Resep Herbal Daun Tapak Dara untuk Kanker

545
daun tapak dara untuk kanker
Sumber: Flickr

Diedit:

Herbal tapak dara dikenal luas di masyarakat Indonesia sebagai tanaman berkhasiat. Sejak lama tanaman ini dimanfaatkan sebagai bahan herbal pengobatan tradisional, termasuk untuk resep pemulihan kanker. Dan belakangan, terbukti secara ilmiah akan adanya manfaat daun tapak dara untuk kanker.

Bagaimanakah sebenarnya khasiat dari daun tapak dara? Dan bagaimana manfaatnya untuk membantu proses penyembuhan kanker? Lalu, bagaimana cara membuat resep herbal untuk kanker dari herbal daun tapak dara?

Mengenali Herbal Tapak Dara

Tanaman tapak dara adalah salah satu jenis tanaman perdu yang cukup populer dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Tanaman ini memiliki bentuk fasad tanaman yang cukup padat dengan bunga ungu flat yang cukup menarik secara estetis.

Ciri khas dari tanaman tapak dara yang di kenal pula dengan nama rose periwinkle ini memang terletak pada bunganya. Berukuran relatif kecil berkerumun dengan warna putih pink atau pink keunguan yang cantik. Tanaman ini dapat tumbuh subur di berbagai cuaca, bahkan tetap tumbuh apik ketika ditanam dalam pot.

Bentuk bunga tapak dara sangat khas. Berbentuk sederhana dengan kelopak flat sebanyak 5 buah. Bentuk bunga sederhana dengan warna yang menarik. Daunnya tampak lonjong dengan ujung membulat dan berukuran kecil-kecil.

Tanaman dengan nama latin Catharanthus roseus ini konon berasal dari kawasan tropis di Amerika. Seiring berjalannya waktu, tanaman tapak darah mulai tersebar dan  menjadi salah satu endemik dari seluruh kawasan di Asia Tenggara. ini karena untuk mendukung kesuburan daun tapak darah, dibutuhkan uang muka dalam jumlah besar.

Manfaat Daun Tapak Dara


Selain dikenal luas sebagai tanaman hias, tanaman tapak dara memang sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal untuk pengobatan tradisional.  Tanaman tapak dara dikenal untuk sejumlah jenis resep herbal tradisional seperti untuk diabetes, tekanan darah tinggi,batu ginjal, membantu atasi peradangan, disentri, panas dalam, melancarkan haid dan masih banyak lagi.

Bagian yang paling banyak dimanfaatkan sebagai herbal adalah daun dari tapak dara. Daun berbentuk lonjong membulat kecil ini diketahui kaya khasiat. Meski sejumlah elemen lain seperti batang, akar dan bunga juga acapkali dimanfaatkan.

Dijelaskan bahwa dalam daun tapak dara memang terdapat sifat anti diabetes, anti fungal, antiviral, anti bakterial, anti malaria, anti asma, anti racun, anti inflamasi, nootropik (pendorong kemampuan saraf), detoksifikasi, purgatif, anti perdarahan, anti mual, anti kejang perut, diuretik dan anti kanker.

Manfaat daun tapak dara ini di dapat dari sejumlah kandungan fitokimia penting yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar dari fitokimia yang terkandung dalam daun tapak dara adalah jenis alkaloid. Diketahui terdapat lebih dari 70 jenis alkaloid dalam daun tapak dara, yang sebagian besar bermanfaat membantu dalam proses terapi kanker.

Baca juga:  3 Resep Herbal Bisul untuk Atasi Infeksi Bakteri Penyebabnya

Kandungan alkaloid spesifik inilah yang menjadi alasan bagaimana kinerja manfaat daun tapak dara sebagai terapi kanker. Sejumlah alkaloid tersebut antara lain vinblastine, vincristine, vinorelbine, vinflunine, limonene, vindesine, doxorubicin dan sejumlah jenis alkaloid lain.

