Memiliki penampilan menarik bukanlah hal aneh bagi wanita, bahkan beberapa pria juga berupaya mempertahankan bentuk tubuh mereka tetap atletis. Ada banyak alasan mengapa mereka melakukannya, salah satu alasannya ialah agar menarik untuk dipandang. Alasan lainnya biasanya bersifat pribadi, misalnya; ingin menyenangkan pasangan mereka, ingin tetap sehat, atau bahkan tak ingin dikucilkan atau diejek oleh rekan mereka yang memiliki berat badan ideal. Jika demikian, bagaimana sebenarnya cara menentukan berat badan ideal? Benarkah diet sehat dapat membantu Anda?

Berat badan ideal tidak berarti Anda memiliki bentuk tubuh yang proposional saja, hal ini mencakup berat badan yang sehat dan sesuai dengan tinggi badan. Walau Anda dapat melihatnya sendiri, berat badan ideal memiliki perhitungan khusus yang dikenal dengan indeks massa tubuh (body mass index). Hal ini diperoleh dari, berat badan dibagi dengan tinggi badan per-meter pangkat dua (BB÷T²). Lalu, hasilnya akan menunjukkan kategori tertentu, misalnya: < 18,5 (Berat Badan Kurang); 18,5 – 22,9 (Berat Badan Normal); > 23,0 (Kelebihan Berat Badan); > 24,9 (Berat Badan Obesitas).

Sebagai contoh: Seorang pria memiliki berat badan sebesar 78 kg dengan tinggi badan 1,68 m. Bagaimana menghitung indeks massa tubuhnya? Masukkan rumus tadi, 78÷1,68² (maka diperoleh hasil sebesar 27,64) – masuk kategori apakah pria tersebut? Tentu kita bisa mengatakan bahwa pria ini mengalami obesitas. Lalu, berapa berat badan normal pria dengan tinggi badan 1,68 m? Kita bisa balikkan rumusnya, indeks massa tubuh (body mass index) dikalikan dengan tinggi badan per-meter pangkat dua (IMTxT²). Misalnya, 18,5×1,68² (maka diperoleh hasil sebesar 52,21). Jadi minimal berat badan normal yang harus dimilikinya ialah 52 kg hingga 64 kg. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah menghitungnya?

Baca juga  4 Minuman Ini Lebih Efektif dari Air Lemon dalam Menurunkan Berat Badan

Jika hasil menunjukkan bahwa Anda mengalami kekurangan berat badan, kelebihan berat badan, bahkan obesitas. Maka Anda perlu melakukan diet sehat, baik itu untuk memperbaiki atau meningkatkan berat badan atau untuk menurunkan berat badan yang berlebihan itu. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan kalori harian Anda (penghitungan kalori harian dibahas dalam artikel lainnya). Sebagai pedoman, seorang yang mengalami obesitas hanya boleh menerima 1000 kalori hingga 1500 kalori per-hari. Bagi yang memiliki kelebihan berat badan dapat membatasi hingga 1700 kalori per-hari, dan untuk Anda yang memiliki berat badan normal dapat membatasinya hingga 2000 kalori. Hal ini bergantung faktor lainnya.

Seperti; jenis kegiatan atau aktivitas yang dilakukan setiap hari dan kondisi kesehatan orang tersebut – apakah ia sedang hamil (khusus wanita) atau sedang sakit (siapapun dapat mengalaminya). Kandungan nutrisi dalam makanan juga perlu diperhatikan, khususnya vitamin, protein nabati, garam mineral, lemak nabati, asam amino esensial, serat, dan air. Anda juga perlu mengurangi konsumsi gula, garam protein hewani, lemak hewani, kolesterol, produk olahan, dan pengawet. Dengan demikian Anda dapat menjalani diet sehat dan menentukan berat badan ideal yang memenuhi kebutuhan Anda.