kanker terutama adalah karena terjadi perubahan (mutasi) pada DNA di dalam sel-sel. DNA di dalam sel terletak di dalam gen, yang masing-masing gen berisi serangkaian instruksi yang memberitahu sel tentang apa yang harus dilakukan, dan juga cara untuk tumbuh serta membelah diri.

Kesalahan (eror) yang terjadi pada instruksi-instruksi tersebut bisa membuat sel tidak lagi menjalankan fungsi normalnya, dan memungkinan sel untuk berubah menjadi kanker. Di bawah ini adalah penjelasannya menurut situs web MAYO CLINIC.

Apa yang Disebabkan oleh Mutasi Gen?

Mutasi pada gen bisa memberikan instruksi ke sel sehat untuk:

  • Bertumbuh dengan cepat—mutasi gen bisa memberitahu sel untuk tumbuh dan membelah diri dengan lebih cepat. Ini membuat terbentuknya banyak sel baru yang semuanya memiliki mutasi yang sama.
  • Bertumbuh secara tidak terkendali—sel-sel normal tahu kapan harus berhenti tumbuh sehingga jumlahnya akan selalu tepat pada setiap jenis sel. Tetapi, sel-sel kanker kehilangan kendali (gen penekan tumor) yang memberitahu mereka kapan harus berhenti tumbuh. Adanya mutasi pada gen penekan tumor memungkinkan sel kanker terus-menerus tumbuh hingga menumpuk.
  • Membuat kesalahan saat memperbaiki kesalahan (eror) DNA—gen-gen perbaikan DNA mencari kesalahan-kesalahan pada DNA di dalam sel-sel, lalu melakukan perbaikan. Adanya mutasi pada gen-gen tersebut bisa membuatnya tidak sanggup memperbaiki eror, sehingga sel-sel bisa berubah jadi kanker.

Mutasi-mutasi seperti di atas adalah yang paling sering terjadi dalam kasus kanker. Tetapi ada banyak jenis mutasi gen lain yang juga turut menyebabkan kanker.

Apa yang Membuat Gen Bermutasi?

Mutasi-mutasi gen bisa terjadi karena beberapa penyebab, antara lain:

  • Mutasi gen yang diwariskan—Anda mungkin memiliki mutasi genetik tertentu yang diwariskan dari orang tua. Mutasi yang seperti ini menjadi penyebab dari sebagian kecil kasus kanker.
  • Mutasi gen yang tidak diwariskan—kebanyakan kasus mutasi gen tidak diwariskan sejak lahir. Ada sejumlah hal yang bisa memicu mutasi gen, misalnya merokok, radiasi, virus, bahan penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis, dan kurang olahraga.

Mutasi-mutasi gen sebenarnya sering terjadi selama pertumbuhan normal dari sebuah sel. Dan sel-sel memiliki suatu mekanisme alami yang membuatnya mampu mengenali mutasi tersebut lalu memperbaikinya. Tetapi kadang-kadang ada mutasi yang terlewatkan dan tidak diperbaiki. Jika terjadi, ini membuat sebuah sel dapat berubah menjadi kanker.

Bagaimana Mutasi Gen Memicu Kanker?

Mutasi gen yang diwariksan dan mutasi gen yang terjadi di sepanjang hidup Anda bisa saling ‘bekerja sama’ dalam menyebabkan kanker. Sebagai contoh, kalau Anda mewarisi mutasi genetik yang membuat Anda rentan terkena kanker, itu tidak berarti Anda pasti akan terkena kanker. Sebaliknya, mungkin perlu ada satu lagi mutasi gen atau lebih sampai akhirnya menyebabkan kanker.

Mutasi gen warisan mungkin membuat Anda jadi lebih mungkin mengembangkan kanker ketika terkena bahan-bahan penyebab kanker (karsinogen) daripada orang lain. Tetapi masih belum jelas diperlukan berapa banyak mutasi sampai bisa membentuk kanker. Jumlahnya mungkin bervariasi tergantung pada jenis kankernya.