Manfaat daun tapak dara juga diperoleh dari kandungan senyawa penting lain seperti serpentin, sulfur, sesquirterpenes dan sejumlah elemen senyawa fitokimia lain.

herbal tapak dara
Herbal Tapak Dara (emhoshen/shutterstock)

Resep Herbal untuk Kanker dari Daun Tapak Dara

Ada banyak cara untuk bisa mendapatkan manfaat daun tapak dara untuk kanker. Manfaat tapak dara akan tetap baik untuk proses penyembuhan kanker dengan beragam pilihan cara pengolahan dan penyajian.

Sejumlah resep herbal untuk kanker yang dapat dibuat dari khasiat daun tapak dara tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

Sebagai Teh Herbal

Cara paling mudah mendapatkan resep herbal untuk kanker dari  daun tapak dara adalah dengan mengolahnya menjadi teh. Cara ini dianggap praktis, mudah dibuat dan mudah pula untuk disediakan.

Cara membuat resep herbal untuk kanker dengan bentuk teh herbal relatif sederhana. Daun tapak dara segar di cuci bersih, kemudian dipotong kecil-kecil dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Gunakan daun tapak dara kering ini sebagai teh herbal. Cukup dengan menyeduh sejumput daun tapak dara kering bersama air panas.  Konsumsi teratur setiap harinya setidaknya 2 – 3 cangkir.

Sebagai Ramuan Herbal

Meski pembuatan teh herbal dianggap mudah, pada umumnya terapi resep herbal untuk kanker dari daun tapak dara dibuat dengan memadukan herbal ini dengan sejumlah jenis herbal lain. pengolahan ini dianggap efektif menstimulasi dan memaksimalkan manfaat daun tapak dara untuk kanker.

Cara pertama adalah dengan menyiapkan 22 helai daun tapak dara, buah adas, kulit kayu pulasari. Cuci bersih, kemudian rebus bersama air 3 gelas. Didihkan hingga sisa 1,5 gelas dan tambahkan gula jawa atau gula batu. Saring dan sajikan 3 kali sehari masing-masing 3 gelas. Konon ini diketahui baik sebagai resep herbal untuk kanker payudara.

Selain dengan cara di atas, cara kedua adalah dengan menyiapkan segenggam daun tapak dara, sedikit adas pulasari. Cuci bersih dan rebus bersama air 1 liter. Didihkan sampai tersisa setengah. Saring dan minum sehari 2 kali.  Ramuan ini dikenal baik sebagai resep herbal untuk kanker darah leukemia.

manfaat daun tapak dara
Manfaat Daun Tapak Dara (msn)

Daun Tapak Dara untuk Kanker

Kita sudah melihat bagaimana daun tapak dara telah dimanfaatkan sedemikian rupa untuk membantu proses penyembuhan kanker. Kali ini kita akan mencoba mengupas lebih dalam apa sebenarnya manfaat daun tapak dara sebagai terapi kanker.

Baca juga:  Lancarkan Niat untuk Berhenti Merokok dengan Resep Herbal Ini

Dalam banyak literatur di jelaskan bahwa manfaat daun tapak dara ini diperoleh dari sejumlah komponen utama alkaloid dalam herbal tapak dara ini. Kandungan senyawa spesifik seperti vinblastine, vincristine, vinorelbine dan vindesine terbukti efektif membantu mengatasi pertumbuhan kanker.

Temuan pertama telah diungkap pada tahun 50an, ketika komponen alkaloid vinblastine dalam herbal tapak dara. Dijelaskan komponen senyawa ini baik untuk membantu mencegah mitosis sel dan mencegah perkembangan sel abnormal. Bahkan perihal ini juga diakui oleh WHO dengan memasukan tapak dara sebagai salah satu herbal anti kanker.

Selain vinblastine, kemampuan daun tapak dara ini juga dipengaruhi oleh kandungan vincristine. Komponen ini berpadu dengan jenis alkaloid lain akan bekerja relatif efektif sebagai anti angiogenesis dan anti proliferasi.

