Depresi: Bagaimana Cara Mengatasi Depresi Pasca Persalinan?

734

Diedit:

Depresi pasca-persalinan memang menjadi problem beberapa ibu, namun bagaimana caranya Anda dapat mengatasi gangguan tersebut? Lalu, bagaimana pasangan hidup dapat membantu istri yang mengalami depresi setelah melahirkan? Perhatikanlah langkah berikut ini!

Jika Anda adalah Ibu yang Mengalami Depresi Pasca-persalinan

Pertama, carilah sesama ibu yang pernah mengalami dan berhasil mengatasi depresi setelah melahirkan. Kedua, jika Anda merasa kewalahan melakukan pekerjaan rumah tangga sekaligus merawat sang buah hati, mintalah bantuan dari pasangan Anda atau anggota keluarga yang bersedia, untuk bekerjasama membantu melakukan tugas tersebut.

Ketiga, luangkan waktu untuk menikmati kehidupan dan bersantai atau lakukanlah hal positif seperti; relaksasi sewaktu mandi di sebuah bathtub, berjalan-jalan melihat pemandangan yang indah, atau membaca buku kesukaan Anda—sekalipun itu hanya 15 menit setiap harinya. Keempat, sayangilah diri Anda sendiri dengan tidak menghakimi diri sewaktu satu pekerjaan tidak dapat selesai dalam satu hari, pahamilah bahwa marah bukanlah cara untuk menyelesaikan pekerjaan Anda. Kelima, hindarilah sikap suka menyendiri atau mengucilkan diri, sebaliknya carilah sahabat yang benar-benar mengerti Anda.

Keenam, Anda dapat mulai berolahraga dengan rutin agar fisik dan emosi dapat tetap stabil. Ketujuh, sekalipun Anda adalah wanita yang rajin dalam urusan rumah tangga dan ingin melakukan segala sesuatu dengan sempurna, cobalah untuk memberikan perhatian pada hal-hal yang lebih penting, sehingga Anda tidak mengalami kelelahan.

Kedelapan, jika Anda sudah mencoba melakukan hal-hal tersebut namun tetap merasa tidak tenang, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Pada saat mengunjungi pakar medis, ada baiknya untuk bersikap terbuka dan tidak merasa malu sewaktu mengutarakan keluhan Anda. Selain itu, Anda juga dapat menenangkan pikiran dan batin dengan meningkatkan kegiatan yang sifatnya spiritual, seperti berdoa.

Pengingat Bagi Pria Sebagai Pendukung Pasangan yang Mengalami Depresi

Pertama, depresi pasca-persalinan dapat menimpa setiap wanita, maka tindakan menyalahkan pasangan adalah hal yang tidak bijaksana. Perlihatkanlah perhatian dan berupayalah untuk bekerja sama-lah dengan pasangan dengan meringankan pekerjaannya.

Kedua, jadilah pendengar yang baik dan bersabar terhadap sikap istri yang kelihatannya tidak biasa. Perilaku tersebut bukanlah kemauannya, ini seringkali dipengaruhi oleh depresi yang dialaminya. Maka maklumilah perasaannya yang semakin sensitif, bantu sang istri memiliki sudut pandang positif, terkadang yang ia butuhkan adalah penghiburan bukan jawaban yang rasional.

Ketiga, kurangi waktu luang Anda yang biasanya digunakan untuk melakukan hobi atau kegiatan lainnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan emosi sang istri. Keberadaan Anda disampingnya akan menguatkan dan membantunya agar cepat pulih. Walau demikian, Anda juga perlu menjaga kondisi kesehatan mental, fisik, dan spiritual diri sendiri tetap seimbang, dengan demikian Anda dapat membantu istri.

Kelima, tidak hanya sang istri yang membutuhkan teman bicara, sebagai pria tak ada salahnya untuk berbicara dengan sahabat yang juga memiliki istri dengan kondisi serupa. Pastikan sahabat Anda adalah orang yang berhasil membantu istrinya dalam menangani masalah ini. Terakhir, jika keadaan sang istri tidak sembuh juga, ada baiknya untuk menghubungi dokter agar pemeriksaan lebih lanjut dan pengobatan yang tepat dapat diberikan.