Faktor Risiko Penyebab Kanker

faktor risiko penyebab kanker

Para dokter telah meninjau berbagai faktor yang dapat memperbesar risiko Anda untuk menderita kanker. Beberapa faktor yang umumnya dapat meningkatkan risiko kanker adalah:

Usia Anda

Kanker bisa butuh waktu puluhan tahun untuk berkembang. Itulah sebabnya kebanyakan penderita kanker baru terdiagnosis di usia 65 tahun atau lebih. Walaupun kanker lebih sering diderita oleh orang yang sudah dewasa atau sudah lansia, tetapi kanker bukanlah penyakit orang dewasa—kanker bisa diderita di usia berapa pun, termasuk yang masih kecil.

Kebiasaan Anda

Gaya hidup tertentu bisa memicu kanker. Merokok, banyak minum alkohol, terlalu sering terkena sinar matahari, kegemukan, dan melakukan hubungan seks di luar pernikahan (seks bebas), bisa memicu perkembangan kanker. Anda bisa mengubah kebiasaan ini untuk mencegah kanker.

Riwayat Kesehatan Keluarga Anda

Hanya sebagian kecil kanker yang disebabkan oleh keturunan. Jika banyak dari keluarga Anda yang terkena kanker, ada kemungkinan Anda juga bisa mengalaminya. Tapi ingatlah bahwa mempunyai keturunan kanker bukan artinya Anda pasti akan terkena kanker.

Kondisi Kesehatan Anda

Beberapa penyakit kronis (yang diderita dalam jangka waktu lama), misalnya ulcerative colitis, bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker tertentu. Konsultasikanlah dengan dokter Anda mengenai risiko seperti ini.

Lingkungan Anda

Lingkungan di sekitar Anda mungkin mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat memicu terbentuknya kanker di tubuh Anda. Bahkan meski Anda tidak merokok, Anda mungkin menghirup asap rokok dari orang lain di sekitar Anda. Bahan-bahan kimia di rumah atau tempat kerja Anda, misalnya asbes dan benzena, juga dikaitkan dengan meningkatkan risiko kanker.

Pencegahan Kanker

pencegahan kanker

Sampai saat ini para ahli masih belum dapat menemukan cara mencegah kanker yang benar-benar efektif. Tetapi mereka sudah meninjau beberapa cara yang dapat menurunkan risiko Anda untuk terkena kanker, antara lain:

Berhenti Merokok

Segeralah berhenti kalau Anda merokok. Jika Anda bukan perokok, jangan mulai. Merokok berkaitan dengan berbagai jenis kanker—bukan hanya kanker paru-paru. Berhenti sejak sekarang akan mengurangi risiko kanker hingga bertahun-tahun ke depan.

Jangan Terlalu Sering Kena Sinar Matahari

Sinar ultraviolet (UV) berbahaya dari sinar matahari bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Batasi waktu Anda terkena sinar matahari, dengan cara berteduh di tempat-tempat teduh, memakai baju yang panjang, atau mengoleskan tabir surya (sunscreen) di kulit.

Pola Makan Sehat

Santaplah banyak buah dan sayur sebagai menu makan sehari-hari. Pilihlah sumber karbohidrat dari serealia utuh (misalnya oatmeal, roti gandum utuh, dan beras merah) dan sumber protein berkualitas yang tidak banyak mengandung lemak.

Rajin Olahraga

Olahraga secara teratur dikaitkan dengan berkurangnya risiko kanker. Upayakanlah olahraga sedikitnya 30 menit dalam sebagian besar hari di satu minggu. Kalau Anda tidak terbiasa olahraga, mulailah secara perlahan tapi pasti.

Jaga Berat Badan

Menjadi kegemukan atau obesitas dapat memicu kanker di dalam tubuh Anda. Jadi berupayalah untuk menjaga berat badan yang sehat dengan pola makan sehat dan rutin olahraga.