Komponen anti oksidan ini efektif membantu mencegah pembentukan sel-sel abnormal pada sejumlah organ. Mencegah dan mengatasi pembentukan sel kanker tahap awal pada jenis kanker limfoma, kanker darah, kanker usus, kanker tenggorokan dan jenis kanker lain.

Jenis alkaloid lain dalam herbal tapak dara seperti vinorelbine, vinflunine dan vindesine terbukti pula bekerja sebagai anti peradangan dan senyawa proteksi untuk DNA dan regenerasi sel. Dengan ini, semakin efektif manfaat daun tapak dara untuk kanker.

Tidak hanya efektif untuk pengobatan kanker. Daun tapak dara  juga bekerja membantu meningkatkan manfaat dari kemoterapi. Sekaligus mencegah efek samping dari kemoterapi berkembang terlalu berat.

Ini karena dengan mengonsumsi resep herbal untuk kanker ini akan membantu melindungi sistem saraf tubuh dari kerusakan akibat paparan kemoterapi. Membantu melindungi sistem peredaran darah dan fungsi kinerja organ dari efek kerusakan yang diakibatkan kemoterapi.

Sebagaimana dipahami, kemoterapi kerap kali menjadi masalah tersendiri bagi pasien kanker. karena meski masih dianggap sebagai terapi efektif, terapi ini acapkali menyisakan efek samping cukup berat bagi pasien.

Catatan Pemanfaatan Tapak Dara untuk Kanker

Meski terbukti bahwa terapi resep herbal untuk kanker dari daun tapak dara ini efektif mengandung komponen anti kanker. Ternyata secara medis, metode pengobatan dengan daun tapak dara tetap memiliki kekurangan.

Ini karena untuk mendapatkan 1 gram alkaloid anti kanker, dibutuhkan setidaknya 500 gram daun tapak dara kering. Dapat dikatakan ini adalah rasio yang cukup besar untuk pasien dapat mendapatkan cukup asupan alkaloid yang dibutuhkan.

Dalam penjelasan lain diungkap untuk dapat memperoleh hasil alkaloid lebih optimal, herbal tapak dara ini harus melalui proses ekstraksi hingga 30 tahapan. Ini tentu saja tetap dianggap tidak cukup praktis.

Dan di sinilah peran buah adas, kulit kayu pulasari bekerja. Meski belum sepenuhnya terbukti, kedua komponen herbal ini diyakini akan bermanfaat mendorong penyerapan tubuh lebih baik terhadap komponen alkaloid pada tapak dara. Membantu meningkatkan kadar alkaloid dan memaksimalkan manfaat daun tapak dara lebih baik.

Herbal tapak dara memang sudah lama dikenal sebagai herbal pengobatan tradisional. Namun tidak banyak yang memahami akan adanya manfaat daun tapak dara untuk kanker. daun tapak dara memiliki kandungan fitokimia yang terbukti ilmiah bekerja sebagai anti kanker. menjadikan resep herbal untuk kanker berbahan daun tapak dara diakui sebagai salah satu terapi tradisional yang efektif atasi kanker.


Referensi Resep Herbal Daun Tapak Dara untuk Kanker:

Tim Newman . Medical News Today. Unlocking the secrets of a cancer-fighting flower. Published : 08-05-2018. URL:https://www.medicalnewstoday.com/articles/321726.php. Accessed: 2019-05-07.

Comprehensive Natural Products II. Catharanthus roseus. Published :2010. URL:https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/catharanthus-roseus. Accessed: 2019-05-07.

John Innes Centre. Science Daily. Madagascar periwinkle research uncovers pathway to cancer-fighting drugs. Published : 03-05-2018. URL:https://www.sciencedaily.com/releases/2018/05/180503142809.htm. Accessed: 2019-05-07.

Advertisement
Alinesia