Batasi Minuman Beralkohol

Jika Anda terbiasa minum alkohol, batasilah hanya 1 takaran gelas per hari bagi wanita, atau 2 takaran gelas per hari bagi pria.

Jadwalkan Skrining Kanker

Tanyakan kepada dokter Anda mengenai jenis skrining kanker apa yang mungkin perlu Anda lakukan, bergantung pada kondisi serta kesehatan Anda. Skrining kanker direkomendasikan bagi orang-orang yang berisiko tinggi mengembangkan kanker.

Skrining kanker adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat apakah di dalam tubuh Anda sudah ada tanda-tanda perkembangan kanker, sebelum Anda merasakan gejala apa pun.

Tanya Dokter mengenai Imunisasi

Jenis virus tertentu bisa meningkatkan risiko kanker. Mungkin tersedia imunisasi untuk mencegah infeksi dari virus-virus tersebut, termasuk virus hepatitis B yang meningkatkan risiko kanker hati, dan human papillomavirus (HPV) yang meningkatkan risiko kanker serviks dan kanker-kanker lain. Tanyakan ke dokter apakah Anda perlu mendapatkan imunisasi terhadap virus tertentu.

Gejala-Gejala Kanker

gejala kanker

Gejala kanker yang terlihat akan berbeda-beda tergantung pada bagian tubuh mana yang terkena. Beberapa tanda dan gejala yang sering berkaitan dengan kanker antara lain:

  • Kelelahan
  • Benjolan atau penebalan di bawah kulit yang bisa dirasakan
  • Perubahan berat badan, entah itu naik atau turun
  • Perubahan di kulit, misalnya warnanya menguning, menggelap atau memerah, luka yang susah sembuh, atau tahi lalat yang tampak berubah
  • Perubahan pada pola buang air kecil maupun besar
  • Batuk tak kunjung sembuh atau sulit bernapas
  • Sulit menelan
  • Suara parau/serak
  • Terus terjadi gangguan pencernaan atau ketidaknyamanan setelah makan
  • Nyeri otot atau sendi yang kambuh-kambuhan dan tidak jelas sebabnya
  • Demam atau keringat mengucur di malam hari yang terus terjadi dan tidak jelas sebabnya
  • Pendarahan atau memar yang tidak jelas sebabnya

Periksakanlah ke dokter bila Anda melihat adanya tanda-tanda atau gejala-gejala yang membuat Anda cemas. Kalau pun Anda tidak merasakan gejala-gejala kanker, tapi khawatir dengan risiko Anda menderita kanker, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Mungkin dokter bisa menyarankan tes skrining untuk Anda.

Pengobatan Kanker

pengobatan kanker

Pengobatan kanker terus berkembang dan semakin banyak jenisnya. Pilihan pengobatan yang disarankan dokter kepada Anda akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis dan stadium kanker Anda, kesehatan Anda, dan pilihan pribadi Anda. Berdasarkan info dari situs web MAYO CLINIC, berikut beberapa pilihan pengobatan yang umumnya tersedia:

Operasi

Tujuan dari operasi adalah untuk mengangkat sebanyak mungkin kanker dari tubuh pasien.

Kemoterapi

Pengobatan ini menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar energi bertenaga tinggi, semacam sinar-X, untuk membunuh sel-sel kanker. Perawatan radiasi bisa berasal dari mesin di luar tubuh (radiasi sinar eksternal), atau bisa juga ditaruh di dalam tubuh Anda (brachytherapy).

Transplantasi Sel Induk (Punca)

Perawatan ini juga dikenal sebagai transplantasi sumsum tulang. Sumsum tulang adalah material di dalam tulang yang menciptakan sel-sel darah dari sel-sel induk darah. Transplantasi sel punca bisa menggunakan sel punca sendiri atau sel punca dari pendonor.

Transplantasi sel induk memungkinkan dokter untuk menggunakan kemoterapi dosis tinggi guna mengobati kanker pasiennya. Perawatan ini juga bisa digunakan untuk mengganti sumsum tulang yang rusak atau sakit.

Imunoterapi

Juga dikenal sebagai terapi biologis, mengandalkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker.  Kanker bisa bertahan hidup tanpa terkontrol di dalam tubuh karena sistem kekebalan tubuh Anda tidak mengenalinya sebagai ‘bahaya’. Imunoterap dapat membantu sistem kekebalan tubuh Anda ‘menyadari’ kanker tersebut lalu menyerangnya.

Terapi Hormon

Beberapa jenis kanker diberi makan oleh hormon-hormon tubuh Anda. Contohnya kanker payudara dan kanker prostat. Menghilangkan hormon-hormon itu dari dalam tubuh atau menghentikan efek-efeknya mungkin bisa membuat sel-sel kanker berhenti bertumbuh.

Terapi Obat Tertarget

Perawatan ini berfokus pada menargetkan ketidaknormalan spesifik di dalam sel-sel kanker yang memungkinkan mereka untuk bertahan hidup.

Uji Coba Klinis

Uji coba klinis adalah penelitian untuk mencari cara-cara pengobatan kanker yang baru. Hingga saat ini sedang diberlangsungkan ribuan uji coba klinis untuk menemukan metode yang lebih efektif dalam mencegah, mendeteksi, mengobati, atau mengendalikan penyakit kanker.

Pengobatan Kanker secara Alami

obat kanker alami

Bagi Anda yang sedang mencari metode alternatif mengobati kanker yang lebih alami, mungkin ada satu pilihan herbal yang sangat sering Anda baca atau dengar, yaitu Sarang Semut Papua. Ya, sejak beberapa tahun belakangan ini, herbal ini semakin banyak diminati oleh para penderita kanker.

Salah satu alasannya adalah karena ada bukti-bukti empiris yang menunjukkan bahwa Sarang Semut memang mampu membantu pengobatan berbagai kanker dan tumor. Jenis-jenis kanker yang paling banyak dilaporkan terbantu pemulihannya oleh herbal ini ialah kanker payudara, otak, usus, hati, paru-paru, serviks, kulit, darah (leukemia), juga prostat. Khasiatnya untuk obat kanker juga diteguhkan bukti-bukti ilmiah.

Misalnya penelitian oleh Pusat Bioteknologi LIPI menyatakan herbal ini memiliki aneka ragam kandungan senyawa aktif yang telah terbukti kemampuannya untuk mengobati penyakit. Khususnya untuk kanker dan tumor, senyawa aktif yang diyakini berperan misalnya adalah flavonoid dan tokoferol.

Yang Perlu Diingat dari Konsumsi Herbal

Memang, mengonsumsi herbal ini tidak berarti Anda pasti sembuh. Sebab tidak ada pengobatan apa pun yang sanggup menjamin kesembuhan 100%, bahkan pengobatan medis sekalipun. Tetapi dari bukti-bukti yang ada, terlihat memang ada manfaat besar dari Sarang Semut. Para penggunanya pun mengakui mereka sudah merasakan tanda-tanda pemulihan sejak 1 – 3 bulan pertama konsumsi.

Namun apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk mencoba pengobatan alami, ada baiknya konsultasi dulu dengan dokter yang menangani. Tanyakan juga pendapat dari keluarga Anda. Mereka diharapkan bisa membantu Anda memperoleh informasi lebih lengkap seputar pengobatan alami, dan membantu Anda membuat keputusan yang bijak.

Demikianlah informasi secara garis besar seputar penyakit kanker. Semoga dengan punya gambaran mengenai penyebab dan pencegahan kanker, gejala-gejala yang harus diwaspadai, serta pilihan pengobatan kanker yang umumnya tersedia, Anda jadi lebih peduli dengan kesehatan diri sendiri dan keluarga tercinta Anda.